{"id":9765,"date":"2025-01-07T09:52:39","date_gmt":"2025-01-07T02:52:39","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=9765"},"modified":"2025-01-07T09:08:13","modified_gmt":"2025-01-07T02:08:13","slug":"hukum-berjanji-dalam-islam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/hukum-berjanji-dalam-islam\/","title":{"rendered":"Ini Hukum Berjanji dalam Islam, Tidak Boleh Ingkar!"},"content":{"rendered":"<p>Hukum berjanji dalam Islam adalah wajib ditepati. Artinya, muslim tidak boleh ingkar janji karena termasuk dosa besar dan laknat Allah SWT.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terkadang, kita tidak berhati-hati dalam berbicara dan kerap spontan membuat janji dengan orang lain. Padahal, hukum berjanji dalam Islam tidak boleh digampangkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Islam mengajarkan umat muslim untuk memenuhi sumpah dan janjinya agar tidak memberikan dampak yang buruk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun salah satu contoh <\/span><a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/dampak-ingkar-janji\/\"><b>dampak ingkar janji<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu hilangnya kepercayaan orang lain kepada kita, sehingga mengganggu hubungan pertemanan yang sudah terjalin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, sahabat tentu tidak ingin hal ini terjadi, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">? Maka dari itu, pahami bagaimana hukum berjanji dalam Islam dan etikanya. Yuk, simak penjelasan berikut ini!<\/span><\/p>\n<h2><b>Hukum Janji dalam Islam<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9768 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Hukum-Janji-dalam-Islam.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Hukum-Janji-dalam-Islam.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Hukum-Janji-dalam-Islam-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum membahas lebih lanjut tentang hukum berjanji dalam Islam, ada baiknya kita mengenal konsep memenuhi janji terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam Islam, memenuhi janji termasuk syu\u2019abul iman (cabang iman). Oleh karena itu, muslim dianjurkan untuk menepati janjinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keutamaan memenuhi janji ini secara khusus diperintahkan Allah SWT lewat QS Al-Isra ayat 34. Dalam surat tersebut, Allah SWT berfirman bahwa orang yang ingkar janji adalah orang munafik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Firman Allah SWT ini kemudian dikuatkan dengan adanya Hadits Riwayat Bukhari yang menyebutkan ciri-ciri orang munafik, seperti berbicara dusta, tidak menepati janji dan berkhianat jika diberi amanah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski ingkar janji dilarang dalam Islam, beberapa ulama berpendapat bahwa ada beberapa hal yang membuat memenuhi janji menjadi hal sunnah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, kapan memenuhi janji dikatakan wajib dan sunnah? Berikut penjelasan lebih lanjut tentang hukum berjanji dalam Islam:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Sunnah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut pendapat Jumhur Ulama, hukum memenuhi janji bisa menjadi sunnah. Hal ini terjadi apabila janji tersebut sifatnya murni untuk berbuat baik kepada sesama. Bagaimana maksudnya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh, apabila Sahabat berjanji akan mentraktir rekan kerja makan malam jika mendapatkan kenaikan gaji. Janji ini termasuk janji berbuat baik kepada sesama, maka hukumnya adalah sunnah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, hukum memenuhi janji ini tidak sampai wajib untuk dipenuhi. Ini juga berlaku untuk orang tua yang berjanji akan membelikan mainan kepada anaknya.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Wajib<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Imam Malik, hukum berjanji dalam Islam adalah wajib dipenuhi apabila sudah membuat orang melakukan sebuah tindakan atau perbuatan tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terlebih, apabila orang tersebut akan mengalami kerugian jika janji tidak ditepati. Misalnya, atasan menjanjikan kenaikan gaji karyawannya apabila ia sudah berhasil mencapai target penjualan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat target tercapai, maka wajib bagi atasan untuk memenuhi janjinya. Janji ini jadi haram buat diselisihi karena sudah menyebabkan karyawan bekerja keras untuk mencapai target penjualan.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Mutlak Wajib<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hukum berjanji dalam Islam juga bisa jadi mutlak wajib. Dalam konteks ini, seorang muslim yang mengingkari janjinya termasuk ke golongan orang yang munafik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya, membuat janji memang tidak berdosa. Namun, seorang muslim wajib memenuhi janjinya. Jika tidak, maka ia sama saja dengan berdusta atau melanggar janji.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tafsir Al-Quran As Samani<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dilansir dari laman NU Online, disebutkan bahwa ingkar janji termasuk melanggar sumpah, sehingga diwajibkan untuk membayar kafarat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kafarat sendiri adalah \u201cdenda\u201d atau tindakan penebusan dosa dalam Islam. Adapun kafarat bagi seorang yang ingkar janji (<\/span><a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/kafarat-yamin-adalah\/\"><b>kafarat yamin<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">) adalah memberi makan sepuluh orang miskin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu dicatat bahwa, makanan yang diberikan harus seperti makanan yang dimakan keluarga sehari hari. Jika tidak mampu, Sahabat bisa menebusnya dengan berpuasa 3 hari berturut.