{"id":9347,"date":"2024-10-24T09:35:11","date_gmt":"2024-10-24T02:35:11","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=9347"},"modified":"2024-10-24T09:35:11","modified_gmt":"2024-10-24T02:35:11","slug":"mawaris-dalam-islam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/mawaris-dalam-islam\/","title":{"rendered":"Mawaris dalam Islam: Arti, Hukum, Rukun, &#038; Manfaatnya"},"content":{"rendered":"<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Memahami mawaris dalam Islam sangat penting agar tidak terjadi masalah dalam keluarga khususnya rebutan harta. Simak pembahasan di sini!<\/span><\/em><\/p>\n<p>Mawaris dalam Islam <span style=\"font-weight: 400;\">merupakan ilmu yang membahas pembagian harta warisan sesuai syariat. Pengetahuan ini memiliki peran penting dalam menjaga keadilan dan keharmonisan keluarga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sahabat, memahami mawaris bukan hanya tentang pembagian harta, tetapi juga menjalankan perintah Allah SWT. Ilmu ini mengatur secara rinci siapa yang berhak menerima warisan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam artikel ini, kita akan mengulas lebih dalam tentang arti, hukum, rukun, dan manfaat mempelajari mawaris.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa itu <\/b><b>Mawaris dalam Islam<\/b><b>?<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9353 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Apa-itu-Mawaris-dalam-Islam.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Apa-itu-Mawaris-dalam-Islam.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Apa-itu-Mawaris-dalam-Islam-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mawaris adalah ilmu yang membahas tentang pembagian <\/span>harta warisan<span style=\"font-weight: 400;\"> sesuai syariat. Ilmu ini juga dikenal dengan sebutan faraidh, yang berarti ketentuan atau bagian tertentu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mawaris mengatur perpindahan kepemilikan harta dari orang yang meninggal kepada ahli warisnya. Harta yang diwariskan bisa berupa uang, tanah, atau hak milik lainnya yang sah secara syariat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dasar hukum mawaris dalam <\/span>syariat Islam<span style=\"font-weight: 400;\"> terdapat dalam Al-Qur&#8217;an Surah An-Nisa ayat 7, yang mengatur peralihan harta dari pewaris kepada ahli waris.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mempelajari ilmu mawaris hukumnya fardhu kifayah, artinya jika sudah ada yang mempelajari dan menguasainya, maka gugur kewajiban bagi yang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasulullah SAW bersabda: &#8220;Pelajarilah ilmu faraidh dan ajarkanlah, karena ia setengah dari ilmu, dan ia akan dilupakan, serta ia adalah yang pertama kali dicabut dari umatku.&#8221; (<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">HR. Baihaqi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keutamaan mempelajari mawaris antara lain mencegah konflik keluarga, memastikan keadilan pembagian warisan, dan menjalankan perintah Allah SWT.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan memahami mawaris, kita dapat membantu mewujudkan keharmonisan keluarga dan masyarakat, serta mendapatkan pahala sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.<\/span><\/p>\n<p class=\"entry-title\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/apakah-harta-warisan-wajib-dizakati\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apakah Harta Warisan Wajib Dizakati? Begini Penjelasannya!<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><b>Dasar Hukum Mawaris<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9352 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Dasar-Hukum-Mawaris.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Dasar-Hukum-Mawaris.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Dasar-Hukum-Mawaris-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sahabat, mari kita bahas dasar <\/span>hukum mawaris dalam Islam <span style=\"font-weight: 400;\">yang menjadi landasan penting dalam pembagian harta warisan. Mawaris Islam diatur secara rinci dalam Al-Qur&#8217;an dan Hadits.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dasar hukum utama mawaris adalah Al-Qur&#8217;an Surah An-Nisa ayat 7, yang mengatur peralihan harta dari pewaris kepada ahli waris.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ayat ini menegaskan hak laki-laki dan perempuan untuk mendapatkan bagian warisan. Allah SWT berfirman:\u00a0<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Bagi laki-laki ada hak bagian dari harta peninggalan ibu-bapak dan kerabatnya, dan bagi wanita ada hak bagian (pula) dari harta peninggalan ibu-bapak dan kerabatnya&#8230;&#8221; (QS. An-Nisa: 7)<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, Surah An-Nisa ayat 11-12 dan 176 juga memuat ketentuan rinci tentang pembagian warisan. Ayat-ayat ini menjelaskan besaran bagian untuk berbagai ahli waris.<\/span><\/p>\n<h2><b>Rukun Mawaris<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9351 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Rukun-Mawaris.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Rukun-Mawaris.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Rukun-Mawaris-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rukun dalam mawaris sangat penting untuk dipelajari dengan baik. Jika tidak, dikhawatirkan akan memicu konflik dalam keluarga.<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Ahli Waris<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ahli waris adalah orang yang berhak menerima harta peninggalan dari pewaris karena adanya hubungan kekerabatan atau pernikahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut KHI pasal 171, ahli waris adalah orang yang pada saat meninggal dunia mempunyai hubungan darah atau hubungan perkawinan dengan pewaris, beragama Islam dan tidak terhalang karena hukum untuk menjadi ahli waris.