{"id":7834,"date":"2024-05-20T15:49:19","date_gmt":"2024-05-20T08:49:19","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=7834"},"modified":"2024-05-20T11:35:09","modified_gmt":"2024-05-20T04:35:09","slug":"tips-mengolah-daging-kurban","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tips-mengolah-daging-kurban\/","title":{"rendered":"10 Tips Mengolah Daging Kurban agar Empuk &#038; Tidak Bau"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tips mengolah daging kurban meliputi: 1. lumuri garam, 2. beri perasan jeruk, dan lainnya. Tips ini berguna agar daging empuk dan tidak bau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memahami cara yang tepat untuk mengolah daging kurban adalah kunci untuk mendapatkan hidangan yang lezat. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, pastikan Sahabat tahu tips mengolah daging kurban yang tepat, ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun salah satu cara mengolah daging kurban yang paling mudah, yaitu melumuri semua permukaan daging dengan garam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, tak hanya itu saja caranya, masih banyak cara dan tips mudah lainnya yang bisa Sahabat terapkan saat Idul Adha nanti.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu, simak terus penjelasan dalam artikel ini, dan baca sampai habis, ya! Selamat membaca!<\/span><\/p>\n<h2><b>Tips Mengolah Daging Kurban<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Sahabat mendapatkan banyak daging kurban saat hari raya Idul Adha, inilah tips mengolahnya supaya tidak bau dan empuk ketika dimakan:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Lumuri Garam<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum Sahabat mulai memasak, lumurilah daging kurban dengan garam secukupnya. Garam akan membantu melonggarkan serat-serat daging dan meningkatkan kelembutannya. Jadi, daging akan lebih empuk dan rasanya juga tidak begitu hambar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai catatan, pastikan untuk meratakan garam di seluruh permukaan daging. Selanjutnya, Sahabat bisa biarkan selama beberapa waktu agar garam meresap secara menyeluruh.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Jangan Dicuci<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya, sebelum masak, kita mencuci berbagai bahan makanan yang akan dimasak. Namun, kusus daging, sebaiknya tidak dicuci terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mencuci daging kurban dapat menghilangkan lapisan lemak yang secara alami melindungi daging agar tidak kering.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, mencuci daging juga bisa membuat tekstur daging jadi lebih keras dan bahkan mengeluarkan bau tidak sedap.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, daripada dicuci, Sahabat bisa membersihkan daging kurban dengan cara mengelapnya dengan tisu dapur.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Gunakan Rempah-Rempah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tips mengolah daging kurban<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">selanjutnya tentu dengan menggunakan aneka rempah. Rempah-rempah adalah kunci untuk menciptakan hidangan daging kurban yang lezat dan aromatik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan campuran rempah-rempah seperti ketumbar, jintan, merica, kunyit, kayu manis, kemiri, jahe, dan laos.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, rendamlah daging atau gosok permukaannya dengan campuran rempah-rempah tersebut. Kedua cara ini bisa membantu memaksimalkan penyerapan cita rasa.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Gunakan Suhu yang Tepat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu kunci utama dalam mengolah daging kurban adalah memperhatikan suhu selama proses pengolahannya, mulai dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pre-cook<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, saat dimasak, hingga pasca dimasak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum dimasak, diamkan daging kurban di suhu ruangan. Kemudian, masak daging dengan suhu yang ideal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diketahui, suhu ideal untuk memasak daging kurban, termasuk sapi dan kambing, yaitu berada di angka 65 derajat celcius.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah daging dimasak, biarkan daging selama beberapa saat sebelum dipotong agar sari-sarinya meresap kembali.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara ini sangat penting dilakukan untuk bisa menghasilkan daging yang lebih empuk dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">juicy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Gunakan Jeruk Nipis<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan perasan air jeruk nipis adalah salah satu tips mengolah daging kurban yang paling mudah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jeruk nipis sendiri mengandung asam sitrat yang dapat membantu melunakkan serat-serat daging. Asam sitrat bekerja dengan memecah ikatan protein dalam daging, sehingga membuat daging lebih empuk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain memperbaiki tekstur daging, jeruk nipis juga memiliki aroma segar yang dapat membantu mengurangi bau daging yang kuat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sifat asam dalam jeruk nipis juga dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri pada permukaan daging, sehingga dapat memperpanjang masa simpan daging.