{"id":9753,"date":"2025-01-03T10:08:14","date_gmt":"2025-01-03T03:08:14","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=9753"},"modified":"2025-01-03T10:08:14","modified_gmt":"2025-01-03T03:08:14","slug":"kafarat-pembunuhan-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/kafarat-pembunuhan-adalah\/","title":{"rendered":"Kafarat Pembunuhan: Konsep, Hukum, Prinsip, &#038; Cara Bayarnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembunuhan yang dilakukan tanpa kesengajaan bisa ditebus dengan kafarat pembunuhan. Cari tahu cara bayarnya di artikel berikut ini!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam Islam, <\/span><a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/pengertian-kafarat\/\"><b>kafarat adalah<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> cara penebusan dosa melalui pembayaran denda. Adapun salah satu dosa yang bisa ditebus dengan denda, yaitu pembunuhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya, kafarat yang dibayarkan untuk menebus dosa pembunuhan disebut dengan kafarat pembunuhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun perlu dicatat, tidak semua dosa pembunuhan bisa ditebus dengan kafarat, ya! Kafarat ini hanya berlaku untuk pembunuhan yang tidak disengaja dan pembunuhan untuk melindungi diri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selengkapnya, simak penjelasan tentang apa itu kafarat pembunuhan, hukum, prinsip, dan cara bayarnya berikut ini!<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa itu Kafarat Pembunuhan?<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9754 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Apa-itu-Kafarat-Pembunuhan.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Apa-itu-Kafarat-Pembunuhan.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Apa-itu-Kafarat-Pembunuhan-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembunuhan adalah salah satu <\/span><strong><a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/tak-berkategori\/dosa-besar-dalam-islam\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">contoh perbuatan dosa besar dalam Islam<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> yang hanya bisa ditebus dengan taubat nasuha dan penyesalan mendalam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski demikian, syariat Islam menjelaskan bahwa ada pembunuhan yang bisa ditebus dengan membayar kafarat, yaitu pembunuhan yang tidak disengaja atau pembunuhan untuk membela diri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Disebut pembunuhan tidak disengaja misalnya, terdapat seorang muslim yang kecelakaan dan\u00a0 menyebabkan memakan korban jiwa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara pembunuhan untuk membela diri, yaitu ketika seorang muslim dalam keadaan terancam dan tidak ada jalan keluar selain melawan orang tersebut dan tanpa sengaja membunuhnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, jika disimpulkan, kafarat pembunuhan adalah kafarat yang dikhususkan untuk menebus dosa pembunuhan tidak sengaja atau pembunuhan dalam keadaan darurat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kafarat jenis ini sejatinya adalah bagian dari proses keadilan, pemulihan citra hingga pengampunan dalam masyarakat.<\/span><\/p>\n<h2><b>Hukum Kafarat Pembunuhan<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9755 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Hukum-Kafarat-Pembunuhan.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Hukum-Kafarat-Pembunuhan.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Hukum-Kafarat-Pembunuhan-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Islam tegas menjelaskan bahwa, pelaku pembunuhan akan mendapatkan dosa besar. Meski demikian, Allah SWT memberinya kesempatan untuk bertaubat dan membayar tebusan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam surat An-Nisa ayat 92 dijelaskan, bahwa seorang muslim yang tidak sengaja membunuh mukmin lainnya, hendaknya dia membayar tebusan. Adapun tebusan yang dimaksud bisa berupa:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembebasan hamba sahaya (budak)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembayaran tebusan kepada keluarga korban<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berpuasa selama dua bulan berturut-turut<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, Rasulullah SAW juga pernah bersabda yang diriwayatkan oleh Bukhari Muslim. Rasulullah SAW menyampaikan bahwa, muslim yang tidak sengaja melakukan pembunuhan hendaklah membayar tebusan berupa beberapa hal berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seratus ekor unta<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seratus ekor kambing<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seratus dinar<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kepada siapa tebusan ini diberikan? Dalam syariat, tebusan ini diberikan kepada ahli waris mukmin yang terbunuh.