<\/span><\/p>\n<h2><b>Balasan untuk Orang Ingkar Janji<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9767 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Balasan-untuk-Orang-Ingkar-Janji.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Balasan-untuk-Orang-Ingkar-Janji.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Balasan-untuk-Orang-Ingkar-Janji-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diketahui, balasan bagi orang ingkar janji tidak hanya didapatkan di akhirat, melainkan di dunia juga. Jadi, jangan sampai Sahabat ingkar janji, ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, supaya kita tidak mengingkari janji seenaknya, simak balasan yang akan didapatkan bagi orang yang ingkar janji. Adapun balasannya adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Mendapatkan Laknat Allah SWT<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: dalam HR Bukhari dijelaskan bahwa setiap muslim yang ingkar janji tidak akan diterima taubat ataupun tebusannya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Disebut Jadi Teman Setan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: dalam Surat An Nisa ayat 120, Allah SWT menegaskan bahwa setan itu memberikan janji dan membangkitkan angan kosong (mirip dengan seorang yang ingkar janji).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Masuk Golongan Orang Munafik<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: hal ini tertulis jelas pada ciri-ciri orang munafik yang sudah disebutkan pada poin sebelumnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Dampak Ingkar Janji<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9766 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Dampak-Ingkar-Janji.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Dampak-Ingkar-Janji.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Dampak-Ingkar-Janji-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ingkar janji tidak hanya merusak hubungan seorang muslim dengan Allah SWT. Ingkar janji ternyata juga bisa berdampak pada hubungan seorang muslim dengan manusia, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hubungan sosial renggang<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Reputasi buruk<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kesuksesan terhambat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sulit mendapatkan kepercayaan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari pembahasan di atas, sudah jelas bahwa hukum berjanji dalam Islam itu wajib untuk ditepati. Jika tidak, Sahabat akan mendapatkan balasannya baik di dunia dan di akhirat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sahabat tentu tidak ingin hal ini terjadi, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">? Maka dari itu, usahakan untuk selalu menepati jaji yang telah Sahabat buat, ya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika pun tidak bisa menepatinya, Sahabat bisa mengkomunikasikannya secara baik-baik. Dengan begitu, Sahabat tidak terkesan ingkar janj.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, jika Sahabat sudah terlanjur ingkar janji dan memberikan dampak yang merugikan terhadap orang lain, hendaknya Sahabat meminta maaf dan menebusnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun cara penebusannya adalah dengan membayar kafarat, bisa dengan memberi makan fakir dan miskin atau puasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain pilihan tersebut, Sahabat juga bisa membayar kafarat secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">online <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di Yatim Mandiri. Sebagai lembaga yang amanah, Yatim Mandiri akan membantu Sahabat menyalurkan kafarat ke orang yang tepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah Yatim Mandiri terpercaya? Jawabannya adalah iya. Kami sudah berpengalaman selama lebih dari 30 tahun dan telah mendapatkan izin dari Kemenag.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, tunggu apalagi? Yuk, <\/span><a href=\"https:\/\/ramadhan.yatimmandiri.org\/bayar-kafarat\/\"><b>bayar kafarat di Yatim Mandiri<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hukum berjanji dalam Islam adalah wajib ditepati. Artinya, muslim tidak boleh ingkar janji karena termasuk dosa besar dan laknat Allah SWT. Terkadang, kita tidak berhati-hati dalam berbicara dan kerap spontan membuat janji dengan orang lain. Padahal, hukum berjanji dalam Islam tidak boleh digampangkan. Islam mengajarkan umat muslim untuk memenuhi sumpah dan janjinya agar tidak memberikan &#8230; <a title=\"Ini Hukum Berjanji dalam Islam, Tidak Boleh Ingkar!\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/hukum-berjanji-dalam-islam\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Ini Hukum Berjanji dalam Islam, Tidak Boleh Ingkar!\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":9769,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[42,936,957,127],"class_list":["post-9765","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-inspirasi","tag-amalan","tag-dampak-ingkar-janji","tag-hukum-berjanji","tag-islam"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ini Hukum Berjanji dalam Islam, Tidak Boleh Ingkar!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Hukum berjanji dalam Islam adalah wajib ditepati. Artinya, muslim tidak boleh ingkar janji karena termasuk dosa besar dan laknat Allah SWT.\u00a0\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/hukum-berjanji-dalam-islam\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ini Hukum Berjanji dalam Islam, Tidak Boleh Ingkar!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Hukum berjanji dalam Islam adalah wajib ditepati. Artinya, muslim tidak boleh ingkar janji karena termasuk dosa besar dan laknat Allah SWT.\u00a0\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/hukum-berjanji-dalam-islam\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-07T02:52:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Ini-Hukum-Berjanji-dalam-Islam-Tidak-Boleh-Ingkar.