{"id":9956,"date":"2025-02-18T09:53:36","date_gmt":"2025-02-18T02:53:36","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=9956"},"modified":"2025-02-18T09:53:36","modified_gmt":"2025-02-18T02:53:36","slug":"pemindahan-arah-kiblat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/pemindahan-arah-kiblat\/","title":{"rendered":"Sejarah Pemindahan Arah Kiblat dalam Islam &#038; Hikmahnya"},"content":{"rendered":"<p><em>Pemindahan arah kiblat terjadi pada tahun ke-2 Hijriah. Mengapa perubahan ini dilakukan? Simak sejarah dan hikmah perubahan kiblat di sini!<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umat Islam mengenal banyak peristiwa penting dalam sejarah perkembangan agama yang mereka anut. Salah satunya adalah peristiwa <\/span>pemindahan arah kiblat<span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, kiblat umat Islam modern saat ini bukanlah kiblat pertama mereka. Berabad-abad sebelumnya, Rasulullah dan para sahabat pernah shalat menghadap ke arah kiblat lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, <\/span>mengapa Rasulullah memindahkan kiblat<span style=\"font-weight: 400;\">? Dan apa pula dalil yang memerintahkan perubahan kiblat ini?<\/span><\/p>\n<h2><b>Perintah untuk Mengubah Arah Kiblat<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9959 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Perintah-untuk-Mengubah-Arah-Kiblat.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Perintah-untuk-Mengubah-Arah-Kiblat.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Perintah-untuk-Mengubah-Arah-Kiblat-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kiblat pertama umat Islam ternyata bukanlah Ka\u2019bah atau Masjidil Haram. Seperti yang umum diketahui, di zaman Rasulullah, Ka\u2019bah merupakan pusat peribadatan para menyembah berhala di Makkah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat Baginda Nabi mendapat perintah shalat, beliau dan para sahabat beribadah dengan menghadap ke Baitul Maqdis atau Masjidil Aqsa. Selanjutnya, Baitul Maqdis menjadi kiblat selama beberapa waktu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, Allah SWT kemudian memerintahkan Rasulullah untuk merubah arah kiblat. Menurut artikel yang diterbitkan pada website Kemenag, perintah <\/span>pemindahan arah kiblat <span style=\"font-weight: 400;\">tercantum pada QS Al Baqarah:144.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ayat tersebut memiliki makna sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi al-Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Allah dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.\u201d\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perintah ini turun ketika Baginda Nabi dan para sahabat sedang menunaikan rakaat ke-2 shalat dzuhur. Wahyu tersebut disampaikan oleh malaikat Jibril.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah memperoleh perintah perubahan kiblat, seketika Baginda Nabi dan para jamaah shalat menghadap ke Ka\u2019bah. Namun, berdasarkan riwayat lain kiblat baru di Masjid Nabawi baru diterapkan saat ashar.<\/span><\/p>\n<h2><b>Sejarah Pemindahan Arah Kiblat<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9958 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Sejarah-Pemindahan-Arah-Kiblat.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Sejarah-Pemindahan-Arah-Kiblat.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Sejarah-Pemindahan-Arah-Kiblat-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">QS Al Baqarah:144 tidak turun begitu saja tanpa sebab. Terdapat suatu rangkaian peristiwa yang menjadi alasan <\/span>mengapa arah kiblat bisa berubah<span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>Sejak kapan kiblat dipindahkan<span style=\"font-weight: 400;\">? Beberapa sumber mengatakan bahwa perubahan kiblat terjadi pada bulan Rajab tahun ke-2 Hijriah. Namun, riwayat lain mengatakan peristiwa ini terjadi di bulan Sya\u2019ban.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peristiwa ini bermula saat Baginda Nabi melakukan hijrah ke Madinah. Saat tinggal di kota tersebut, beliau shalat dengan menghadap ke Baitul Maqdis. Hal ini terjadi selama sekitar 16 atau 17 bulan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak awal mendapat perintah shalat, Baginda Nabi sebenarnya juga sudah menjadikan Baitul Maqdis sebagai kiblat. Namun, ketika tinggal di Makkah, beliau tidak pernah membelakangi Ka\u2019bah ketika shalat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, beliau shalat menghadap Ka\u2019bah dan Masjidil Aqsa sekaligus. Sementara itu, posisi kota Madinah menyulitkan beliau untuk bisa shalat menghadap kiblat pertama umat Islam tanpa membelakangi Ka\u2019bah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, Baitul Maqdis juga merupakan arah kiblat ahlul kitab atau kaum Yahudi dan Nasrani yang tinggal di Madinah. Dua faktor ini membuat Rasulullah merasa resah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keresahan ini diperparah oleh konflik antara umat Islam dengan Yahudi maupun Nasrani. Mereka menganggap Islam sama seperti agama mereka karena arah kiblatnya sama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka juga menyebarkan kabar miring tentang Islam dan membuat orang-orang ragu untuk memeluk Islam. Selain itu, kaum Nasrani dan Yahudi juga mengajak Rasulullah untuk bergabung dengan mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Baginda Nabi kemudian mengutarakan keresahan ini kepada malaikat Jibril. Namun, Jibril tidak bisa membantu dan hanya menyarankan beliau untuk memohon pertolongan Allah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasulullah pun kemudian memohon dan menunggu wahyu yang memerintahkan <\/span>pemindahan arah kiblat<span style=\"font-weight: 400;\">. Ketika menunggu, beliau sering menengadahkan wajah ke langit.