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum memasak, pastikan Sahabat dapat merendam daging dalam campuran air dan perasan jeruk nipis selama beberapa jam untuk meningkatkan kelembutan dan rasa daging.<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Buang Lemaknya<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun lemak memberikan rasa yang kaya pada daging, terlalu banyak lemak ternyata dapat membuat daging terasa berat dan tidak sehat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum memasak, pastikan untuk memeriksa dan sisihkan lemak yang terlihat pada daging kurban.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini tidak hanya akan mengurangi jumlah lemak jenuh dalam hidangan yang Sahabat makan, tetapi juga akan membantu dalam menciptakan daging yang lebih empuk dan mudah dicerna.<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Bungkus Menggunakan Daun Pepaya<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tips mengolah daging kurban selanjutnya, yaitu bungkus menggunakan daun pepaya. Daun pepaya mengandung enzim papain, yang merupakan enzim proteolitik alami yang dapat membantu memecah protein dalam daging.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan melonggarkan ikatan protein, papain membantu meremukkan serat-serat daging yang keras dan membuatnya lebih empuk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara terbaik untuk memanfaatkan manfaat daun pepaya adalah dengan membungkus potongan daging dalamnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara ini memungkinkan papain dari daun pepaya untuk meresap ke dalam daging, memperbaiki tekstur dan kelembutan daging.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, pastikan untuk tidak menggunakan terlalu banyak daun pepaya, karena papain yang berlebihan dapat membuat daging menjadi terlalu lunak dan bahkan mempengaruhi rasa daging.<\/span><\/p>\n<h3><b>8. Diamkan Daging di Suhu Ruangan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membiarkan daging pada suhu ruang sebelum dimasak adalah langkah penting untuk memastikan proses memasak yang merata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika daging memiliki suhu yang seragam di seluruh bagian, maka akan lebih mudah bagi Sahabat untuk memasaknya secara merata dan mencapai hasil yang diinginkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, diamkan daging selama minimal 30 menit hingga satu jam, tergantung pada ukuran dan tebalnya potongan daging.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mendiamkan daging selama durasi waktu tersebut,ma memudahkan bumbu dan rempah-rempah meresap dengan sempurna, sehingga bisa meningkatkan cita rasa dagingnya.<\/span><\/p>\n<h3><b>9. Lumuri dengan Jus Nanas<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama dengan daun pepaya, nanas ternyata juga bisa membuat daging empuk. Tips mengolah daging kurban<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">selanjutnya adalah lumuri daging menggunakan jus nanas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nanas mengandung enzim bromelain, yang memiliki kemampuan untuk melonggarkan serat-serat daging.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Enzim ini juga bisa meremukkan jaringan ikat. Bromelain juga memiliki sifat tenderizing alami yang membantu menghasilkan daging yang lebih empuk dan mudah dikunyah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum memasak, rendamlah daging kurban dalam jus nanas selama beberapa jam di dalam lemari es.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alternatifnya, Sahabat juga dapat menggunakan jus nanas sebagai marinasi. Selama proses perendaman, daging menyerap rasa dan bumbu dari marinasi, yang membantu meningkatkan rasa dan kelembutan daging.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sahabat juga bisa gunakan metode basting sauce nanas selama proses memasak. Basting sauce menggunakan jus nanas\u00a0 sebagai campuran cairan untuk menyiram daging selama proses memasak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain memberikan kelembutan pada daging, jus nanas juga menambahkan sentuhan rasa segar dan manis yang menyempurnakan hidangan Sahabat.<\/span><\/p>\n<h3><b>10. Iris Daging Berlawanan dengan Serat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tips mengolah daging kurban yang terakhir, yaitu potonglah daging berlawanan dengan arah serat dan buatlah jadi lebih kecil atau pendek.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Potongan-potongan daging yang lebih pendek akan lebih mudah dikunyah dan memiliki tekstur yang lebih empuk daripada potongan yang dipotong sejajar dengan serat daging.