{"id":9213,"date":"2024-10-08T09:00:53","date_gmt":"2024-10-08T02:00:53","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=9213"},"modified":"2024-10-08T10:19:19","modified_gmt":"2024-10-08T03:19:19","slug":"cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\/","title":{"rendered":"11 Cara Menghadapi Anak Susah Diatur Menurut Islam, Efektif!"},"content":{"rendered":"<p><em>Penting bagi orang tua harus menggunakan metode 11 cara menghadapi anak susah diatur menurut Islam seperti berikut. Baca selengkapnya di sini!<\/em><\/p>\n<p>Cara menghadapi anak susah diatur menurut Islam <span style=\"font-weight: 400;\">memang bisa diterapkan melalui beragam cara. Dalam agama Islam, mengatasi masalah harus mengedepankan nilai-nilai cinta dan kasih sayang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini adalah metode dalam mendidik anak menurut agama Islam yang sudah dicontohkan oleh Rasulullah, yaitu Nabi Muhammad SAW.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini tips yang bisa dilakukan supaya metode dalam mendidik anak mampu berjalan dengan baik dan membuat anak semakin patuh dengan orang tua.<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara Menghadapi Anak Susah diatur Menurut Islam<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9216 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Cara-Menghadapi-Anak-Susah-Diatur-Menurut-Islam.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Cara-Menghadapi-Anak-Susah-Diatur-Menurut-Islam.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Cara-Menghadapi-Anak-Susah-Diatur-Menurut-Islam-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menghadapi anak dengan karakter yang susah diatur menjadi tantangan tersendiri untuk orang tua. Dalam agama Islam terdapat beragam prinsip dalam mendidik anak dengan cara yang baik dan benar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang diketahui bahwa setiap anak pastinya akan mempunyai kepribadian maupun cara berpikir yang tidak sama. Terkadang hal ini pun juga membuat mereka susah diatur.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini prinsip dan panduan mendidik anak yang susah diatur:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Nasehati Pelan-Pelan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nasehat merupakan cara paling efektif dalam mendidik anak. Memberikan nasihat harus dilakukan dengan pelan dan lembut, karena ini adalah hal yang dianjurkan dalam agama Islam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada saat memberikan nasehat, orang tua sebaiknya hindari nada yang keras atau kata-kata yang menyakitkan. Cobalah untuk selalu bicara dengan penuh kasih sayang dan tenang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya, apabila anak berbuat kesalahan, ajaklah mereka berdiskusi mengenai kesalahan yang dilakukan tersebut, lalu tunjukkan solusi yang baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan cara inilah, maka anak merasa lebih terbuka dan merasa dihargai untuk menerima nasehat. Cobalah menggunakan pendekatan yang positif agar anak bisa menerima nasehat tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, apabila anak terlambat mengerjakan PR, hindari sikap yang marah, namun bisa memberikan solusi kepada anak seperti menemaninya untuk belajar dan membantu menyelesaikan PR.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Beri Perhatian Lebih<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu alasan mengapa anak susah diatur yaitu karena merasa kurang diperhatikan. Perhatian dan kasih sayang merupakan hak anak yang wajib dipenuhi oleh para orang tua.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Luangkan waktu untuk berbicara, bermain atau hanya sekedar mendengarkan cerita anak. Melalui perhatian yang lebih, maka anak bisa merasa dihargai bahkan cenderung lebih patuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Cara menghadapi anak susah diatur menurut Islam<span style=\"font-weight: 400;\"> bisa dilakukan dengan menyediakan waktu untuk melakukan aktivitas yang berkualitas bersama dengan anak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisa berupa membaca buku, bermain, maupun melakukan aktivitas yang disukai. Contohnya, jika anak memiliki hobi menggambar, maka bisa meluangkan waktu untuk menggambar bersama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aktivitas positif ini tidak hanya bisa meningkatkan kedekatan secara emosional saja, namun juga dapat membantu anak supaya merasa diperhatikan dan juga dihargai.