{"id":8728,"date":"2024-08-23T09:04:34","date_gmt":"2024-08-23T02:04:34","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=8728"},"modified":"2024-08-21T09:34:11","modified_gmt":"2024-08-21T02:34:11","slug":"tanda-kekeringan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tanda-kekeringan\/","title":{"rendered":"AWAS! Ini 7 Tanda-Tanda Kekeringan &#038; Cara Menghadapinya"},"content":{"rendered":"<p><em>Kekeringan adalah kondisi kekurangan pasokan air di daerah dalam jangka waktu lama. Berikut ini tanda kekeringan dan cara menghadapinya!<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kekeringan sudah menjadi fenomena alam yang sering terjadi saat memasuki musim kemarau yang panjang. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak <\/span>tanda kekeringan <span style=\"font-weight: 400;\">di suatu wilayah sehingga penting untuk selalu diwaspadai. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satunya menurunnya curah hujan dan masyarakat kesulitan untuk mendapatkan pasokan air bersih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanda-tanda ini harus dikenali sebagai upaya untuk membantu dalam pencegahan dan penanggulangan dini. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat bisa segera mengatasinya dengan mengelola sumber daya air serta mengurangi konsumsi air. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sepenuhnya melibatkan penggunaan air bersih yang efisien sekaligus konservasi air.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kondisi Kekeringan di Indonesia<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8729 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Kondisi-Kekeringan-di-Indonesia.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Kondisi-Kekeringan-di-Indonesia.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Kondisi-Kekeringan-di-Indonesia-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) menyatakan bahwa beberapa daerah di Indonesia berpotensi mengalami kekeringan saat musim kemarau. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setidaknya ada 4 jenis kekeringan yaitu kekeringan hidrologis, kekeringan meteorologi, kekeringan sosial ekonomi dan <\/span>kekeringan pertanian<span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, jenis kekeringan yang sering melanda di berbagai wilayah adalah kekeringan meteorologis. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi ini ditandai dengan anomali cuaca dan iklim yang membuat curah hujan berkurang dalam periode tertentu. <\/span><\/p>\n<p>Gejala kekeringan <span style=\"font-weight: 400;\">ini meliputi peningkatan suhu, evapotranspirasi dan penurunan curah hujan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apalagi hampir 19% wilayah Indonesia dari Zona Musim telah memasuki musim kemarau yang panjang. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut prediksi BMKG, sebagian besar wilayah Bali, Nusa Tenggara dan Jawa juga sudah menyusul musim kemarau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi <\/span>kekeringan di Indonesia <span style=\"font-weight: 400;\">akan mendominasi wilayah tersebut hingga menjelang akhir bulan September. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu, kondisi ini sangat dibutuhkan kesiagaan dari Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat.<\/span><\/p>\n<h2><b>Tanda-Tanda Kekeringan<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8731 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Tanda-Tanda-Kekeringan.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Tanda-Tanda-Kekeringan.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Tanda-Tanda-Kekeringan-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Organisasi Meteorologi Dunia, pengertian kekeringan merupakan fenomena yang diakibatkan oleh berkurangnya curah hujan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kekeringan sudah menjadi jenis bencana alam yang sering terjadi di seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, berikut ini adalah beberapa <\/span>tanda kekeringan <span style=\"font-weight: 400;\">yang melanda suatu wilayah:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Menurunnya Curah Hujan dalam Satu Musim<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu gejala kekeringan yang kerap melanda berbagai daerah yaitu berkaitan dengan curah hujan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kekeringan ditandai dengan tingkat curah hujan yang mengalami penurunan, bahkan dibawah batas normal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini karena wilayah tersebut tidak mendapat hujan karena memasuki kemarau dalam jangka waktu tertentu. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berkurangnya curah hujan menjadi indikasi pertama dari bencana kekeringan sehingga harus ditanggulangi.<\/span><b><\/b><\/p>\n<h3><b>2. Lahan Pertanian Kering dan Kekurangan Lengas Tanah<\/b><\/h3>\n<p>Tanda kekeringan <span style=\"font-weight: 400;\">yang selanjutnya adalah kekurangan lengas tanah yang termasuk dalam jenis kekeringan pertanian. