Rangkaian Milad 32 Tahun, Yatim Mandiri bersama Unair Gelar Launching dan Bedah Buku Pemberdayaan Perempuan

Surabaya, YM News – Dalam rangka memperingati Milad ke-32, Yatim Mandiri bekerja sama dengan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menggelar kegiatan launching dan bedah buku berjudul Model Pemberdayaan Perempuan Melalui Dana Zakat di Lembaga Amil Zakat Nasional: Studi Kasus Yatim Mandiri”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Fadjar Notonegoro, Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unair, Kampus Dharmawangsa B.

Buku tersebut menjadi representasi dari perjalanan panjang Yatim Mandiri dalam memberdayakan perempuan, khususnya para bunda yatim, melalui pemanfaatan dana zakat. Lebih dari sekadar karya tulis, buku ini mengangkat kisah nyata perjuangan para perempuan tangguh yang mampu mengubah keterbatasan menjadi kekuatan serta membangun kemandirian ekonomi keluarga.

Acara ini menghadirkan Prof. Dr. Tika Widiastuti, S.E., M.Si., Guru Besar Unair, sebagai penulis buku. Dalam materi yang disampaikan oleh salah satu timnya menyebutkan, pentingnya pengelolaan zakat yang tepat sasaran untuk mendukung pemberdayaan perempuan. Zakat tidak hanya berfungsi sebagai bantuan sosial, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan Rio Zakariyas Widyandaru, Sekretaris Jenderal Forum CSR Indonesia sekaligus Founder dan Director Socialimpact.ID, sebagai panelis. Ia menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat program pemberdayaan, terutama bagi perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga.

Direktur Utama Laznas Yatim Mandiri, Sugeng Riyadi, S.E., M.Si., yang turut hadir sebagai panelis, menyampaikan bahwa program pemberdayaan perempuan merupakan salah satu fokus utama Yatim Mandiri. Ia menegaskan bahwa upaya ini bertujuan untuk menciptakan kemandirian ekonomi bagi para bunda yatim agar mampu meningkatkan kualitas hidup keluarga mereka.

Kegiatan ini dihadiri oleh akademisi, praktisi, dinas terkait, serta berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap isu pemberdayaan perempuan dan pengelolaan zakat. Diskusi yang berlangsung interaktif ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru sekaligus menjadi inspirasi dalam mengembangkan program-program serupa di berbagai daerah.

Melalui kegiatan ini, Yatim Mandiri dan Universitas Airlangga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung dan menyebarkan semangat pemberdayaan perempuan. Diharapkan, langkah kecil ini dapat menjadi bagian dari gerakan besar dalam menciptakan perempuan yang mandiri, berdaya, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi pemicu lahirnya lebih banyak program pemberdayaan yang berdampak luas dan berkelanjutan,” tutup Sugeng Riyadi, S.E., M.Si.

Bagikan Artikel Ini :

Tinggalkan komentar


Mau Bantu Saudara yang Terdampak Bencana? Donasi sekarang untuk bantu penyintas banjir Sumatra!