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Hindari Membentak dan Memarahi Anak Berlebihan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memarahi atau membentak anak yang berlebihan ternyata tidak hanya bisa menambah permasalahan, namun hal ini pun juga membuat anak semakin susah diatur.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut ajaran Islam, para orang tua dianjurkan agar bersikap sabar dan teladan dalam mendidik anak. Hal ini bisa dicontoh melalui ajaran nabi Muhammad SAW.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beliau mengedepankan kasih sayang dan kelembutan dalam mendidik. Apabila terus-menerus memarahi anak, justru membuat anak semakin takut, bahkan menjauhi orang tua.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada saat menghadapi anak dengan perilaku yang tidak diinginkan, maka orang tua harus pandai mengelola emosi. Coba tarik nafas dalam-dalam sebelum merespon.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila merasa emosi semakin meningkat, tenangkan diri terlebih dahulu. Cara ini bisa membantu supaya orang tua mampu memberikan respon lebih bijak dan tidak menimbulkan dampak negatif.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Beri Contoh dan Teladan yang Baik<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebanyakan dari anak-anak akan cenderung meniru hal apa saja yang dilihatnya, termasuk yang dilakukan orang tua.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya apabila ingin anak menghormati orang lain, maka orang tua harus memberikan contoh sikap hormat kepada mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila menginginkan anak bisa belajar berbagi, maka tunjukkan kepada anak sikap orang tua yang berbagi dengan orang lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari sini anak akan banyak belajar melalui pengamatan yang diperolehnya dari tindakan orang tuanya. Sudah seharusnya orang tua menjadi teladan melalui perilaku dan akhlak yang baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila menginginkan anak berperilaku baik, maka harus menunjukkan perilaku yang baik pula di depan anak. Hal ini berlaku juga sebaliknya.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Usahakan Selalu Tenang dan Pahami Kondisi Anak<\/b><\/h3>\n<p>Cara menghadapi anak susah diatur menurut Islam <span style=\"font-weight: 400;\">selanjutnya yaitu usahakan tenang, kemudian pahami kondisi anak. Pada saat menghadapi situasi yang sulit, sikap tenang merupakan kunci utama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pahami apa yang sedang diinginkan dan dirasakan anak pada saat mendapati perilaku anak yang tidak sesuai. Memahami kondisi orang lain merupakan bentuk empati yang harus diajarkan sejak dini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika memahami kondisi anak, paling tidak orang tua mampu memberikan solusi yang tepat sekaligus menghindari reaksi emosional yang tidak dibutuhkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara yang paling tepat dilakukan oleh orang tua yaitu dengan mengajukan pertanyaan, tanyakan kepada anak mengenai apa yang sedang dirasakan dan mengapa harus melakukan hal tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini adalah langkah paling tepat yang tidak hanya menunjukkan rasa kepedulian saja. Akan tetapi juga bisa membantu anak agar memahami perspektifnya.<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Hargai Sikap Positif Anak<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika anak menunjukkan sikap yang positif, maka hargailah tindakan yang mereka lakukan. Penghargaan merupakan salah satu motivasi terbaik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan memberikan penghargaan atau pujian kepada anak saat melakukan perilaku yang baik, maka secara tidak langsung mampu memberikan dorongan agar mereka tetap terus-menerus berbuat baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya, apabila anak membantu membersihkan rumah, maka berikan pujian kepadanya tanpa berlebihan. Dengan pujian, anak akan merasa senang dan bahagia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara ini bisa membantu anak merasa lebih termotivasi dan dihargai sehingga bisa berperilaku lebih baik lagi di kemudian hari.