{"id":8940,"date":"2024-09-10T09:18:56","date_gmt":"2024-09-10T02:18:56","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=8940"},"modified":"2024-09-10T09:18:56","modified_gmt":"2024-09-10T02:18:56","slug":"mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\/","title":{"rendered":"7 Cara Mengajarkan Kepedulian Sosial pada Anak, Praktikkan!"},"content":{"rendered":"<p><em>Cara mengajarkan kepedulian sosial pada anak bisa dicapai dengan mengenalkan konsep, memberikan contoh, dan melibatkannya kegiatan sosial.<\/em><\/p>\n<p>Mengajarkan kepedulian sosial pada anak <span style=\"font-weight: 400;\">merupakan langkah penting dalam membentuk karakter yang baik dan bertanggung jawab. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kepedulian sosial tidak hanya membuat anak lebih peka terhadap lingkungan sekitar, tetapi juga membangun empati dan rasa saling tolong-menolong.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengajarkan kepedulian sosial, dapat menjadi tantangan tersendiri bagi <\/span>orang tua<span style=\"font-weight: 400;\">, tetapi ada langkah-langkah sederhana yang dapat diterapkan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anak-anak akan lebih mudah memahami konsep kepedulian sosial melalui pengalaman langsung, seperti berbagi sesuatu atau membantu saudara.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Pentingnya Membangun Kepedulian Sosial Anak<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8942 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Pentingnya-Membangun-Kepedulian-Sosial-Anak.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Pentingnya-Membangun-Kepedulian-Sosial-Anak.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Pentingnya-Membangun-Kepedulian-Sosial-Anak-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kepedulian sosial merupakan salah satu pendidikan karakter yang menjadi target pemerintah dan satuan pendidikan untuk diterapkan <\/span>di sekolah<span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun begitu, tugas ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pengajar, tetapi juga <\/span>orang tua<span style=\"font-weight: 400;\"> di rumah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membangun kepedulian sosial kepada anak adalah investasi penting bagi mereka, karena hal ini dapat membentuk sifat mereka menjadi lebih baik di masa depan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penanaman karakter dapat dilakukan sejak usia dini, karena anak <\/span>usia dini <span style=\"font-weight: 400;\">memiliki daya tangkap dan kecerdasan yang tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka pun sudah bisa membedakan mana sesuatu yang baik dan sesuatu yang buruk, meskipun tidak seluruhnya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika rasa peduli itu dipupuk sejak kecil, mereka akan tumbuh menjadi individu yang peduli terhadap orang lain dan dapat memahami pentingnya berbagi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka juga akan sigap membantu orang lain apabila diperlukan, menyelesaikan permasalahan yang ada, dan bertanggung jawab pada apa yang sedang mereka hadapi. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peduli terhadap orang lain tidak akan menjadi beban, tetapi sebuah keharusan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara <\/b><b>Mengajarkan Kepedulian Sosial pada Anak<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8941 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Cara-Mengajarkan-Kepedulian-Sosial-pada-Anak.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Cara-Mengajarkan-Kepedulian-Sosial-pada-Anak.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Cara-Mengajarkan-Kepedulian-Sosial-pada-Anak-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai esensi dari kepedulian sosial memang tidaklah mudah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat serangkaian proses dan cara yang harus dilakukan agar kepedulian tersebut dapat menjadi karakter bagi diri mereka. Berikut beberapa cara pengajarannya.<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Kenalkan Pada Konsep Kepedulian Terlebih Dahulu\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum memberikan mereka <\/span>contoh <span style=\"font-weight: 400;\">mengenai peduli, anak harus diberikan pemahaman terlebih dahulu mengenai apa itu konsep kepedulian. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika usia anak berada pada nol hingga delapan tahun, logika mereka sudah berkembang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, anak tidak hanya membutuhkan definisi atau <\/span>contoh<span style=\"font-weight: 400;\">, tetapi juga alasan mengapa mereka harus peduli terhadap orang-orang dan lingkungan di sekitarnya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemahaman ini dapat dipadukan dengan konsep-konsep agama secara praktis dan mudah dipahami bagi anak.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Berikan <\/b><b>Contoh <\/b><b>yang Baik\u00a0<\/b><\/h3>\n<p>Mengajarkan kepedulian sosial pada anak <span style=\"font-weight: 400;\">tanpa <\/span>contoh <span style=\"font-weight: 400;\">dari orang tua, ibarat angin berlalu. Karakter peduli tidak dapat tertanam dengan baik kepada mereka. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sikap peduli terhadap lingkungan sekitar dapat dimulai dari rumah yang dicontohkan langsung oleh <\/span>orang tua<span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anak-anak seusia mereka sangat mudah meniru orang tuanya. Di samping itu, lingkungan terdekat sangat berpengaruh besar dalam menentukan tingkat kepedulian sosial. