{"id":8954,"date":"2024-09-11T09:00:43","date_gmt":"2024-09-11T02:00:43","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=8954"},"modified":"2024-09-10T10:35:21","modified_gmt":"2024-09-10T03:35:21","slug":"apa-itu-maulid-nabi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/apa-itu-maulid-nabi\/","title":{"rendered":"Apa itu Maulid Nabi? Ini Sejarah dan Keutamaannya!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"> Apa itu Maulid Nabi? Maulid berasal dari kata Bahasa Arab yang berarti \u2018kelahiran\u2019 dan kata nabi mengacu pada Nabi Muhammad SAW.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maulid Nabi menjadi perayaan umum di masyarakat muslim seluruh dunia, khususnya masyarakat Indonesia. Lalu, <\/span>apa itu Maulid Nabi<span style=\"font-weight: 400;\">? Maulid Nabi adalah hari kelahiran Nabi <\/span>Muhammad SAW<span style=\"font-weight: 400;\">. Hari kelahiran nabi menjadi hari yang begitu spesial, karena Nabi Muhammad adalah utusan Allah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, berbagai kegiatan besar selalu digelar untuk merayakannya. Meskipun perayaan ini tidak digelar secara merata oleh umat muslim, tetapi penting untuk mempelajari hari kelahiran nabi sebagai upaya pendalaman ajaran agama Islam.<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa itu Maulid Nabi<\/b><b>?<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8958 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Apa-itu-Maulid-Nabi.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Apa-itu-Maulid-Nabi.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Apa-itu-Maulid-Nabi-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umat muslim di seluruh Indonesia tentu sudah tidak asing lagi dengan Maulid Nabi, karena hari itu adalah perayaan ulang tahun Nabi <\/span>Muhammad SAW <span style=\"font-weight: 400;\">yang digelar setiap tanggal 12 bulan Rabiul Awal. Secara leksikal, frasa Maulid Nabi berasal dari Bahasa Arab.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u2018Maulid\u2019 memiliki arti \u2018kelahiran\u2019 dan kata nabi mengacu pada Nabi <\/span>Muhammad SAW<span style=\"font-weight: 400;\">. Dalam kultur agama Islam, hal ini bukan hanya sebuah perayaan, tetapi tradisi dan penghormatan untuk senantiasa mengingat beliau. Oleh karena itu, Maulid Nabi selalu digelar setiap tahunnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Indonesia, perayaan ini digelar dengan berbagai kegiatan berbasis keagamaan. Mulai dari pembacaan manakib, sekaten, walima, nyiram gong, bungo lado, dan lain sebagainya. Setiap umat muslim di daerah masing-masing bersuka cita akan hari kelahiran nabi yang mulia.<\/span><\/p>\n<h2><b>Sejarah <\/b><b>Maulid Nabi<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8957 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Sejarah-Maulid-Nabi.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Sejarah-Maulid-Nabi.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Sejarah-Maulid-Nabi-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika mengacu pada sejarahnya, Maulid Nabi adalah perayaan yang sudah diperingati sejak lama, tepatnya mulai tahun kedua bulan Hijriyah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kitab <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Wafa\u2019ul Wafa<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menyebutkan bahwa bahwa perintah perayaan itu berasal dari Khaizuran, ibu Amirul Mukminin al-Rasyid dan al-Hadi<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kitab ini menjelaskan bahwa Khaizuran merupakan sosok berpengaruh selama 3 khalifah dari Dinasti Abbasiyah aktif memerintah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Khaizuran datang ke Madinah dan memerintahkan penduduk Madinah untuk menggelar perayaan itu di masjid-masjid setempat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian ia bertolak ke Mekkah dan memerintahkan penduduk Mekkah merayakan kelahiran Nabi dari rumah mereka masing-masing. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini ia lakukan agar masyarakat muslim di Arab senantiasa mengingat ajaran, teladan, dan kepemimpinan nabi.<\/span><\/p>\n<h2><b>Anjuran <\/b><b>Memperingati <\/b><b>Maulid Nabi<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8956 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Anjuran-Memperingati-Maulid-Nabi.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Anjuran-Memperingati-Maulid-Nabi.