<\/span><\/p>\n<h2><b>Prinsip Kafarat Pembunuhan<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9756 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Prinsip-Kafarat-Pembunuhan.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Prinsip-Kafarat-Pembunuhan.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Prinsip-Kafarat-Pembunuhan-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat 3 prinsip utama dalam kafarat pembunuhan, meliputi keadilan, kepedulian, dan pembelajaran. Berikut penjelasannya:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Keadilan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prinsip kafarat pembunuhan yang pertama, yaitu keadilan. Keadilan di sini dilihat juga dari sisi pelaku maupun pihak keluarga korban.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maksudnya, pelaku pembunuhan harus memberikan tebusan dan bertanggung jawab kepada keluarga korban dengan menekankan prinsip keadilan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, tebusan yang diberikan tidak memberatkan salah satu pihak saja. Pun sebaliknya, tebusan yang diberikan tidak boleh merugikan keluarga korban.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Kepedulian\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kafarat pembunuhan tidak hanya menunjukkan tanggung jawab kepada keluarga korban atas musibah yang dialami.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, pembayaran kafarat juga menunjukkan kepedulian kepada keluarga korban, bahwa pelaku mempertimbangkan dan berempati pada keluarga.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Pembelajaran<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lewat pembayaran kafarat, Islam membuktikan bahwa masih ada kesempatan bagi pelaku kejahatan untuk bertaubat, kembali ke jalan Allah SWT dan tidak mengulangi kesalahan sama di masa depan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara Bayar Kafarat Pembunuhan<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9757 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Cara-Bayar-Kafarat-Pembunuhan.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Cara-Bayar-Kafarat-Pembunuhan.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Cara-Bayar-Kafarat-Pembunuhan-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya, telah dijelaskan bahwa, ada 3 cara utama untuk membayar kafarat pembunuhan, di antaranya yaitu membebaskan hamba sahaya, membayar tebusan kepada keluarga dan berpuasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut penjelasan lebih lengkap mengenai bagaimana cara bayar kafarat pembunuhan dalam Islam:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Pembebasan Hamba Sahaya<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara bayar kafarat pembunuhan yang pertama, yaitu membebaskan hamba sahaya, sesuai sesuai dengan perintah Allah SWT dalam QS An-Nisa ayat 92.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hamba sahaya sendiri adalah sebutan bagi orang-orang yang berstatus budak. Pada zaman dahulu, praktik perbudakan ini marak terjadi. Namun, konsep ini tidak selaras dengan Islam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Islam menganggap semua manusia memiliki derajat yang sama dihadapan Allah SWT. Hal inilah yang melatarbelakangi anjuran memerdekakan budak sebagai penebusan dosa pembunuhan.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Pembayaran Tebusan pada Keluarga Korban<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih di ayat yang sama, Allah SWT memberikan alternatif lain untuk menebus dosa pembunuhan tidak sengaja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal ini, cara kedua yang bisa digunakan untuk membayar kafarat adalah bertanggung jawab dan menebusnya kepada keluarga korban.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara ini tidak bisa dilakukan secara asal-asalan dan seenaknya, karena ada beberapa aspek yang harus dipertimbangkan, salah satunya aspek keadilan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adil di sini merujuk pada kompensasi yang pantas untuk keluarga korban tetapi tidak memberatkan pelaku.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, untuk mewujudkan aspek ini, lembaga\/agama biasanya akan membantu menentukan jumlah kafarat yang harus dibayarkan. Dengan begitu, kepentingan dua pihak bisa diatur adil.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Berpuasa<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila pilihan pertama dan kedua tidak bisa dilakukan, Allah SWT memberikan alternatif untuk <\/span><a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/puasa-kafarat\/\"><b>puasa kafarat<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> selama dua bulan berturut-turut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berpuasa di sini tentu bukan hanya menahan lapar dan haus saja, tetapi pelaku juga harus benar-benar bertaubat dan mengabdikan dirinya pada Allah SWT.