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ahli waris dalam <\/span>mawaris dalam Islam<span style=\"font-weight: 400;\"> terbagi menjadi beberapa golongan, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">dzawil furudh (mendapat bagian tetap)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">ashabah (mendapat sisa harta warisan)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>2. Pewaris<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pewaris atau al-muwarrits adalah orang yang meninggal dunia dan meninggalkan harta warisan. Dalam mawaris, pewaris harus benar-benar meninggal, baik secara hakiki, hukmi, maupun taqdiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kematian pewaris menjadi syarat mutlak terjadinya pewarisan. Hal ini menjadi landasan penting dalam proses pembagian harta warisan sesuai dengan ketentuan syariat Islam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menjadi pewaris yang baik berarti meninggalkan ahli waris dalam keadaan berkecukupan. Hal ini mencerminkan tanggung jawab dan kasih sayang terhadap keluarga yang ditinggalkan.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Tirkah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tirkah atau harta peninggalan merupakan rukun ketiga dalam mawaris dalam Islam. Tirkah adalah segala sesuatu yang ditinggalkan oleh pewaris, baik berupa harta benda maupun hak-hak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut KHI pasal 171, harta peninggalan adalah harta yang ditinggalkan oleh pewaris baik yang berupa benda yang menjadi miliknya maupun hak-haknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam mawaris Islam, tirkah harus dibersihkan terlebih dahulu dari hak-hak yang terkait dengannya, seperti biaya pengurusan jenazah, pelunasan hutang, dan pelaksanaan wasiat.<\/span><\/p>\n<h2><b>Alasan Mendapat Warisan<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9350 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Alasan-Mendapat-Warisan.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Alasan-Mendapat-Warisan.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Alasan-Mendapat-Warisan-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Warisan tidak diberikan begitu saja tanpa sebab. Ada beberapa alasan mengapa seseorang mendapatkan warisan dari orang tua atau yang masih kerabat.<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Memiliki Hubungan Keluarga<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam Islam, hubungan keluarga atau nasab merupakan alasan utama seseorang mendapatkan warisan. Hubungan nasab ini mencakup garis keturunan ke atas, ke bawah, dan ke samping.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keutamaan hubungan keluarga dalam warisan dijelaskan dalam Al-Qur&#8217;an Surah Al-Anfal ayat 75:\u00a0<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Orang-orang yang mempunyai hubungan kerabat itu sebagiannya lebih berhak terhadap sesamanya (daripada yang bukan kerabat) di dalam kitab Allah.&#8221;<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ahli waris yang memiliki hubungan keluarga meliputi anak, orang tua, saudara, dan kerabat lainnya. Masing-masing memiliki bagian yang telah ditentukan dalam ilmu mawaris.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Wala&#8217;<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang yang memerdekakan budak berhak menerima warisan dari budak yang dimerdekakannya jika budak tersebut meninggal.<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rasulullah SAW bersabda: &#8220;Sesungguhnya wala&#8217; itu teruntuk orang yang memerdekakan.&#8221; (HR. Al-Bukhari). Hadits ini menunjukkan keutamaan memerdekakan budak dan hak waris yang menyertainya.<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski saat ini praktik perbudakan sudah tidak ada, pemahaman tentang wala&#8217; tetap penting khususnya berkaitan dengan <\/span>mawaris dalam Islam<span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Memiliki Hubungan Pernikahan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hubungan pernikahan yang sah menjadi salah satu alasan seseorang berhak mendapatkan warisan. Suami dan istri saling mewarisi selama ikatan pernikahan masih berlangsung.<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Allah SWT berfirman dalam Surah An-Nisa ayat 12: &#8220;Dan bagimu (suami-suami) seperdua dari harta yang ditinggalkan oleh istri-istrimu, jika mereka tidak mempunyai anak.&#8221;<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hak waris karena pernikahan berlaku setelah akad nikah yang sah, meskipun belum terjadi hubungan suami istri. Namun, pernikahan yang tidak sah tidak menyebabkan adanya hak waris.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penting untuk dicatat bahwa istri yang telah ditalak ba&#8217;in (talak tiga) tidak berhak menerima warisan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Manfaat Mempelajari Mawaris<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9349 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Manfaat-Mempelajari-Mawaris.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Manfaat-Mempelajari-Mawaris.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Manfaat-Mempelajari-Mawaris-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelajari perihal <\/span>mawaris dalam Islam<span style=\"font-weight: 400;\"> agar manfaatnya bisa didapatkan. Ini bukan perihal keadilan dalam warisan saja, tapi juga menjaga keharmonisan dengan keluarga.