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kekeringan ini akan membuat kandungan air yang ada di dalam tanah menjadi berkurang. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akibatnya, air sudah tidak bisa memenuhi kebutuhan tanaman dalam periode waktu tertentu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi ini tentu akan membuat pertumbuhan tanaman di sekitarnya menjadi terganggu. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanaman semakin lama menjadi layu atau kering sebelum akhirnya mati. Lebih parahnya, kekeringan pertanian ini bisa memicu terjadinya kekeringan sosial-ekonomi dan kekeringan hidrologi.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Menurunnya Pasokan Air Permukaan dan Air Tanah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan hanya air tanah saja, kekeringan juga membuat pasokan air permukaan mengalami penurunan drastis. <\/span><\/p>\n<p>Ciri-ciri kekeringan <span style=\"font-weight: 400;\">ini disebut kondisi hidrologis sehingga kebutuhan air terganggu secara serius. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kekeringan hidrologis akan diukur dari ketinggian permukaan air danau, waduk, dan juga air tanah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Debit air sungai dalam periode ulang aliran yang tidak lebih dari periode 5 tahunan maka tergolong kering. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika debit air melampaui periode ulang aliran yang jauh dari periode 25 tahunan berarti sangat kering. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kekeringan bisa semakin parah saat musim hujan semakin pendek dan musim kemarau menjadi panjang.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Menurunnya Ketinggian Air di Sungai dan Danau<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sungai dan danau memiliki aliran air yang bersih sehingga bisa digunakan masyarakat untuk berbagai kebutuhan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti misalnya untuk keperluan minum, mencuci piring, mandi, mencuci baju dan lain sebagainya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, saat terjadi kekeringan maka ketinggian air di sungai ataupun danau akan menurun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat kemarau panjang, debit sungai yang menurun akan menyusut sehingga semakin lama menjadi kering. <\/span><\/p>\n<p>Tanda kekeringan <span style=\"font-weight: 400;\">ini membuat masyarakat harus mencari air ke sumber air di tempat. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan tidak mungkin masyarakat sekitar hanya bisa menggantungkan pada bantuan air bersih.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Kualitas Air Menurun<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kekeringan memang termasuk dalam jenis bencana alam yang terjadi secara perlahan atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">slow onset disaster.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah debit air sungai menurun, maka secara otomatis kualitas airnya akan mengalami penurunan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini tentu menjadi salah satu ancaman yang berbahaya jika terjadi secara terus menerus.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab, kebutuhan air untuk memasak, mandi, minum dan lain sebagainya sudah tidak bisa terpenuhi. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dampak jangka panjang dari menurunnya kualitas air juga bisa menyebabkan kerusakan pada ekosistem perairan.<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Kesulitan Mendapatkan Air Bersih<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah disinggung, bahwa <\/span>tanda kekeringan <span style=\"font-weight: 400;\">akan membuat masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Air bersih yang dibutuhkan untuk kehidupan sehari-hari semakin sulit untuk ditemukan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sungai dan danau di sekitar sudah mengering karena telah mengalami kekeringan berkepanjangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kekeringan akan membuat berbagai industri seperti perkebunan, pertanian, dan pertanian gagal panen. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu berdampak pada cadangan makanan ataupun minuman yang tersisa untuk manusia yang menjadi langka. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara tidak langsung kondisi ini akan membuat kualitas manusia menurun akibat kekeringan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Semakin Banyaknya Kebakaran Hutan dan Lahan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hutan adalah suatu kesatuan ekosistem yang dihuni oleh beragam sumberdaya hayati yang harus dijaga dan dilestarikan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada musim kemarau berkepanjangan, lahan akan menjadi kering dan pasokan air berkurang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fenomena kekeringan ini akan membuat berbagai jenis tanaman di kawasan hutan menjadi mengering. