{"id":9719,"date":"2024-12-26T09:55:30","date_gmt":"2024-12-26T02:55:30","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=9719"},"modified":"2024-12-24T09:29:41","modified_gmt":"2024-12-24T02:29:41","slug":"nazar-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/nazar-adalah\/","title":{"rendered":"Apa itu Nazar? Pengertian, Hukum, &#038; Syarat Sahnya"},"content":{"rendered":"<p>Nazar adalah janji untuk melakukan amal tertentu sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT yang harus ditepati. Apa hukum dan syarat sahnya?<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nazar adalah<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">ungkapan kesungguhan untuk melakukan kebaikan. Dalam Islam, nazar merupakan salah satu bentuk janji yang wajib untuk dipenuhi, terutama jika harapan Sahabat dikabulkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika tidak dipenuhi, maka Sahabat akan dikenakan kafarat. Secara singkat, <\/span><a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/pengertian-kafarat\/\"><b>kafarat adalah<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> denda yang harus dibayarkan ketika seorang muslim melanggar salah satu di antara sumpah, nazar, atau melakukan pembunuhan tidak sengaja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, agar Sahabat terhindar dari kafarat karena melanggar nazar, Sahabat perlu memahami tentang hukum dan syarat sah dari nazar itu sendiri. Lantas, seperti apa hukum dan syaratnya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut ini. Baca sampai habis, ya!<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa itu Nazar dalam Islam?\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9723 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Apa-itu-Nazar-dalam-Islam_-.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Apa-itu-Nazar-dalam-Islam_-.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Apa-itu-Nazar-dalam-Islam_--300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nazar dalam Islam adalah sebuah janji atau ikrar yang dibuat oleh seorang muslim kepada Allah SWT untuk melakukan perbuatan tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara bahasa, nazar adalah janji untuk melakukan sesuatu, baik itu berupa perbuatan baik maupun buruk.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan dalam istilah syariat, nazar diartikan sebagai tindakan menetapkan atau mewajibkan sesuatu yang pada dasarnya tidak diwajibkan oleh agama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Arifin dan Sundus Wahidah dalam bukunya Ensiklopedia Fikih Wanita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam praktiknya, nazar seringkali diucapkan sebagai bentuk kesungguhan dalam berdoa, di mana seseorang berkomitmen untuk melaksanakan janji tersebut jika Allah SWT mengabulkan keinginannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya, Sahabat bernazar untuk bersedekah jika lulus menjadi CPNS atau sembuh dari penyakit tertentu. Apabila keinginan ini terkabul, maka Sahabat harus memenuhi nazar tersebut dengan bersedekah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu diketahui, nazar terdiri dari beberapa jenis, di antaranya yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Nazar mutlak<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, diucapkan tanpa dikaitkan dengan syarat tertentu, misalnya berjanji untuk memberi makan orang miskin. Nazar ini wajib dipenuhi karena telah diucapkan secara sukarela.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Nazar bersyarat<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, dikaitkan dengan tercapainya suatu kondisi atau harapan, seperti bernazar untuk berpuasa jika Allah SWT memberi kesembuhan dari penyakit yang diderita. Nazar ini wajib dilakukan jika syarat terpenuhi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Nazar lajjaj<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, diucapkan sebagai bentuk motivasi atau tekad untuk melakukan atau menghindari sesuatu. Contohnya, bernazar untuk bersedekah jika tidak khatam alquran dalam seminggu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Nazar tabarrur<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, berisi janji untuk melakukan ibadah tertentu tanpa bergantung pada syarat apa pun. Misalnya, seseorang bernazar untuk menghibahkan tanahnya untuk dibuat masjid.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Nazar al-mujazah<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, nazar yang mengikat seseorang untuk memenuhi janji secara harfiah sesuai yang diucapkan, tanpa ada kemungkinan untuk menggantikannya dengan hal lain.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu dicatat, nazar dan janji adalah dua hal yang berbeda, ya Sahabat. Nazar memang bagian dari berjanji, tapi janji belum tentu masuk ke kategori nazar. Meski demikian, baik janji dan nazar harus ditepati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, hal lain yang membedakan janji dan nazar adalah konsekuensi yang harus ditanggung. Dalam Islam, melanggar janji tidak dikenakan denda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara jika Sahabat melanggar nazar, maka Sahabat harus membayar denda nadzar atau biasa disebut dengan kafarat nadzar.