{"id":8692,"date":"2024-08-21T08:59:04","date_gmt":"2024-08-21T01:59:04","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=8692"},"modified":"2024-08-20T09:48:26","modified_gmt":"2024-08-20T02:48:26","slug":"syirkah-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/syirkah-adalah\/","title":{"rendered":"Syirkah: Pengertian, Hukum, Macam-Macam, Rukun, &#038; Syaratnya"},"content":{"rendered":"<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">istilah yang mungkin masih asing bagi umat muslim. Padahal, syirkah adalah anjuran sesuai Al-Quran dan hadist. Jadi, apa itu syirkah?<\/span><\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Syirkah di era modern rupanya telah menjadi sebuah kunci utama dalam meraih sebuah kesuksesan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengapa demikian? Seperti diketahui, <\/span>syirkah adalah <span style=\"font-weight: 400;\">sebuah solusi bisnis yang sudah sesuai dengan syariat Islam. Jika sudah begini, maka bisnis pun tentu akan makin lancar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, istilah syirkah mungkin masih asing bagi kebanyakan orang, bahkan umat muslim. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal, penerapan syirkah dalam kehidupan sehari-hari sangat penting dipahami demi terciptanya kesuksesan berlandasan prinsip-prinsip Islam. Oleh sebab itu, penting untuk memahaminya lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemahaman mendalam tentang syirkah sangat diharapkan dapat membuka peluang para umat muslim untuk selalu memikirkan instrument bisnis yang sesuai dengan panduan islam. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, akan tercipta keseimbangan yang baik secara ekonomi maupun spiritual.<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa yang Dimaksud dengan Syirkah?<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8698 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Apa-yang-Dimaksud-dengan-Syirkah.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Apa-yang-Dimaksud-dengan-Syirkah.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Apa-yang-Dimaksud-dengan-Syirkah-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum memahami lebih lanjut tentang konsep dasarnya, perlu diketahui bahwa setidaknya ada 3 pengertian yang mendefinisikan syirkah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Malikiyah disebutkan bahwa syirkah merupakan sebuah izin untuk menggunakan harta yang dimiliki dua orang bersama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, menurut pendapat Hambaliyah, syirkah diartikan sebagai sebuah persekutuan dalam hak\/usaha demi menjalankan sebuah usaha\/bisnis. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pendapat ini kemudian dikuatkan oleh Sayyid Sabiq yang menyebut bahwa <\/span>syirkah adalah <span style=\"font-weight: 400;\">akad antara dua orang pada pokok harta\/keuntungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari beberapa pendapat di atas, bisa disimpulkan bahwa syirkah didefinisikan sebagai sebuah penggabungan harta dua bagian (atau bisa lebih) agar menjadi satu kesatuan utuh. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, maka sudah tidak bisa dibedakan lagi mana satu bagian dengan yang lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya penggabungan harta, istilah ini juga bisa didefinisikan dalam sebuah akad kerjasama yang melibatkan harta. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya usaha perdagangan hingga jasa. Dalam kegiatan ini, syirkah biasanya berasal dari kontribusi masing-masing pihak dalam modal usaha\/jasa.<\/span><\/p>\n<h2><b>Dasar Hukum Syirkah<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8697 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Dasar-Hukum-Syirkah.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Dasar-Hukum-Syirkah.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Dasar-Hukum-Syirkah-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena sudah dipastikan bahwa syirkah merupakan anjuran akad kerjasama bisnis dalam Islam, maka tentu saja dasar hukumnya sangat kuat. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setidaknya, ada beberapa dasar hukum syirkah yang berasal dari Al-Quran dan hadist. Selengkapnya ini dia beberapa dasar hukum syirkah:<\/span><\/p>\n<h3><b>Al-Qur&#8217;an<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti anjuran Allah SWT pada umat muslim pada umumnya, perintah untuk melakukan syirkah juga termaktub dalam surah-surah Al-Qur\u2019an, diantaranya:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">QS Al-Baqarah (ayat 282)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">QS An-Nisa (ayat 32)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua ayat diatas secara khusus memberikan gambaran tentang <\/span>syirkah adalah <span style=\"font-weight: 400;\">sebuah hal yang dianjurkan karena berhubungan dengan kerjasama pengelolaan harta hingga saling membantu dalam keuangan.<\/span><\/p>\n<h3><b>Hadits<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain Al-Quran, anjuran untuk syirkah juga ada di beberapa hadits, diantaranya:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">HR Abu Dawud<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">HR Ibnu Majah<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun isi hadist tersebut lagi-lagi sebuah anjuran Nabi Muhammad SAW untuk selalu bekerjasama dalam berbisnis. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, beliau juga menyebut agar syirkah dilakukan dengan landasan penuh kejujuran hingga keadilan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari landasan hukum al-quran dan hadits di atas, bisa dipastikan bahwa syirkah memiliki landasan yang cukup kuat dalam agama Islam. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh sebab itu, setiap muslim wajib memaknai dan memahami dasar hukum syirkah agar senantiasa mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.