{"id":9760,"date":"2025-01-06T09:56:15","date_gmt":"2025-01-06T02:56:15","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=9760"},"modified":"2025-01-06T09:25:36","modified_gmt":"2025-01-06T02:25:36","slug":"bahagia-dalam-al-quran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/bahagia-dalam-al-quran\/","title":{"rendered":"Makna Bahagia dalam Al-Qur\u2019an, Kunci Hidup Tenang!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernahkah Sahabat bertanya-tanya tentang makan bahagia dalam Al-Qur\u2019an? Sebenarnya, bagaimana arti bahagia yang sesungguhnya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak dapat dipungkiri, <\/span><a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/mengapa-masalah-datang-bertubi-tubi\/\"><b>cobaan yang datang bertubi-tubi<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> terkadang membuat kita merasa sengsara dan tidak bahagia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahayanya, perasaan ini bisa bermuara dan menjerumuskan kita dalam keputusasaan. Padahal, rahmat dan nikmat Allah SWT tak pernah terputus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, agar kita tidak putus asa dan bisa merasakan nikmat yang diberikan Allah SWT, mari maknai apa itu bahagia dalam arti yang sesungguhnya. Yuk, simak!<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa Makna Bahagia dalam Al-Qur\u2019an?<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9762 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Apa-Makna-Bahagia-dalam-Al-Quran.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Apa-Makna-Bahagia-dalam-Al-Quran.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Apa-Makna-Bahagia-dalam-Al-Quran-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama ini, bagaimana Sahabat mendefinisikan sebuah kebahagiaan? Apakah ketika bisa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">traveling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">? Atau ketika mendapatkan hadiah dari orang terdekat? Atau ketika bisa tidur dengan nyenyak?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak salah, kita memang bisa mendefinisikan kebahagiaan berdasarkan perspektif masing-masing, mengingat bahagia berkaitan dengan emosi yang sifatnya personal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, tahukah Sahabat apa hakikat bahagia yang sesungguhnya? Jika dilihat dari penjelasan sebelumnya, kita cenderung mengartikan kebahagiaan hanya sebatas rasa senang di dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini tentu berbeda dengan makna bahagia dalam Al-Qur\u2019an. Al-Qur\u2019an mendefinisikan kebahagiaan di dunia dan di akhirat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, untuk artinya sendiri, Al-Qur\u2019an menjelaskan makna bahagia melalui beberapa istilah, dua di antaranya yaitu sa\u2019adah dan falah. Berikut penjelasannya:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Makna Sa\u2019adah (Kebahagiaan)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Merujuk pada laman tafsiralquran.id, kata sa\u2019adah dalam Al-Qur\u2019an kerap kali disandingkan dengan kata syaqawah yang berarti kesengsaraan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, sa\u2019adah (kebahagiaan) adalah lawan kata dari syaqawah (kesengsaraan). Hal ini sebagaimana yang disampaikan dalam surat Al-Hud ayat 105:<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u064a\u064e\u0648\u0652\u0645\u064e \u064a\u064e\u0623\u0652\u062a\u0650 \u0644\u064e\u0627 \u062a\u064e\u0643\u064e\u0644\u0651\u064e\u0645\u064f \u0646\u064e\u0641\u0652\u0633\u064c \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627 \u0628\u0650\u0625\u0650\u0630\u0652\u0646\u0650\u0647\u0650 \u06da \u0641\u064e\u0645\u0650\u0646\u0652\u0647\u064f\u0645\u0652 \u0634\u064e\u0642\u0650\u064a\u0651\u064c \u0648\u064e\u0633\u064e\u0639\u0650\u064a\u062f<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cDi kala datang hari itu, tidak ada seorang pun yang berbicara melainkan dengan izin-Nya; maka di antara mereka ada yang celaka dan ada yang berbahagia.\u201d<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari ayat di atas, dapat diketahui bahwa manusia bisa merasakan dua emosi yang bertentangan, yaitu antara bahagia atau sengsara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam konteks ini, bahagia yang diambil dari kata sa\u2019adah diartikan sebagai suatu pertolongan kepada manusia untuk mendapatkan kebaikan dan digambarkan dengan ekspresi tertawa, tersenyum, dan ekspresi yang berseri-seri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih dari itu, rasa bahagia juga dikaitkan dengan hati yang tenang dan jiwa yang aman. Sebaliknya, kesengsaraan di sini digambarkan dengan tangisan dan ekspresi muram.