{"id":9737,"date":"2024-12-30T08:53:59","date_gmt":"2024-12-30T01:53:59","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=9737"},"modified":"2024-12-31T09:50:42","modified_gmt":"2024-12-31T02:50:42","slug":"puasa-nazar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-nazar\/","title":{"rendered":"Puasa Nazar: Hukum, Niat, Tata Cara, dan Ketentuannya"},"content":{"rendered":"<p>Puasa nazar memiliki hukum yang sama dengan puasa Ramadan, yaitu wajib. Bedanya, kewajiban pada puasa nazar ditentukan oleh muslim sendiri.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain puasa di bulan Ramadan, ada <\/span>puasa Nazar <span style=\"font-weight: 400;\">yang hukumnya sama-sama wajib dilakukan. Ini artinya, umat muslim akan mendapatkan dosa apabila tidak ditunaikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti diketahui, nazar sendiri merupakan sebuah janji atau sumpah yang dilakukan seorang muslim kepada Allah SWT untuk melakukan hal yang tidak wajib sebagai sebuah komitmen.<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa itu <\/b><b>Puasa Nazar<\/b><b>?<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9742 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Apa-itu-Puasa-Nazar.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Apa-itu-Puasa-Nazar.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Apa-itu-Puasa-Nazar-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong><a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/nazar-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Nazar sendiri<\/a><\/strong> sebenarnya diambil dari bahasa Arab yaitu An Nadzru (janji). Jadi sebagaimana seorang muslim, tentu saja janji tersebut wajib untuk dilaksanakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam konteks agama Islam, nazar diartikan sebagai sebuah kesanggupan seorang muslim untuk melakukan amalan sunnah. Namun karena janji, amalan tersebut berubah dari sunnah jadi wajib.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada umumnya, nazar dalam konteks Islam dapat diartikan untuk amalan-amalan yang baik. Misalnya, nazar akan berpuasa selama jangka waktu tertentu apabila sudah diterima kerja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat pengumuman kerja, apabila ternyata seseorang tersebut tidak diterima, maka tidak wajib baginya untuk membayar nazar yang sudah diucapkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara, jika ternyata hasil menunjukkan diterima bekerja, maka wajib bagi seorang muslim tersebut untuk menunaikannya sesegera mungkin.<\/span><\/p>\n<h2><b>Hukum <\/b><b>Puasa Nazar<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9741 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Hukum-Puasa-Nazar.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Hukum-Puasa-Nazar.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Hukum-Puasa-Nazar-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah sempat disinggung sebelumnya bahwa hukum puasa sebagai nazar adalah wajib. Hal ini juga dijelaskan dalam buku Fiqih karya Hasbiyallah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam buku tersebut, dijelaskan bahwa hukum nazar ini diwajibkan sendiri oleh seorang muslim. Berbeda dengan puasa Ramadan yang diwajibkan oleh Allah SWT.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun dalil kewajiban menunaikan puasa sebagai nazar ini ada pada surah Al-Hajj ayat 29. Dalam ayat tersebut, Allah SWT berfirman agar seorang muslim menyempurnakan nazar mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum, nazar memang diucapkan seorang muslim sebagai harapan dan doa agar bisa terkabul menjadi kenyataan. Jadi, saat Allah SWT mengabulkan doa, jangan kikir dengan enggan menunaikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya <\/span>hukum nazar berpuasa ini menjadi wajib<span style=\"font-weight: 400;\"> hanya jika arahnya pada amalan atau ibadah sunnah. Salah satunya adalah dengan <\/span>puasa nazar<span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, <\/span>nazar<span style=\"font-weight: 400;\"> yang berlandaskan <\/span>tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan syariat<span style=\"font-weight: 400;\">, hukumnya adalah <\/span>haram<span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, jika seorang muslim bernazar mau mencoba minuman keras (arak) jika sudah lulus ujian, maka tentu saja nazar jenis ini hukumnya haram.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, seorang muslim hendaknya berhati-hati saat mengucapkan nazar. Beberapa ulama bahkan menyebutkan bahwa hukum mengucapkan nazar adalah makruh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini artinya, sebisa mungkin seorang muslim tidak mudah mengucapkan nazar. Karena Nabi Muhammad SAW bahkan bersabda bahwa nazar tak akan membuat seseorang dekat dengan yang tak ditakdirkan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Niat <\/b><b>Puasa Nazar<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9740 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Niat-Puasa-Nazar.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Niat-Puasa-Nazar.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Niat-Puasa-Nazar-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk membayar nazar dengan berpuasa, maka tentu saja seorang muslim harus membaca niat terlebih dahulu. Secara umum, bacaan niat puasa untuk nazar sama dengan puasa sunnah lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bedanya, dalam niat disebutkan sepatah kata nazar sebagai pembeda. Lebih lengkapnya, berikut adalah bacaan niat puasa untuk membayar nazar kepada Allah SWT:<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><b>\u0646\u064e\u0648\u064e\u064a\u0652\u062a\u064f \u0635\u064e\u0648\u0652\u0645\u064e \u0627\u0644\u0646\u064e\u0651\u0630\u064e\u0631\u0650 \u0644\u0650\u0644\u064e\u0651\u0647\u0650 \u062a\u064e\u0639\u064e\u0627\u0644\u064e\u0649<\/b><b><br \/>\n<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Dibaca: <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nawaitushauma nadzri, Lillahi Taala<\/span><\/i><\/p>\n<\/blockquote>\n<h2><b>Tata Cara Melakukan <\/b><b>Puasa Nazar<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9739 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Tata-Cara-Melakukan-Puasa-Nazar.