{"id":9568,"date":"2024-11-29T09:08:40","date_gmt":"2024-11-29T02:08:40","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=9568"},"modified":"2024-11-28T07:27:01","modified_gmt":"2024-11-28T00:27:01","slug":"wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\/","title":{"rendered":"Wanita Nifas Wajib Mengqadha Puasa Ramadhan? Ini Jawabannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wanita nifas wajib mengqadha puasa Ramadhan tanpa membayar fidyah. Qadha puasa dapat dimulai setelah masa nifas selesai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah wanita nifas wajib mengqadha puasa Ramadhan? Pertanyaan semacam ini kerap menjadi kegelisahan di antara muslimah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam Islam sendiri, telah diperintahkan kepada setiap orang untuk mengganti puasa yang mereka lewatkan. Baik itu karena sakit, haid, hamil, menyusui, lansia, dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas bagaimana dengan wanita yang tidak bisa berpuasa karena sedang dalam keadaan nifas? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Apakah Wanita Nifas Wajib Mengqadha Puasa Ramadhan?<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9571 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Apakah-Wanita-Nifas-Wajib-Mengqadha-Puasa-Ramadhan.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Apakah-Wanita-Nifas-Wajib-Mengqadha-Puasa-Ramadhan.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Apakah-Wanita-Nifas-Wajib-Mengqadha-Puasa-Ramadhan-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan hukum Islam, mengqadha puasa hukumnya wajib selama hal tersebut memungkinkan. mengenai wanita nifas, para ulama mengatakan bahwa wanita nifas tidak boleh berpuasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengapa demikian? Nifas merupakan kondisi pemulihan seorang wanita setelah melahirkan. Selama masa ini, wanita memerlukan asupan nutrisi yang cukup untuk memulihkan tubuhnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pun pemenuhan asupan nutrisi tersebut juga bertujuan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi bayi yang baru saja dilahirkan. Maka, hutang puasanya bisa diganti dengan qadha setelah Ramadhan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hukum ini juga berlaku bagi wanita yang sedang mengalami haid.\u00a0 Jadi, wajib bagi mereka mengqadha puasa tanpa bayar fidyah.<\/span><\/p>\n<h2><b>Tata Cara Bayar Hutang Puasa Wanita Nifas<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9570 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Tata-Cara-Bayar-Hutang-Puasa-Wanita-Nifas.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Tata-Cara-Bayar-Hutang-Puasa-Wanita-Nifas.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Tata-Cara-Bayar-Hutang-Puasa-Wanita-Nifas-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membayar hutang puasa bagi wanita nifas tidak berbeda dengan membayar puasa bagi wanita haid atau orang yang berhalangan puasa karena sedang melakukan perjalanan.<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Hitung Jumlah Hari Meninggalkan Puasa<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu bagian terpenting sebelum membayar puasa adalah memastikan jumlah puasa yang ditinggalkan. Dengan mengetahui secara pasti jumlahnya, maka mudah bagi sahabat untuk puasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu, penting untuk mencatat tanggal dan waktu pertama kali nifas dan berakhirnya nifas. Wanita nifas wajib mengqadha puasa sebanyak jumlah puasa yang ditinggalkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila nifas datang di tengah puasa, wajib baginya untuk membatalkannya. Puasa yang tidak sampai matahari tenggelam atau Magrib dihukumi sebagai tidak puasa dan terhitung sebagai hutang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika berakhirnya nifas menjelang atau ketika sahur tiba, maka diperbolehkan baginya untuk makan sahur terlebih dahulu tanpa mandi wajib.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, mandi wajib tetap harus dilaksanakan ketika akan sholat Subuh. Pada hari di mana ia selesai nifas dan makan sahur, maka hari sebelumnya itulah hari terakhir ia nifas.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Baca Niat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum berpuasa untuk mengqadha puasa karena nifas, jangan lupa untuk membaca niat terlebih dahulu. Niat dapat dibaca pada malam sebelum sahur atau bertepatan dengan sahur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain berniat untuk mengqadha puasa, penting bagi sahabat untuk meniatkan puasa tersebut sebagai wujud ketaatan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, tidak semata-mata menggugurkan kewajiban dengan keringanan yang telah diberi. Kita patut bersyukur atas banyak hal, terutama keringanan untuk tetap bisa melaksanakan ibadah.<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u0646\u064e\u0648\u064e\u064a\u0652\u062a\u064f \u0635\u064e\u0648\u0652\u0645\u064e \u063a\u064e\u062f\u064d \u0639\u064e\u0646\u0652 \u0642\u064e\u0636\u064e\u0627\u0621\u0650 \u0641\u064e\u0631\u0652\u0636\u0650 \u0631\u064e\u0645\u064e\u0636\u064e\u0627\u0646\u064e \u0644\u0650\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650 \u062a\u064e\u0639\u064e\u0627\u0644\u064e\u0649<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nawaitu shauma ghadin &#8216;an qadhaai fardhi ramadhaana lillahi ta&#8217;aalaa.<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Aku niat puasa esok hari sebagai ganti fardhu Ramadhan karena Allah Ta&#8217;ala.