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/hukum-berjanji-dalam-islam\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/hukum-berjanji-dalam-islam\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"Ini Hukum Berjanji dalam Islam, Tidak Boleh Ingkar!\",\"datePublished\":\"2025-01-07T02:52:39+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/hukum-berjanji-dalam-islam\\\/\"},\"wordCount\":819,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/hukum-berjanji-dalam-islam\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/Ini-Hukum-Berjanji-dalam-Islam-Tidak-Boleh-Ingkar.jpg\",\"keywords\":[\"amalan\",\"Dampak Ingkar Janji\",\"Hukum Berjanji\",\"islam\"],\"articleSection\":[\"Inspirasi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/hukum-berjanji-dalam-islam\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/hukum-berjanji-dalam-islam\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/hukum-berjanji-dalam-islam\\\/\",\"name\":\"Ini Hukum Berjanji dalam Islam, Tidak Boleh Ingkar!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/hukum-berjanji-dalam-islam\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/hukum-berjanji-dalam-islam\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/Ini-Hukum-Berjanji-dalam-Islam-Tidak-Boleh-Ingkar.jpg\",\"datePublished\":\"2025-01-07T02:52:39+00:00\",\"description\":\"Hukum berjanji dalam Islam adalah wajib ditepati. Artinya, muslim tidak boleh ingkar janji karena termasuk dosa besar dan laknat Allah SWT.\u00a0\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/hukum-berjanji-dalam-islam\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/hukum-berjanji-dalam-islam\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/hukum-berjanji-dalam-islam\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/Ini-Hukum-Berjanji-dalam-Islam-Tidak-Boleh-Ingkar.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/Ini-Hukum-Berjanji-dalam-Islam-Tidak-Boleh-Ingkar.jpg\",\"width\":700,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/hukum-berjanji-dalam-islam\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ini Hukum Berjanji dalam Islam, Tidak Boleh Ingkar!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ini Hukum Berjanji dalam Islam, Tidak Boleh Ingkar!","description":"Hukum berjanji dalam Islam adalah wajib ditepati. Artinya, muslim tidak boleh ingkar janji karena termasuk dosa besar dan laknat Allah SWT.\u00a0","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/hukum-berjanji-dalam-islam\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Ini Hukum Berjanji dalam Islam, Tidak Boleh Ingkar!","og_description":"Hukum berjanji dalam Islam adalah wajib ditepati. Artinya, muslim tidak boleh ingkar janji karena termasuk dosa besar dan laknat Allah SWT.\u00a0","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/hukum-berjanji-dalam-islam\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2025-01-07T02:52:39+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Ini-Hukum-Berjanji-dalam-Islam-Tidak-Boleh-Ingkar.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/hukum-berjanji-dalam-islam\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/hukum-berjanji-dalam-islam\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"Ini Hukum Berjanji dalam Islam, Tidak Boleh Ingkar!","datePublished":"2025-01-07T02:52:39+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/hukum-berjanji-dalam-islam\/"},"wordCount":819,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/hukum-berjanji-dalam-islam\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Ini-Hukum-Berjanji-dalam-Islam-Tidak-Boleh-Ingkar.jpg","keywords":["amalan","Dampak Ingkar Janji","Hukum Berjanji","islam"],"articleSection":["Inspirasi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/hukum-berjanji-dalam-islam\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/hukum-berjanji-dalam-islam\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/hukum-berjanji-dalam-islam\/","name":"Ini Hukum Berjanji dalam Islam, Tidak Boleh Ingkar!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/hukum-berjanji-dalam-islam\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/hukum-berjanji-dalam-islam\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Ini-Hukum-Berjanji-dalam-Islam-Tidak-Boleh-Ingkar.jpg","datePublished":"2025-01-07T02:52:39+00:00","description":"Hukum berjanji dalam Islam adalah wajib ditepati. Artinya, muslim tidak boleh ingkar janji karena termasuk dosa besar dan laknat Allah SWT.\u00a0","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/hukum-berjanji-dalam-islam\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/hukum-berjanji-dalam-islam\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/hukum-berjanji-dalam-islam\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Ini-Hukum-Berjanji-dalam-Islam-Tidak-Boleh-Ingkar.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Ini-Hukum-Berjanji-dalam-Islam-Tidak-Boleh-Ingkar.jpg","width":700,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/hukum-berjanji-dalam-islam\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ini Hukum Berjanji dalam Islam, Tidak Boleh Ingkar!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9765","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9765"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9765\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9770,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9765\/revisions\/9770"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9769"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9765"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9765"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9765"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}