<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Kenalkan dan Ajari Batasan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai orang tua, maka wajib untuk mengenalkan batasan kepada anak supaya bisa memahami perilaku yang buruk dan baik. Menurut Islam, batasan tersebut diajarkan melalui aturan secara jelas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Termasuk mengajarkan konsekuensi di setiap tindakan yang dilakukan. Contohnya, apabila tidak mengerjakan tugas maka berilah penjelasan bahwa anak tidak dapat bermain bersama teman-temannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun menjelaskan batasan, tetap gunakan bahasa yang mudah dipahami anak. Hindari nada terlalu tinggi agar anak tidak semakin berontak.<\/span><\/p>\n<h3><b>8. Ajari Anak Secara Konsisten<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsistensi merupakan kunci bagaimana <\/span>cara menghadapi anak susah diatur menurut Islam. <span style=\"font-weight: 400;\">Pada saat menerapkan aturan, selalu pastikan tetap konsisten.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsistensi bisa membantu anak memahami aturan yang tidak dapat dilanggar. Apabila tidak konsisten, maka membuat anak justru bingung, bahkan merasa bahwa aturan tersebut tidak penting.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya anak saja, namun anggota keluarga juga harus menerapkan aturan yang sama. Diskusikan dengan pasangan mengenai aturan apa yang harus diterapkan agar keduanya sepakat dan konsisten.<\/span><\/p>\n<h3><b>9. Beri Penjelasan Tentang Konsekuensi atas Perbuatannya<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ajarkan pada anak bahwa setiap tindakan pastinya mempunyai konsekuensi. Ajarkan kepada anak juga setiap keputusan yang diambil pastinya akan berpengaruh pada diri sendiri maupun orang lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anak harus diajarkan untuk bertanggung jawab pada setiap tindakan yang dilakukan. Sehingga mereka bisa lebih memahami bagaimana pentingnya rasa disiplin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bantu anak agar lebih mudah memahami penjelasan yang diberikan, caranya dengan menggunakan kasus secara relevan, lalu jelaskan konsekuensinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya orang tua bisa menceritakan mengenai pengalaman orang lain dalam menghadapi masalah karena tidak mengikuti aturan.<\/span><\/p>\n<h3><b>10. Libatkan Anak Membuat Peraturan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Supaya anak merasa dihargai dan terlibat dalam aktivitas orang tua, ajaklah mereka untuk berperan di dalam pembuatan peraturan. Cara ini membuat anak mempunyai rasa tanggung jawab.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu juga bisa membantu anak menghargai aturan yang diberlakukan. Jangan lupa juga untuk mendiskusikan bersama anak perihal peraturan apa saja yang harus diterapkan di rumah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jelasakan alasan mengapa peraturan tersebut sangat penting. Prinsip yang harus dihargai di dalam keluarga adalah sebuah musyawarah, karena ini adalah hal yang wajib diterapkan di dalam keluarga.<\/span><\/p>\n<h3><b>11. Pantau dan Evaluasi Perubahannya<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila sudah menerapkan <\/span>cara menghadapi anak susah diatur menurut Islam <span style=\"font-weight: 400;\">seperti yang ada di atas, maka tugas orang tua yaitu memantau lalu mengevaluasi setiap perubahan pada anak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lakukan pencatatan kemajuan mereka, kemudian berilah umpan baik secara konstruktif. Apabila terdapat hal-hal yang harus diperbaiki, maka diskusikan bersama anak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, barulah mencari solusi bersama. Evaluasi dan introspeksi merupakan bagian terpenting dari proses belajar supaya anak tetap terus bisa memperbaiki diri.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kisah Rasulullah dalam Mendidik dan Memperlakukan Sahabat Anas<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9215 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Kisah-Rasulullah-dalam-Mendidik-dan-Memperlakukan-Sahabat-Anas.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Kisah-Rasulullah-dalam-Mendidik-dan-Memperlakukan-Sahabat-Anas.