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kepribadian seorang anak ketika beranjak dewasa, tidak terlepas dari pola pendidikan yang diberikan <\/span>orang tua<span style=\"font-weight: 400;\"> sejak kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, ini adalah kesempatan emas bagi <\/span>orang tua<span style=\"font-weight: 400;\"> untuk membentuk sikap mereka menjadi lebih baik. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bentuk kepedulian itu bisa dicontohkan melalui kebiasaan tolong-menolong, berolahraga, berbagi dengan sesama, dan lain-lain.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Libatkan Anak dalam <\/b><b>Kegiatan Sosial\u00a0<\/b><\/h3>\n<p>Kegiatan sosial <span style=\"font-weight: 400;\">yang kerap diadakan oleh warga di lingkungan setempat menjadi kesempatan berharga bagi <\/span>orang tua<span style=\"font-weight: 400;\"> untuk menanamkan keberanian diri dan membentuk karakter peduli pada anak. Mulai dari kegiatan kerja bakti, syukuran, lomba, dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui kegiatan ini, anak tidak hanya akan mendapatkan pemahaman, tetapi pengalaman langsung bersosialisasi dengan masyarakat. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini juga menjadi bukti nyata bahwa kontribusi kecil mereka dapat berdampak besar bagi orang lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di samping itu, kepekaan anak-anak untuk membantu orang lain, berkomunikasi dengan warga, dan keberanian untuk melakukan hal baru juga akan terasah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka akan mendapatkan nilai-nilai positif dan menjadi pribadi yang lebih peduli serta berempati tinggi terhadap kebutuhan orang lain.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Gunakan Cerita dan Permainan\u00a0<\/b><\/h3>\n<p>Mengajarkan kepedulian sosial pada anak <span style=\"font-weight: 400;\">juga dapat dicapai melalui cerita yang dibacakan pada buku.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buku yang didominasi oleh visual menarik bisa menjadi pilihan tepat. Gambar-gambar yang dibumbui dengan cerita, akan lebih mudah diingat bahkan menjadi memori ketika mereka dewasa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya itu, sejumlah permainan juga dapat digunakan untuk membentuk rasa kepedulian sosial. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mulai dari menemukan benda tertentu di dalam rumah, bermain boneka, bermain sepak bola, menebak kata dengan posisi telinga tertutup, dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Selalu Beri Dorongan untuk Berbagi dan Membantu\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbagi dan membantu orang lain adalah hasil yang ingin dicapai ketika <\/span>orang tua<span style=\"font-weight: 400;\"> ingin membentuk kepedulian sosial kepada anak. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, perlu untuk memberikan mereka dorongan melakukan hal-hal tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Upaya ini bisa dicapai dengan cara-cara sederhana, seperti memberikan uang kepada pengamen, membantu ibu membersihkan rumah, membantu ayah melipat baju, dan lain sebagainya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan adanya perhatian ini, mereka akan merasa terlibat dalam kegiatan sehari-hari.<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Apresiasi Usaha Anak\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam masa pertumbuhannya, anak-anak tidak hanya butuh diarahkan, tetapi juga diapresiasi atas hal-hal kecil yang ia lakukan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pun hal ini juga dapat menjadi umpan balik ketika <\/span>orang tua mengajarkan kepedulian sosial pada anak<span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>Orang tua<span style=\"font-weight: 400;\"> perlu menunjukkan bahwa bersikap peduli terhadap orang lain atau lingkungan sekitar adalah hal baik dan terpuji. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka, ketika anak mau melakukan hal tersebut seperti berbagi mainan, <\/span>orang tua<span style=\"font-weight: 400;\"> dapat mengapresiasinya dengan pujian atau hadiah kecil.<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Ajak Anak untuk Membantu Kegiatan di Rumah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kegiatan di rumah adalah sumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk mengasah kemampuan anak. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mulai dari <\/span>melatih kepedulian anak<span style=\"font-weight: 400;\">, membentuk karakter yang bertanggung jawab, menciptakan kreativitas, hingga memperkuat rasa kebersamaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Orang tua<span style=\"font-weight: 400;\"> dapat mengajak anak untuk membantu membersihkan kamar, merapikan mainan, menyiapkan makanan, merawat tanaman, dan lain sebagainya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan begitu, mereka juga dapat belajar bahwa setiap anggota keluarga memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing.<\/span><\/p>\n<p>Mengajarkan kepedulian sosial pada anak <span style=\"font-weight: 400;\">adalah investasi berharga untuk masa depan mereka. <\/span><\/p>\n<p>Orang tua<span style=\"font-weight: 400;\"> dapat mencontohkan kepedulian sosial dengan berdonasi kepada anak-anak yatim melalui program <strong><a href=\"https:\/\/donasi.yatimmandiri.org\/pendidikan\/dukung-perjuangan-yatim-dengan-jadi-orang-tua-asuh\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Orang Tua Asuh<\/a><\/strong> di Laznas Yatim Mandiri. Mari ajarkan peduli dengan berbagi.