{"id":13089,"date":"2025-11-18T13:43:01","date_gmt":"2025-11-18T06:43:01","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/?p=13089"},"modified":"2025-11-18T13:49:16","modified_gmt":"2025-11-18T06:49:16","slug":"ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\/","title":{"rendered":"Ecocycle Mandiri: Inovasi Pengelolaan Sampah di Kota Batu"},"content":{"rendered":"<p><strong>Batu, YM News \u2013\u00a0<\/strong><span style=\"font-weight: 400\">Kota Batu menghasilkan kurang lebih 122 ton sampah per hari, dengan kurang lebih 16 ton yang belum terkelola optimal. Sebagian besar (65%) berasal dari sampah organik rumah tangga. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tingkat kesadaran warga dalam memilah dan mengolah sampah masih rendah, sementara sistem pengelolaan berbasis komunitas belum terbentuk. Akibatnya, sampah yang menumpuk di Tempat Penampungan Sementara (TPS) atau Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) menimbulkan bau, pencemaran, dan potensi penyakit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan angka kemiskinan Kota Batu 3,06% (2024). Kondisi ini menunjukkan pentingnya pendekatan yang tidak hanya ekologis, tetapi juga memberdayakan ekonomi keluarga. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Oleh karena itu, Yatim Mandiri Batu menggagas EcoCycle Mandiri membangun sistem ekonomi sirkular berbasis rumah tangga, di mana sampah tidak berakhir di TPA, tetapi kembali menjadi sumber daya yang memberi nilai ekonomi dan sosial. Karya ini berhasil mendapatkan gelar Juara 1 dalam Inovasi Pemberdayaan 2025.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_13090\" aria-describedby=\"caption-attachment-13090\" style=\"width: 775px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13090\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Screenshot_14-11-2025_91243_drive.google.com_.jpeg\" alt=\"\" width=\"785\" height=\"442\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Screenshot_14-11-2025_91243_drive.google.com_.jpeg 785w, https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Screenshot_14-11-2025_91243_drive.google.com_-700x394.jpeg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Screenshot_14-11-2025_91243_drive.google.com_-768x432.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 785px) 100vw, 785px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13090\" class=\"wp-caption-text\">Portofolio Ecocycle Mandiri<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Perwakilan dari tim Yatim Mandiri Batu, Muhammad Haafidhuddin mengatakan, inovasi tersebut diharapkan dapat mengurangi volume sampah rumah tangga, menumbuhkan kesadaran dan kemandirian pengelolaan sampah di tingkat keluarga, dan memanfaatkan sampah organik menjadi sumber ekonomi seperti pakan maggot, lele, kompos. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cSemoga dapat juga membentuk EcoHub Mandiri sebagai pusat edukasi, produksi, dan pengelolaan sampah yang bisa mendorong terciptanya ekonomi sirkular skala mikro yang mandiri dan berkelanjutan,\u201d pungkasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Batu, YM News \u2013\u00a0Kota Batu menghasilkan kurang lebih 122 ton sampah per hari, dengan kurang lebih 16 ton yang belum terkelola optimal. Sebagian besar (65%) berasal dari sampah organik rumah tangga. Tingkat kesadaran warga dalam memilah dan mengolah sampah masih rendah, sementara sistem pengelolaan berbasis komunitas belum terbentuk. Akibatnya, sampah yang menumpuk di Tempat Penampungan &#8230; <a title=\"Ecocycle Mandiri: Inovasi Pengelolaan Sampah di Kota Batu\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Ecocycle Mandiri: Inovasi Pengelolaan Sampah di Kota Batu\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":13091,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[27,25],"tags":[601,299],"class_list":["post-13089","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-pemberdayaan","tag-inovasi-pemberdayaan","tag-pemberdayaan"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ecocycle Mandiri: Inovasi Pengelolaan Sampah di Kota Batu<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Batu, YM News \u2013\u00a0Kota Batu menghasilkan kurang lebih 122 ton sampah per hari, dengan kurang lebih 16 ton yang belum terkelola optimal. Sebagian besar (65%) berasal dari sampah organik rumah tangga. Tingkat kesadaran warga dalam memilah dan mengolah sampah masih rendah, sementara sistem pengelolaan berbasis komunitas belum terbentuk. Akibatnya, sampah yang menumpuk di Tempat Penampungan Sementara (TPS) atau Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) menimbulkan bau, pencemaran, dan potensi penyakit.