<\/span><\/p>\n<h2><b>Syarat Syirkah<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8696 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Syarat-Syirkah.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Syarat-Syirkah.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Syarat-Syirkah-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti sudah disebutkan, <\/span>syirkah adalah<span style=\"font-weight: 400;\"> sebuah akad kerja sama yang sah sesuai syariat Islam. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun perlu diperhatikan bahwa untuk melakukannya, setidaknya ada beberapa syarat penting yang wajib dipenuhi. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun syarat tersebut berhubungan dengan syarat subjek maupun objek syirkah.<\/span><\/p>\n<h3><b>Syarat Subjek<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Subjek yang dimaksud disini adalah individu yang terlibat dalam proses syirkah. Untuk bisa melakukan akad syirkah, maka setidaknya subyek harus memenuhi beberapa syarat berikut ini:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cakap hukum (telah berusia baligh, memiliki akal sehat, tidak dalam kondisi bermasalah hukum dan sehat jasmani rohani)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Subjek yang akan melakukan akad wajib sukarela tanpa ada paksaan atau tekanan dari pihak lain<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Subjek memiliki kemampuan menyerahkan sejumlah modal yang sudah disepakati<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h3><b>Syarat Objek<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, syarat objek <\/span>syirkah adalah<span style=\"font-weight: 400;\"> sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berasal dari modal yang halal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jelas keuntungan dan kerugiannya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Modal bisa dicampurkan dan dikelola bersama-sama<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bentuk modal syirkah bisa uang atau logam mulia (emas, perak dan sejenisnya) atau barang yang bisa ditimbang seperti sembako (beras dan minyak)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h3><b>Syarat Akad Syirkah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika syarat subjek dan objek sudah dipenuhi, maka selanjutnya harus memenuhi akad syirkah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adanya sighat (ijab dan qabul) antara pihak terkait<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengandung tasharruf atau aktivitas pengelolaan harta yang melibatkan modal kolektif<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><b>Rukun Syirkah<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8695 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Rukun-Syirkah.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Rukun-Syirkah.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Rukun-Syirkah-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya yang juga perlu dipahami adalah rukun syirkah. Sebagai informasi, rukun <\/span>syirkah adalah<span style=\"font-weight: 400;\"> sebuah elemen pokok yang harus ada dalam sebuah kerjasama. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun lima rukun syirkah yang harus dipahami oleh seluruh umat muslim adalah:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Sighat (Ijab dan Qabul)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ijab merupakan sebuah pernyataan kesediaan dari pihak yang menawarkan kerjasama. Selanjutnya Kabul adalah pernyataan penerimaan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sighat harus jelas dan tegas agar bisa memahami semua pihak yang terlibat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam perjanjian ini, jangan lupa untuk mencantumkan tentang pembagian keuntungan dan kerugian. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, baik keuntungan dan kerugian wajib ditanggung secara adil sesuai dengan kesepakatan.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Syarikun (Pihak yang Berserikat)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rukun selanjutnya adalah ada pihak yang berserikat. Seyogyanya hubungan kerjasama pada umumnya, tentu harus ada pihak lain yang terlibat, minimal 2 orang. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu dicatat bahwa semua pihak yang terlibat harus dalam kondisi sehat\u00a0 jasmani, rohani dan cakap hukum.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Modal (Ra&#8217;s al-Mal)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kerjasama kemudian baru bisa berlanjut jika sudah ada modal. Uang yang masuk ke modal ini harus suci dan berasal dari pihak-pihak subjek yang terlibat. Modal ini kemudian dicampur untuk dikelola bersama-sama.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Usaha (Mudharabah)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena <\/span>syirkah adalah<span style=\"font-weight: 400;\"> pengelolaan modal, maka tentu harus ada usaha yang dijalankan. Perlu diketahui bahwa usaha tidak boleh bertentangan dengan syariat Islam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rukun keempat adalah usaha (mudharabah), yaitu usaha yang akan dijalankan dengan modal yang telah dikontribusikan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Usaha harus halal, tidak bertentangan dengan syariat Islam, dan tidak menimbulkan kemudharatan bagi pihak lain.<\/span><\/p>\n<h2><b>Macam-Macam Syirkah<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8694 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Macam-Macam-Syirkah.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Macam-Macam-Syirkah.