&#8221;<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<h2><b>Tips Agar Bisa Melunasi Hutang Puasa<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9569 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Tips-Agar-Bisa-Melunasi-Hutang-Puasa.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Tips-Agar-Bisa-Melunasi-Hutang-Puasa.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Tips-Agar-Bisa-Melunasi-Hutang-Puasa-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wanita nifas wajib mengqadha puasa sebagai salah satu kewajiban agama yang perlu dipenuhi setelah masa nifas selesai. Namun tidak jarang, banyak yang kesulitan melunasi hutang puasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Baik itu karena banyak kesibukan, kurang waktu, hingga kendala kesehatan. Agar kewajiban segera tuntas, ada beberapa tips agar qadha puasa lebih terencana dan ringan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Mantapkan Niat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal pertama yang harus ditata adalah niat. Mantapkan dan yakinkan diri sendiri bahwa puasa qadha ini untuk melunasi hutang kepada Allah SWT.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila cara itu tidak berhasil, sahabat bisa mensugesti diri sendiri bahwa qadha puasa ini untuk membuat badan lebih sehat. Dengan catatan, niat qadha puasa tetap harus dibaca secara lisan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan niat yang kuat, qadha puasa bakal terasa lebih ringan dan bermakna. Ingatlah bahwa niat adalah langkah awal yang penting untuk memulai ibadah dengan penuh kesadaran.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Buat Target yang Realistis<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wanita nifas wajib mengqadha puasa setelah masa nifasnya selesai. Untuk merealisasikan qadha puasa tersebut, sahabat bisa membuat target yang realistis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Target yang dimaksud di sini adalah bahwa hutang puasa pada bulan Ramadhan harus selesai dalam kurun waktu tertentu. Tentu dalam merencanakan target ini harus serealistis mungkin.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini dilakukan untuk menghindari kekecewaan karena target tidak tercapai dan menjaga keseimbangan energi dalam berpuasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, harus dipastikan bahwa target yang dibuat tidak memberatkan diri sendiri. Pun sahabat juga harus memastikan bahwa target yang dibuat tidak melewati Ramadhan berikutnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menyukseskan qadha puasa ini, sahabat bisa membuat jadwal puasa seminggu sekali, seminggu dua kali pada hari Senin dan Kamis, atau sebulan 3x berpuasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan lupa untuk memastikan bahwa rentang waktu yang dibuat dalam target, cukup untuk mengqadha puasa sebanyak puasa yang ditinggalkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Buat Jadwal<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika sudah membuat target yang realistis, buat jadwal kapan harus berpuasa. Beri tanda untuk mencegah kelalaian dalam berpuasa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan pengingat pada gadget maupun kertas yang ditempel di tembok. Dengan begitu, <\/span><b>qadha<\/b> <span style=\"font-weight: 400;\">puasa jadi lebih konsisten dan teratur.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadwal yang jelas juga mampu membantu dalam mengelola waktu dengan baik, sehingga kewajiban ini tidak akan terasa berat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tambahkan ide kegiatan-kegiatan lain yang bisa menemani waktu luang sahabat selama berpuasa. Dengan cara ini, pikiran akan teralihkan dan berfokus untuk melakukan aktivitas seperti biasa.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Cari Dukungan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wanita nifas wajib mengqadha puasa Ramadhan yang ditinggalkan. Agar konsisten dengan jadwal yang sudah dibuat, cari dukungan dari orang-orang terdekat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ajak anggota keluarga atau teman untuk berpuasa bersama-sama. Upaya ini dilakukan untuk memperkuat niat dan menjaga konsistensi dalam melunasi hutang puasa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dukungan dari orang-orang terdekat dapat memberikan motivasi tambahan. Pun membuat proses qadha puasa terasa lebih ringan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan kebersamaan, kalian juga dapat saling mengingatkan dan memberikan semangat satu sama lain untuk menyelesaikan kewajiban tepat waktu.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Hindari Menunda-Nunda<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila sudah sampai pada jadwal qadha puasa, jangan menunda-nunda atau mengundur jadwal puasa. Mengganti jadwal qadha puasa hanya akan semakin memancing kemalasan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Taati jadwal dan target yang sudah dibuat. Disiplin dalam menjalan jadwal akan membantu memastikan hutang puasa segera lunas sebelum Ramadhan berikutnya tiba.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, menunda-nunda qadha puasa juga akan menimbulkan rasa khawatir dan beban pikiran, sehingga lebih baik segera menunaikan kewajiban selagi ada kesempatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wanita nifas wajib mengqadha puasa sebagai tanggung jawab atas ibadah yang terlewatkan. Jika tidak mampu melakukannya, sahabat bisa <\/span><a href=\"https:\/\/ramadhan.yatimmandiri.org\/bayar-fidyah-mudah\/\"><b>membayar fidyah melalui Laznas Yatim Mandiri<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wanita nifas wajib mengqadha puasa Ramadhan tanpa membayar fidyah. Qadha puasa dapat dimulai setelah masa nifas selesai. Apakah wanita nifas wajib mengqadha puasa Ramadhan? Pertanyaan semacam ini kerap menjadi kegelisahan di antara muslimah.