{"id":9816,"date":"2025-01-16T14:50:33","date_gmt":"2025-01-16T07:50:33","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=9816"},"modified":"2025-01-16T14:15:25","modified_gmt":"2025-01-16T07:15:25","slug":"cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\/","title":{"rendered":"7 Cara Menjadi Orang Tua yang Tegas, Bijak, &#038; Asik bagi Anak"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketegasan orang tua dibutuhkan untuk <\/span><a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-agar-anak-disiplin\/\"><b>membentuk kepribadian anak yang disiplin<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan bertanggung jawab. Lantas, bagaimana cara menjadi orang tua yang tegas?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun salah satu caranya, yaitu beri peringatan jika anak melanggar peraturan yang sudah dibuat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, perlu digarisbawahi, memberi peringatan bukan berarti memarahi atau membentak si kecil, ya Sahabat!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai alternatif, Sahabat bisa memberi peringatan dengan menasehati dan mengarahkan mereka pada hal yang seharusnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selengkanya, mari simak penjelasan tentang cara menjadi orang tua yang tegas dalam artikel berikut ini.<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara Menjadi Orang Tua yang Tegas dan Bijak<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9817 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Cara-Menjadi-Orang-Tua-yang-Tegas-dan-Bijak.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Cara-Menjadi-Orang-Tua-yang-Tegas-dan-Bijak.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Cara-Menjadi-Orang-Tua-yang-Tegas-dan-Bijak-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seiring dengan pertumbuhan si kecil, ia akan selalu belajar suatu hal baru setiap harinya. Lebih dari itu, ulah dan tingkahnya juga akan semakin aneh-aneh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika tindakannya sudah di luar kontrol, kita sebagai orang tua tentunya pusing menghadapi semua tingkahnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kondisi seperti ini, butuh ketegasan Sahabat untuk menegur dan mendisiplinkan si kecil. Adapun cara menjadi orang tua tegas adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Buat Peraturan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, buatlah peraturan yang harus diikuti oleh anak. Dalam hal ini, buat peraturan yang jelas, mencakup apa yang harus dilakukan dan apa konsekuensi yang akan didapat jika si kecil melanggarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, komunikasikan peraturan ini kepada anak dan sepakati bersama. Adapun contoh aturannya, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Main <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">game <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">hanya boleh di hari Sabtu dan Minggu selama 1 jam, jika dilanggar, maka jatah main <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">game <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di minggu selanjutnya akan dikurangi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika sudah berhasil menghafal satu 1 surat pendek, jatah main <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">game <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di minggu tersebut ditambah 30 menit<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu diperhatikan, buat aturan yang konsekuensinya tidak hanya berfokus pada hukuman saja, tapi selipkan juga apresiasi untuk pencapaian yang diraih si kecil.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Tegur saat Si Kecil Melanggar Aturan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kunci dalam cara menjadi orang tua yang tegas adalah berani menegur si kecil saat ia melanggar aturan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya, orang tua terlalu tidak tegaan dengan anak, apalagi jika si kecil sudah merengek dan menangis. Alhasil, si kecil diberi kelonggaran untuk melanggar aturan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sikap seperti ini justru membuat si kecil merasa bahwa, aturan yang sudah ditetapkan bisa longgar jika ia menangis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, agar anak tetap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">strict <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pada peraturan, Sahabat bisa menegur si kecil pelan-pelan. Tidak perlu membentak, Sahabat hanya perlu menjelaskan dan mengingatkan si kecil pada aturan-aturan yang ada,<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Harapannya, penjelasan tersebut bisa memberikan pemahaman kepada si kecil, sehingga ia mau mengikuti aturan. Ingat! Hindari membentak dan memarahi anak ketika ia berbuat salah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab, <\/span><a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/bahaya-membentak-anak\/\"><b>membentak memiliki dampak buruk<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> pada tumbuh kembang anak, salah satunya yaitu menghilangkan rasa percaya diri si kecil.