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, pastikan Sahabat memperhatikan arah serat daging saat melakukan pemotongan untuk mencapai hasil yang optimal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan menerapkan tips mengolah daging kurban<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">secara cermat, maka Sahabat dapat memanfaatkan daging kurban dengan lebih baik dan menghasilkan hidangan yang lezat, empuk, dan berkualitas tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tips di atas bisa Sahabat coba, ketika Sahabat mendapatkan daging kurban dari saudara atau tetangga yang tengah melaksanakan ibadah kurban.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, tips mengelola daging kurban juga bisa Sahabat terapkan untuk mengolah daging dari hewan yang sudah Sahabat kurbankan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, membahas soal kurban, Sahabat kini bisa kurban secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">online <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">melalui yayasan seperti Yatim Mandiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kami menyediakan berbagai program kurban, termasuk sapi dan domba dengan berbagai jenis. Jadi, Sahabat bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan dan preferensi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menariknya, kurban di Yatim Mandiri tidak harus 1 ekor, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lho <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">karena kami juga menyediakan program kurban sapi patungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika tertarik, Sahabat bisa mengunjungi <\/span><a href=\"https:\/\/donasi.yatimmandiri.org\/qurban?utm_source=yatimmandiri.org&amp;utm_medium=blog&amp;utm_campaign=Kurban2024\"><b><i>platform <\/i><\/b><b>kurban<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> kami dan pilih program yang sesuai dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">budget <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan keinginan Sahabat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk, kurban di Yatim Mandiri! Dijamin mudah dan amanah!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tips mengolah daging kurban meliputi: 1. lumuri garam, 2. beri perasan jeruk, dan lainnya. Tips ini berguna agar daging empuk dan tidak bau. Memahami cara yang tepat untuk mengolah daging kurban adalah kunci untuk mendapatkan hidangan yang lezat. Jadi, pastikan Sahabat tahu tips mengolah daging kurban yang tepat, ya! Adapun salah satu cara mengolah daging &#8230; <a title=\"10 Tips Mengolah Daging Kurban agar Empuk &#038; Tidak Bau\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tips-mengolah-daging-kurban\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang 10 Tips Mengolah Daging Kurban agar Empuk &#038; Tidak Bau\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":7836,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[611,44,188,610],"class_list":["post-7834","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-inspirasi","tag-daging-kurban","tag-idul-adha","tag-idul-kurban","tag-tips-mengolah-daging-kurban"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>10 Tips Mengolah Daging Kurban agar Empuk &amp; Tidak Bau<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tips mengolah daging kurban meliputi: 1. lumuri garam, 2. beri perasan jeruk, dan lainnya. Tips ini berguna agar daging empuk dan tidak bau.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tips-mengolah-daging-kurban\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"10 Tips Mengolah Daging Kurban agar Empuk &amp; Tidak Bau\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tips mengolah daging kurban meliputi: 1. lumuri garam, 2. beri perasan jeruk, dan lainnya. Tips ini berguna agar daging empuk dan tidak bau.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tips-mengolah-daging-kurban\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-05-20T08:49:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/10-Tips-Mengolah-Daging-Kurban-agar-Empuk-Tidak-Bau.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tips-mengolah-daging-kurban\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tips-mengolah-daging-kurban\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"10 Tips Mengolah Daging Kurban agar Empuk &#038; Tidak Bau\",\"datePublished\":\"2024-05-20T08:49:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tips-mengolah-daging-kurban\\\/\"},\"wordCount\":1098,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tips-mengolah-daging-kurban\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/10-Tips-Mengolah-Daging-Kurban-agar-Empuk-Tidak-Bau.png\",\"keywords\":[\"Daging Kurban\",\"idul adha\",\"idul kurban\",\"Tips Mengolah Daging Kurban\"],\"articleSection\":[\"Inspirasi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tips-mengolah-daging-kurban\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tips-mengolah-daging-kurban\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tips-mengolah-daging-kurban\\\/\",\"name\":\"10 Tips Mengolah Daging Kurban agar Empuk & Tidak Bau\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tips-mengolah-daging-kurban\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tips-mengolah-daging-kurban\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/10-Tips-Mengolah-Daging-Kurban-agar-Empuk-Tidak-Bau.png\",\"datePublished\":\"2024-05-20T08:49:19+00:00\",\"description\":\"Tips mengolah daging kurban meliputi: 1. lumuri garam, 2. beri perasan jeruk, dan lainnya. Tips ini berguna agar daging empuk dan tidak bau.