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara mengajarkan kepedulian sosial pada anak bisa dicapai dengan mengenalkan konsep, memberikan contoh, dan melibatkannya kegiatan sosial. Mengajarkan kepedulian sosial pada anak merupakan langkah penting dalam membentuk karakter yang baik dan bertanggung jawab. Kepedulian sosial tidak hanya membuat anak lebih peka terhadap lingkungan sekitar, tetapi juga membangun empati dan rasa saling tolong-menolong. Mengajarkan kepedulian sosial, &#8230; <a title=\"7 Cara Mengajarkan Kepedulian Sosial pada Anak, Praktikkan!\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang 7 Cara Mengajarkan Kepedulian Sosial pada Anak, Praktikkan!\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":8943,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29],"tags":[136,828,45,223,827],"class_list":["post-8940","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","tag-anak","tag-kepedulian-sosial","tag-orang-tua","tag-parenting","tag-sosial"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>7 Cara Mengajarkan Kepedulian Sosial pada Anak, Praktikkan!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara mengajarkan kepedulian sosial pada anak bisa dicapai dengan mengenalkan konsep, memberikan contoh, dan melibatkannya kegiatan sosial.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"7 Cara Mengajarkan Kepedulian Sosial pada Anak, Praktikkan!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara mengajarkan kepedulian sosial pada anak bisa dicapai dengan mengenalkan konsep, memberikan contoh, dan melibatkannya kegiatan sosial.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-09-10T02:18:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/7-Cara-Mengajarkan-Kepedulian-Sosial-pada-Anak-Praktikkan.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"7 Cara Mengajarkan Kepedulian Sosial pada Anak, Praktikkan!\",\"datePublished\":\"2024-09-10T02:18:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\\\/\"},\"wordCount\":903,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/7-Cara-Mengajarkan-Kepedulian-Sosial-pada-Anak-Praktikkan.jpg\",\"keywords\":[\"anak\",\"kepedulian sosial\",\"orang tua\",\"parenting\",\"sosial\"],\"articleSection\":[\"Parenting\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\\\/\",\"name\":\"7 Cara Mengajarkan Kepedulian Sosial pada Anak, Praktikkan!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/7-Cara-Mengajarkan-Kepedulian-Sosial-pada-Anak-Praktikkan.jpg\",\"datePublished\":\"2024-09-10T02:18:56+00:00\",\"description\":\"Cara mengajarkan kepedulian sosial pada anak bisa dicapai dengan mengenalkan konsep, memberikan contoh, dan melibatkannya kegiatan sosial.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/7-Cara-Mengajarkan-Kepedulian-Sosial-pada-Anak-Praktikkan.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/7-Cara-Mengajarkan-Kepedulian-Sosial-pada-Anak-Praktikkan.jpg\",\"width\":700,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"7 Cara Mengajarkan Kepedulian Sosial pada Anak, Praktikkan!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"7 Cara Mengajarkan Kepedulian Sosial pada Anak, Praktikkan!","description":"Cara mengajarkan kepedulian sosial pada anak bisa dicapai dengan mengenalkan konsep, memberikan contoh, dan melibatkannya kegiatan sosial.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"7 Cara Mengajarkan Kepedulian Sosial pada Anak, Praktikkan!","og_description":"Cara mengajarkan kepedulian sosial pada anak bisa dicapai dengan mengenalkan konsep, memberikan contoh, dan melibatkannya kegiatan sosial.","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2024-09-10T02:18:56+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/7-Cara-Mengajarkan-Kepedulian-Sosial-pada-Anak-Praktikkan.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"7 Cara Mengajarkan Kepedulian Sosial pada Anak, Praktikkan!","datePublished":"2024-09-10T02:18:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\/"},"wordCount":903,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/7-Cara-Mengajarkan-Kepedulian-Sosial-pada-Anak-Praktikkan.jpg","keywords":["anak","kepedulian sosial","orang tua","parenting","sosial"],"articleSection":["Parenting"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\/","name":"7 Cara Mengajarkan Kepedulian Sosial pada Anak, Praktikkan!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/7-Cara-Mengajarkan-Kepedulian-Sosial-pada-Anak-Praktikkan.jpg","datePublished":"2024-09-10T02:18:56+00:00","description":"Cara mengajarkan kepedulian sosial pada anak bisa dicapai dengan mengenalkan konsep, memberikan contoh, dan melibatkannya kegiatan sosial.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/7-Cara-Mengajarkan-Kepedulian-Sosial-pada-Anak-Praktikkan.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/7-Cara-Mengajarkan-Kepedulian-Sosial-pada-Anak-Praktikkan.jpg","width":700,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/mengajarkan-kepedulian-sosial-pada-anak\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"7 Cara Mengajarkan Kepedulian Sosial pada Anak, Praktikkan!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8940","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8940"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8940\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8945,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8940\/revisions\/8945"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8943"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8940"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8940"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8940"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}