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Kisah-Rasulullah-dalam-Mendidik-dan-Memperlakukan-Sahabat-Anas-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sahabat Anas bin Malik merupakan tokoh penting di sejarah Islam, karena mempunyai kedekatan khusus dengan Nabi Muhammad SAW. Anas mulai melayani Rasulullah sejak usia muda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dirinya memperoleh beragam pelajaran berharga dari sosok Nabi yang penuh dengan kasih sayang. Dari kisah Nabi inilah menggambarkan pentingnya pendidikan berbasis kasih sayang dan juga teladan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anas lahir di Madinah lalu diperkenalkan dengan Rasulullah oleh ibunya. Tujuannya supaya Anas bisa melayani Nabi. Melalui interaksi sehari-hari Anas belajar secara langsung dari setiap perilaku Nabi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal paling mengesankan yaitu cara Rasulullah memperlakukan Anas dengan rasa kasih sayang dan kelembutan. Ketika Anas melakukan kesalahan, Rasulullah tidak membentak dan memarahinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi mengingatkan dengan cara yang halus dan lembut. Rasulullah menjadi contoh dari akhlak yang baik. Rasullulah menunjukkan bagaimana berperilaku sabar, jujur dan menghargai orang lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anas juga mengisahkan bagaimana nabi memperlakukan setiap orang penuh dengan rasa hormat dan tidak menganggap rendah orang lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tindakan ini mengajarkan anak agar mempunyai empati dan menghargai individu lain, terlepas dari status sosial yang mereka miliki. Rasulullah juga selalu mendoakan Anas secara tulus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasullulah berharap supaya dirinya diberikan usia yang panjang, rezeki berlimpah dan kesehatan. Doa tersebut tidak hanya sekedar ucapan, melainkan harapan dan perhatian Rasulullah di masa depan Anas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berkat dari doa itulah, Anas hidup sampai usia tua bahkan menjadi ulama yang dihormati di kalangan umat Islam. Anas tidak hanya belajar mengenai agama saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun juga memahami nilai-nilai kemanusiaan yang sangat penting. Semoga kisah Anas dan Nabi Muhammad SAW bisa diambil pelajaran dan bisa diterapkan dalam mendidik generasi penerus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain 11 <\/span>cara menghadapi anak susah diatur menurut Islam <span style=\"font-weight: 400;\">yang ada di atas, penting juga agar orang tua selalu melibatkan doa saat mendidik anak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selalu berdoa kepada Allah SWT supaya diberikan petunjuk maupun kekuatan dalam mendidik anak. Sementara doa merupakan senjata yang ampuh, bahkan menjadi bagian yang tak terpisahkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila sahabat ingin memberikan sumbangan kepada anak yatim, maka bisa langsung melalui <strong><a href=\"https:\/\/donasi.yatimmandiri.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">platform donasi<\/a><\/strong> milik Laznas yatim mandiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Disini adalah tempat yang tepat untuk program penyaluran donasi pada orang yang berhak menerimanya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penting bagi orang tua harus menggunakan metode 11 cara menghadapi anak susah diatur menurut Islam seperti berikut. Baca selengkapnya di sini! Cara menghadapi anak susah diatur menurut Islam memang bisa diterapkan melalui beragam cara. Dalam agama Islam, mengatasi masalah harus mengedepankan nilai-nilai cinta dan kasih sayang.\u00a0 Ini adalah metode dalam mendidik anak menurut agama Islam &#8230; <a title=\"11 Cara Menghadapi Anak Susah Diatur Menurut Islam, Efektif!\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang 11 Cara Menghadapi Anak Susah Diatur Menurut Islam, Efektif!\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":9217,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29],"tags":[862,127,230,223],"class_list":["post-9213","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","tag-anak-mudah-diatur","tag-islam","tag-mendidik-anak","tag-parenting"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>11 Cara Menghadapi Anak Susah Diatur Menurut Islam, Efektif!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penting bagi orang tua harus menggunakan metode 11 cara menghadapi anak susah diatur menurut Islam seperti berikut. Baca selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"11 Cara Menghadapi Anak Susah Diatur Menurut Islam, Efektif!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penting bagi orang tua harus menggunakan metode 11 cara menghadapi anak susah diatur menurut Islam seperti berikut. Baca selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-10-08T02:00:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-10-08T03:19:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/11-Cara-Menghadapi-Anak-Susah-Diatur-Menurut-Islam-Efektif.