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tips-mengolah-daging-kurban\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tips-mengolah-daging-kurban\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tips-mengolah-daging-kurban\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/10-Tips-Mengolah-Daging-Kurban-agar-Empuk-Tidak-Bau.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/10-Tips-Mengolah-Daging-Kurban-agar-Empuk-Tidak-Bau.png\",\"width\":700,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tips-mengolah-daging-kurban\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"10 Tips Mengolah Daging Kurban agar Empuk &#038; Tidak Bau\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"10 Tips Mengolah Daging Kurban agar Empuk & Tidak Bau","description":"Tips mengolah daging kurban meliputi: 1. lumuri garam, 2. beri perasan jeruk, dan lainnya. Tips ini berguna agar daging empuk dan tidak bau.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tips-mengolah-daging-kurban\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"10 Tips Mengolah Daging Kurban agar Empuk & Tidak Bau","og_description":"Tips mengolah daging kurban meliputi: 1. lumuri garam, 2. beri perasan jeruk, dan lainnya. Tips ini berguna agar daging empuk dan tidak bau.","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tips-mengolah-daging-kurban\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2024-05-20T08:49:19+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/10-Tips-Mengolah-Daging-Kurban-agar-Empuk-Tidak-Bau.png","type":"image\/png"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tips-mengolah-daging-kurban\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tips-mengolah-daging-kurban\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"10 Tips Mengolah Daging Kurban agar Empuk &#038; Tidak Bau","datePublished":"2024-05-20T08:49:19+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tips-mengolah-daging-kurban\/"},"wordCount":1098,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tips-mengolah-daging-kurban\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/10-Tips-Mengolah-Daging-Kurban-agar-Empuk-Tidak-Bau.png","keywords":["Daging Kurban","idul adha","idul kurban","Tips Mengolah Daging Kurban"],"articleSection":["Inspirasi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tips-mengolah-daging-kurban\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tips-mengolah-daging-kurban\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tips-mengolah-daging-kurban\/","name":"10 Tips Mengolah Daging Kurban agar Empuk & Tidak Bau","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tips-mengolah-daging-kurban\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tips-mengolah-daging-kurban\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/10-Tips-Mengolah-Daging-Kurban-agar-Empuk-Tidak-Bau.png","datePublished":"2024-05-20T08:49:19+00:00","description":"Tips mengolah daging kurban meliputi: 1. lumuri garam, 2. beri perasan jeruk, dan lainnya. Tips ini berguna agar daging empuk dan tidak bau.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tips-mengolah-daging-kurban\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tips-mengolah-daging-kurban\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tips-mengolah-daging-kurban\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/10-Tips-Mengolah-Daging-Kurban-agar-Empuk-Tidak-Bau.png","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/10-Tips-Mengolah-Daging-Kurban-agar-Empuk-Tidak-Bau.png","width":700,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tips-mengolah-daging-kurban\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"10 Tips Mengolah Daging Kurban agar Empuk &#038; Tidak Bau"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7834","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7834"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7834\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7837,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7834\/revisions\/7837"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7836"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7834"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7834"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7834"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}