{"id":9220,"date":"2024-10-09T09:00:15","date_gmt":"2024-10-09T02:00:15","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=9220"},"modified":"2024-10-09T10:02:51","modified_gmt":"2024-10-09T03:02:51","slug":"cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\/","title":{"rendered":"7 Cara Mendisiplinkan Anak Tanpa Kekerasan, Cek Di Sini!"},"content":{"rendered":"<p><em>Cara mendisiplinkan anak tanpa kekerasan memiliki dampak yang positif pada mental anak. Apa saja caranya? Cek di sini untuk mengetahuinya.<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mendisiplinkan anak bukanlah perkara mudah. Terkadang, emosi tersulut saat melakukannya dan kekerasan terjadi. Oleh karenanya, orang tua harus tahu ca<\/span>ra mendisiplinkan anak tanpa kekerasan<span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kekerasan verbal\/fisik yang dilakukan saat mendidik anak akan memberi dampak negatif pada mental anak. Selain itu, kekerasan juga dapat menciptakan hubungan yang tidak sehat antara anak dan orang tua.<\/span><\/p>\n<h2><b>Larangan Penggunaan Kekerasan dalam Islam<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9222 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Larangan-Penggunaan-Kekerasan-dalam-Islam.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Larangan-Penggunaan-Kekerasan-dalam-Islam.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Larangan-Penggunaan-Kekerasan-dalam-Islam-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan kekerasan dalam mendidik anak merupakan cara yang tidak diajarkan oleh agama Islam. Rasulullah SAW tidak pernah memukul anak maupun istri beliau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kekerasan dalam mendidik bertentangan dengan esensi agama Islam, yaitu perdamaian. Sehingga, orang tua harus tetap bisa menciptakan suasana aman dan damai saat mendisiplinkan anak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, Sahabat mungkin pernah mendengar tentang hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud. Hadis ini bermakna bahwa orang tua boleh memukul anaknya yang berumur 10 tahun lebih jika ia tidak mau shalat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari hadis ini bisa disimpulkan bahwa orang tua hanya boleh memukul anak dalam hal kedisiplinan ibadah. Meski demikian, orang tua tidak dianjurkan untuk memukul anak secara berlebihan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, Rasulullah juga melarang seorang mukmin untuk memukul saudaranya pada bagian wajah. Beliau juga bersabda bahwa mereka yang bersikap lemah lembut akan memperoleh kebaikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka, dapat disimpulkan bahwa agama Islam melarang kekerasan dalam mendisiplinkan anak. Orang tua hendaknya bersikap lemah lembut dan sabar dalam mendidik anak, terutama anak di bawah 10 tahun.<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara Mendisiplinkan Anak Tanpa Kekerasan<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9221 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Cara-Mendisiplinkan-Anak-Tanpa-Kekerasan.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Cara-Mendisiplinkan-Anak-Tanpa-Kekerasan.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Cara-Mendisiplinkan-Anak-Tanpa-Kekerasan-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membentuk karakter disiplin pada anak sangatlah penting. Kedisiplinan dapat mengantar anak pada kesuksesan di dunia maupun di akhirat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar anak memiliki rasa kedisiplinan tinggi, Sahabat dapat mempraktikkan cara-cara mendisiplinkan anak tanpa disertai kekerasan di bawah ini.<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Berikan Contoh yang Baik<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anak-anak, terutama yang berusia di bawah 10 tahun lebih membutuhkan contoh yang baik dari orang tua mereka daripada kekerasan. Anak-anak adalah peniru yang mahir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka akan meniru apa yang orang tua lakukan dalam beribadah, melakukan kegiatan sehari-hari, berperilaku, berkata-kata, dan bahkan dalam menyelesaikan masalah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka, Sahabat harus bisa menjadi teladan yang baik bagi anak. Contohnya, jika Sahabat ingin anak disiplin dalam shalat, maka Sahabat juga harus segera shalat saat waktunya tiba.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, Sahabat juga harus menghindari berdebat dengan pasangan di depan anak. Dengan demikian, anak tidak akan memiliki sikap suka membantah orang tua.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Buat dan Ajak Anak Memahami Konsekuensi<\/b><\/h3>\n<p>Cara mendisiplinkan anak tanpa kekerasan <span style=\"font-weight: 400;\">yang kedua adalah membuat serta membantu anak memahami konsekuensi yang diperoleh jika tidak disiplin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsekuensi yang diperoleh anak saat tidak disiplin sebaiknya berupa hukuman yang jauh dari kekerasan, misalnya tidak boleh nonton TV, tidak boleh bermain HP, dll.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan anak-anak menyetujui konsekuensi tersebut sehingga anak-anak merasa pendapatnya didengar oleh orang tua mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, Sahabat juga perlu membantu anak memahami akibat ketidakdisiplinan, contohnya bangun siang dapat menyebabkan terlambat ke sekolah, tidak sholat menyebabkan dosa, dll.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika mengajarkan konsekuensi ini, pastikan Sahabat menggunakan kata-kata yang mudah dipahami anak-anak dan dengan intonasi lembut. Nasihat yang lembut akan lebih didengar anak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di samping itu, jangan lupa untuk memberi reward jika anak telah menerapkan perilaku disiplin. Reward ini bisa berupa pujian, makanan kesukaan anak, dll.