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Upaya ini juga harus dibuktikan dengan kesungguhan taubat dan komitemennya untuk menjadi manusia yang lebih baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demikian penjelasan lengkap mengenai apa itu kafarat pembunuhan, hukum, prinsip, dan cara bayarnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika disimpulkan, kafarat pembunuhan<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">adalah sebuah konsep penting dalam Islam yang digunakan untuk mengatur penebusan dosa pelaku pembunuhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu digaris bawahi, pembunuhan yang dimaksud di sini, yaitu pembunuhan <\/span>tidak disengaja<span style=\"font-weight: 400;\"> atau pembunuhan karena berada dalam <\/span>keadaan darurat<span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di luar itu dua kasus tersebut, ulama memiliki pandangan yang berbeda. Dalam hal ini Imam Maliki menyebut bahwa pembunuhan disengaja tidak wajib kafarat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, Imam asy-Syafi&#8217;i berpendapat bahwa, pembunuhan yang disengaja juga wajib membayar kafarat dengan cara puasa dua bulan berturut-turut atau memberi makan 60 dhuafa. <\/span>Wallahualam bishawab<span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai informasi, selain kafarat pembunuhan, ada beberapa jenis kafarat lainya seperti kafarat zhihar, sumpah palsu dan kafarat jima.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prinsipnya sama, semua kafarat tersebut dibayarkan untuk menebus dosa yang telah dilakukan. Pertanyaannya, bagaimana mekanisme pembayaran kafarat?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Soal ini, apakah Sahabat tahu bahwa kafarat bisa dibayarkan dengan uang? Yap, Sahabat bisa membayar kafarat dengan uang melalui Yatim Mandiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yatim Mandiri adalah lembaga amanah yang sudah berpengalaman mengelola dana umat selama puluhan tahun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan tenaga profesional yang kami miliki, kami akan memastikan kafarat Sahabat dikelola sesuai syariat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk, segera <\/span><a href=\"https:\/\/ramadhan.yatimmandiri.org\/bayar-kafarat\/\"><b>bayar kafarat<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan tebus dosa yang sudah diperbuat!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pembunuhan yang dilakukan tanpa kesengajaan bisa ditebus dengan kafarat pembunuhan. Cari tahu cara bayarnya di artikel berikut ini! Dalam Islam, kafarat adalah cara penebusan dosa melalui pembayaran denda. Adapun salah satu dosa yang bisa ditebus dengan denda, yaitu pembunuhan. Biasanya, kafarat yang dibayarkan untuk menebus dosa pembunuhan disebut dengan kafarat pembunuhan. Namun perlu dicatat, tidak &#8230; <a title=\"Kafarat Pembunuhan: Konsep, Hukum, Prinsip, &#038; Cara Bayarnya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/kafarat-pembunuhan-adalah\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Kafarat Pembunuhan: Konsep, Hukum, Prinsip, &#038; Cara Bayarnya\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":9758,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[438,142,954],"class_list":["post-9753","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-inspirasi","tag-hukum-islam","tag-kafarat","tag-pembunuhan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kafarat Pembunuhan: Konsep, Hukum, Prinsip, &amp; Cara Bayarnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pembunuhan yang dilakukan tanpa kesengajaan bisa ditebus dengan kafarat pembunuhan. Cari tahu cara bayarnya di artikel berikut ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/kafarat-pembunuhan-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kafarat Pembunuhan: Konsep, Hukum, Prinsip, &amp; Cara Bayarnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pembunuhan yang dilakukan tanpa kesengajaan bisa ditebus dengan kafarat pembunuhan. Cari tahu cara bayarnya di artikel berikut ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/kafarat-pembunuhan-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-03T03:08:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Kafarat-Pembunuhan_-Konsep-Hukum-Prinsip-Cara-Bayarnya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/kafarat-pembunuhan-adalah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/kafarat-pembunuhan-adalah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"Kafarat Pembunuhan: Konsep, Hukum, Prinsip, &#038; Cara Bayarnya\",\"datePublished\":\"2025-01-03T03:08:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/kafarat-pembunuhan-adalah\\\/\"},\"wordCount\":932,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/kafarat-pembunuhan-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/Kafarat-Pembunuhan_-Konsep-Hukum-Prinsip-Cara-Bayarnya.jpg\",\"keywords\":[\"Hukum