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ecocycle Mandiri: Inovasi Pengelolaan Sampah di Kota Batu\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Batu, YM News \u2013\u00a0Kota Batu menghasilkan kurang lebih 122 ton sampah per hari, dengan kurang lebih 16 ton yang belum terkelola optimal. Sebagian besar (65%) berasal dari sampah organik rumah tangga. Tingkat kesadaran warga dalam memilah dan mengolah sampah masih rendah, sementara sistem pengelolaan berbasis komunitas belum terbentuk. Akibatnya, sampah yang menumpuk di Tempat Penampungan Sementara (TPS) atau Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) menimbulkan bau, pencemaran, dan potensi penyakit.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri News\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-18T06:43:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-18T06:49:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/IMG_5197-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1849\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadila Wulan Cahyani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadila Wulan Cahyani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Nadila Wulan Cahyani\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/511081697b3b2fb96eda6d43964e555a\"},\"headline\":\"Ecocycle Mandiri: Inovasi Pengelolaan Sampah di Kota Batu\",\"datePublished\":\"2025-11-18T06:43:01+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-18T06:49:16+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\\\/\"},\"wordCount\":217,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/IMG_5197-scaled.jpg\",\"keywords\":[\"Inovasi Pemberdayaan\",\"pemberdayaan\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Pemberdayaan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\\\/\",\"name\":\"Ecocycle Mandiri: Inovasi Pengelolaan Sampah di Kota Batu\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/IMG_5197-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2025-11-18T06:43:01+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-18T06:49:16+00:00\",\"description\":\"Batu, YM News \u2013\u00a0Kota Batu menghasilkan kurang lebih 122 ton sampah per hari, dengan kurang lebih 16 ton yang belum terkelola optimal. Sebagian besar (65%) berasal dari sampah organik rumah tangga. Tingkat kesadaran warga dalam memilah dan mengolah sampah masih rendah, sementara sistem pengelolaan berbasis komunitas belum terbentuk. Akibatnya, sampah yang menumpuk di Tempat Penampungan Sementara (TPS) atau Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) menimbulkan bau, pencemaran, dan potensi penyakit.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/IMG_5197-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/IMG_5197-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1849},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Berita\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/topik\\\/berita\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Ecocycle Mandiri: Inovasi Pengelolaan Sampah di Kota Batu\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/\",\"name\":\"YM News - Yatim Mandiri\",\"description\":\"Media Berita dan Informasi Terbaru Lembaga Filantropi Islam Yatim Mandiri\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo-Yatim-Mandiri-News-YM-News.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo-Yatim-Mandiri-News-YM-News.png\",\"width\":300,\"height\":62,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri?lang=en\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/?hl=en\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/511081697b3b2fb96eda6d43964e555a\",\"name\":\"Nadila Wulan Cahyani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/782e9d7d7c1ad30ba70cd91c224abfc7071446906f643e9fb5bcd0d49ba609d2?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/782e9d7d7c1ad30ba70cd91c224abfc7071446906f643e9fb5bcd0d49ba609d2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/782e9d7d7c1ad30ba70cd91c224abfc7071446906f643e9fb5bcd0d49ba609d2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nadila Wulan Cahyani\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/author\\\/dila\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ecocycle Mandiri: Inovasi Pengelolaan Sampah di Kota Batu","description":"Batu, YM News \u2013\u00a0Kota Batu menghasilkan kurang lebih 122 ton sampah per hari, dengan kurang lebih 16 ton yang belum terkelola optimal. Sebagian besar (65%) berasal dari sampah organik rumah tangga. Tingkat kesadaran warga dalam memilah dan mengolah sampah masih rendah, sementara sistem pengelolaan berbasis komunitas belum terbentuk. Akibatnya, sampah yang menumpuk di Tempat Penampungan Sementara (TPS) atau Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) menimbulkan bau, pencemaran, dan potensi penyakit.