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Makna Falah (Kebahagiaan)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, bahagia dalam Al-Qur\u2019an dijelaskan dengan istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">falah. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Diketahui, istilah ini memiliki makna yang lebih dalam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">falah <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">menggambarkan kebahagiaan sebagai suatu keberuntungan, dan memperoleh kemenangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih dari itu, konteks kebahagiaan dari istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">falah <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">merujuk pada kebahagiaan duniawi dan ukhrawi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, kebahagiaan yang dimaksud di sini tidak hanya menyangkut soal kebahagiaan di dunia tapi juga kebahagiaan di akhirat yang sifatnya kekal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun bentuk kebahagiaan duniawi yang dimaksud, yaitu kesehatan, panjang umur, dan keberkahan umur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, bentuk kebahagiaan ukhrawi yang sifatnya lebih kekal, yaitu kemuliaan tanpa hina dan pengetahuan tanpa kebodohan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, hanya orang-orang beriman yang beruntung yang bisa mendapatkan semua bentuk kebahagiaan tersebut. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al Mu\u2019minun ayat 1:<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u0642\u064e\u062f\u0652 \u0623\u064e\u0641\u0652\u0644\u064e\u062d\u064e \u0627\u0644\u0652\u0645\u064f\u0624\u0652\u0645\u0650\u0646\u064f\u0648\u0646\u064e<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman\u201d.<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<h2><b>Cara Mendapatkan Kebahagiaan<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9761 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Cara-Mendapatkan-Kebahagiaan.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Cara-Mendapatkan-Kebahagiaan.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Cara-Mendapatkan-Kebahagiaan-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak ada salahnya kita mencari kebahagiaan di dunia, tapi perlu diketahui bahwa bahagia di dunia sifatnya hanya sementara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, sebagai muslim yang beriman, alangkah baiknya jika kita tidak hanya mengejar kebahagiaan di dunia saja, melainkan juga di akhirat. Bagaimana caranya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Merujuk pada buku \u201cRahasia Nama dan Sifat Al-Qur\u2019an\u201d oleh Zainal Abidin Al-Habsyi, Rasulullah SAW pernah bersabda, bahwa kunci kebahagiaan adalah mempelajari Al-Qur\u2019an.<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u0650\u0650\u0646\u0652 \u0623\u064e\u0631\u064e\u062f\u0652\u062a\u064f\u0645\u064f \u0639\u064e\u064a\u0652\u0634\u064e \u0627\u0644\u0633\u064f\u0651\u0639\u064e\u062f\u064e\u0627\u0621\u0650 \u060c \u0648\u064e\u0645\u064e\u0648\u0652\u062a\u064e \u0627\u0644\u0634\u064f\u0651\u0647\u064e\u062f\u064e\u0627\u0621\u0650 \u060c \u0648\u064e\u0627\u0644\u0646\u064e\u0651\u062c\u064e\u0627\u0629\u064e \u064a\u064e\u0648\u0652\u0645\u064e \u0627\u0644\u062d\u064e\u0633\u0652\u0631\u064e\u0629\u0650 \u060c \u0648\u064e\u0627\u0644\u0638\u064e\u0651\u0644\u064e\u0651 \u064a\u0648\u0645 \u0627\u0644\u062d\u064e\u0631\u064f\u0648\u0631\u0650 \u060c \u0648\u064e\u0627\u0644\u0647\u064f\u062f\u064e\u0649 \u064a\u0648\u0645\u064e \u0627\u0644\u0636\u064e\u0651\u0644\u064e\u0627\u0644\u064e\u0629\u0650 \u060c \u0641\u064e\u0627\u062f\u0652\u0631\u064f\u0633\u064f\u0648\u0627 \u0627\u0644\u0642\u064f\u0631\u0652\u0622\u0646\u064e : \u0641\u064e\u0623\u064e\u0646\u064e\u0651\u0647 \u0643\u0644\u0627\u0645\u064f \u0627\u0644\u0631\u064e\u0651\u062d\u0652\u0645\u064e\u0627\u0646\u0650\u060c \u0648\u064e\u062d\u0650\u0631\u0652\u0632\u064f \u0645\u0650\u0646\u064e \u0627\u0644\u0634\u064e\u0651\u064a\u0652\u0637\u064e\u0627\u0646\u0650 \u060c \u0648\u064e \u0631\u064f\u0628\u0652\u062d\u064e\u0627\u0646\u064c \u0641\u0650\u064a \u0627\u0644\u0645\u0650\u064a\u0632\u064e\u0627\u0646\u0650.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cJika kalian menginginkan kehidupan orang-orang yang bahagia, kematian para syuhada, keselamatan di hari penyesalan, naungan di hari yang panas dan petunjuk di hari kesesatan maka hendaknya kalian mempelajari Al Qur&#8217;an karena sesungguhnya ia adalah Kalam Allah Yang Maha Rahman, perisai dari setan dan pemberat (amalan) di timbangan.