{"id":7998,"date":"2024-06-05T08:13:56","date_gmt":"2024-06-05T01:13:56","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=7998"},"modified":"2024-06-05T09:52:38","modified_gmt":"2024-06-05T02:52:38","slug":"hukum-pernikahan-dalam-islam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/hukum-pernikahan-dalam-islam\/","title":{"rendered":"5 Hukum Pernikahan dalam Islam yang Perlu Dipahami Muslim"},"content":{"rendered":"<p><em>Pelaksanaan hukum pernikahan dalam Islam diatur oleh syariat. Hukum dari menikah atas dasar situasi dan kondisi seorang yang akan menikah.<\/em><\/p>\n<p>Hukum pernikahan dalam Islam <span style=\"font-weight: 400;\">terbagi dalam beberapa kategori yang memiliki kondisi berbeda. Menikah menjadi satu cara untuk bersyukur atas nikmat cinta dan kehidupan yang telah Allah berikan Bahkan, menikah dikatakan sebagai salah satu cara terbaik untuk menyempurnakan setengah iman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam <\/span>Islam<span style=\"font-weight: 400;\">, menikah <\/span>adalah <span style=\"font-weight: 400;\">bentuk ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Menikah dapat membantu seseorang menjaga kesucian diri dari perbuatan zina. Ibadah ini sangat dianjurkan bagi seorang muslim yang mampu untuk menjalankannya<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memahami <\/span>hukum pernikahan<span style=\"font-weight: 400;\"> secara lebih lanjut, melakukan konsultasi pada guru atau orang yang lebih paham mengenai <\/span>Islam <span style=\"font-weight: 400;\">sangat dianjurkan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini untuk mengetahui kesinambungan kondisi tiap individu untuk melangsungkan <\/span>pernikahan<span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span>Pernikahan<span style=\"font-weight: 400;\"> diniatkan untuk membawa kebahagiaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Hukum Pernikahan dalam Islam<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8001 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Hukum-Pernikahan-dalam-Islam.png\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Hukum-Pernikahan-dalam-Islam.png 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Hukum-Pernikahan-dalam-Islam-300x171.png 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelaksanaan <\/span>hukum <span style=\"font-weight: 400;\">pernikahan <\/span>dalam agama Islam <span style=\"font-weight: 400;\">telah diatur oleh syariat. <\/span>Hukum <span style=\"font-weight: 400;\">dari menikah memiliki beberapa kategori ber<\/span>dasar<span style=\"font-weight: 400;\">kan situasi dan kondisi dari seorang individu yang hendak menikah. Tidak semua kondisi mewajibkan adanya <\/span>pernikahan<span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Wajib<\/b><\/h3>\n<p>Hukum pernikahan dalam Islam <span style=\"font-weight: 400;\">bagi yang sudah memiliki kemampuan secara finansial dan fisik <\/span>adalah wajib<span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernikahan dilakukan untuk menghindari kekhawatiran akan jatuh dalam perbuatan zina jika tidak menikah. Dalam kondisi ini, menikah menjadi kewajiban untuk menghindari dosa besar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang muslim diharuskan untuk menjaga dirinya dari perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu kriteria yang harus terpenuhi bagi seorang muslim yang diwajibkan untuk menikah <\/span>adalah<span style=\"font-weight: 400;\"> keadaan jasmani dan rohani yang sempurna. Artinya, kondisi fisik dan mentalnya sudah harus matang.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Sunnah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi seseorang yang mampu menikah dan tidak khawatir jatuh dalam perbuatan zina, menikah disunnahkan. Menikah sangat dianjurkan dalam <\/span>Islam<span style=\"font-weight: 400;\">. Pernikahan merupakan salah satu cara untuk menjaga kehormatan diri.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Makruh<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernikahan dapat menjadi makruh jika seorang muslim merasa bahwa dirinya tidak akan mampu memenuhi kewajiban-kewajibannya sebagai suami atau istri. Misalnya saja tidak mampu memberikan nafkah atau perhatian yang cukup kepada pasangannya. Kondisi ini tidak dianjurkan (makruh).<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Mubah<\/b><\/h3>\n<p>Hukum pernikahan dalam Islam <span style=\"font-weight: 400;\">yang dianggap mubah ialah ketika seorang muslim tidak berada dalam kondisi yang memaksanya untuk menikah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dirinya merasa tidak khawatir akan berbuat zina dan tidak memiliki alasan yang kuat untuk tidak menikah. <\/span>Hukum <span style=\"font-weight: 400;\">pernikahannya menjadi <\/span>mubah<span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Haram<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi <\/span>haram<span style=\"font-weight: 400;\"> ditujukan bagi seseorang yang menikahi dengan melanggar syariat <\/span>Islam<span style=\"font-weight: 400;\">. Dirinya tidak memiliki kemampuan dan keinginan untuk melaksanakan <\/span>pernikahan<span style=\"font-weight: 400;\">. Misalnya menikahi mahram (keluarga dekat) dan menikah<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">dengan <\/span>tujuan <span style=\"font-weight: 400;\">melakukan penipuan (eksploitasi).