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Ecocycle Mandiri: Inovasi Pengelolaan Sampah di Kota Batu","og_description":"Batu, YM News \u2013\u00a0Kota Batu menghasilkan kurang lebih 122 ton sampah per hari, dengan kurang lebih 16 ton yang belum terkelola optimal. Sebagian besar (65%) berasal dari sampah organik rumah tangga. Tingkat kesadaran warga dalam memilah dan mengolah sampah masih rendah, sementara sistem pengelolaan berbasis komunitas belum terbentuk. Akibatnya, sampah yang menumpuk di Tempat Penampungan Sementara (TPS) atau Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) menimbulkan bau, pencemaran, dan potensi penyakit.","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\/","og_site_name":"Yatim Mandiri News","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2025-11-18T06:43:01+00:00","article_modified_time":"2025-11-18T06:49:16+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1849,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/IMG_5197-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nadila Wulan Cahyani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadila Wulan Cahyani","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\/"},"author":{"name":"Nadila Wulan Cahyani","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#\/schema\/person\/511081697b3b2fb96eda6d43964e555a"},"headline":"Ecocycle Mandiri: Inovasi Pengelolaan Sampah di Kota Batu","datePublished":"2025-11-18T06:43:01+00:00","dateModified":"2025-11-18T06:49:16+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\/"},"wordCount":217,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/IMG_5197-scaled.jpg","keywords":["Inovasi Pemberdayaan","pemberdayaan"],"articleSection":["Berita","Pemberdayaan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\/","name":"Ecocycle Mandiri: Inovasi Pengelolaan Sampah di Kota Batu","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/IMG_5197-scaled.jpg","datePublished":"2025-11-18T06:43:01+00:00","dateModified":"2025-11-18T06:49:16+00:00","description":"Batu, YM News \u2013\u00a0Kota Batu menghasilkan kurang lebih 122 ton sampah per hari, dengan kurang lebih 16 ton yang belum terkelola optimal. Sebagian besar (65%) berasal dari sampah organik rumah tangga. Tingkat kesadaran warga dalam memilah dan mengolah sampah masih rendah, sementara sistem pengelolaan berbasis komunitas belum terbentuk. Akibatnya, sampah yang menumpuk di Tempat Penampungan Sementara (TPS) atau Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) menimbulkan bau, pencemaran, dan potensi penyakit.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/IMG_5197-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/IMG_5197-scaled.jpg","width":2560,"height":1849},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/ecocycle-mandiri-inovasi-pengelolaan-sampah-di-kota-batu\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Berita","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/topik\/berita\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Ecocycle Mandiri: Inovasi Pengelolaan Sampah di Kota Batu"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/","name":"YM News - Yatim Mandiri","description":"Media Berita dan Informasi Terbaru Lembaga Filantropi Islam Yatim Mandiri","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo-Yatim-Mandiri-News-YM-News.png","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo-Yatim-Mandiri-News-YM-News.png","width":300,"height":62,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri?lang=en","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/?hl=en"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#\/schema\/person\/511081697b3b2fb96eda6d43964e555a","name":"Nadila Wulan Cahyani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/782e9d7d7c1ad30ba70cd91c224abfc7071446906f643e9fb5bcd0d49ba609d2?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/782e9d7d7c1ad30ba70cd91c224abfc7071446906f643e9fb5bcd0d49ba609d2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/782e9d7d7c1ad30ba70cd91c224abfc7071446906f643e9fb5bcd0d49ba609d2?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadila Wulan Cahyani"},"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/author\/dila\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13089","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13089"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13089\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13096,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13089\/revisions\/13096"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13091"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13089"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13089"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13089"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}