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Macam-Macam-Syirkah-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penting dipahami juga bahwa syirkah setidaknya memiliki dua macam jenis. Apa saja? Intip pembahasan syirkah berikut ini:<\/span><b><\/b><\/p>\n<h3><b>Syirkah Amalak<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Syirkah amalak merupakan perjanjian kepemilikan antara 2 orang\/lebih (hal milik) terhadap suatu barang tanpa transaksi syirkah. Adapun syirkah jenis ini masih dibagi menjadi 2, seperti:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Syirkah ikhtiyar<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: berdasarkan kehendak dua pihak tertentu<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Syirkah jabar<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: tanpa kehendak pihak tertentu. Contoh kasusnya adalah barang milik bersama berdasarkan instruksi warisan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h3><b>Syirkah Uqud<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya macam kedua <\/span>syirkah adalah<span style=\"font-weight: 400;\"> Uqud. Kerjasama satu ini terjalin melalui akad antara 2 pihak\/lebih untuk menggabungkan modal\/keuntungan. Setidaknya, syirkah uqud memiliki beberapa jenis sebagai berikut:<\/span><i><\/i><\/p>\n<h4><i>1. Syirkah al-Mudharbah<\/i><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kerjasama antara pemilik dan pengelola modal. Adapun keuntungan dibagi berdasarkan nisbah yang sudah disepakati. Sementara itu, kerugian ditanggung pemilik modal.<\/span><i><\/i><\/p>\n<h4><i>2. Syirkah Inan<\/i><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kerjasama antara 2 pihak\/lebih untuk menyetorkan modal dalam bentuk barang atau jasa untuk sebuah usaha. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun pembagian keuntungan berdasarkan nisbah modal yang sudah disetorkan sehingga lebih adil.<\/span><i><\/i><\/p>\n<h4><i>3. Syirkah al-Wujuuh<\/i><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena <\/span>syirkah adalah<span style=\"font-weight: 400;\"> kerjasama, maka seseorang juga bisa mengandalkan keahlian, reputasi dan jabatannya untuk modal usaha. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semantara itu, pembagian keuntungan juga didasarkan keahlian, reputasi hingga jabatan yang telah disepakati.\u00a0<\/span><b><i><\/i><\/b><\/p>\n<h4><b><i>4. Syirkah al-Mufawadhah<\/i><\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kerjasama dua pihak\/lebih yang saling membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari saat tinggal bersama. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama dengan yang lain, keuntungan kerugian pun dibagi secara merata.<\/span><b><i><\/i><\/b><\/p>\n<h4><b><i>5. Syirkah Abdan<\/i><\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kerjasama usaha juga bisa dilakukan dengan menggabungkan tenaga dan keahlian tertentu. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan begitu, keuntungan dan kerugian pun juga bisa dibagikan sesuai dengan tenaga dan keahlian yang disepakati.<\/span><\/p>\n<h2><b>Contoh Syirkah<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8693 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Contoh-Syirkah.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Contoh-Syirkah.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Contoh-Syirkah-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar lebih memahami aplikasinya, <\/span>syirkah adalah<span style=\"font-weight: 400;\"> sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Agas menitipkan modal kepada pengusaha Belva untuk dikelola sebagai usaha dagang. Pembagian keuntungannya adalah: Agas 60% (pemilik modal) sementara Belva 40% (pengusaha) &#8211; <\/span>Syirkah al-Mudharabah<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ilham dan Sandy membuka usaha percetakan. Ilham menyetorkan modal mesin cetak (Rp100 Juta), sementara Sandy menyumbang keahlian desain grafis (senilai Rp50 juta). Maka pembagian keuntungannya 67% Ilham dan 33% Sandy &#8211; <\/span>Syirkah Inan<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Syakira (dokter) dan Usman (pengacara) mendirikan firma hukum. Pembagian keuntungannya adalah 70% Syakira dan 30% Usman karena dokter dianggap memiliki keahlian lebih tinggi &#8211; <\/span>Syirkah al-Wujuuh<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada akhirnya, <\/span>syirkah adalah<span style=\"font-weight: 400;\"> sebuah anjuran yang wajib dipahami oleh semua umat muslim. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan memahami syirkah, maka jalannya usaha pun akan jadi lebih berkah karena sesuai syariat Islam. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sahabat ingin tahu informasi lain seputar Islam? Kunjungi <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>blog<\/strong><\/a><\/span><strong>\u00a0Yatim Mandiri<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> sekarang juga!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>istilah yang mungkin masih asing bagi umat muslim. Padahal, syirkah adalah anjuran sesuai Al-Quran dan hadist. Jadi, apa itu syirkah? Syirkah di era modern rupanya telah menjadi sebuah kunci utama dalam meraih sebuah kesuksesan. Mengapa demikian? Seperti diketahui, syirkah adalah sebuah solusi bisnis yang sudah sesuai dengan syariat Islam. Jika sudah begini, maka bisnis pun &#8230; <a title=\"Syirkah: Pengertian, Hukum, Macam-Macam, Rukun, &#038; Syaratnya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/syirkah-adalah\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Syirkah: Pengertian, Hukum, Macam-Macam, Rukun, &#038; Syaratnya\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":8699,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[28],"tags":[438,301,390,786],"class_list":["post-8692","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-muamalah","tag-hukum-islam","tag-muamalah","tag-syirkah","tag-syirkah-adalah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Syirkah: Pengertian, Hukum, Macam-Macam, Rukun, &amp; Syaratnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"istilah yang mungkin masih asing bagi umat muslim. Padahal, syirkah adalah anjuran sesuai Al-Quran dan hadist. Jadi, apa itu syirkah?