<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Bisa Membantu Menghindari Konflik Pembagian Warisan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mempelajari mawaris dapat membantu menghindari konflik dalam pembagian warisan. Dengan pemahaman yang baik, setiap ahli waris akan mengetahui hak dan kewajibannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembagian warisan telah diatur dengan rinci dalam syariat Islam. Dengan mempelajari mawaris, kita dapat memahami dan menerapkan aturan ini dengan benar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengetahuan tentang mawaris Islam juga membantu menciptakan keharmonisan keluarga. Konflik dapat dihindari karena setiap pihak memahami bagiannya masing-masing sesuai syariat.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Bisa Mengelola Harta Warisan dengan Adil<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memahami mawaris memungkinkan kita untuk mengelola harta warisan dengan adil. Ilmu ini memberikan panduan rinci tentang pembagian harta sesuai dengan ketentuan syariat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan memahami ilmu mawaris, kita dapat memastikan keadilan dalam pembagian harta warisan. Hal ini penting untuk menjaga keharmonisan keluarga dan mencegah perselisihan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengelolaan harta warisan yang adil juga mencegah kezaliman dan perebutan hak. Hal ini sesuai dengan prinsip keadilan dalam Islam.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Kesejahteraan Keluarga Terjaga<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembagian warisan yang adil memastikan setiap ahli waris mendapatkan haknya untuk menunjang kehidupan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemahaman yang baik tentang mawaris membantu mewujudkan prinsip keadilan dalam pembagian harta warisan. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas ekonomi keluarga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan terjaganya kesejahteraan keluarga, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih stabil dan harmonis sesuai dengan ajaran Islam.<\/span><\/p>\n<h2><b>Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Mawaris<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9348 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Hal-yang-Perlu-Diperhatikan-dalam-Mawaris.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Hal-yang-Perlu-Diperhatikan-dalam-Mawaris.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Hal-yang-Perlu-Diperhatikan-dalam-Mawaris-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam mawaris Islam, ada beberapa hal penting lainnya yang perlu diperhatikan untuk memastikan pembagian warisan sesuai syariat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mari kita bahas hal-hal tersebut agar pemahaman kita lebih mendalam:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">kita harus mempertimbangkan adanya wasiat yang mungkin ditinggalkan oleh pewaris. Wasiat ini harus dilaksanakan terlebih dahulu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kita perlu memahami konsep &#8216;aul dan radd dalam ilmu faraid. &#8216;Aul terjadi ketika jumlah bagian ahli waris melebihi total harta, sedangkan radd terjadi ketika ada sisa harta setelah pembagian.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memperhatikan adanya harta bersama dalam perkawinan. Pembagian harta bersama harus dilakukan terlebih dahulu sebelum pembagian warisan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu memahami perbedaan antara waris dan hibah. Hibah diberikan saat pewaris masih hidup, sedangkan waris dibagikan setelah pewaris meninggal.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Harus mempertimbangkan adanya ahli waris pengganti atau mawali dalam sistem kewarisan Islam. Ini penting dalam kasus cucu yang yatim.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memahami <\/span>mawaris dalam Islam <span style=\"font-weight: 400;\">sangat penting, tapi pastikan untuk tetap mengeluarkan zakatnya. Jika ingin menunaikan kewajiban atau ingin paham perihal zakat, cek <strong><a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">blog Yatim Mandiri<\/a><\/strong>.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Memahami mawaris dalam Islam sangat penting agar tidak terjadi masalah dalam keluarga khususnya rebutan harta. Simak pembahasan di sini! Mawaris dalam Islam merupakan ilmu yang membahas pembagian harta warisan sesuai syariat. Pengetahuan ini memiliki peran penting dalam menjaga keadilan dan keharmonisan keluarga. Sahabat, memahami mawaris bukan hanya tentang pembagian harta, tetapi juga menjalankan perintah Allah &#8230; <a title=\"Mawaris dalam Islam: Arti, Hukum, Rukun, &#038; Manfaatnya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/mawaris-dalam-islam\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Mawaris dalam Islam: Arti, Hukum, Rukun, &#038; Manfaatnya\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":9354,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[28],"tags":[879,127,878,880],"class_list":["post-9347","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-muamalah","tag-harta-warisan","tag-islam","tag-mawaris-dalam-islam","tag-waris"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mawaris dalam Islam: Arti, Hukum, Rukun, &amp; Manfaatnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Memahami mawaris dalam Islam sangat penting agar tidak terjadi masalah dalam keluarga khususnya rebutan harta. Simak pembahasan di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/mawaris-dalam-islam\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mawaris dalam Islam: Arti, Hukum, Rukun, &amp; Manfaatnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Memahami mawaris dalam Islam sangat penting agar tidak terjadi masalah dalam keluarga khususnya rebutan harta. Simak pembahasan