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Anjuran-Memperingati-Maulid-Nabi-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hukum agama, memang tidak ada kewajiban <\/span>memperingati <span style=\"font-weight: 400;\">Maulid Nabi. Mayoritas masyarakat memilih untuk merayakannya dan beberapa lainnya tidak. masyarakat muslim memilih untuk tidak merayakan Maulid Nabi karena memiliki pandangan bahwa Maulid Nabi adalah bid\u2019ah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, banyak ulama mengkategorikan perayaan ini sebagai bid\u2019ah hasanah, karena mendatangkan kebaikan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang-orang yang merayakannya pun akan mendapatkan pahala sebagaimana yang dikatakan oleh As-Suyuthi dan Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki al-Hasani.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut tokoh agama Islam Buya Yahya, cinta dan fitrahnya umat muslim adalah mengingat dan membanggakan Nabi setiap waktu. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka secara tidak langsung, hal ini menyatakan anjuran untuk mengingat nabi dengan cara-cara yang baik, seperti merayakan Maulid Nabi.<\/span><\/p>\n<h2><b>Keutamaan <\/b><b>Memperingati <\/b><b>Maulid Nabi<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8955 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Keutamaan-Memperingati-Maulid-Nabi.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Keutamaan-Memperingati-Maulid-Nabi.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Keutamaan-Memperingati-Maulid-Nabi-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain mengetahui <\/span>apa itu Maulid Nabi<span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span>sejarah<span style=\"font-weight: 400;\">, dan anjurannya, penting bagi umat muslim yang merayakan Maulid Nabi mengetahui keutamaan perayaan tersebut. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan begitu, nilai-nilai, wasilah, dan ajaran berkaitan dengan tradisi Maulid Nabi dapat diteladani dengan lebih mudah.<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Wasilah Berbuat Kebaikan\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu keunggulan ketika <\/span>memperingati <span style=\"font-weight: 400;\">Maulid Nabi adalah dapat menjadi sarana atau wasilah dalam berbuat kebaikan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umat muslim tidak hanya dapat meneladani kebaikan nabi, tetapi juga dapat berbuat kebaikan di hari kelahirannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebaikan-kebaikan itu bisa dicapai dengan menyediakan tempat untuk pembacaan manakib, menyajikan makanan untuk masyarakat yang ikut merayakan dan lain-lain. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kitab <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">I\u2019anatut<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dikatakan bahwa orang-orang yang melakukan kebaikan akan ditempatkan di surga oleh Allah.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Ungkapan Rasa Syukur\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, perayaan Maulid Nabi juga menjadi ungkapan rasa syukur terhadap Allah SWT atas semua rahmat, karunia, hidayah, dan rezeki yang telah diberikan kepada manusia. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu dalam hal ini, kita juga patut mensyukuri kelahiran Nabi <\/span>Muhammad SAW<span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab, berkat rahman dan rahim Allah SWT kepada Nabi Muhammad, Allah menurunkan petunjuk agar nabi membawa perubahan dalam kehidupan manusia. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perubahan itu kerap kita kenal dengan kalimat \u2018dari zaman jahiliyah ke zaman yang dipenuhi dengan ilmu pengetahuan dan agama\u2019.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Mendapatkan Berkah\u00a0<\/b><\/h3>\n<p>Dalam Islam<span style=\"font-weight: 400;\">, kata berkah yang berasal dari Bahasa Arab \u2018barakah\u2019 merujuk pada belas kasih dan anugerah yang diberikan oleh Allah SWT. Inilah salah satu keuntungan yang akan didapatkan ketika umat muslim merayakan Maulid Nabi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini dikarenakan, perayaan tersebut dilakukan dalam rangka <\/span>memperingati <span style=\"font-weight: 400;\">hari kelahiran utusan Tuhan. Melalui perayaan ini, umat muslim bisa mendapatkan ketenangan jiwa, peningkatan kualitas ibadah, dan hubungan lebih harmonis antar sesama muslim.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu dalam pelaksanaannya, hal ini tidak bisa langsung didapat. Namun perlu dijemput dengan membaca sirah nabawiyah, shalawat, manakib, dan merayakan Maulid Nabi dengan umat muslim lainnya.