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga, ayat yang memerintahkan perpindahan arah kiblat pun dimulai dengan frasa \u201cSungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit &#8230;\u2019<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan diturunkannya QS Al Baqarah:144, arah kiblat umat Islam pun diubah ke Ka\u2019bah atay Masjidil Haram. Namun, perubahan ini tidak menyurutkan konflik antara umat Islam dengan kaum lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kaum Nasrani dan Yahudi kembali menyebarkan isu buruk tentang Islam untuk mempengaruhi kaum muslim di Madinah. Mereka menyebar opini bahwa beribadah menghadap Ka\u2019bah tidaklah berkah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menguatkan keimanan dan ketakwaan umat Islam di Tengah isu negatif ini, Allah menurunkan wahyu QS Al Baqarah:177. Inti dari ayat ini adalah menghadap ke timur maupun barat sama-sama baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, yang lebih utama adalah mengimani Allah, hari akhir, malaikat, kitab Allah, dan para nabi serta melaksanakan shalat, berzakat, bersedekah, dan bersabar dalam kesempitan maupun penderitaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain mendapat tekanan dari kaum Nasrani dan Yahudi, sebagian umat Islam juga menentang dan meragukan pemindahan kiblat. Peristiwa ini menjadi latar belakang turunnya QS Al Baqarah 143.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu makna yang terkandung dalam ayat ini adalah bahwa perubahan arah kiblat merupakan ujian untuk mengetahui siapa umat Islam yang taat kepada Rasulullah dan siapa yang tidak.<\/span><\/p>\n<h2><b>Hikmah Pemindahan Arah Kiblat<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9957 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Hikmah-Pemindahan-Arah-Kiblat.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Hikmah-Pemindahan-Arah-Kiblat.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Hikmah-Pemindahan-Arah-Kiblat-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p>Apa hikmah yang terdapat dibalik pemindahan arah kiblat<span style=\"font-weight: 400;\">? Terdapat beberapa hikmah yang bisa dipetik dari peristiwa berubahnya arah kiblat umat Islam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hikmah yang pertama adalah memantapkan keimanan umat Islam. Perubahan arah kiblat merupakan ujian untuk keimanan dan ketakwaan mereka di tengah hinaan yang dilontarkan oleh kaum Yahudi dan Nasrani.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perubahan kiblat ini ternyata tidak membuat umat Islam pada masa itu meragukan Rasulullah. Mereka tetap taat kepada Baginda Nabi dan keimanan mereka semakin kokoh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hikmah ke-2 adalah menyempurnakan syariat Islam. Berkat dirubahnya arah kiblat, agama Islam tidak lagi dihujat oleh kaum ahlul kitab sebagai agama yang sama meniru atau sama seperti agama mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, hikmah ke-3 adalah penyempurnaan nikmat Allah kepada umat Islam, terutama bangsa Arab. Dengan dijadikannya Ka\u2019bah sebagai kiblat, umat Islam memiliki kiblat sendiri.<\/span><\/p>\n<p>Pemindahan arah kiblat <span style=\"font-weight: 400;\">dari Baitul Maqdis ke Masjidil Haram atau Ka\u2019bah adalah peristiwa yang sangat istimewa dalam sejarah agama Islam. Perpindahan ini mampu mengatasi keresahan Rasulullah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, perubahan tersebut juga semakin mengokohkan keimanan dan ketakwaan umat Islam. Temukan sejarah menarik lainnya tentang agama Islam di <strong><a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Blog <\/a><\/strong><\/span><strong>Yatim Mandiri.<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemindahan arah kiblat terjadi pada tahun ke-2 Hijriah. Mengapa perubahan ini dilakukan? Simak sejarah dan hikmah perubahan kiblat di sini! Umat Islam mengenal banyak peristiwa penting dalam sejarah perkembangan agama yang mereka anut. Salah satunya adalah peristiwa pemindahan arah kiblat. Jadi, kiblat umat Islam modern saat ini bukanlah kiblat pertama mereka. Berabad-abad sebelumnya, Rasulullah dan &#8230; <a title=\"Sejarah Pemindahan Arah Kiblat dalam Islam &#038; Hikmahnya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/pemindahan-arah-kiblat\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Sejarah Pemindahan Arah Kiblat dalam Islam &#038; Hikmahnya\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":9960,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[27],"tags":[985,670],"class_list":["post-9956","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sejarah","tag-arah-kiblat","tag-sejarah-islam"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Sejarah Pemindahan Arah Kiblat dalam Islam &amp; Hikmahnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pemindahan arah kiblat terjadi pada tahun ke-2 Hijriah. Mengapa perubahan ini dilakukan? Simak sejarah dan hikmah perubahan kiblat di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/pemindahan-arah-kiblat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sejarah Pemindahan Arah Kiblat dalam Islam &amp; Hikmahnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pemindahan arah kiblat terjadi pada tahun ke-2 Hijriah. Mengapa perubahan ini dilakukan? Simak sejarah dan hikmah perubahan kiblat