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Tata-Cara-Melakukan-Puasa-Nazar.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Tata-Cara-Melakukan-Puasa-Nazar-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama dengan niatnya, puasa dalam rangka membayar nazar juga memiliki tata cara yang sama dengan puasa sunnah dan wajib lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal ini, seorang muslim wajib menahan lapar dan haus sejak matahari terbit sampai terbenam. Selama itu, mereka dilarang melakukan hal-hal yang bisa membuat puasa batal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun tata cara lebih jelasnya adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membaca niat puasa untuk nazar di malam hari sebelum mulai puasa di keesokan harinya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Disunnahkan bangun di sepertiga malam untuk melakukan sahur<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak makan dan minum sejak azan subuh sampai azan magrib<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mulai berbuka puasa setelah azan magrib<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membaca doa berbuka puasa<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lakukan berulang sampai nazar berpuasa lunas.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Baca juga:\u00a0 \u00a0<a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/macam-macam-nazar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Macam-Macam Nazar dalam Islam &amp; Konsekuensi Jika Dilanggar<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><b>Ketentuan <\/b><b>Puasa Nazar<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9738 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Ketentuan-Puasa-Nazar.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Ketentuan-Puasa-Nazar.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Ketentuan-Puasa-Nazar-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam pelaksanaan puasa sebagai nazar, ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan. Adapun ketentuan tersebut adalah:<\/span><b><\/b><\/p>\n<h3><b>1. Ucapan Nazar<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebuah nazar adalah janji serius. Oleh karena itu, pengucapan nazar harus dengan lisan yang jelas, tidak hanya di dalam hati sebagai bentuk keseriusan dan kesungguhannya.<\/span><b><\/b><\/p>\n<h3><b>2. Nazar Bisa Tidak Sah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nazar seorang muslim juga bisa disebut tidak sah. Hal ini terjadi apabila nazar yang diucapkannya mengacu pada amalan-amalan yang sifatnya fardu ain (wajib).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, seseorang bernazar akan rajin salat lima waktu apabila sudah diterima kerja. Karena salat 5 waktu adalah kewajiban untuk seluruh muslim, maka nazar ini tidak sah.<\/span><b><\/b><\/p>\n<h3><b>3. Nazar Sah Hanya untuk Amalan Sunnah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaliknya, Nazar akan sah apabila berhubungan dengan amalan-amalan sunnah, seperti berpuasa atau bersedekah. Karena sah, maka hukumnya jadi wajib dilakukan.<\/span><b><\/b><\/p>\n<h3><b>4. Tidak Boleh Dilakukan di Hari yang Diharamkan Allah SWT<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penting untuk dicatat bahwa nazar untuk berpuasa ini memang wajib dilakukan, tetapi tidak boleh dilakukan di hari-hari yang memang haram untuk berpuasa seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hari Raya Idul Fitri (1 Syawal)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hari Tasyrik (11-13 Dzulhijjah)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>5. Jika Nazar Tidak Mampu Dilakukan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena hukumnya wajib, maka tentu saja seorang muslim akan berdosa jika tidak menunaikannya. Apabila hal itu terjadi, maka diwajibkan padanya untuk membayar kafarat sebagai penebusan dosa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam QS Al-Maidah ayat 89 juga dijelaskan tentang denda kafarat yang wajib dibayarkan seorang muslim yang melanggar nazar, diantaranya adalah:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memberi makan dhuafa (diwajibkan dengan menu makanan yang biasa sehari-hari)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membebaskan 1 hamba sahaya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memberikan pakaian kepada dhuafa atau fakir miskin yang membutuhkan<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ditelaah dengan adanya zaman yang semakin maju, praktik perbudakan kini memang sudah tidak ada lagi. Jadi, pembayaran kafarat bisa dilakukan pada poin 1 dan 3 di atas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila tidak memiliki waktu untuk melakukan <\/span>puasa nazar<span style=\"font-weight: 400;\">, maka Sahabat juga bisa menyalurkan <\/span><a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/\"><b>kafarat<\/b><\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">lewat lembaga yang terpercaya seperti <\/span>Laznas Yatim Mandiri.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Puasa nazar memiliki hukum yang sama dengan puasa Ramadan, yaitu wajib. Bedanya, kewajiban pada puasa nazar ditentukan oleh muslim sendiri. Selain puasa di bulan Ramadan, ada puasa Nazar yang hukumnya sama-sama wajib dilakukan. Ini artinya, umat muslim akan mendapatkan dosa apabila tidak ditunaikan. Seperti diketahui, nazar sendiri merupakan sebuah janji atau sumpah yang dilakukan seorang &#8230; <a title=\"Puasa Nazar: Hukum, Niat, Tata Cara, dan Ketentuannya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-nazar\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Puasa Nazar: Hukum, Niat, Tata Cara, dan Ketentuannya\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":9743,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[42,922,37,951,83],"class_list":["post-9737","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-inspirasi","tag-amalan","tag-hukum-puasa","tag-puasa","tag-puasa-nazar","tag-sunnah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Puasa Nazar: Hukum, Niat, Tata Cara, dan Ketentuannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Puasa nazar memiliki hukum yang sama dengan puasa Ramadan, yaitu wajib. Bedanya, kewajiban pada puasa nazar ditentukan oleh muslim sendiri.