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Lebih Mengenal Agama Islam\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perayaan ini juga dapat menjadi sarana untuk mengenal agama Islam lebih dalam. Mengingat, perayaan Maulid Nabi tidak hanya diisi dengan pembacaan shalawat dan manakib, tetapi juga ceramah yang membahas mengenai syariat Islam tentang ibadah, hubungan sosial, dan etika.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, penceramah juga kerap mengisahkan tentang perjalanan hidup nabi. Mulai dari bagaimana nabi mengajak umat muslim berada dalam kebaikan, mengerjakan perintah Allah dan menjauhi larangannya, dan menghidupkan ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Meningkatkan Keimanan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keutamaan lainnya yang bisa didapat dari perayaan ini adalah meningkatnya keimanan. Diingatkan kembali bagaimana akhlak yang dimiliki oleh Nabi <\/span>Muhammad SAW<span style=\"font-weight: 400;\">, membuat kita akan lebih termotivasi untuk berperilaku demikian.<\/span><\/p>\n<p>Sejarah <span style=\"font-weight: 400;\">perjuangan nabi dalam memperkenalkan Islam kepada penduduk Mekkah dan Madinah juga dapat menjadi sarana untuk memperkuat ikatan spiritual dan meningkatkan rasa cinta kepada beliau. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengingat, perjuangan-perjuangan tersebut kaya akan nilai-nilai luhur yang patut diteladani.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maulid Nabi bukan hanya perayaan, tetapi momen refleksi bagi umat muslim. Dengan memahami<\/span> apa itu Maulid Nabi<span style=\"font-weight: 400;\">, ajaran Islam yang dibawa Rasulullah dapat diteladani. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mari lengkapi peringatan Maulid Nabi Muhammad ini dengan menyalurkan <strong><a href=\"https:\/\/donasi.yatimmandiri.org\/pendidikan\/sedekah-pangan-santri\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sedekah untuk penghapal quran<\/a><\/strong> di Laznas Yatim Mandiri. Berbagi kebahagiaan, perkuat iman.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu Maulid Nabi? Maulid berasal dari kata Bahasa Arab yang berarti \u2018kelahiran\u2019 dan kata nabi mengacu pada Nabi Muhammad SAW. Maulid Nabi menjadi perayaan umum di masyarakat muslim seluruh dunia, khususnya masyarakat Indonesia. Lalu, apa itu Maulid Nabi? Maulid Nabi adalah hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Hari kelahiran nabi menjadi hari yang begitu spesial, &#8230; <a title=\"Apa itu Maulid Nabi? Ini Sejarah dan Keutamaannya!\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/apa-itu-maulid-nabi\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Apa itu Maulid Nabi? Ini Sejarah dan Keutamaannya!\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":8959,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[27],"tags":[42,829,127,820,104,102],"class_list":["post-8954","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sejarah","tag-amalan","tag-apa-itu-maulid-nabi","tag-islam","tag-maulid-nabi","tag-rasulullah","tag-sejarah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Apa itu Maulid Nabi? Ini Sejarah dan Keutamaannya!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu Maulid Nabi? Maulid berasal dari kata Bahasa Arab yang berarti \u2018kelahiran\u2019 dan kata nabi mengacu pada Nabi Muhammad SAW.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/apa-itu-maulid-nabi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa itu Maulid Nabi? Ini Sejarah dan Keutamaannya!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu Maulid Nabi? Maulid berasal dari kata Bahasa Arab yang berarti \u2018kelahiran\u2019 dan kata nabi mengacu pada Nabi Muhammad SAW.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/apa-itu-maulid-nabi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-09-11T02:00:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Apa-itu-Maulid-Nabi_-Ini-Sejarah-dan-Keutamaannya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/apa-itu-maulid-nabi\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/apa-itu-maulid-nabi\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"Apa itu Maulid Nabi? Ini Sejarah dan Keutamaannya!\",\"datePublished\":\"2024-09-11T02:00:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/apa-itu-maulid-nabi\\\/\"},\"wordCount\":904,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/apa-itu-maulid-nabi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/Apa-itu-Maulid-Nabi_-Ini-Sejarah-dan-Keutamaannya.jpg\",\"keywords\":[\"amalan\",\"Apa itu Maulid Nabi\",\"islam\",\"Maulid Nabi\",\"Rasulullah\",\"sejarah\"],\"articleSection\":[\"Sejarah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/apa-itu-maulid-nabi\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/apa-itu-maulid-nabi\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/apa-itu-maulid-nabi\\\/\",\"name\":\"Apa itu Maulid Nabi? Ini Sejarah dan Keutamaannya!