di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/mawaris-dalam-islam\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-10-24T02:35:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mawaris-dalam-Islam_-Arti-Hukum-Rukun-Manfaatnya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/mawaris-dalam-islam\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/mawaris-dalam-islam\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"Mawaris dalam Islam: Arti, Hukum, Rukun, &#038; Manfaatnya\",\"datePublished\":\"2024-10-24T02:35:11+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/mawaris-dalam-islam\\\/\"},\"wordCount\":1227,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/mawaris-dalam-islam\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/10\\\/Mawaris-dalam-Islam_-Arti-Hukum-Rukun-Manfaatnya.jpg\",\"keywords\":[\"Harta Warisan\",\"islam\",\"Mawaris dalam Islam\",\"Waris\"],\"articleSection\":[\"Muamalah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/mawaris-dalam-islam\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/mawaris-dalam-islam\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/mawaris-dalam-islam\\\/\",\"name\":\"Mawaris dalam Islam: Arti, Hukum, Rukun, & Manfaatnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/mawaris-dalam-islam\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/mawaris-dalam-islam\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/10\\\/Mawaris-dalam-Islam_-Arti-Hukum-Rukun-Manfaatnya.jpg\",\"datePublished\":\"2024-10-24T02:35:11+00:00\",\"description\":\"Memahami mawaris dalam Islam sangat penting agar tidak terjadi masalah dalam keluarga khususnya rebutan harta. Simak pembahasan di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/mawaris-dalam-islam\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/mawaris-dalam-islam\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/mawaris-dalam-islam\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/10\\\/Mawaris-dalam-Islam_-Arti-Hukum-Rukun-Manfaatnya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/10\\\/Mawaris-dalam-Islam_-Arti-Hukum-Rukun-Manfaatnya.jpg\",\"width\":700,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/mawaris-dalam-islam\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mawaris dalam Islam: Arti, Hukum, Rukun, &#038; Manfaatnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mawaris dalam Islam: Arti, Hukum, Rukun, & Manfaatnya","description":"Memahami mawaris dalam Islam sangat penting agar tidak terjadi masalah dalam keluarga khususnya rebutan harta. Simak pembahasan di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/mawaris-dalam-islam\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mawaris dalam Islam: Arti, Hukum, Rukun, & Manfaatnya","og_description":"Memahami mawaris dalam Islam sangat penting agar tidak terjadi masalah dalam keluarga khususnya rebutan harta. Simak pembahasan di sini!","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/mawaris-dalam-islam\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2024-10-24T02:35:11+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mawaris-dalam-Islam_-Arti-Hukum-Rukun-Manfaatnya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/mawaris-dalam-islam\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/mawaris-dalam-islam\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"Mawaris dalam Islam: Arti, Hukum, Rukun, &#038; Manfaatnya","datePublished":"2024-10-24T02:35:11+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/mawaris-dalam-islam\/"},"wordCount":1227,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/mawaris-dalam-islam\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mawaris-dalam-Islam_-Arti-Hukum-Rukun-Manfaatnya.jpg","keywords":["Harta Warisan","islam","Mawaris dalam Islam","Waris"],"articleSection":["Muamalah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/mawaris-dalam-islam\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/mawaris-dalam-islam\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/mawaris-dalam-islam\/","name":"Mawaris dalam Islam: Arti, Hukum, Rukun, & Manfaatnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/mawaris-dalam-islam\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/mawaris-dalam-islam\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mawaris-dalam-Islam_-Arti-Hukum-Rukun-Manfaatnya.jpg","datePublished":"2024-10-24T02:35:11+00:00","description":"Memahami mawaris dalam Islam sangat penting agar tidak terjadi masalah dalam keluarga khususnya rebutan harta. Simak pembahasan di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/mawaris-dalam-islam\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/mawaris-dalam-islam\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/mawaris-dalam-islam\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mawaris-dalam-Islam_-Arti-Hukum-Rukun-Manfaatnya.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mawaris-dalam-Islam_-Arti-Hukum-Rukun-Manfaatnya.jpg","width":700,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/mawaris-dalam-islam\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mawaris dalam Islam: Arti, Hukum, Rukun, &#038; Manfaatnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9347","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9347"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9347\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9355,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9347\/revisions\/9355"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9354"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9347"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9347"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9347"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}