Islam\",\"kafarat\",\"Pembunuhan\"],\"articleSection\":[\"Inspirasi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/kafarat-pembunuhan-adalah\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/kafarat-pembunuhan-adalah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/kafarat-pembunuhan-adalah\\\/\",\"name\":\"Kafarat Pembunuhan: Konsep, Hukum, Prinsip, & Cara Bayarnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/kafarat-pembunuhan-adalah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/kafarat-pembunuhan-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/Kafarat-Pembunuhan_-Konsep-Hukum-Prinsip-Cara-Bayarnya.jpg\",\"datePublished\":\"2025-01-03T03:08:14+00:00\",\"description\":\"Pembunuhan yang dilakukan tanpa kesengajaan bisa ditebus dengan kafarat pembunuhan. Cari tahu cara bayarnya di artikel berikut ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/kafarat-pembunuhan-adalah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/kafarat-pembunuhan-adalah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/kafarat-pembunuhan-adalah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/Kafarat-Pembunuhan_-Konsep-Hukum-Prinsip-Cara-Bayarnya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/Kafarat-Pembunuhan_-Konsep-Hukum-Prinsip-Cara-Bayarnya.jpg\",\"width\":700,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/kafarat-pembunuhan-adalah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kafarat Pembunuhan: Konsep, Hukum, Prinsip, &#038; Cara Bayarnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kafarat Pembunuhan: Konsep, Hukum, Prinsip, & Cara Bayarnya","description":"Pembunuhan yang dilakukan tanpa kesengajaan bisa ditebus dengan kafarat pembunuhan. Cari tahu cara bayarnya di artikel berikut ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/kafarat-pembunuhan-adalah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kafarat Pembunuhan: Konsep, Hukum, Prinsip, & Cara Bayarnya","og_description":"Pembunuhan yang dilakukan tanpa kesengajaan bisa ditebus dengan kafarat pembunuhan. Cari tahu cara bayarnya di artikel berikut ini!","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/kafarat-pembunuhan-adalah\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2025-01-03T03:08:14+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Kafarat-Pembunuhan_-Konsep-Hukum-Prinsip-Cara-Bayarnya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/kafarat-pembunuhan-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/kafarat-pembunuhan-adalah\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"Kafarat Pembunuhan: Konsep, Hukum, Prinsip, &#038; Cara Bayarnya","datePublished":"2025-01-03T03:08:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/kafarat-pembunuhan-adalah\/"},"wordCount":932,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/kafarat-pembunuhan-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Kafarat-Pembunuhan_-Konsep-Hukum-Prinsip-Cara-Bayarnya.jpg","keywords":["Hukum Islam","kafarat","Pembunuhan"],"articleSection":["Inspirasi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/kafarat-pembunuhan-adalah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/kafarat-pembunuhan-adalah\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/kafarat-pembunuhan-adalah\/","name":"Kafarat Pembunuhan: Konsep, Hukum, Prinsip, & Cara Bayarnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/kafarat-pembunuhan-adalah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/kafarat-pembunuhan-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Kafarat-Pembunuhan_-Konsep-Hukum-Prinsip-Cara-Bayarnya.jpg","datePublished":"2025-01-03T03:08:14+00:00","description":"Pembunuhan yang dilakukan tanpa kesengajaan bisa ditebus dengan kafarat pembunuhan. Cari tahu cara bayarnya di artikel berikut ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/kafarat-pembunuhan-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/kafarat-pembunuhan-adalah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/kafarat-pembunuhan-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Kafarat-Pembunuhan_-Konsep-Hukum-Prinsip-Cara-Bayarnya.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Kafarat-Pembunuhan_-Konsep-Hukum-Prinsip-Cara-Bayarnya.jpg","width":700,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/kafarat-pembunuhan-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kafarat Pembunuhan: Konsep, Hukum, Prinsip, &#038; Cara Bayarnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9753","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9753"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9753\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9759,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9753\/revisions\/9759"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9758"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9753"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9753"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9753"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}