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/apa-itu-maulid-nabi\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/apa-itu-maulid-nabi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/Apa-itu-Maulid-Nabi_-Ini-Sejarah-dan-Keutamaannya.jpg\",\"datePublished\":\"2024-09-11T02:00:43+00:00\",\"description\":\"Apa itu Maulid Nabi? Maulid berasal dari kata Bahasa Arab yang berarti \u2018kelahiran\u2019 dan kata nabi mengacu pada Nabi Muhammad SAW.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/apa-itu-maulid-nabi\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/apa-itu-maulid-nabi\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/apa-itu-maulid-nabi\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/Apa-itu-Maulid-Nabi_-Ini-Sejarah-dan-Keutamaannya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/Apa-itu-Maulid-Nabi_-Ini-Sejarah-dan-Keutamaannya.jpg\",\"width\":700,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/apa-itu-maulid-nabi\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa itu Maulid Nabi? Ini Sejarah dan Keutamaannya!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa itu Maulid Nabi? Ini Sejarah dan Keutamaannya!","description":"Apa itu Maulid Nabi? Maulid berasal dari kata Bahasa Arab yang berarti \u2018kelahiran\u2019 dan kata nabi mengacu pada Nabi Muhammad SAW.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/apa-itu-maulid-nabi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa itu Maulid Nabi? Ini Sejarah dan Keutamaannya!","og_description":"Apa itu Maulid Nabi? Maulid berasal dari kata Bahasa Arab yang berarti \u2018kelahiran\u2019 dan kata nabi mengacu pada Nabi Muhammad SAW.","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/apa-itu-maulid-nabi\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2024-09-11T02:00:43+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Apa-itu-Maulid-Nabi_-Ini-Sejarah-dan-Keutamaannya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/apa-itu-maulid-nabi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/apa-itu-maulid-nabi\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"Apa itu Maulid Nabi? Ini Sejarah dan Keutamaannya!","datePublished":"2024-09-11T02:00:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/apa-itu-maulid-nabi\/"},"wordCount":904,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/apa-itu-maulid-nabi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Apa-itu-Maulid-Nabi_-Ini-Sejarah-dan-Keutamaannya.jpg","keywords":["amalan","Apa itu Maulid Nabi","islam","Maulid Nabi","Rasulullah","sejarah"],"articleSection":["Sejarah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/apa-itu-maulid-nabi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/apa-itu-maulid-nabi\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/apa-itu-maulid-nabi\/","name":"Apa itu Maulid Nabi? Ini Sejarah dan Keutamaannya!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/apa-itu-maulid-nabi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/apa-itu-maulid-nabi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Apa-itu-Maulid-Nabi_-Ini-Sejarah-dan-Keutamaannya.jpg","datePublished":"2024-09-11T02:00:43+00:00","description":"Apa itu Maulid Nabi? Maulid berasal dari kata Bahasa Arab yang berarti \u2018kelahiran\u2019 dan kata nabi mengacu pada Nabi Muhammad SAW.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/apa-itu-maulid-nabi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/apa-itu-maulid-nabi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/apa-itu-maulid-nabi\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Apa-itu-Maulid-Nabi_-Ini-Sejarah-dan-Keutamaannya.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Apa-itu-Maulid-Nabi_-Ini-Sejarah-dan-Keutamaannya.jpg","width":700,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/apa-itu-maulid-nabi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa itu Maulid Nabi? Ini Sejarah dan Keutamaannya!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8954","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8954"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8954\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8960,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8954\/revisions\/8960"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8959"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8954"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8954"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8954"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}