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Ajak Anak untuk Membuat Aturan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peraturan dan jadwal kegiatan dapat melatih kedisiplinan anak. Sahabat dapat mengajak anak membuat peraturan dan jadwal tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah membuatnya, tempelkan jadwal dan peraturan pada tempat yang strategis. Dengan demikian, anak dapat dengan mudah membacanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bekerja sama membuat peraturan dapat membuat anak lebih paham akan aturan yang perlu ditaati. Kegiatan ini juga dapat membuat anak mengerti mengapa aturan tersebut dibuat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, kerja sama ini juga membuat anak merasa lebih dihargai dan didengar. Ketika anak tidak mentaati peraturan tersebut, orang tua hendaknya mengingatkan dengan lembut.<\/span><b><\/b><\/p>\n<h3><b>4. Buat Kesepakatan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat anak tidak disiplin, orang tua dapat membuat kesepakatan dengan anak. Contohnya, orang tua dapat mengatakan jika anak tidak mandi dalam waktu 10 menit, anak harus mencuci piring.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga, anak akan memikirkan akibat dari perilakunya yang tidak disiplin. Ia dapat memilih untuk menanggung akibatnya atau menuruti perkataan orang tua.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Ajarkan Anak Tentang Perilaku yang Baik<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu <\/span>cara mendisiplinkan anak tanpa kekerasan <span style=\"font-weight: 400;\">adalah mengajarkan perilaku baik sejak dini. Anak-anak yang berperilaku baik umumnya tidak perlu didisiplinkan dengan kekerasan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa perilaku baik yang perlu diajarkan adalah mengatakan terimakasih, meminta maaf, hormat kepada orang tua, berkata sopan, dll.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pendidikan perilaku ini tidak hanya lewat nasihat saja tapi juga lewat contoh yang diberikan oleh orang tua. Selain mengajarkan perilaku baik, Sahabat juga dapat mengajarkan keterampilan baru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keterampilan baru ini bisa berupa keterampilan mengerjakan pekerjaan rumah, kemampuan bersosialisasi, dsb. Sehingga, anak dapat menjadi lebih mandiri dan mampu mengatasi masalah.<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Tahan Diri Jika Ingin Marah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat anak tidak mentaati peraturan, orang tua biasanya akan merasa emosi dan marah. Namun, membentak atau memukul anak akan memberi efek yang buruk pada mental anak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, orang tua biasanya juga akan merasa menyesal setelah memarahi anak. Oleh karena itu, Sahabat harus menahan diri saat keinginan untuk marah-marah muncul.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meredam amarah.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ambil Wudhu: Berwudhu saat sedang marah dapat menyejukkan hati yang sedang dipenuhi oleh amarah. Sehingga, keinginan untuk memukul\/membentak anak pun hilang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membaca \u2018Audzubillahi Minash Shaithonir Rajim: Menurut hadits dari Imam At-Tabrani, bacaan tersebut dapat menghilangkan amarah pada diri seseorang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdoa dan Berdzikir: Saat merasa marah kepada anak, Sahabat sebaiknya berhenti sejenak dari aktivitas yang dilakukan dan kemudian memanjatkan doa dan berdzikir.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tarik Nafas Panjang: Menarik nafas panjang selama beberapa kali dapat membantu Sahabat menahan diri untuk marah-marah terhadap anak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menyingkir Sebentar dan Lakukan Aktivitas Lain: Apabila cara-cara di atas tidak dapat meredam amarah, Sahabat sebaiknya menyingkir sebentar dan melakukan aktivitas lain.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>7. Ajak Anak untuk Hidup Teratur Sejak Dini<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membiasakan anak hidup teratur dan disiplin sejak dini dapat memupuk kedisiplinan anak di masa mendatang. Sehingga, ketika besar nanti, anak-anak akan lebih mudah dinasihati dan diatur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembiasaan hidup teratur bisa diajarkan secara bertahap, contohnya membiasakan bangun pagi, kemudian dilanjut dengan kebiasaan mandi pada jam-jam tertentu, ibadah, belajar, dsb.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembelajaran keteraturan ini harus dilakukan sesuai dengan umur anak. Dengan demikian, masa kecil anak tetap bahagia dan menyenangkan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mendisiplinkan anak tanpa memukul\/membentak bukanlah hal yang mustahil. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sahabat dapat menerapkan <\/span>cara mendisiplinkan anak tanpa kekerasan <span style=\"font-weight: 400;\">di atas dan anak pun akan tumbuh jadi anak yang disiplin.<\/span><\/p>\n<p>Dapatkan informasi lainnya terkait ke-Islaman dengan mengunjungi <strong><a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Blog Yatim Mandiri<\/a><\/strong> agar menambah keilmuan kita.