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mulai dari rerumputan, tumbuh-tumbuhan, pepohonan, hingga semak belukar di sekitarnya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentunya sangat rawan jika di sekitarnya terdapat sumber api karena bisa menimbulkan kebakaran hutan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara Menghadapi Kekeringan<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8730 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Cara-Menghadapi-Kekeringan.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Cara-Menghadapi-Kekeringan.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Cara-Menghadapi-Kekeringan-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun ada sejumlah <\/span>tanda kekeringan<span style=\"font-weight: 400;\">, tetapi sebenarnya hal ini masih dapat dicegah ataupun diatasi. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, untuk mewujudkan hal ini tentu dibutuhkan kerja sama yang baik dari seluruh lapisan masyarakat. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuannya supaya persediaan air masih tetap ada sehingga bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menghadapi kekeringan adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Melakukan Upaya Konservasi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara pertama untuk menghadapi berbagai <\/span>tanda kekeringan <span style=\"font-weight: 400;\">adalah dengan melakukan upaya konservasi. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini merupakan metode atau upaya untuk memanfaatkan sumberdaya yang ada sehingga terjamin hingga masa mendatang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tindakan konservasi ini bisa dimulai dengan memanfaatkan air yang tersedia dengan bijak dan efisien. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk menerapkan teknologi hemat air agar bisa dimanfaatkan seperlunya.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Menggunakan Air dengan Bijak<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Upaya konservasi pertama yang dapat dilakukan oleh setiap lapisan masyarakat adalah menggunakan air dengan bijak. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan tanpa alasan, menghemat air merupakan cara yang paling mudah untuk menghadapi kekeringan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika memasuki musim penghujan, maka jumlah pasokan air yang tersedia akan semakin melimpah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, sebagian orang justru tidak menyadari atau bahkan lupa bahwa setelahnya akan datang musim kemarau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Sahabat tidak menghemat air, cadangan air yang ada akan semakin terbatas saat musim kemarau. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Upaya ini tentu dibutuhkan kerja sama sehingga tercukupinya cadangan air di musim kemarau bisa terwujudkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Islam sendiri telah menghimbau umatnya dalam menghemat air untuk kebutuhan sehari-hari. Sesuai sabda Rasulullah seperti berikut:<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c\u0623\u0646\u0651\u064e \u0627\u0644\u0646\u0628\u064a\u0651\u064e -\u0635\u0644\u0651\u064e\u0649 \u0627\u0644\u0644\u0647\u064f \u0639\u0644\u064a\u0647\u0650 \u0648\u0633\u0644\u0651\u064e\u0645\u064e- \u0645\u0631\u0651\u064e \u0628\u0633\u0639\u062f\u064d \u0648\u0647\u0648 \u064a\u062a\u0648\u0636\u0651\u0623\u064f \u0641\u0642\u0627\u0644: \u0645\u0627 \u0647\u0630\u0627 \u0627\u0644\u0633\u0651\u064e\u0631\u0641\u064f \u064a\u0627 \u0633\u0639\u062f\u064f\u061f \u0642\u0627\u0644: \u0623\u0641\u064a \u0627\u0644\u0648\u0636\u0648\u0621\u0650 \u0633\u0631\u0641\u064c\u060c \u0642\u0627\u0644: \u0646\u0639\u0645 \u0648\u0625\u0646 \u0643\u0646\u062a\u064e \u0639\u0644\u0649 \u0646\u0647\u064e\u0631\u0650 \u062c\u0627\u0631\u064d\u201d<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBahwasanya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berlalu di samping Sa\u2019d yang sedang berwudhu, maka beliau bersabda, \u2018Jangan berlebih-lebihan (dalam penggunaan air).\u2019 Ia bertanya, \u2018Wahai Rasulullah! Apakah berlebih-lebihan dalam (penggunaan) air (juga terlarang)? \u2019Beliau menjawab, Ya, meskipun engkau berada di<\/span>sungai <span style=\"font-weight: 400;\">yang mengalir\u2019.\u201d<\/span><b><\/b><\/p>\n<\/blockquote>\n<h3><b>3. Menggunakan Teknologi Hemat Air<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain menghemat air dengan manual, sekarang ini sudah banyak yang memanfaatkan teknologi hemat air. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbagai teknologi hemat air sudah dikembangkan sebagai upaya untuk adaptasi dan antisipasi terhadap keterbatasan air.