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"11 Cara Menghadapi Anak Susah Diatur Menurut Islam, Efektif!\",\"datePublished\":\"2024-10-08T02:00:53+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-08T03:19:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\\\/\"},\"wordCount\":1564,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/10\\\/11-Cara-Menghadapi-Anak-Susah-Diatur-Menurut-Islam-Efektif.jpg\",\"keywords\":[\"anak mudah diatur\",\"islam\",\"mendidik anak\",\"parenting\"],\"articleSection\":[\"Parenting\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\\\/\",\"name\":\"11 Cara Menghadapi Anak Susah Diatur Menurut Islam, Efektif!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/10\\\/11-Cara-Menghadapi-Anak-Susah-Diatur-Menurut-Islam-Efektif.jpg\",\"datePublished\":\"2024-10-08T02:00:53+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-08T03:19:19+00:00\",\"description\":\"Penting bagi orang tua harus menggunakan metode 11 cara menghadapi anak susah diatur menurut Islam seperti berikut. Baca selengkapnya di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/10\\\/11-Cara-Menghadapi-Anak-Susah-Diatur-Menurut-Islam-Efektif.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/10\\\/11-Cara-Menghadapi-Anak-Susah-Diatur-Menurut-Islam-Efektif.jpg\",\"width\":700,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"11 Cara Menghadapi Anak Susah Diatur Menurut Islam, Efektif!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"11 Cara Menghadapi Anak Susah Diatur Menurut Islam, Efektif!","description":"Penting bagi orang tua harus menggunakan metode 11 cara menghadapi anak susah diatur menurut Islam seperti berikut. Baca selengkapnya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"11 Cara Menghadapi Anak Susah Diatur Menurut Islam, Efektif!","og_description":"Penting bagi orang tua harus menggunakan metode 11 cara menghadapi anak susah diatur menurut Islam seperti berikut. Baca selengkapnya di sini!","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2024-10-08T02:00:53+00:00","article_modified_time":"2024-10-08T03:19:19+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/11-Cara-Menghadapi-Anak-Susah-Diatur-Menurut-Islam-Efektif.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"10 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"11 Cara Menghadapi Anak Susah Diatur Menurut Islam, Efektif!","datePublished":"2024-10-08T02:00:53+00:00","dateModified":"2024-10-08T03:19:19+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\/"},"wordCount":1564,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/11-Cara-Menghadapi-Anak-Susah-Diatur-Menurut-Islam-Efektif.jpg","keywords":["anak mudah diatur","islam","mendidik anak","parenting"],"articleSection":["Parenting"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\/","name":"11 Cara Menghadapi Anak Susah Diatur Menurut Islam, Efektif!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/11-Cara-Menghadapi-Anak-Susah-Diatur-Menurut-Islam-Efektif.jpg","datePublished":"2024-10-08T02:00:53+00:00","dateModified":"2024-10-08T03:19:19+00:00","description":"Penting bagi orang tua harus menggunakan metode 11 cara menghadapi anak susah diatur menurut Islam seperti berikut. Baca selengkapnya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/11-Cara-Menghadapi-Anak-Susah-Diatur-Menurut-Islam-Efektif.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/11-Cara-Menghadapi-Anak-Susah-Diatur-Menurut-Islam-Efektif.jpg","width":700,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/cara-menghadapi-anak-susah-diatur-menurut-islam\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"11 Cara Menghadapi Anak Susah Diatur Menurut Islam, Efektif!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9213","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9213"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9213\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9218,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9213\/revisions\/9218"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9217"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9213"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9213"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9213"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}