{"id":9336,"date":"2024-10-23T09:48:47","date_gmt":"2024-10-23T02:48:47","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=9336"},"modified":"2024-10-23T10:38:52","modified_gmt":"2024-10-23T03:38:52","slug":"qiradh-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/qiradh-adalah\/","title":{"rendered":"Mengenal Qiradh: Pengertian, Hukum, Syarat dan Rukunnya"},"content":{"rendered":"<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Qiradh adalah instrumen yang memiliki peranan penting dalam pembiayaan dan investasi untuk ranah ekonomi syariah. Simak penjelasan di sini!<\/span><\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam dunia syariah, <\/span>qiradh adalah <span style=\"font-weight: 400;\">istilah yang merujuk pada kegiatan menanam modal atau investasi. Istilah qiradh mungkin masih asing terdengar di telinga orang-orang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi praktik bisnis yang dilakukan dengan menanamkan modal kepada usaha juga terdapat dalam ajaran agama Islam. Bahkan dasar hukum qiradh merujuk pada Al-Qur\u2019an.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain qiradh juga terdapat mudharabah yang mempunyai makna hampir sama. Berikut ini penjelasan lengkapnya mengenai pengertian, hukum, syarat, rukun, serta perbedaan antara qiradh mudharabah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa itu Qiradh?<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9337 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Apa-itu-Qiradh.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Apa-itu-Qiradh.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Apa-itu-Qiradh-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p>Qiradh adalah <span style=\"font-weight: 400;\">penyerahan harta dari pemilik modal (sahibul mal) untuk menjalankan usaha kepada pengusaha, dimana keuntungan didapatkan akan ada bagi hasil berdasarkan kesepakatan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dilihat dari pengertian tersebut maka bisa disimpulkan bahwa qirad merupakan praktik bisnis berupa penanaman modal untuk membangun usaha kepada pengusaha.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika nantinya bisnis yang dijalankan mengalami kerugian, maka akan diganti dengan keuntungan yang diperoleh pada periode berikutnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun jika mengalami kerugian terus menerus dan bukan disebabkan oleh kelalaian dari pihak pengelola, maka akan ditanggung oleh pemilik dana sepenuhnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Metode qiradh sudah ada sejak zaman dahulu bahkan sudah banyak digunakan ketika sejak pemerintahan Nabi Muhammad SAW.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem bisnis syariah ini, masih dilakukan secara sederhana yaitu sebatas memberikan pinjaman modal usaha kepada pihak lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di era sekarang ini, qiradh juga banyak diterapkan dengan sistem bagi hasil terutama di berbagai bank syariah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Hukum Qiradh<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9338 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Hukum-Qiradh.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Hukum-Qiradh.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Hukum-Qiradh-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam Islam, hukum <\/span>qiradh adalah <span style=\"font-weight: 400;\">mubah atau diperbolehkan. Sistem qiradh mempunyai unsur tolong menolong antar sesama dan saling meringankan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, hukum qiradh juga terdapat di dalam Al-Qur\u2019an yaitu pada surah Al-Baqarah ayat 245 yang artinya,\u00a0<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya:\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBarang siapa meminjami Allah dengan pinjaman yang baik, maka Allah melipatgandakan ganti kepadanya dengan banyak. Allah menahan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.\u201d<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Praktik qiradh juga pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW bersama dengan Siti Khadijah (sebelum menjadi istrinya). Pada saat itu, Rasulullah SAW sedang berbisnis ke Syam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini sesuai dengan hadits riwayat Ibnu Majah, Nabi Muhammad SAW, bersabda,<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat tiga kebaikan yang diberkahi, yaitu: transaksi jual beli yang ditangguhkan, memberikan modal, dan mencampur gandum dengan bijak untuk kebutuhan keluarga, bukan untuk dijual.<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (HR. Ibnu Majah).<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Indonesia, pelaksanaan praktik qiradh juga sudah memiliki dasar hukumnya, yaitu berdasarkan pada fatwa DSN MUI No. 07\/DSN-MUI\/IV\/2000 tentang Pembiayaan Mudharabah (Qiradh).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan fatwa tersebut, menetapkan bahwa Lembaga Keuangan Syariah mempunyai hak untuk meminta agunan atau jaminan dari pihak ketiga dalam hal ini nasabah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Syarat Qiradh<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9339 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Syarat-Qiradh.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Syarat-Qiradh.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Syarat-Qiradh-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam praktik pelaksanaan qiradh, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi. Penjelasan selengkapnya mengenai syarat <\/span>qiradh adalah <span style=\"font-weight: 400;\">sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<h3><strong>1. Ijab Qobul<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelaksanaan qiradh harus terdapat ijab qabul antara pemberi modal dan penerima modal. Pemberi modal mengucapkan ijab dan dan penerima modal mengucapkan qobul.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika pelaksanaan qiradh menyangkut modal dengan nominal yang cukup besar, maka sebaiknya bisa dilakukan dengan melakukan perjanjian secara tertulis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, bisa juga dikuatkan dengan hadirnya saksi yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.