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/syirkah-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Syirkah: Pengertian, Hukum, Macam-Macam, Rukun, &amp; Syaratnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"istilah yang mungkin masih asing bagi umat muslim. Padahal, syirkah adalah anjuran sesuai Al-Quran dan hadist. Jadi, apa itu syirkah?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/syirkah-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-21T01:59:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Syirkah_-Pengertian-Hukum-Macam-Macam-Rukun-Syaratnya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/syirkah-adalah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/syirkah-adalah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"Syirkah: Pengertian, Hukum, Macam-Macam, Rukun, &#038; Syaratnya\",\"datePublished\":\"2024-08-21T01:59:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/syirkah-adalah\\\/\"},\"wordCount\":1236,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/syirkah-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Syirkah_-Pengertian-Hukum-Macam-Macam-Rukun-Syaratnya.jpg\",\"keywords\":[\"Hukum Islam\",\"Muamalah\",\"syirkah\",\"syirkah adalah\"],\"articleSection\":[\"Muamalah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/syirkah-adalah\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/syirkah-adalah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/syirkah-adalah\\\/\",\"name\":\"Syirkah: Pengertian, Hukum, Macam-Macam, Rukun, & Syaratnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/syirkah-adalah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/syirkah-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Syirkah_-Pengertian-Hukum-Macam-Macam-Rukun-Syaratnya.jpg\",\"datePublished\":\"2024-08-21T01:59:04+00:00\",\"description\":\"istilah yang mungkin masih asing bagi umat muslim. Padahal, syirkah adalah anjuran sesuai Al-Quran dan hadist. Jadi, apa itu syirkah?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/syirkah-adalah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/syirkah-adalah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/syirkah-adalah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Syirkah_-Pengertian-Hukum-Macam-Macam-Rukun-Syaratnya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Syirkah_-Pengertian-Hukum-Macam-Macam-Rukun-Syaratnya.jpg\",\"width\":700,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/syirkah-adalah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Syirkah: Pengertian, Hukum, Macam-Macam, Rukun, &#038; Syaratnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Syirkah: Pengertian, Hukum, Macam-Macam, Rukun, & Syaratnya","description":"istilah yang mungkin masih asing bagi umat muslim. Padahal, syirkah adalah anjuran sesuai Al-Quran dan hadist. Jadi, apa itu syirkah?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/syirkah-adalah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Syirkah: Pengertian, Hukum, Macam-Macam, Rukun, & Syaratnya","og_description":"istilah yang mungkin masih asing bagi umat muslim. Padahal, syirkah adalah anjuran sesuai Al-Quran dan hadist. Jadi, apa itu syirkah?","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/syirkah-adalah\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2024-08-21T01:59:04+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Syirkah_-Pengertian-Hukum-Macam-Macam-Rukun-Syaratnya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/syirkah-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/syirkah-adalah\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"Syirkah: Pengertian, Hukum, Macam-Macam, Rukun, &#038; Syaratnya","datePublished":"2024-08-21T01:59:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/syirkah-adalah\/"},"wordCount":1236,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/syirkah-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Syirkah_-Pengertian-Hukum-Macam-Macam-Rukun-Syaratnya.jpg","keywords":["Hukum Islam","Muamalah","syirkah","syirkah adalah"],"articleSection":["Muamalah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/syirkah-adalah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/syirkah-adalah\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/syirkah-adalah\/","name":"Syirkah: Pengertian, Hukum, Macam-Macam, Rukun, & Syaratnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/syirkah-adalah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/syirkah-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Syirkah_-Pengertian-Hukum-Macam-Macam-Rukun-Syaratnya.jpg","datePublished":"2024-08-21T01:59:04+00:00","description":"istilah yang mungkin masih asing bagi umat muslim. Padahal, syirkah adalah anjuran sesuai Al-Quran dan hadist. Jadi, apa itu syirkah?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/syirkah-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/syirkah-adalah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/syirkah-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Syirkah_-Pengertian-Hukum-Macam-Macam-Rukun-Syaratnya.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Syirkah_-Pengertian-Hukum-Macam-Macam-Rukun-Syaratnya.jpg","width":700,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/syirkah-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Syirkah: Pengertian, Hukum, Macam-Macam, Rukun, &#038; Syaratnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8692","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8692"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8692\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8700,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8692\/revisions\/8700"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8699"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8692"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8692"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8692"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}