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Teknologi yang sering digunakan adalah embung yang dijadikan sebagai tempat penampungan air hujan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Embung bisa digunakan untuk menerima pasokan air ketika ketika musim kemarau terjadi dalam waktu lama. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Embung akan memberikan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari dan mengairi persawahan.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Melakukan Mitigasi Kekeringan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain konservasi, masyarakat bisa melakukan mitigasi untuk mencegah <\/span>tanda kekeringan <span style=\"font-weight: 400;\">di wilayahnya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Caranya adalah dengan memanfaatkan sumber air secara efektif, menanam pohon, membuat waduk, dan membuat resapan air.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun begitu, mitigasi ternyata juga bisa dilakukan setelah bencana kekeringan melanda. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini bisa diatasi dengan membuat sumur bor, menyediakan pompa air, hingga penyemaian hujan buatan di wilayah tangkapan hujan.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Ikut Aktif dalam Program Air Bersih<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Upaya terakhir untuk menghadapi bencana kekeringan yaitu ikut aktif dalam program air bersih. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Program semacam ini mencerminkan solidaritas dan gotong royong masyarakat dalam menghadapi tantangan lingkungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kekeringan yang terjadi adalah peringatan akan pentingnya berbagai langkah proaktif untuk menjaga pasokan air bersih. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat harus bersatu dan bekerjasama untuk menghadapi tantangan lingkungan yang cukup serius.<\/span><\/p>\n<p>Tanda kekeringan <span style=\"font-weight: 400;\">di suatu wilayah memang menjadi hal yang sangat penting untuk selalu diwaspadai. Nah, Sahabat bisa membantu memberikan sedekah air untuk masyarakat yang kurang pasokan air bersih. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salurkan <strong><a href=\"https:\/\/donasi.yatimmandiri.org\/infak\/sedekah-sumur-bor-warga-tereweng-alor\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sedekah air bersih<\/a><\/strong> dengan mudah melalui Laznas Yatim Mandiri sebagai lembaga terpercaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kekeringan adalah kondisi kekurangan pasokan air di daerah dalam jangka waktu lama. Berikut ini tanda kekeringan dan cara menghadapinya! Kekeringan sudah menjadi fenomena alam yang sering terjadi saat memasuki musim kemarau yang panjang. Ada banyak tanda kekeringan di suatu wilayah sehingga penting untuk selalu diwaspadai. Salah satunya menurunnya curah hujan dan masyarakat kesulitan untuk mendapatkan &#8230; <a title=\"AWAS! Ini 7 Tanda-Tanda Kekeringan &#038; Cara Menghadapinya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tanda-kekeringan\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang AWAS! Ini 7 Tanda-Tanda Kekeringan &#038; Cara Menghadapinya\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":8732,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[754,793,244,792],"class_list":["post-8728","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-inspirasi","tag-bencana","tag-cara-hadapi-kekeringan","tag-kekeringan","tag-tanda-kekeringan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>AWAS! Ini 7 Tanda-Tanda Kekeringan &amp; Cara Menghadapinya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kekeringan adalah kondisi kekurangan pasokan air di daerah dalam jangka waktu lama. Berikut ini tanda kekeringan dan cara menghadapinya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tanda-kekeringan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"AWAS! Ini 7 Tanda-Tanda Kekeringan &amp; Cara Menghadapinya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kekeringan adalah kondisi kekurangan pasokan air di daerah dalam jangka waktu lama. Berikut ini tanda kekeringan dan cara menghadapinya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tanda-kekeringan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-23T02:04:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/AWAS-Ini-7-Tanda-Tanda-Kekeringan-Cara-Menghadapinya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tanda-kekeringan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tanda-kekeringan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"AWAS! Ini 7 Tanda-Tanda Kekeringan &#038; Cara Menghadapinya\",\"datePublished\":\"2024-08-23T02:04:34+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tanda-kekeringan\\\/\"},\"wordCount\":1311,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tanda-kekeringan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/AWAS-Ini-7-Tanda-Tanda-Kekeringan-Cara-Menghadapinya.jpg\",\"keywords\":[\"bencana\",\"Cara