{"id":8658,"date":"2024-08-17T09:00:47","date_gmt":"2024-08-17T02:00:47","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=8658"},"modified":"2024-08-19T10:07:18","modified_gmt":"2024-08-19T03:07:18","slug":"makna-kemerdekaan-dalam-islam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\/","title":{"rendered":"Makna Kemerdekaan dalam Islam &#038; Kisah Perjuangan Zaman Nabi"},"content":{"rendered":"<p><em>Berikut ini merupakan penjelasan makna kemerdekaan dalam Islam, sehingga bisa memberikan pandangan baru yang lebih komprehensif, cek di sini!<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kemerdekaan adalah kebebasan, tidak dijajah, dan dapat berdiri sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Soal ini, Sahabat tentu sudah hafal, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">? Namun, apakah Sahabat paham apa makna kemerdekaan dalam Islam?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya, makna yang dimiliki tidak jauh berbeda. Hanya saja, kemerdekaan dalam Islam mencakup berbagai konteks yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, untuk memahami apa makna kemerdekaan dalam Islam, mari simak artikel berikut ini. Baca baik-baik, ya!<\/span><\/p>\n<h2><b>Makna Kemerdekaan dalam Islam<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8659 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Makna-Kemerdekaan-dalam-Islam.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Makna-Kemerdekaan-dalam-Islam.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Makna-Kemerdekaan-dalam-Islam-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memaknai kemerdekaan dalam Islam, terdapat dua sudut pandang yang bisa digunakan, yaitu syariah dan kemanusiaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara syariah, kemerdekaan dan kebebasan diartikan sebagai suatu kondisi di mana seseorang dengan sadar dan berusaha untuk memposisikan dirinya sebagai hamba Allah SWT.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan kata lain, kemerdekaan seorang Muslim diraih ketika ia tidak menyembah selain Allah SWT. Lebih lanjut, Muslim bisa dikatakan merdeka ketika ia tidak lagi dibutakan dan dikendalikan oleh nafsu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, Islam juga mengakui kebebasan individu yang dilihat dari sudut pandang sisi kemanusiaan. Hal ini telah disinggung secara implisit dalam dalam Al-Quran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, Allah telah menyebut perilaku kebebasan dalam beragama. Terlepas dari Islam adalah agama yang benar, Allah SWT menghendaki umat manusia untuk memilih agama yang dianut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena setiap manusia yang lahir ke dunia sudah merdeka dan diberikan kehendak agar dapat menentukan jalan hidupnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebebasan dalam hal ini juga mencakup mengenai keimanan. Apakah manusia di dunia akan menjadi hamba Allah SWT dan beriman kepada-Nya atau justru menjadi seseorang yang kufur dan ingkar akan kebesaran-Nya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Kisah Perjuangan Kemerdekaan Zaman Nabi<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8660 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Kisah-Perjuangan-Kemerdekaan-Zaman-Nabi.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Kisah-Perjuangan-Kemerdekaan-Zaman-Nabi.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Kisah-Perjuangan-Kemerdekaan-Zaman-Nabi-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belajar makna kemerdekaan Islam bisa melalui kisah perjuangan yang dialami pada zaman nabi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><strong>1. Makna Kemerdekaan dari Kisah Dakwah Rasulullah SAW<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam dakwahnya, Rasulullah SAW mengembang misi yang diberikan Allah SWT untuk tidak takut terhadap ajaran menyimpang dari kaum quraisy. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kesuksesan yang didapatkan dengan misi dakwah tersebut bisa menjadi pembelajaran lebih dalam mengenai <\/span>makna kemerdekaan dalam Islam<span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walaupun demikian, untuk menjalankan misi tersebut tentu terdapat tantangan yang harus dihadapi, yaitu penindasan ekonomi, disorientasi hidup dan kezaliman sosial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di dalam Al-Qur\u2019an dijelaskan bahwa penindasan ekonomi adalah sesuatu yang membuat kekayaan hanya berputar-putar pada kelompok tertentu saja. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal ini, Rasulullah SAW mengkritik keras bagi orang-orang yang mengumpulkan dan menghitung-hitung hartanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Harta tersebut digunakan tanpa mempedulikan keadilan ekonomi dan kesejahteraan sosial. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini dijelaskan pada surat Al-Ma\u2019un yaitu dari ayat 1 sampai 3, didalamnya dijelaskan mengenai kaum yang mendustakan agama karena menelantarkan orang miskin dan anak yatim.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maksud dari disorientasi hidup di sini diekspresikan dengan masyarakat Arab Quraisy yang menyembah berhala. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasulullah SAW berjuang keras dengan mengajarkan kepada umat manusia agar menyembah Allah SWT.