di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/pemindahan-arah-kiblat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-18T02:53:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Sejarah-Pemindahan-Arah-Kiblat-dalam-Islam-Hikmahnya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/pemindahan-arah-kiblat\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/pemindahan-arah-kiblat\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"Sejarah Pemindahan Arah Kiblat dalam Islam &#038; Hikmahnya\",\"datePublished\":\"2025-02-18T02:53:36+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/pemindahan-arah-kiblat\\\/\"},\"wordCount\":919,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/pemindahan-arah-kiblat\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/Sejarah-Pemindahan-Arah-Kiblat-dalam-Islam-Hikmahnya.jpg\",\"keywords\":[\"Arah Kiblat\",\"Sejarah Islam\"],\"articleSection\":[\"Sejarah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/pemindahan-arah-kiblat\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/pemindahan-arah-kiblat\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/pemindahan-arah-kiblat\\\/\",\"name\":\"Sejarah Pemindahan Arah Kiblat dalam Islam & Hikmahnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/pemindahan-arah-kiblat\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/pemindahan-arah-kiblat\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/Sejarah-Pemindahan-Arah-Kiblat-dalam-Islam-Hikmahnya.jpg\",\"datePublished\":\"2025-02-18T02:53:36+00:00\",\"description\":\"Pemindahan arah kiblat terjadi pada tahun ke-2 Hijriah. Mengapa perubahan ini dilakukan? Simak sejarah dan hikmah perubahan kiblat di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/pemindahan-arah-kiblat\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/pemindahan-arah-kiblat\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/pemindahan-arah-kiblat\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/Sejarah-Pemindahan-Arah-Kiblat-dalam-Islam-Hikmahnya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/Sejarah-Pemindahan-Arah-Kiblat-dalam-Islam-Hikmahnya.jpg\",\"width\":700,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/pemindahan-arah-kiblat\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sejarah Pemindahan Arah Kiblat dalam Islam &#038; Hikmahnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sejarah Pemindahan Arah Kiblat dalam Islam & Hikmahnya","description":"Pemindahan arah kiblat terjadi pada tahun ke-2 Hijriah. Mengapa perubahan ini dilakukan? Simak sejarah dan hikmah perubahan kiblat di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/pemindahan-arah-kiblat\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Sejarah Pemindahan Arah Kiblat dalam Islam & Hikmahnya","og_description":"Pemindahan arah kiblat terjadi pada tahun ke-2 Hijriah. Mengapa perubahan ini dilakukan? Simak sejarah dan hikmah perubahan kiblat di sini!","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/pemindahan-arah-kiblat\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2025-02-18T02:53:36+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Sejarah-Pemindahan-Arah-Kiblat-dalam-Islam-Hikmahnya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/pemindahan-arah-kiblat\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/pemindahan-arah-kiblat\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"Sejarah Pemindahan Arah Kiblat dalam Islam &#038; Hikmahnya","datePublished":"2025-02-18T02:53:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/pemindahan-arah-kiblat\/"},"wordCount":919,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/pemindahan-arah-kiblat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Sejarah-Pemindahan-Arah-Kiblat-dalam-Islam-Hikmahnya.jpg","keywords":["Arah Kiblat","Sejarah Islam"],"articleSection":["Sejarah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/pemindahan-arah-kiblat\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/pemindahan-arah-kiblat\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/pemindahan-arah-kiblat\/","name":"Sejarah Pemindahan Arah Kiblat dalam Islam & Hikmahnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/pemindahan-arah-kiblat\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/pemindahan-arah-kiblat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Sejarah-Pemindahan-Arah-Kiblat-dalam-Islam-Hikmahnya.jpg","datePublished":"2025-02-18T02:53:36+00:00","description":"Pemindahan arah kiblat terjadi pada tahun ke-2 Hijriah. Mengapa perubahan ini dilakukan? Simak sejarah dan hikmah perubahan kiblat di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/pemindahan-arah-kiblat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/pemindahan-arah-kiblat\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/pemindahan-arah-kiblat\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Sejarah-Pemindahan-Arah-Kiblat-dalam-Islam-Hikmahnya.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Sejarah-Pemindahan-Arah-Kiblat-dalam-Islam-Hikmahnya.jpg","width":700,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/pemindahan-arah-kiblat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sejarah Pemindahan Arah Kiblat dalam Islam &#038; Hikmahnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9956","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9956"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9956\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9961,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9956\/revisions\/9961"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9960"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9956"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9956"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9956"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}