\u00a0 Dalam Islam sendiri, telah diperintahkan kepada setiap orang untuk mengganti puasa yang mereka lewatkan. Baik itu karena sakit, haid, hamil, menyusui, lansia, &#8230; <a title=\"Wanita Nifas Wajib Mengqadha Puasa Ramadhan? Ini Jawabannya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Wanita Nifas Wajib Mengqadha Puasa Ramadhan? Ini Jawabannya\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":9572,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[42,127,923,37,416,83],"class_list":["post-9568","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-inspirasi","tag-amalan","tag-islam","tag-nifas","tag-puasa","tag-qadha-puasa","tag-sunnah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Wanita Nifas Wajib Mengqadha Puasa Ramadhan? Ini Jawabannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"wanita nifas wajib mengqadha puasa Ramadhan tanpa membayar fidyah. Qadha puasa dapat dimulai setelah masa nifas selesai.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Wanita Nifas Wajib Mengqadha Puasa Ramadhan? Ini Jawabannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"wanita nifas wajib mengqadha puasa Ramadhan tanpa membayar fidyah. Qadha puasa dapat dimulai setelah masa nifas selesai.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-11-29T02:08:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Wanita-Nifas-Wajib-Mengqadha-Puasa-Ramadhan_-Ini-Jawabannya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"Wanita Nifas Wajib Mengqadha Puasa Ramadhan? Ini Jawabannya\",\"datePublished\":\"2024-11-29T02:08:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\\\/\"},\"wordCount\":951,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/11\\\/Wanita-Nifas-Wajib-Mengqadha-Puasa-Ramadhan_-Ini-Jawabannya.jpg\",\"keywords\":[\"amalan\",\"islam\",\"Nifas\",\"puasa\",\"qadha puasa\",\"sunnah\"],\"articleSection\":[\"Inspirasi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\\\/\",\"name\":\"Wanita Nifas Wajib Mengqadha Puasa Ramadhan? Ini Jawabannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/11\\\/Wanita-Nifas-Wajib-Mengqadha-Puasa-Ramadhan_-Ini-Jawabannya.jpg\",\"datePublished\":\"2024-11-29T02:08:40+00:00\",\"description\":\"wanita nifas wajib mengqadha puasa Ramadhan tanpa membayar fidyah. Qadha puasa dapat dimulai setelah masa nifas selesai.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/11\\\/Wanita-Nifas-Wajib-Mengqadha-Puasa-Ramadhan_-Ini-Jawabannya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/11\\\/Wanita-Nifas-Wajib-Mengqadha-Puasa-Ramadhan_-Ini-Jawabannya.jpg\",\"width\":700,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wanita Nifas Wajib Mengqadha Puasa Ramadhan? Ini Jawabannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Wanita Nifas Wajib Mengqadha Puasa Ramadhan? Ini Jawabannya","description":"wanita nifas wajib mengqadha puasa Ramadhan tanpa membayar fidyah. Qadha puasa dapat dimulai setelah masa nifas selesai.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Wanita Nifas Wajib Mengqadha Puasa Ramadhan? Ini Jawabannya","og_description":"wanita nifas wajib mengqadha puasa Ramadhan tanpa membayar fidyah. Qadha puasa dapat dimulai setelah masa nifas selesai.","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2024-11-29T02:08:40+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Wanita-Nifas-Wajib-Mengqadha-Puasa-Ramadhan_-Ini-Jawabannya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"Wanita Nifas Wajib Mengqadha Puasa Ramadhan? Ini Jawabannya","datePublished":"2024-11-29T02:08:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\/"},"wordCount":951,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Wanita-Nifas-Wajib-Mengqadha-Puasa-Ramadhan_-Ini-Jawabannya.jpg","keywords":["amalan","islam","Nifas","puasa","qadha puasa","sunnah"],"articleSection":["Inspirasi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\/","name":"Wanita Nifas Wajib Mengqadha Puasa Ramadhan? Ini Jawabannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Wanita-Nifas-Wajib-Mengqadha-Puasa-Ramadhan_-Ini-Jawabannya.jpg","datePublished":"2024-11-29T02:08:40+00:00","description":"wanita nifas wajib mengqadha puasa Ramadhan tanpa membayar fidyah. Qadha puasa dapat dimulai setelah masa nifas selesai.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Wanita-Nifas-Wajib-Mengqadha-Puasa-Ramadhan_-Ini-Jawabannya.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Wanita-Nifas-Wajib-Mengqadha-Puasa-Ramadhan_-Ini-Jawabannya.jpg","width":700,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/wanita-nifas-wajib-mengqadha-puasa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wanita Nifas Wajib Mengqadha Puasa Ramadhan? Ini Jawabannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9568","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9568"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9568\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9573,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9568\/revisions\/9573"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9572"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9568"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9568"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9568"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}