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu Rasulullah SAW juga selalu mengkampanyekan mengenai kemerdekaan sistem perbudakan, kesederajatan bangsa-bangsa dan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beliau menegaskan bahwa semua makhluk sama di mata Allah SWT tanpa membeda-bedakan golongan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap manusia sama tidak ada yang membedakannya, kecuali tingkat ketakwaan kepada Tuhan-Nya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><strong>2. Makna Kemerdekaan dari Kisah Nabi Ibrahim\u00a0<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kisah perjuangan di zaman Nabi yang bisa diambil pembelajarannya mengenai <\/span>makna kemerdekaan dalam Islam<span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu kisah perjalanan spiritual yang dialami Nabi Ibrahim. Perjalanan Nabi Ibrahim dalam mencari Tuhan bukan hal yang mudah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena ini merupakan upaya yang dilakukan Nabi Ibrahim, untuk membebaskan diri dari keyakinan yang menurutnya keliru. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang diketahui bersama, bahwa masyarakat pada saat itu menyembah berhala dan menganggapnya sebagai Tuhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Baginya, dengan menyembah berhala justru akan menjatuhkan harkat martabat dirinya sebagai seorang manusia.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Ayat Tentang Nasionalisme<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8661 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Ayat-Tentang-Nasionalisme.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Ayat-Tentang-Nasionalisme.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Ayat-Tentang-Nasionalisme-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memberikan gambaran yang lebih mendalam mengenai <\/span>makna kemerdekaan dalam Islam<span style=\"font-weight: 400;\">, berikut ini merupakan beberapa ayat yang terdapat di dalam Al-Qur\u2019an tentang nasionalisme.<\/span><\/p>\n<h3><strong>1. QS An-Nisa\u2019 ayat 66<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ayat pertama yang menjadi dalil nasionalisme di dalam Al-Quran adalah surat An-Nisa\u2019 ayat 66, yaitu:<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u0648\u064e\u0644\u064e\u0648\u0652 \u0623\u064e\u0646\u0651\u064e\u0627 \u0643\u064e\u062a\u064e\u0628\u0652\u0646\u064e\u0627 \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u0652\u0647\u0650\u0645 \u0623\u064e\u0646\u0650 \u0627\u0642\u0652\u062a\u064f\u0644\u064f\u0648\u0652\u0627 \u0623\u064e\u0646\u0652\u0641\u064f\u0633\u064e\u0643\u0645 \u0623\u064e\u0648\u0650 \u0623\u062e\u0631\u064f\u062c\u064f\u0648\u0627 \u0645\u0650\u0646 \u062f\u0650\u064a\u064e\u0627\u0631\u0650\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0645\u064e\u0627 \u0641\u064e\u0639\u064e\u0644\u064f\u0648\u0652\u0647 \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627 \u0642\u0644\u064a\u0644\u064c \u0645\u0646\u0647\u0645 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya: \u201cDan sesungguhnya jika seandainya Kami perintahkan kepada mereka (orang-orang munafik) \u2018Bunuhlah diri kamu atau keluarlah dari kampung halaman kamu!\u2019 niscaya mereka tidak akan melakukannya, kecuali sebagian kecil dari mereka&#8230;&#8221; (QS. An-Nisa&#8217;: 66).\u00a0<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan tafsir dari Syekh Wahbah Al-Zuhaily dalam ayat tersebut mengandung isyarat mengenai nasionalisme dan ketergantungan orang dengannya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Allah SWT bahkan mengibaratkan keluar kampung halaman sebanding dengan tindakan bunuh diri. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Hijrah dari tanah air merupakan hal yang sulit. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kita yang lain, dikatakan bahwa firman Allah yang mengatakan keluar dari kampung halaman, merupakan isyarat yang jelas akan ketergantungan dari hati manusia dengan negara tempat kelahiran seseorang.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><strong>2. QS Al-Qashash ayat 85<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ayat tentang nasionalisme di dalam Al-Qur\u2019an juga terdapat di dalam surat Al-Qashash ayat 85. Berikut ini merupakan bunyi ayatnya:\u00a0<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u0625\u0650\u0646\u0651\u064e<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0627\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0641\u064e\u0631\u064e\u0636\u064e<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u0652\u0643\u064e<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0627\u0644\u0652\u0642\u064f\u0631\u0652\u0622\u0646\u064e<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0644\u064e\u0631\u064e\u0627\u062f\u0651\u064f\u0643\u064e<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0625\u0650\u0644\u064e\u0649<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0645\u064e\u0639\u064e\u0627\u062f\u064d<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya: &#8220;Sesungguhnya (Allah) yang mewajibkan atasmu (melaksanakan hukum-hukum) Al-Qur\u2019an benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali.\u201d (QS. Al Qashash: 85).\u00a0<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tafsir ayat tersebut menurut Supriyono, Dosen IAIN Kudus menyebutkan bahwa kata \u201cma\u2019ad\u201d ditafsirkan dengan pandangan yang berbeda-beda. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada yang menafsirkannya sebagai akhirat, Makkah, kematian dan hari kiamat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun pendapat yang lebih mendekati berdasarkan Imam Fakhr Al-Din Al-Razi menafsirkan kata tersebut dengan Makkah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari tafsiran tersebut didapatkan petunjuk atau semacam isyarat bahwa \u201cCinta tanah air adalah sebagian dari iman\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam perjalanan hijrahnya Rasulullah SAW menuju Madinah, banyak sekali menyebut kata \u201ctanah air, tanah air\u201d. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian permohonan tersebut Allah SWT wujudkan dengan kembali ke Makkah sebagai kampung halamannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><strong>3. QS At-Taubah ayat 122<\/strong><\/h3>\n<p>Makna kemerdekaan dalam Islam <span style=\"font-weight: 400;\">juga erat kaitannya dengan rasa nasionalisme. Hal ini seperti yang tercantum di dalam QS surat At-Taubat ayat 22 yaitu:<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u0648\u064e\u0645\u0627<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0643\u0627\u0646\u064e<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0627\u0644\u0652\u0645\u064f\u0624\u0652\u0645\u0650\u0646\u064f\u0648\u0646\u064e<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0644\u0650\u064a\u064e\u0646\u0652\u0641\u0650\u0631\u064f\u0648\u0627<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0643\u064e\u0627\u0641\u0651\u064e\u0629\u064b<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0641\u064e\u0644\u064e\u0648\u0652\u0644\u0627<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0646\u064e\u0641\u064e\u0631\u064e<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0645\u0650\u0646\u0652<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0643\u064f\u0644\u0651\u0650<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0641\u0650\u0631\u0652\u0642\u064e\u0629\u064d<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0645\u0650\u0646\u0652\u0647\u064f\u0645\u0652<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0637\u0627\u0626\u0650\u0641\u064e\u0629\u064c<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0644\u0650\u064a\u064e\u062a\u064e\u0641\u064e\u0642\u0651\u064e\u0647\u064f\u0648\u0627<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0641\u0650\u064a<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0627\u0644\u062f\u0651\u0650\u064a\u0646\u0650<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0648\u064e\u0644\u0650\u064a\u064f\u0646\u0652\u0630\u0650\u0631\u064f\u0648\u0627<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0642\u064e\u0648\u0652\u0645\u064e\u0647\u064f\u0645\u0652<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0625\u0650\u0630\u0627<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0631\u064e\u062c\u064e\u0639\u064f\u0648\u0627<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u0652\u0647\u0650\u0645\u0652<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0644\u064e\u0639\u064e\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645\u0652<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u064a\u064e\u062d\u0652\u0630\u064e\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya: Dan tidak sepatutnya orang-orang mukmin itu semuanya pergi (ke medan perang). Mengapa sebagian dari setiap golongan di antara mereka tidak pergi untuk memperdalam pengetahuan agama mereka dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali, agar mereka dapat menjaga dirinya. (QS. At-Taubah: 122)\u00a0<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam Tafsir al-Wadhih, Syekh Muhammad Mahmud al-Hijazi menjelaskan mengenai ayat tersebut. jadi dalam ayat di atas mengisyaratkan mengenai kewajiban belajar ilmu bagi umat secara keseluruhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam pelaksanaannya, kewajiban ini tentu tidak mengurangi kewajiban jihad. Selain itu, mempertahankan tanah air juga menjadi kewajiban yang suci. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanah air memerlukan orang yang dapat berjuang dengan senjata dan berjuang dengan dalil dan argumentasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu, menanamkan rasa nasionalisme, memperkokoh moralitas jiwa, mencetak generasi yang berwawasan cinta tanah air dan rela berkorban merupakan kewajiban. Karena ini menjadi pondasi dalam membangun umat serta pilar kemerdekaan.<\/span><\/p>\n<p>Makna kemerdekaan dalam Islam <span style=\"font-weight: 400;\">bisa dilihat dari sisi syariah atau kemanusiaan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sahabat juga bisa mewujudkan kemerdekaan penindasan ekonomi bagi teman-teman yang membutuhkan, dengan menyisihkan hartanya melalui <\/span><a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lsznas Yatim Mandiri<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang berkomitmen untuk membantu anak yatim dan dhuafa.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut ini merupakan penjelasan makna kemerdekaan dalam Islam, sehingga bisa memberikan pandangan baru yang lebih komprehensif, cek di sini! Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kemerdekaan adalah kebebasan, tidak dijajah, dan dapat berdiri sendiri. Soal ini, Sahabat tentu sudah hafal, kan? Namun, apakah Sahabat paham apa makna kemerdekaan dalam Islam? Sebenarnya, makna yang dimiliki tidak &#8230; <a title=\"Makna Kemerdekaan dalam Islam &#038; Kisah Perjuangan Zaman Nabi\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Makna Kemerdekaan dalam Islam &#038; Kisah Perjuangan Zaman Nabi\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":8662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[27],"tags":[127,780,115,781],"class_list":["post-8658","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sejarah","tag-islam","tag-makna-kemerdekaan","tag-nabi","tag-perjuangan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Makna Kemerdekaan dalam Islam &amp; Kisah Perjuangan Zaman Nabi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut ini merupakan penjelasan makna kemerdekaan dalam Islam, sehingga bisa memberikan pandangan baru yang lebih komprehensif, cek di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Makna Kemerdekaan dalam Islam &amp; Kisah Perjuangan Zaman Nabi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut ini merupakan penjelasan makna kemerdekaan dalam Islam, sehingga bisa memberikan pandangan baru yang lebih komprehensif, cek di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-17T02:00:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-19T03:07:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Makna-Kemerdekaan-dalam-Islam-Kisah-Perjuangan-Zaman-Nabi.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"Makna Kemerdekaan dalam Islam &#038; Kisah Perjuangan Zaman Nabi\",\"datePublished\":\"2024-08-17T02:00:47+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-19T03:07:18+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\\\/\"},\"wordCount\":1028,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Makna-Kemerdekaan-dalam-Islam-Kisah-Perjuangan-Zaman-Nabi.jpg\",\"keywords\":[\"islam\",\"Makna Kemerdekaan\",\"Nabi\",\"Perjuangan\"],\"articleSection\":[\"Sejarah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\\\/\",\"name\":\"Makna Kemerdekaan dalam Islam & Kisah Perjuangan Zaman Nabi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Makna-Kemerdekaan-dalam-Islam-Kisah-Perjuangan-Zaman-Nabi.jpg\",\"datePublished\":\"2024-08-17T02:00:47+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-19T03:07:18+00:00\",\"description\":\"Berikut ini merupakan penjelasan makna kemerdekaan dalam Islam, sehingga bisa memberikan pandangan baru yang lebih komprehensif, cek di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Makna-Kemerdekaan-dalam-Islam-Kisah-Perjuangan-Zaman-Nabi.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Makna-Kemerdekaan-dalam-Islam-Kisah-Perjuangan-Zaman-Nabi.jpg\",\"width\":700,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Makna Kemerdekaan dalam Islam &#038; Kisah Perjuangan Zaman Nabi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Makna Kemerdekaan dalam Islam & Kisah Perjuangan Zaman Nabi","description":"Berikut ini merupakan penjelasan makna kemerdekaan dalam Islam, sehingga bisa memberikan pandangan baru yang lebih komprehensif, cek di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Makna Kemerdekaan dalam Islam & Kisah Perjuangan Zaman Nabi","og_description":"Berikut ini merupakan penjelasan makna kemerdekaan dalam Islam, sehingga bisa memberikan pandangan baru yang lebih komprehensif, cek di sini!","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2024-08-17T02:00:47+00:00","article_modified_time":"2024-08-19T03:07:18+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Makna-Kemerdekaan-dalam-Islam-Kisah-Perjuangan-Zaman-Nabi.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"Makna Kemerdekaan dalam Islam &#038; Kisah Perjuangan Zaman Nabi","datePublished":"2024-08-17T02:00:47+00:00","dateModified":"2024-08-19T03:07:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\/"},"wordCount":1028,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Makna-Kemerdekaan-dalam-Islam-Kisah-Perjuangan-Zaman-Nabi.jpg","keywords":["islam","Makna Kemerdekaan","Nabi","Perjuangan"],"articleSection":["Sejarah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\/","name":"Makna Kemerdekaan dalam Islam & Kisah Perjuangan Zaman Nabi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Makna-Kemerdekaan-dalam-Islam-Kisah-Perjuangan-Zaman-Nabi.jpg","datePublished":"2024-08-17T02:00:47+00:00","dateModified":"2024-08-19T03:07:18+00:00","description":"Berikut ini merupakan penjelasan makna kemerdekaan dalam Islam, sehingga bisa memberikan pandangan baru yang lebih komprehensif, cek di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Makna-Kemerdekaan-dalam-Islam-Kisah-Perjuangan-Zaman-Nabi.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Makna-Kemerdekaan-dalam-Islam-Kisah-Perjuangan-Zaman-Nabi.jpg","width":700,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/makna-kemerdekaan-dalam-islam\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Makna Kemerdekaan dalam Islam &#038; Kisah Perjuangan Zaman Nabi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8658","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8658"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8658\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8663,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8658\/revisions\/8663"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8658"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8658"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8658"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}