<\/span><\/p>\n<h2><b>Tujuan<\/b><b> Menikah Menurut <\/b><b>Islam<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8000 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Tujuan-Menikah-Menurut-Islam.png\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Tujuan-Menikah-Menurut-Islam.png 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Tujuan-Menikah-Menurut-Islam-300x171.png 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam <\/span>pernikahan<span style=\"font-weight: 400;\">, Islam mengatur hak dan kewajiban suami istri secara adil dan seimbang. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap pasangan harus saling menghormati dan memenuhi kewajibannya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasangan suami istri diharapkan untuk saling mendukung dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. <\/span>Islam <span style=\"font-weight: 400;\">sangat menekankan pentingnya niat dan <\/span>tujuan pernikahan<span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap muslim dianjurkan untuk mempertimbangkan pernikahan dengan matang dan sesuai dengan <\/span>ketentuan<span style=\"font-weight: 400;\">. Sebelum memutuskan untuk menikah, ada baiknya mengetahui<\/span> tujuan<span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span>tujuan<span style=\"font-weight: 400;\"> dari pernikahan menurut <\/span>Islam<span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Meningkatkan Ibadah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejalan dengan <\/span>hukum pernikahan dalam Islam, pernikahan<span style=\"font-weight: 400;\"> yang baik dapat meningkatkan ibadah seseorang. Suami dan istri dapat saling mengingatkan untuk menjalankan ibadah <\/span>wajib<span style=\"font-weight: 400;\"> seperti salat, puasa, dan membaca Al-Qur\u2019an. Suami istri juga bisa saling mengajak untuk berbuat kebaikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasangan yang menikah dianjurkan untuk melakukan salat berjamaah di rumah atau masjid. Salat berjamaah dapat meningkatkan pahala untuk keduanya. Serta memperkuat ikatan spiritual yang terjalin antara suami dan istri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menikah <\/span>adalah<span style=\"font-weight: 400;\"> bentuk ibadah yang sangat mulia. Dalam setiap langkah yang diambil bersama pasangan, ada pahala yang menunggu. Saling menguatkan dalam ibadah dan bersama-sama membangun keluarga yang penuh berkah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Mendapat Keturunan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu <\/span>tujuan <span style=\"font-weight: 400;\">penting dari pernikahan <\/span>adalah<span style=\"font-weight: 400;\"> memperoleh keturunan (anak). Keturunan yang shaleh dan shalehah diharapkan dapat menjadi penerus yang menjaga dan mengembangkan nilai-nilai <\/span>Islam<span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span>Islam <span style=\"font-weight: 400;\">menganjurkan untuk setiap umatnya melangsungkan pernikahan dan memiliki keturunan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun dianjurkan untuk memiliki keturunan, <\/span>Islam <span style=\"font-weight: 400;\">juga mengakui pentingnya perencanaan keluarga. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasangan suami istri dapat merencanakan jumlah dan jarak kelahiran anak-anak. Cara-cara yang dilakukan juga harus halal dan sesuai dengan syariat.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Memenuhi Kebutuhan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memenuhi kebutuhan dalam konteks pernikahan menurut <\/span>Islam <span style=\"font-weight: 400;\">mencakup berbagai aspek kehidupan. Baik itu kebutuhan fisik, emosional, maupun spiritual. Dengan memperhatikan kebutuhan-kebutuhan ini, pasangan suami istri dapat membangun keluarga yang harmonis sesuai dengan tuntunan <\/span>Islam<span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kebutuhan fisik (berkaitan dengan nafkah dan kesehatan).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kebutuhan emosional (berkaitan dengan perhatian, kasih saying, dan komunikasi yang terjalin).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kebutuhan spiritual (membimbing dalam hal <\/span>agama<span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kebutuhan pendidikan (teladan yang baik untuk anak-anak).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kebutuhan sosial (dengan lingkungan sekitar).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kebutuhan ekonomi (terkait keuangan).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>4. Menjalin Hubungan Rumah Tangga<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sesuai dengan <\/span>hukum pernikahan dalam Islam, <span style=\"font-weight: 400;\">menikah artinya akan membangun rumah tangga bersama. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menjalin hubungan rumah tangga dalam <\/span>Islam <span style=\"font-weight: 400;\">memerlukan upaya dari kedua belah pihak. Suami dan istri diharuskan untuk terbuka dan jujur satu sama lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keterbukaan dalam berkomunikasi membantu mengatasi masalah sebelum berkembang menjadi konflik besar. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mendengarkan pasangan dengan penuh perhatian dapat membantu memahami perasaan pasangan. Mengungkapkan rasa cinta secara rutin juga dapat memperkuat ikatan emosional.