<\/span><\/p>\n<h2><b>Hukum Nazar dan Syarat Sahnya dalam Islam<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9722 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Hukum-Nazar-dan-Syarat-Sahnya-dalam-Islam.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Hukum-Nazar-dan-Syarat-Sahnya-dalam-Islam.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Hukum-Nazar-dan-Syarat-Sahnya-dalam-Islam-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Telah dijelaskan sebelumnya bahwa nazar adalah salah satu bentuk janji yang harus dipenuhi. Namun, jika dipelajari lebih dalam, hukum nazar tidak selalu wajib.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ternyata, nazar bisa wajib, sunnah, atau bahkan makruh, tergantung pada niat dan tujuan nazar yang diucapkan. Berikut penjelasannya:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Wajib<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nazar menjadi wajib dipenuhi jika berisi janji untuk melakukan sesuatu yang berkaitan dengan kebaikan, seperti berpuasa atau bersedekah, dan ditujukan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini telah dijelaskan dalam Hadist Riwayat (HR) Bukhari berikut ini:<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Siapa yang bernazar untuk taat pada Allah, maka penuhilah nazar tersebut. Siapa yang bernazar untuk bermaksiat pada Allah, maka janganlah memaksiati-Nya.&#8221; (HR Bukhari).\u00a0<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, bagaimana jika nazarnya berhubungan dengan maksiat? Jika demikian, orang yang bernazar dilarang untuk menunaikannya, karena melakukan sesuatu yang bertentangan dengan syariat merupakan dosa besar.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Mubah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut mazhab Imam Hanafi, nazar juga bisa bisa dihukumi mubah atau boleh. Imam Hanafi, berpendapat bahwa hukum nazar dipandang sebagai mubah (boleh) dilihat dari segi ketaatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Baik itu nazar yang bersifat mutlak maupun nazar yang dikaitkan dengan syarat tertentu. Hal ini menunjukkan bahwa nazar dalam pandangan mazhab Hanafi adalah tindakan yang diperbolehkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, Sahabat berjanji untuk melakukan amal kebaikan tertentu setelah suatu syarat terpenuhi atau sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang diterima, maka ini hukumnya mubah.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Makruh<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diketahui, nazar bisa bernilai makruh jika dilakukan tanpa alasan yang jelas atau tanpa niat yang ikhlas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nazar yang bernilai makruh umumnya diucapkan oleh orang yang enggan melakukan kebaikan secara sukarela, dan hanya melakukannya jika ada paksaan atau syarat tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda,<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Janganlah bernazar karena nazar tidaklah bisa menolak takdir sedikit pun. Nazar hanyalah dikeluarkan dari orang yang pelit.&#8221; (HR Muslim).\u00a0<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hadits ini menjelaskan bahwa nazar yang dikeluarkan hanya untuk memenuhi keinginan pribadi atau karena rasa terpaksa dianggap tidak mendatangkan manfaat spiritual yang besar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, nazar yang seperti ini tidak mampu mengubah takdir dan hanya mencerminkan sifat enggan berbuat baik secara sukarela.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk tidak bernazar kecuali dalam keadaan yang benar-benar perlu dan dengan niat yang ikhlas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun syarat sah seseorang melakukan nazar adalah<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">mengucapkannya melalui kata-kata, disampaikan dalam keadaan berakal, dan tentu saja beragama Islam.<\/span><\/p>\n<h2><b>Dalil Tentang Nazar<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9721 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Dalil-Tentang-Nazar.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Dalil-Tentang-Nazar.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Dalil-Tentang-Nazar-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nazar telah dijelaskan dalam beberapa surah dalam Al-Qur\u2019an dan hadist. Kedua sumber tersebut menekankan pentingnya menepati nazar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut dalil tentang nazar dalam Al-Qur\u2019an dan hadist:<\/span><\/p>\n<h3><b>1.