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Beri Contoh<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak yang bilang bahwa, anak adalah peniru yang handal, karena ia akan meniru tindakan dan ucapan dari orang-orang di sekitarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, beri si kecil contoh melalui tindakan-tindakan sederhana dengan harapan anak bisa menirunya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai contoh, Sahabat melarang si kecil untuk bermain HP kecuali di hari Sabtu dan Minggu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kondisi seperti ini, Sahabat juga harus mengusahakan untuk tidak bermain HP di depan si kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski kita sebagai orang tua memiliki urusan yang mengharuskan menggunakan HP, sebisa mungkin untuk tidak melakukannya di depan anak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Daripada main HP di depan anak, lebih baik ajak mereka untuk bermain atau sekedar berbincang-bincang,<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Perbanyak Sabar<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sahabat mungkin hanya perlu menjelaskan suatu hal satu kali pada orang dewasa, tapi pada anak, Sahabat mungkin harus melakukannya puluhan kali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini wajar saja, karena proses pembelajaran anak membutuhkan sedikit waktu yang lebih lama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu, Sahabat harus banyak bersabar dalam menjelaskan aturan kepada si kecil.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Konsisten dan Disiplin<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara menjadi orang tua yang tegas selanjutnya adalah konsisten dan disiplin. Maksudnya, Sahabat harus konsisten menegakkan konsekuensi yang harus didapatkan anak ketika ia melanggar aturan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, baik ini kesalahan pertama, kedua, ataupun ketiga, Sahabat harus tetap memberikan konsekuensinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini ditujukan agar si kecil paham bahwa, konsekuensi akan selalu diberikan dan tidak bisa ditawar.<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Beri Pujian<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika anak melanggar aturan memang harus diberi konsekuensi, tapi jangan lupa juga untuk memberi pujian dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">reward <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ketika ia melakukan hal baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya saja, ketika ia berhasil menghafal surat pendek, Sahabat perlu mengapresiasi pencapaiannya, baik dengan pujian atau memberi hadiah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan begitu, si kecil akan merasa dihargai dan diperhatikan oleh kedua orang tuanya.<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Hindari Membandingkan Anak<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu diketahui, menakut-nakuti dan membandingkan si kecil dengan anak lain bukan merupakan tindakan yang tegas dan bijaksana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Justru, tindakan semacam ini bisa membuat anak takut dan merasa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">down<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Jika diteruskan, tentu akan memberikan dampak buruk pada kondisi mentalnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu, hindari membandingkan si kecil dengan orang lain, ya. Apabila Sahabat ingin menegur dan mendisiplinkan anak, lebih baik gunakan cara yang sesuai dengan kepribadian anak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah daftar cara menjadi orang tua yang tegas dan bijaksana yang bisa Sahabat terapkan sejak dini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dilihat dari penjelasan di atas, kunci menjadi orang tua tegas adalah berani menegur, sabar, dan konsisten menerapkan aturan yang ada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu diingat, sebagai orang tua, Sahabat tidak hanya harus tegas, tapi juga persisten dalam mengajarkan anak-anak nilai agama dan kehidupan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa saja nilai agama dan kehidupan yang harus diajarkan? Sahabat bisa cek artikel tentang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">parenting <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di <\/span><a href=\"http:\/\/yatimmandiri.org\/blog\"><b>blog Yatim Mandiri<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketegasan orang tua dibutuhkan untuk membentuk kepribadian anak yang disiplin dan bertanggung jawab. Lantas, bagaimana cara menjadi orang tua yang tegas? Adapun salah satu caranya, yaitu beri peringatan jika anak melanggar peraturan yang sudah dibuat. Namun, perlu digarisbawahi, memberi peringatan bukan berarti memarahi atau membentak si kecil, ya Sahabat! Sebagai alternatif, Sahabat bisa memberi peringatan &#8230; <a title=\"7 Cara Menjadi Orang Tua yang Tegas, Bijak, &#038; Asik bagi Anak\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang 7 Cara Menjadi Orang Tua yang Tegas, Bijak, &#038; Asik bagi Anak\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":9818,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29],"tags":[136,127,45,223],"class_list":["post-9816","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","tag-anak","tag-islam","tag-orang-tua","tag-parenting"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>7 Cara Menjadi Orang Tua yang Tegas, Bijak, &amp; Asik bagi Anak<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ketegasan orang tua dibutuhkan untuk membentuk kepribadian anak yang disiplin. Lantas, bagaimana cara menjadi orang tua yang tegas?