<\/span><\/p>\n<h2><b>Rukun<\/b><b> dan Syarat Sah Pernikahan Menurut <\/b><b>Islam<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-7999 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Rukun-dan-Syarat-Sah-Pernikahan-Menurut-Islam.png\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Rukun-dan-Syarat-Sah-Pernikahan-Menurut-Islam.png 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Rukun-dan-Syarat-Sah-Pernikahan-Menurut-Islam-300x171.png 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar <\/span>pernikahan<span style=\"font-weight: 400;\"> dianggap sah secara <\/span>ketentuan<span style=\"font-weight: 400;\">. Terdapat <\/span>rukun<span style=\"font-weight: 400;\"> dan syarat yang harus dipenuhi sebelum melangsungkan <\/span>pernikahan<span style=\"font-weight: 400;\"> bagi calon mempelai. Elemen-elemen dasar berikut ini harus ada dalam sebuah <\/span>pernikahan<span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">Rukun<span style=\"font-weight: 400;\"> (keberadaan calon pria atau wanita, wali <\/span>nikah<span style=\"font-weight: 400;\">, dua saksi laki-laki, mahar, dan berlangsungnya ijab qabul).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Syarat sah (beragama <\/span>Islam<span style=\"font-weight: 400;\">, tidak dalam keadaan terpaksa, tidak dalam masa iddah (perempuan), tidak sedang umrah atau haji, dan bukan saudara sepersusuan).<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Syarat-syarat di atas harus dipenuhi oleh kedua mempelai. Pemenuhan semua <\/span>rukun<span style=\"font-weight: 400;\"> dan syarat ini menjadi bagian dari kepastian bahwa pernikahan yang dilaksanakan sesuai dengan ajaran <\/span>Islam<span style=\"font-weight: 400;\">. Pernikahan yang sesuai dengan ajaran <\/span>Islam <span style=\"font-weight: 400;\">akan mendapatkan berkah dari Allah SWT.<\/span><\/p>\n<h2><b>Penutup<\/b><\/h2>\n<p>Hukum pernikahan dalam Islam <span style=\"font-weight: 400;\">terbagi menjadi <\/span>5 <span style=\"font-weight: 400;\">kategori. Menikah dan kurban <\/span>adalah<span style=\"font-weight: 400;\"> dua ibadah yang memiliki kaitan erat dalam hal pengorbanan dan ketaatan. Sahabat juga dapat menyalurkan kurban atas nama suami-istri melalui Program <a href=\"https:\/\/qurban.yatimmandiri.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Qurban Yatim Mandiri<\/a> yang telah berpengalaman.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pelaksanaan hukum pernikahan dalam Islam diatur oleh syariat. Hukum dari menikah atas dasar situasi dan kondisi seorang yang akan menikah. Hukum pernikahan dalam Islam terbagi dalam beberapa kategori yang memiliki kondisi berbeda. Menikah menjadi satu cara untuk bersyukur atas nikmat cinta dan kehidupan yang telah Allah berikan Bahkan, menikah dikatakan sebagai salah satu cara terbaik &#8230; <a title=\"5 Hukum Pernikahan dalam Islam yang Perlu Dipahami Muslim\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/hukum-pernikahan-dalam-islam\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang 5 Hukum Pernikahan dalam Islam yang Perlu Dipahami Muslim\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":8002,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29],"tags":[647,127,107,582,649,648],"class_list":["post-7998","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","tag-hukum-menikah","tag-islam","tag-menikah","tag-menikah-menurut-islam","tag-rukun-menikah","tag-tujuan-menikah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>5 Hukum Pernikahan dalam Islam yang Perlu Dipahami Muslim<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pelaksanaan hukum pernikahan dalam Islam diatur oleh syariat. Hukum dari menikah atas dasar situasi dan kondisi seorang yang akan menikah.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/hukum-pernikahan-dalam-islam\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Hukum Pernikahan dalam Islam yang Perlu Dipahami Muslim\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pelaksanaan hukum pernikahan dalam Islam diatur oleh syariat. Hukum dari menikah atas dasar situasi dan kondisi seorang yang akan menikah.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/hukum-pernikahan-dalam-islam\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-06-05T01:13:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-06-05T02:52:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/5-Hukum-Pernikahan-dalam-Islam-yang-Perlu-Dipahami-Muslim.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/hukum-pernikahan-dalam-islam\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/hukum-pernikahan-dalam-islam\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"5 Hukum Pernikahan dalam Islam yang Perlu Dipahami Muslim\",\"datePublished\":\"2024-06-05T01:13:56+00:00\",\"dateModified\":\"2024-06-05T02:52:38+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/hukum-pernikahan-dalam-islam\\\/\"},\"wordCount\":923,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/hukum-pernikahan-dalam-islam\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/06\\\/5-Hukum-Pernikahan-dalam-Islam-yang-Perlu-Dipahami-Muslim.png\",\"keywords\":[\"hukum menikah\",\"islam\",\"menikah\",\"menikah menurut islam\",\"Rukun Menikah\",\"Tujuan Menikah\"],\"articleSection\":[\"Parenting\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/hukum-pernikahan-dalam-islam\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/hukum-pernikahan-dalam-islam\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/hukum-pernikahan-dalam-islam\\\/\",\"name\":\"5 Hukum Pernikahan dalam Islam yang Perlu Dipahami Muslim\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/hukum-pernikahan-dalam-islam\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/hukum-pernikahan-dalam-islam\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/06\\\/5-Hukum-Pernikahan-dalam-Islam-yang-Perlu-Dipahami-Muslim.png\",\"datePublished\":\"2024-06-05T01:13:56+00:00\",\"dateModified\":\"2024-06-05T02:52:38+00:00\",\"description\":\"Pelaksanaan hukum pernikahan dalam Islam diatur oleh syariat. Hukum dari menikah atas dasar situasi dan kondisi seorang yang akan menikah.