\u00a0 Surah Al Insan ayat 7<\/b><\/h3>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u064a\u064f\u0648\u0652\u0641\u064f\u0648\u0652\u0646\u064e \u0628\u0650\u0627\u0644\u0646\u0651\u064e\u0630\u0652\u0631\u0650 \u0648\u064e\u064a\u064e\u062e\u064e\u0627\u0641\u064f\u0648\u0652\u0646\u064e \u064a\u064e\u0648\u0652\u0645\u064b\u0627 \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e \u0634\u064e\u0631\u0651\u064f\u0647\u0657 \u0645\u064f\u0633\u0652\u062a\u064e\u0637\u0650\u064a\u0652\u0631\u064b\u0627 \u0667<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya: &#8220;Mereka memenuhi nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana.&#8221;<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<h3><b>2. Surah Al Hajj ayat 29<\/b><\/h3>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u062b\u064f\u0645\u0651\u064e \u0644\u0652\u064a\u064e\u0642\u0652\u0636\u064f\u0648\u0652\u0627 \u062a\u064e\u0641\u064e\u062b\u064e\u0647\u064f\u0645\u0652 \u0648\u064e\u0644\u0652\u064a\u064f\u0648\u0652\u0641\u064f\u0648\u0652\u0627 \u0646\u064f\u0630\u064f\u0648\u0652\u0631\u064e\u0647\u064f\u0645\u0652 \u0648\u064e\u0644\u0652\u064a\u064e\u0637\u0651\u064e\u0648\u0651\u064e\u0641\u064f\u0648\u0652\u0627 \u0628\u0650\u0627\u0644\u0652\u0628\u064e\u064a\u0652\u062a\u0650 \u0627\u0644\u0652\u0639\u064e\u062a\u0650\u064a\u0652\u0642\u0650 \u0662\u0669<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya: &#8220;Kemudian, hendaklah mereka menghilangkan kotoran yang ada di badan mereka, menyempurnakan nazar-nazar mereka, dan melakukan tawaf di sekeliling al-Bait al-&#8216;At\u012bq (Baitullah).&#8221;&#8221;<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<h3><b>3. Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasulullah bersabda, &#8220;Sesungguhnya nazar itu tidak mendatangkan kebaikan. Dan sesungguhnya sesuatu yang dikeluarkan karena nazar (merupakan bentuk) kebakhilan.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demikian penjelasan lengkap tentang apa itu nazar, hukum, dan dalilnya dalam Al-Qur\u2019an dan hadist.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Patut diingat, memenuhi nazar adalah<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">hal wajib untuk umat muslim lakukan. Bagi nazar yang tidak dapat ditunaikan, maka wajib diganti dengan kafarat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun bentuk kafaratnya bisa berupa memberi makan orang miskin atau membayarnya dengan sejumlah uang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, bagi Sahabat yang hendak membayar kafarat nazar, Yatim Mandiri adalah pilihan lembaga yang tepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai lembaga yang amanah, Yatim Mandiri akan memastikan kafarat Sahabat tepat sasaran. Jangan ditunda, yuk <\/span><a href=\"https:\/\/ramadhan.yatimmandiri.org\/bayar-kafarat\/\"><b>bayar kafarat di Yatim Mandiri<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nazar adalah janji untuk melakukan amal tertentu sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT yang harus ditepati. Apa hukum dan syarat sahnya? Nazar adalah ungkapan kesungguhan untuk melakukan kebaikan. Dalam Islam, nazar merupakan salah satu bentuk janji yang wajib untuk dipenuhi, terutama jika harapan Sahabat dikabulkan. Jika tidak dipenuhi, maka Sahabat akan dikenakan kafarat. Secara singkat, &#8230; <a title=\"Apa itu Nazar? Pengertian, Hukum, &#038; Syarat Sahnya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/nazar-adalah\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Apa itu Nazar? Pengertian, Hukum, &#038; Syarat Sahnya\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":9720,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[948,42,949,947,600,946],"class_list":["post-9719","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-inspirasi","tag-allah","tag-amalan","tag-bersumpah","tag-janji","tag-nazar","tag-nazar-adalah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Apa itu Nazar? Pengertian, Hukum, &amp; Syarat Sahnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Nazar adalah janji untuk melakukan amal tertentu sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT yang harus ditepati. Apa hukum dan syarat sahnya?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/nazar-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa itu Nazar? Pengertian, Hukum, &amp; Syarat Sahnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Nazar adalah janji untuk melakukan amal tertentu sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT yang harus ditepati. Apa hukum dan syarat sahnya?