&#8221;<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain mempelajari Al-Qur\u2019an, berikut beberapa cara yang bisa Sahabat lakukan untuk mendapatkan kebahagiaan:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selalu bersyukur<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Optimis<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak membandingkan diri sendiri dengan orang lain<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membantu saudara yang kesulitan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perbanyak bersedekah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Senantiasa selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demikian penjelasan mengenai apa makna bahagia dalam Al-Qur\u2019an dan bagaimana cara mendapatkannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika disimpulkan, bahagia menurut Al-Qur\u2019an tidak hanya menyangkuat soal dunaiwi saja, melainkan juga bahagia di akhirat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab, bahagia di dunia hanya bersifat sementara, sedangkan bahagia di akhirat sifatnya kekal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, umat muslim dianjurkan untuk tidak hanya mengejar bahagia di dunia, tapi juga di akhirat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ditinjau dari makananya, arti bahagia dalam Al-Qur\u2019an mencakup ketenangan, keberuntungan, kemenangan, dan perasaan senang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, kunci untuk mendapatkan itu semua adalah mempelajari Al-Qur\u2019an dan melakukan amal kebaikan, salah satunya bersedekah dan jadi bermanfaat untuk orang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedekah bisa dimulai kapan saja dengan nominal berapapun, asalkan Sahabat ikhlas. Biar lebih mudah, Sahabat bisa sedekah di <\/span><a href=\"http:\/\/donasi.yatimmandiri.org\"><b>platform donasi Yatim Mandiri<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai lembaga yang manah, Yatim Mandiri akan memastikan sedekah Sahabat sampai ke tangan yang tepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tunggu apalagi? Mulai sedekah sekarang!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernahkah Sahabat bertanya-tanya tentang makan bahagia dalam Al-Qur\u2019an? Sebenarnya, bagaimana arti bahagia yang sesungguhnya? Tak dapat dipungkiri, cobaan yang datang bertubi-tubi terkadang membuat kita merasa sengsara dan tidak bahagia. Bahayanya, perasaan ini bisa bermuara dan menjerumuskan kita dalam keputusasaan. Padahal, rahmat dan nikmat Allah SWT tak pernah terputus. Nah, agar kita tidak putus asa dan &#8230; <a title=\"Makna Bahagia dalam Al-Qur\u2019an, Kunci Hidup Tenang!\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/bahagia-dalam-al-quran\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Makna Bahagia dalam Al-Qur\u2019an, Kunci Hidup Tenang!\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":9763,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[166,42,956,955],"class_list":["post-9760","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-inspirasi","tag-al-quran","tag-amalan","tag-hidup-tenang","tag-kunci-bahagia"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Makna Bahagia dalam Al-Qur\u2019an, Kunci Hidup Tenang!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pernahkah Sahabat bertanya-tanya tentang makan bahagia dalam Al-Qur\u2019an? Sebenarnya, bagaimana arti bahagia yang sesungguhnya?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/bahagia-dalam-al-quran\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Makna Bahagia dalam Al-Qur\u2019an, Kunci Hidup Tenang!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pernahkah Sahabat bertanya-tanya tentang makan bahagia dalam Al-Qur\u2019an? Sebenarnya, bagaimana arti bahagia yang sesungguhnya?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/bahagia-dalam-al-quran\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-06T02:56:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Makna-Bahagia-dalam-Al-Quran-Kunci-Hidup-Tenang.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/bahagia-dalam-al-quran\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/bahagia-dalam-al-quran\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"Makna Bahagia dalam Al-Qur\u2019an, Kunci Hidup Tenang!\",\"datePublished\":\"2025-01-06T02:56:15+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/bahagia-dalam-al-quran\\\/\"},\"wordCount\":753,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/bahagia-dalam-al-quran\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/Makna-Bahagia-dalam-Al-Quran-Kunci-Hidup-Tenang.jpg\",\"keywords\":[\"al quran\",\"amalan\",\"Hidup Tenang\",\"Kunci Bahagia\"],\"articleSection\":[\"Inspirasi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/bahagia-dalam-al-quran\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/bahagia-dalam-al-quran\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/bahagia-dalam-al-quran\\\/\",\"name\":\"Makna Bahagia dalam Al-Qur\u2019an, Kunci Hidup Tenang!