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/hukum-pernikahan-dalam-islam\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/hukum-pernikahan-dalam-islam\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/hukum-pernikahan-dalam-islam\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/06\\\/5-Hukum-Pernikahan-dalam-Islam-yang-Perlu-Dipahami-Muslim.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/06\\\/5-Hukum-Pernikahan-dalam-Islam-yang-Perlu-Dipahami-Muslim.png\",\"width\":700,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/hukum-pernikahan-dalam-islam\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"5 Hukum Pernikahan dalam Islam yang Perlu Dipahami Muslim\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Hukum Pernikahan dalam Islam yang Perlu Dipahami Muslim","description":"Pelaksanaan hukum pernikahan dalam Islam diatur oleh syariat. Hukum dari menikah atas dasar situasi dan kondisi seorang yang akan menikah.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/hukum-pernikahan-dalam-islam\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"5 Hukum Pernikahan dalam Islam yang Perlu Dipahami Muslim","og_description":"Pelaksanaan hukum pernikahan dalam Islam diatur oleh syariat. Hukum dari menikah atas dasar situasi dan kondisi seorang yang akan menikah.","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/hukum-pernikahan-dalam-islam\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2024-06-05T01:13:56+00:00","article_modified_time":"2024-06-05T02:52:38+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/5-Hukum-Pernikahan-dalam-Islam-yang-Perlu-Dipahami-Muslim.png","type":"image\/png"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/hukum-pernikahan-dalam-islam\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/hukum-pernikahan-dalam-islam\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"5 Hukum Pernikahan dalam Islam yang Perlu Dipahami Muslim","datePublished":"2024-06-05T01:13:56+00:00","dateModified":"2024-06-05T02:52:38+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/hukum-pernikahan-dalam-islam\/"},"wordCount":923,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/hukum-pernikahan-dalam-islam\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/5-Hukum-Pernikahan-dalam-Islam-yang-Perlu-Dipahami-Muslim.png","keywords":["hukum menikah","islam","menikah","menikah menurut islam","Rukun Menikah","Tujuan Menikah"],"articleSection":["Parenting"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/hukum-pernikahan-dalam-islam\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/hukum-pernikahan-dalam-islam\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/hukum-pernikahan-dalam-islam\/","name":"5 Hukum Pernikahan dalam Islam yang Perlu Dipahami Muslim","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/hukum-pernikahan-dalam-islam\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/hukum-pernikahan-dalam-islam\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/5-Hukum-Pernikahan-dalam-Islam-yang-Perlu-Dipahami-Muslim.png","datePublished":"2024-06-05T01:13:56+00:00","dateModified":"2024-06-05T02:52:38+00:00","description":"Pelaksanaan hukum pernikahan dalam Islam diatur oleh syariat. Hukum dari menikah atas dasar situasi dan kondisi seorang yang akan menikah.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/hukum-pernikahan-dalam-islam\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/hukum-pernikahan-dalam-islam\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/hukum-pernikahan-dalam-islam\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/5-Hukum-Pernikahan-dalam-Islam-yang-Perlu-Dipahami-Muslim.png","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/5-Hukum-Pernikahan-dalam-Islam-yang-Perlu-Dipahami-Muslim.png","width":700,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/hukum-pernikahan-dalam-islam\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"5 Hukum Pernikahan dalam Islam yang Perlu Dipahami Muslim"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7998","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7998"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7998\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8003,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7998\/revisions\/8003"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8002"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7998"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7998"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7998"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}