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"7 Cara Menjadi Orang Tua yang Tegas, Bijak, &amp; Asik bagi Anak\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketegasan orang tua dibutuhkan untuk membentuk kepribadian anak yang disiplin. Lantas, bagaimana cara menjadi orang tua yang tegas?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-16T07:50:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/7-Cara-Menjadi-Orang-Tua-yang-Tegas-Bijak-Asik-bagi-Anak.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"7 Cara Menjadi Orang Tua yang Tegas, Bijak, &#038; Asik bagi Anak\",\"datePublished\":\"2025-01-16T07:50:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\\\/\"},\"wordCount\":802,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/7-Cara-Menjadi-Orang-Tua-yang-Tegas-Bijak-Asik-bagi-Anak.jpg\",\"keywords\":[\"anak\",\"islam\",\"orang tua\",\"parenting\"],\"articleSection\":[\"Parenting\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\\\/\",\"name\":\"7 Cara Menjadi Orang Tua yang Tegas, Bijak, & Asik bagi Anak\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/7-Cara-Menjadi-Orang-Tua-yang-Tegas-Bijak-Asik-bagi-Anak.jpg\",\"datePublished\":\"2025-01-16T07:50:33+00:00\",\"description\":\"Ketegasan orang tua dibutuhkan untuk membentuk kepribadian anak yang disiplin. Lantas, bagaimana cara menjadi orang tua yang tegas?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/7-Cara-Menjadi-Orang-Tua-yang-Tegas-Bijak-Asik-bagi-Anak.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/7-Cara-Menjadi-Orang-Tua-yang-Tegas-Bijak-Asik-bagi-Anak.jpg\",\"width\":700,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"7 Cara Menjadi Orang Tua yang Tegas, Bijak, &#038; Asik bagi Anak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"7 Cara Menjadi Orang Tua yang Tegas, Bijak, & Asik bagi Anak","description":"Ketegasan orang tua dibutuhkan untuk membentuk kepribadian anak yang disiplin. Lantas, bagaimana cara menjadi orang tua yang tegas?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"7 Cara Menjadi Orang Tua yang Tegas, Bijak, & Asik bagi Anak","og_description":"Ketegasan orang tua dibutuhkan untuk membentuk kepribadian anak yang disiplin. Lantas, bagaimana cara menjadi orang tua yang tegas?","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2025-01-16T07:50:33+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/7-Cara-Menjadi-Orang-Tua-yang-Tegas-Bijak-Asik-bagi-Anak.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"7 Cara Menjadi Orang Tua yang Tegas, Bijak, &#038; Asik bagi Anak","datePublished":"2025-01-16T07:50:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\/"},"wordCount":802,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/7-Cara-Menjadi-Orang-Tua-yang-Tegas-Bijak-Asik-bagi-Anak.jpg","keywords":["anak","islam","orang tua","parenting"],"articleSection":["Parenting"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\/","name":"7 Cara Menjadi Orang Tua yang Tegas, Bijak, & Asik bagi Anak","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/7-Cara-Menjadi-Orang-Tua-yang-Tegas-Bijak-Asik-bagi-Anak.jpg","datePublished":"2025-01-16T07:50:33+00:00","description":"Ketegasan orang tua dibutuhkan untuk membentuk kepribadian anak yang disiplin. Lantas, bagaimana cara menjadi orang tua yang tegas?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/7-Cara-Menjadi-Orang-Tua-yang-Tegas-Bijak-Asik-bagi-Anak.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/7-Cara-Menjadi-Orang-Tua-yang-Tegas-Bijak-Asik-bagi-Anak.jpg","width":700,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menjadi-orang-tua-yang-tegas\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"7 Cara Menjadi Orang Tua yang Tegas, Bijak, &#038; Asik bagi Anak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9816","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9816"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9816\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9819,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9816\/revisions\/9819"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9818"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9816"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9816"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9816"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}