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara mendisiplinkan anak tanpa kekerasan memiliki dampak yang positif pada mental anak. Apa saja caranya? Cek di sini untuk mengetahuinya. Mendisiplinkan anak bukanlah perkara mudah. Terkadang, emosi tersulut saat melakukannya dan kekerasan terjadi. Oleh karenanya, orang tua harus tahu cara mendisiplinkan anak tanpa kekerasan. Kekerasan verbal\/fisik yang dilakukan saat mendidik anak akan memberi dampak negatif &#8230; <a title=\"7 Cara Mendisiplinkan Anak Tanpa Kekerasan, Cek Di Sini!\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang 7 Cara Mendisiplinkan Anak Tanpa Kekerasan, Cek Di Sini!\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":9223,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29],"tags":[863,127,864,223],"class_list":["post-9220","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","tag-disiplin-anak","tag-islam","tag-kekerasan-anak","tag-parenting"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>7 Cara Mendisiplinkan Anak Tanpa Kekerasan, Cek Di Sini!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara mendisiplinkan anak tanpa kekerasan memiliki dampak yang positif pada mental anak. Apa saja caranya? Cek di sini untuk mengetahuinya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"7 Cara Mendisiplinkan Anak Tanpa Kekerasan, Cek Di Sini!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara mendisiplinkan anak tanpa kekerasan memiliki dampak yang positif pada mental anak. Apa saja caranya? Cek di sini untuk mengetahuinya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-10-09T02:00:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-10-09T03:02:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/7-Cara-Mendisiplinkan-Anak-Tanpa-Kekerasan-Cek-Di-Sini.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"7 Cara Mendisiplinkan Anak Tanpa Kekerasan, Cek Di Sini!\",\"datePublished\":\"2024-10-09T02:00:15+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-09T03:02:51+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\\\/\"},\"wordCount\":1029,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/10\\\/7-Cara-Mendisiplinkan-Anak-Tanpa-Kekerasan-Cek-Di-Sini.jpg\",\"keywords\":[\"Disiplin Anak\",\"islam\",\"Kekerasan Anak\",\"parenting\"],\"articleSection\":[\"Parenting\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\\\/\",\"name\":\"7 Cara Mendisiplinkan Anak Tanpa Kekerasan, Cek Di Sini!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/10\\\/7-Cara-Mendisiplinkan-Anak-Tanpa-Kekerasan-Cek-Di-Sini.jpg\",\"datePublished\":\"2024-10-09T02:00:15+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-09T03:02:51+00:00\",\"description\":\"Cara mendisiplinkan anak tanpa kekerasan memiliki dampak yang positif pada mental anak. Apa saja caranya? Cek di sini untuk mengetahuinya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/10\\\/7-Cara-Mendisiplinkan-Anak-Tanpa-Kekerasan-Cek-Di-Sini.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/10\\\/7-Cara-Mendisiplinkan-Anak-Tanpa-Kekerasan-Cek-Di-Sini.jpg\",\"width\":700,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"7 Cara Mendisiplinkan Anak Tanpa Kekerasan, Cek Di Sini!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"7 Cara Mendisiplinkan Anak Tanpa Kekerasan, Cek Di Sini!","description":"Cara mendisiplinkan anak tanpa kekerasan memiliki dampak yang positif pada mental anak. Apa saja caranya? Cek di sini untuk mengetahuinya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"7 Cara Mendisiplinkan Anak Tanpa Kekerasan, Cek Di Sini!","og_description":"Cara mendisiplinkan anak tanpa kekerasan memiliki dampak yang positif pada mental anak. Apa saja caranya? Cek di sini untuk mengetahuinya.","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2024-10-09T02:00:15+00:00","article_modified_time":"2024-10-09T03:02:51+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/7-Cara-Mendisiplinkan-Anak-Tanpa-Kekerasan-Cek-Di-Sini.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"7 Cara Mendisiplinkan Anak Tanpa Kekerasan, Cek Di Sini!","datePublished":"2024-10-09T02:00:15+00:00","dateModified":"2024-10-09T03:02:51+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\/"},"wordCount":1029,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/7-Cara-Mendisiplinkan-Anak-Tanpa-Kekerasan-Cek-Di-Sini.jpg","keywords":["Disiplin Anak","islam","Kekerasan Anak","parenting"],"articleSection":["Parenting"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\/","name":"7 Cara Mendisiplinkan Anak Tanpa Kekerasan, Cek Di Sini!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/7-Cara-Mendisiplinkan-Anak-Tanpa-Kekerasan-Cek-Di-Sini.jpg","datePublished":"2024-10-09T02:00:15+00:00","dateModified":"2024-10-09T03:02:51+00:00","description":"Cara mendisiplinkan anak tanpa kekerasan memiliki dampak yang positif pada mental anak. Apa saja caranya? Cek di sini untuk mengetahuinya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/7-Cara-Mendisiplinkan-Anak-Tanpa-Kekerasan-Cek-Di-Sini.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/7-Cara-Mendisiplinkan-Anak-Tanpa-Kekerasan-Cek-Di-Sini.jpg","width":700,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-mendisiplinkan-anak-tanpa-kekerasan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"7 Cara Mendisiplinkan Anak Tanpa Kekerasan, Cek Di Sini!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9220","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9220"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9220\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9224,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9220\/revisions\/9224"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9223"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9220"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9220"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9220"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}