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-nazar\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Puasa Nazar: Hukum, Niat, Tata Cara, dan Ketentuannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Puasa nazar memiliki hukum yang sama dengan puasa Ramadan, yaitu wajib. Bedanya, kewajiban pada puasa nazar ditentukan oleh muslim sendiri.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-nazar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-12-30T01:53:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-12-31T02:50:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Puasa-Nazar_-Hukum-Niat-Tata-Cara-dan-Ketentuannya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/puasa-nazar\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/puasa-nazar\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"Puasa Nazar: Hukum, Niat, Tata Cara, dan Ketentuannya\",\"datePublished\":\"2024-12-30T01:53:59+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-31T02:50:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/puasa-nazar\\\/\"},\"wordCount\":855,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/puasa-nazar\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/Puasa-Nazar_-Hukum-Niat-Tata-Cara-dan-Ketentuannya.jpg\",\"keywords\":[\"amalan\",\"Hukum Puasa\",\"puasa\",\"Puasa Nazar\",\"sunnah\"],\"articleSection\":[\"Inspirasi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/puasa-nazar\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/puasa-nazar\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/puasa-nazar\\\/\",\"name\":\"Puasa Nazar: Hukum, Niat, Tata Cara, dan Ketentuannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/puasa-nazar\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/puasa-nazar\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/Puasa-Nazar_-Hukum-Niat-Tata-Cara-dan-Ketentuannya.jpg\",\"datePublished\":\"2024-12-30T01:53:59+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-31T02:50:42+00:00\",\"description\":\"Puasa nazar memiliki hukum yang sama dengan puasa Ramadan, yaitu wajib. Bedanya, kewajiban pada puasa nazar ditentukan oleh muslim sendiri.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/puasa-nazar\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/puasa-nazar\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/puasa-nazar\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/Puasa-Nazar_-Hukum-Niat-Tata-Cara-dan-Ketentuannya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/Puasa-Nazar_-Hukum-Niat-Tata-Cara-dan-Ketentuannya.jpg\",\"width\":700,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/puasa-nazar\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Puasa Nazar: Hukum, Niat, Tata Cara, dan Ketentuannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Puasa Nazar: Hukum, Niat, Tata Cara, dan Ketentuannya","description":"Puasa nazar memiliki hukum yang sama dengan puasa Ramadan, yaitu wajib. Bedanya, kewajiban pada puasa nazar ditentukan oleh muslim sendiri.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-nazar\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Puasa Nazar: Hukum, Niat, Tata Cara, dan Ketentuannya","og_description":"Puasa nazar memiliki hukum yang sama dengan puasa Ramadan, yaitu wajib. Bedanya, kewajiban pada puasa nazar ditentukan oleh muslim sendiri.","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-nazar\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2024-12-30T01:53:59+00:00","article_modified_time":"2024-12-31T02:50:42+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Puasa-Nazar_-Hukum-Niat-Tata-Cara-dan-Ketentuannya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-nazar\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-nazar\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"Puasa Nazar: Hukum, Niat, Tata Cara, dan Ketentuannya","datePublished":"2024-12-30T01:53:59+00:00","dateModified":"2024-12-31T02:50:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-nazar\/"},"wordCount":855,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-nazar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Puasa-Nazar_-Hukum-Niat-Tata-Cara-dan-Ketentuannya.jpg","keywords":["amalan","Hukum Puasa","puasa","Puasa Nazar","sunnah"],"articleSection":["Inspirasi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-nazar\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-nazar\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-nazar\/","name":"Puasa Nazar: Hukum, Niat, Tata Cara, dan Ketentuannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-nazar\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-nazar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Puasa-Nazar_-Hukum-Niat-Tata-Cara-dan-Ketentuannya.jpg","datePublished":"2024-12-30T01:53:59+00:00","dateModified":"2024-12-31T02:50:42+00:00","description":"Puasa nazar memiliki hukum yang sama dengan puasa Ramadan, yaitu wajib. Bedanya, kewajiban pada puasa nazar ditentukan oleh muslim sendiri.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-nazar\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-nazar\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-nazar\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Puasa-Nazar_-Hukum-Niat-Tata-Cara-dan-Ketentuannya.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Puasa-Nazar_-Hukum-Niat-Tata-Cara-dan-Ketentuannya.jpg","width":700,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-nazar\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Puasa Nazar: Hukum, Niat, Tata Cara, dan Ketentuannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9737","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9737"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9737\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9744,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9737\/revisions\/9744"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9743"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9737"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9737"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9737"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}