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/bahagia-dalam-al-quran\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/bahagia-dalam-al-quran\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/Makna-Bahagia-dalam-Al-Quran-Kunci-Hidup-Tenang.jpg\",\"datePublished\":\"2025-01-06T02:56:15+00:00\",\"description\":\"Pernahkah Sahabat bertanya-tanya tentang makan bahagia dalam Al-Qur\u2019an? Sebenarnya, bagaimana arti bahagia yang sesungguhnya?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/bahagia-dalam-al-quran\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/bahagia-dalam-al-quran\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/bahagia-dalam-al-quran\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/Makna-Bahagia-dalam-Al-Quran-Kunci-Hidup-Tenang.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/Makna-Bahagia-dalam-Al-Quran-Kunci-Hidup-Tenang.jpg\",\"width\":700,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/bahagia-dalam-al-quran\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Makna Bahagia dalam Al-Qur\u2019an, Kunci Hidup Tenang!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Makna Bahagia dalam Al-Qur\u2019an, Kunci Hidup Tenang!","description":"Pernahkah Sahabat bertanya-tanya tentang makan bahagia dalam Al-Qur\u2019an? Sebenarnya, bagaimana arti bahagia yang sesungguhnya?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/bahagia-dalam-al-quran\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Makna Bahagia dalam Al-Qur\u2019an, Kunci Hidup Tenang!","og_description":"Pernahkah Sahabat bertanya-tanya tentang makan bahagia dalam Al-Qur\u2019an? Sebenarnya, bagaimana arti bahagia yang sesungguhnya?","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/bahagia-dalam-al-quran\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2025-01-06T02:56:15+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Makna-Bahagia-dalam-Al-Quran-Kunci-Hidup-Tenang.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/bahagia-dalam-al-quran\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/bahagia-dalam-al-quran\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"Makna Bahagia dalam Al-Qur\u2019an, Kunci Hidup Tenang!","datePublished":"2025-01-06T02:56:15+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/bahagia-dalam-al-quran\/"},"wordCount":753,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/bahagia-dalam-al-quran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Makna-Bahagia-dalam-Al-Quran-Kunci-Hidup-Tenang.jpg","keywords":["al quran","amalan","Hidup Tenang","Kunci Bahagia"],"articleSection":["Inspirasi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/bahagia-dalam-al-quran\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/bahagia-dalam-al-quran\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/bahagia-dalam-al-quran\/","name":"Makna Bahagia dalam Al-Qur\u2019an, Kunci Hidup Tenang!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/bahagia-dalam-al-quran\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/bahagia-dalam-al-quran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Makna-Bahagia-dalam-Al-Quran-Kunci-Hidup-Tenang.jpg","datePublished":"2025-01-06T02:56:15+00:00","description":"Pernahkah Sahabat bertanya-tanya tentang makan bahagia dalam Al-Qur\u2019an? Sebenarnya, bagaimana arti bahagia yang sesungguhnya?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/bahagia-dalam-al-quran\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/bahagia-dalam-al-quran\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/bahagia-dalam-al-quran\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Makna-Bahagia-dalam-Al-Quran-Kunci-Hidup-Tenang.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Makna-Bahagia-dalam-Al-Quran-Kunci-Hidup-Tenang.jpg","width":700,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/bahagia-dalam-al-quran\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Makna Bahagia dalam Al-Qur\u2019an, Kunci Hidup Tenang!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9760","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9760"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9760\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9764,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9760\/revisions\/9764"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9763"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9760"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9760"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9760"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}