<\/span><\/p>\n<h3><strong>2. Syarat untuk Pemberi dan Penerima<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikutnya syarat qiradh bagi pemberi dan penerima modal harus dalam keadaan sehat secara pikiran dan akal, serta mempunyai daya pikir yang baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, syarat penting yang harus dipenuhi adalah kedua belah pihak sudah baligh atau dewasa dan harus cakap hukum atau tidak berada di bawah pengampuan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><strong>3. Syarat Pinjaman<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Syarat pinjaman <\/span>qiradh adalah <span style=\"font-weight: 400;\">wujud dan jumlah yang akan diberikan harus pasti. Sehingga jumlah keuntungan dan modal bisa dibedakan dan tidak mengarah pada kegiatan perjudian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pinjaman yang akan diberikan juga harus berdasarkan persetujuan dari pihak pemberi modal. Selain itu, penting juga untuk membuat kesepakatan mengenai jumlah atau proporsi pembagian keuntungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena sifat dari pembagian keuntungan dalam sistem qiradh berdasarkan atas kesepakatan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Rukun Qiradh<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9340 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Rukun-Qiradh.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Rukun-Qiradh.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Rukun-Qiradh-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal lain yang perlu diketahui sebelum mempraktikkan qiradh yaitu penting untuk mengetahui apa saja rukun-rukun qiradh, diantaranya adalah:<\/span><\/p>\n<h3><strong>1. Adanya modal<\/strong><\/h3>\n<p>Qiradh adalah <span style=\"font-weight: 400;\">pemberian modal usaha kepada pengusaha. Jadi dalam pelaksanaannya tentu harus ada modal atau sejumlah harta yang akan diberikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun modal yang akan diserahkan harus berbentuk tunai, jadi bukan dalam bentuk emas atau perhiasan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, jumlah modal juga harus jelas sehingga nantinya tidak kesulitan membedakannya dengan keuntungan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><strong>2. Terdapat Pemberi dan Penerima Modal<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di dalam rukun qiradh yaitu terdapat pemberi dan penerima modal. Kedua unsur tersebut sangat berperan penting ketika akan menjalankan sebuah kerja sama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam sebuah usaha, pemilik modal akan menjadi pemberi dana dan penerima modal akan mengelola dana tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><strong>3. Pekerjaan<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penerima modal harus memiliki kemampuan dan mengetahui bagaimana cara mengelola modal yang diberikan. Bentuk pekerjaan ini bisa ditentukan baik oleh penerima modal atau pemilik modal.<\/span><\/p>\n<h3><strong>4. Keuntungan atau Laba<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keuntungan adalah hasil selisih yang diperoleh antara model dengan pendapatan yang didapatkan dari pengelolaan modal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keuntungan ini harus dibagi sesuai dengan kesepakatan yang telah disetujui oleh kedua belah pihak di awal perjanjian.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Perbedaan Qiradh dan Mudharabah<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9341 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Perbedaan-Qiradh-dan-Mudharabah.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Perbedaan-Qiradh-dan-Mudharabah.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Perbedaan-Qiradh-dan-Mudharabah-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin masih banyak yang bingung mengenai perbedaan dari kedua istilah yang satu ini. Pada prinsipnya, kedua istilah ini mempunyai pengertian dan arti yang sama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaannya hanya pada penggunaan kata ini. Istilah \u201cqiradh\u201d umumnya banyak digunakan oleh kalangan Malikiyyah dan Syafi\u2019iyah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan untuk istilah \u201cmudharabah\u201d umumnya banyak digunakan oleh mazhab Hambali, Hanafi dan Zaidiyah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, perbedaan lainnya dari kedua istilah tersebut yaitu pada makna bahasanya. Qiradh berasal dari bahasa \u201cal-qardhu\u201d atau \u201cal-qath\u2019u\u201d yang memiliki arti potongan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini karena pemilik modal akan memotong sebagian harta yang dimiliki untuk mendapatkan sebagian keuntungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan mudharabah berasal dari kata \u201cdharb\u201d yang memiliki arti \u201cmemukul\u201d atau \u201cberjalan. Maksudnya yaitu proses seseorang memukulkan kakinya untuk menjalankan usaha.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi <\/span>qiradh adalah <span style=\"font-weight: 400;\">istilah yang merujuk pada kegiatan investasi dalam ekonomi syariah, yang memiliki makna tidak jauh berbeda dengan mudharabah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya investasi untuk dunia, sahabat juga bisa melakukan investasi untuk akhirat dengan membayarkan <a href=\"https:\/\/donasi.yatimmandiri.org\/zakat\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>donasi zakat <\/strong><\/a><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">melalui Laznas Yatim Mandiri sebagai lembaga terpercaya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Qiradh adalah instrumen yang memiliki peranan penting dalam pembiayaan dan investasi untuk ranah ekonomi syariah. Simak penjelasan di sini! Dalam dunia syariah, qiradh adalah istilah yang merujuk pada kegiatan menanam modal atau investasi. Istilah qiradh mungkin masih asing terdengar di telinga orang-orang. Jadi praktik bisnis yang dilakukan dengan menanamkan modal kepada usaha juga terdapat dalam &#8230; <a title=\"Mengenal Qiradh: Pengertian, Hukum, Syarat dan Rukunnya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/qiradh-adalah\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Mengenal Qiradh: Pengertian, Hukum, Syarat dan Rukunnya\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":9342,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[28],"tags":[877,307,127,365,876],"class_list":["post-9336","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-muamalah","tag-ekonomi-syariah","tag-investasi","tag-islam","tag-keuangan","tag-qiradh-adalah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengenal Qiradh: Pengertian, Hukum, Syarat dan Rukunnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Qiradh adalah instrumen yang memiliki peranan penting dalam pembiayaan dan investasi untuk ranah ekonomi syariah. Simak penjelasan di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/qiradh-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Qiradh: Pengertian, Hukum, Syarat dan Rukunnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Qiradh adalah instrumen yang memiliki peranan penting dalam pembiayaan dan investasi untuk ranah ekonomi syariah. Simak penjelasan di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/qiradh-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-10-23T02:48:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-10-23T03:38:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mengenal-Qiradh_-Pengertian-Hukum-Syarat-dan-Rukunnya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/qiradh-adalah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/qiradh-adalah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"Mengenal Qiradh: Pengertian, Hukum, Syarat dan Rukunnya\",\"datePublished\":\"2024-10-23T02:48:47+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-23T03:38:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/qiradh-adalah\\\/\"},\"wordCount\":933,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/qiradh-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/10\\\/Mengenal-Qiradh_-Pengertian-Hukum-Syarat-dan-Rukunnya.jpg\",\"keywords\":[\"Ekonomi Syariah\",\"Investasi\",\"islam\",\"keuangan\",\"Qiradh adalah\"],\"articleSection\":[\"Muamalah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/qiradh-adalah\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/qiradh-adalah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/qiradh-adalah\\\/\",\"name\":\"Mengenal Qiradh: Pengertian, Hukum, Syarat dan Rukunnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/qiradh-adalah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/qiradh-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/10\\\/Mengenal-Qiradh_-Pengertian-Hukum-Syarat-dan-Rukunnya.jpg\",\"datePublished\":\"2024-10-23T02:48:47+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-23T03:38:52+00:00\",\"description\":\"Qiradh adalah instrumen yang memiliki peranan penting dalam pembiayaan dan investasi untuk ranah ekonomi syariah. Simak penjelasan di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/qiradh-adalah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/qiradh-adalah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/qiradh-adalah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/10\\\/Mengenal-Qiradh_-Pengertian-Hukum-Syarat-dan-Rukunnya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/10\\\/Mengenal-Qiradh_-Pengertian-Hukum-Syarat-dan-Rukunnya.jpg\",\"width\":700,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/qiradh-adalah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Qiradh: Pengertian, Hukum, Syarat dan Rukunnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Qiradh: Pengertian, Hukum, Syarat dan Rukunnya","description":"Qiradh adalah instrumen yang memiliki peranan penting dalam pembiayaan dan investasi untuk ranah ekonomi syariah. Simak penjelasan di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/qiradh-adalah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengenal Qiradh: Pengertian, Hukum, Syarat dan Rukunnya","og_description":"Qiradh adalah instrumen yang memiliki peranan penting dalam pembiayaan dan investasi untuk ranah ekonomi syariah. Simak penjelasan di sini!","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/qiradh-adalah\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2024-10-23T02:48:47+00:00","article_modified_time":"2024-10-23T03:38:52+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mengenal-Qiradh_-Pengertian-Hukum-Syarat-dan-Rukunnya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/qiradh-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/qiradh-adalah\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"Mengenal Qiradh: Pengertian, Hukum, Syarat dan Rukunnya","datePublished":"2024-10-23T02:48:47+00:00","dateModified":"2024-10-23T03:38:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/qiradh-adalah\/"},"wordCount":933,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/qiradh-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mengenal-Qiradh_-Pengertian-Hukum-Syarat-dan-Rukunnya.jpg","keywords":["Ekonomi Syariah","Investasi","islam","keuangan","Qiradh adalah"],"articleSection":["Muamalah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/qiradh-adalah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/qiradh-adalah\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/qiradh-adalah\/","name":"Mengenal Qiradh: Pengertian, Hukum, Syarat dan Rukunnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/qiradh-adalah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/qiradh-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mengenal-Qiradh_-Pengertian-Hukum-Syarat-dan-Rukunnya.jpg","datePublished":"2024-10-23T02:48:47+00:00","dateModified":"2024-10-23T03:38:52+00:00","description":"Qiradh adalah instrumen yang memiliki peranan penting dalam pembiayaan dan investasi untuk ranah ekonomi syariah. Simak penjelasan di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/qiradh-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/qiradh-adalah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/qiradh-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mengenal-Qiradh_-Pengertian-Hukum-Syarat-dan-Rukunnya.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mengenal-Qiradh_-Pengertian-Hukum-Syarat-dan-Rukunnya.jpg","width":700,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/qiradh-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Qiradh: Pengertian, Hukum, Syarat dan Rukunnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9336","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9336"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9336\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9345,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9336\/revisions\/9345"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9342"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9336"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9336"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9336"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}