Hadapi Kekeringan\",\"kekeringan\",\"Tanda Kekeringan\"],\"articleSection\":[\"Inspirasi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tanda-kekeringan\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tanda-kekeringan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tanda-kekeringan\\\/\",\"name\":\"AWAS! Ini 7 Tanda-Tanda Kekeringan & Cara Menghadapinya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tanda-kekeringan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tanda-kekeringan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/AWAS-Ini-7-Tanda-Tanda-Kekeringan-Cara-Menghadapinya.jpg\",\"datePublished\":\"2024-08-23T02:04:34+00:00\",\"description\":\"Kekeringan adalah kondisi kekurangan pasokan air di daerah dalam jangka waktu lama. Berikut ini tanda kekeringan dan cara menghadapinya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tanda-kekeringan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tanda-kekeringan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tanda-kekeringan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/AWAS-Ini-7-Tanda-Tanda-Kekeringan-Cara-Menghadapinya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/AWAS-Ini-7-Tanda-Tanda-Kekeringan-Cara-Menghadapinya.jpg\",\"width\":700,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tanda-kekeringan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"AWAS! Ini 7 Tanda-Tanda Kekeringan &#038; Cara Menghadapinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"AWAS! Ini 7 Tanda-Tanda Kekeringan & Cara Menghadapinya","description":"Kekeringan adalah kondisi kekurangan pasokan air di daerah dalam jangka waktu lama. Berikut ini tanda kekeringan dan cara menghadapinya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tanda-kekeringan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"AWAS! Ini 7 Tanda-Tanda Kekeringan & Cara Menghadapinya","og_description":"Kekeringan adalah kondisi kekurangan pasokan air di daerah dalam jangka waktu lama. Berikut ini tanda kekeringan dan cara menghadapinya!","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tanda-kekeringan\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2024-08-23T02:04:34+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/AWAS-Ini-7-Tanda-Tanda-Kekeringan-Cara-Menghadapinya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tanda-kekeringan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tanda-kekeringan\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"AWAS! Ini 7 Tanda-Tanda Kekeringan &#038; Cara Menghadapinya","datePublished":"2024-08-23T02:04:34+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tanda-kekeringan\/"},"wordCount":1311,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tanda-kekeringan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/AWAS-Ini-7-Tanda-Tanda-Kekeringan-Cara-Menghadapinya.jpg","keywords":["bencana","Cara Hadapi Kekeringan","kekeringan","Tanda Kekeringan"],"articleSection":["Inspirasi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tanda-kekeringan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tanda-kekeringan\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tanda-kekeringan\/","name":"AWAS! Ini 7 Tanda-Tanda Kekeringan & Cara Menghadapinya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tanda-kekeringan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tanda-kekeringan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/AWAS-Ini-7-Tanda-Tanda-Kekeringan-Cara-Menghadapinya.jpg","datePublished":"2024-08-23T02:04:34+00:00","description":"Kekeringan adalah kondisi kekurangan pasokan air di daerah dalam jangka waktu lama. Berikut ini tanda kekeringan dan cara menghadapinya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tanda-kekeringan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tanda-kekeringan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tanda-kekeringan\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/AWAS-Ini-7-Tanda-Tanda-Kekeringan-Cara-Menghadapinya.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/AWAS-Ini-7-Tanda-Tanda-Kekeringan-Cara-Menghadapinya.jpg","width":700,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tanda-kekeringan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"AWAS! Ini 7 Tanda-Tanda Kekeringan &#038; Cara Menghadapinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8728","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8728"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8728\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8734,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8728\/revisions\/8734"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8732"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8728"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8728"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8728"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}