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/nazar-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-12-26T02:55:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Apa-itu-Nazar_-Pengertian-Hukum-Syarat-Sahnya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/nazar-adalah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/nazar-adalah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"Apa itu Nazar? Pengertian, Hukum, &#038; Syarat Sahnya\",\"datePublished\":\"2024-12-26T02:55:30+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/nazar-adalah\\\/\"},\"wordCount\":989,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/nazar-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/Apa-itu-Nazar_-Pengertian-Hukum-Syarat-Sahnya.jpg\",\"keywords\":[\"Allah\",\"amalan\",\"Bersumpah\",\"Janji\",\"nazar\",\"Nazar Adalah\"],\"articleSection\":[\"Inspirasi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/nazar-adalah\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/nazar-adalah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/nazar-adalah\\\/\",\"name\":\"Apa itu Nazar? Pengertian, Hukum, & Syarat Sahnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/nazar-adalah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/nazar-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/Apa-itu-Nazar_-Pengertian-Hukum-Syarat-Sahnya.jpg\",\"datePublished\":\"2024-12-26T02:55:30+00:00\",\"description\":\"Nazar adalah janji untuk melakukan amal tertentu sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT yang harus ditepati. Apa hukum dan syarat sahnya?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/nazar-adalah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/nazar-adalah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/nazar-adalah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/Apa-itu-Nazar_-Pengertian-Hukum-Syarat-Sahnya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/Apa-itu-Nazar_-Pengertian-Hukum-Syarat-Sahnya.jpg\",\"width\":700,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/nazar-adalah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa itu Nazar? Pengertian, Hukum, &#038; Syarat Sahnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa itu Nazar? Pengertian, Hukum, & Syarat Sahnya","description":"Nazar adalah janji untuk melakukan amal tertentu sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT yang harus ditepati. Apa hukum dan syarat sahnya?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/nazar-adalah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa itu Nazar? Pengertian, Hukum, & Syarat Sahnya","og_description":"Nazar adalah janji untuk melakukan amal tertentu sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT yang harus ditepati. Apa hukum dan syarat sahnya?","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/nazar-adalah\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2024-12-26T02:55:30+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Apa-itu-Nazar_-Pengertian-Hukum-Syarat-Sahnya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/nazar-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/nazar-adalah\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"Apa itu Nazar? Pengertian, Hukum, &#038; Syarat Sahnya","datePublished":"2024-12-26T02:55:30+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/nazar-adalah\/"},"wordCount":989,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/nazar-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Apa-itu-Nazar_-Pengertian-Hukum-Syarat-Sahnya.jpg","keywords":["Allah","amalan","Bersumpah","Janji","nazar","Nazar Adalah"],"articleSection":["Inspirasi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/nazar-adalah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/nazar-adalah\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/nazar-adalah\/","name":"Apa itu Nazar? Pengertian, Hukum, & Syarat Sahnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/nazar-adalah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/nazar-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Apa-itu-Nazar_-Pengertian-Hukum-Syarat-Sahnya.jpg","datePublished":"2024-12-26T02:55:30+00:00","description":"Nazar adalah janji untuk melakukan amal tertentu sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT yang harus ditepati. Apa hukum dan syarat sahnya?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/nazar-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/nazar-adalah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/nazar-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Apa-itu-Nazar_-Pengertian-Hukum-Syarat-Sahnya.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Apa-itu-Nazar_-Pengertian-Hukum-Syarat-Sahnya.jpg","width":700,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/nazar-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa itu Nazar? Pengertian, Hukum, &#038; Syarat Sahnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9719","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9719"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9719\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9724,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9719\/revisions\/9724"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9720"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9719"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9719"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9719"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}