{"id":7191,"date":"2024-04-07T10:00:11","date_gmt":"2024-04-07T03:00:11","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=7191"},"modified":"2024-04-02T10:56:25","modified_gmt":"2024-04-02T03:56:25","slug":"puasa-syawal-atau-qadha-dulu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\/","title":{"rendered":"Pilih Puasa Syawal atau Qadha Dulu? Begini Penjelasannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bingung harus puasa syawal atau qadha dulu? Cari tahu jawabannya di artikel ini dan jangan sampai salah memprioritaskan kewajiban beribadah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam agama Islam, ada berbagai jenis puasa yang dapat dilakukan. Mulai dari puasa <\/span>wajib <span style=\"font-weight: 400;\">hingga puasa <\/span>sunnah<span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyaknya pilihan waktu-waktu puasa, terkadang menimbulkan kebingungan. Mana yang harus diprioritaskan terlebih dahulu, seperti <\/span>puasa syawal atau qadha dulu? <span style=\"font-weight: 400;\">Bagi orang yang tidak mengetahui hukum diantara keduanya, pasti hal ini membingungkan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk mengetahui lebih banyak tentang hal-hal yang berkaitan dengan keseharian dan kewajibannya. Dengan begitu, apa yang menjadi prioritas bisa didahulukan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Puasa Syawal atau Qadha Dulu?<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-7192 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Puasa-Syawal-atau-Qadha-Dulu.png\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Puasa-Syawal-atau-Qadha-Dulu.png 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Puasa-Syawal-atau-Qadha-Dulu-300x171.png 300w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Puasa-Syawal-atau-Qadha-Dulu-450x257.png 450w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum membahas tentang <\/span>puasa syawal atau qadha dahulu? <span style=\"font-weight: 400;\">mari dikupas satu persatu dua jenis puasa tersebut. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Puasa syawal adalah puasa <\/span>sunnah <span style=\"font-weight: 400;\">yang biasa dilaksanakan setelah hari raya idul fitri selama enam hari. Umumnya, dimulai dari tanggal <\/span>2<span style=\"font-weight: 400;\"> hingga 7 syawal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak umat Islam yang menantikan momen ini, karena pahala puasa syawal sebanding dengan berpuasa selama 60 hari. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketentuan tersebut dirawikan langsung oleh Imam al-Nasa\u2019i. Sementara puasa qadha adalah puasa untuk <\/span>mengganti<span style=\"font-weight: 400;\">kan puasa yang tertinggal pada saat bulan <\/span>ramadhan<span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketertinggalan puasa ini dapat disebabkan oleh haid, sakit, nifas, musafir, dan lain sebagainya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, <\/span>puasa syawal atau qadha dahulu? Jika <span style=\"font-weight: 400;\">perlu memilih, maka harus mendahulukan puasa qadha, karena puasa tersebut adalah puasa <\/span>wajib<span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Amalan Bulan Syawal<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-7193 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Amalan-Bulan-Syawal.png\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Amalan-Bulan-Syawal.png 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Amalan-Bulan-Syawal-300x171.png 300w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Amalan-Bulan-Syawal-450x257.png 450w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bulan syawal adalah bulan yang jatuh setelah bulan <\/span>ramadhan<span style=\"font-weight: 400;\">. Salah satu bulan yang dinanti-nantikan oleh umat Islam karena ada banyak keutamaan yang bisa mendatangkan pahala. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan terkadang banyak yang bingung mendahulukan <\/span>puasa syawal atau qadha dahulu?<span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bulan syawal juga bagian dari simbol kemenangan untuk umat muslim setelah melewati <\/span>ramadhan <span style=\"font-weight: 400;\">selama sebulan penuh. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dikatakan juga bahwa bulan syawal adalah pelengkap <\/span>ramadhan<span style=\"font-weight: 400;\">, sehingga keberkahannya terus mengalir dan pahalanya berlimpah ketika melakukan kebaikan-kebaikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa amalan yang bisa dikerjakan pada bulan syawal adalah puasa syawal, puasa <\/span>senin kamis<span style=\"font-weight: 400;\">, puasa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ayyamul bidh<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, itikaf, silaturahmi, bertakbir, hingga bersedekah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan bulan syawal dianggap sebagai bulan baik untuk melangsungkan pernikahan. Bahkan hal ini dianjurkan langsung oleh Rasul.<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Silaturahmi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu amalan yang dapat dikerjakan adalah menyambung tali silaturahmi dengan keluarga atau sahabat. Anjuran ini jelas tertuang dalam hadis yang dirawikan oleh Abu Ayyub Al Anshori ketika Rasul ditanya mengenai amalan yang bisa membawa seseorang masuk ke dalam surga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menyambung tali silaturahmi adalah wujud dari keimanan seseorang. Hal ini bisa mencegah diri sendiri dari dosa dan melapangkan rezeki. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan dalam hadis riwayat Bukhari disebutkan, sembahlah Allah, jangan berbuat syirik, dirikan salat, tunaikan zakat, dan jalin tali silaturahmi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka, sangat disayangkan <\/span>jika <span style=\"font-weight: 400;\">momen ini disia-siakan begitu saja.\u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun begitu, dalam mengerjakan sesuatu apapun penting untuk melandasinya dengan ikhlas. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan semata-mata hanya menginginkan balasan dari Allah. Dengan begitu, keikhlasan itu juga bisa menjadi pahala.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Itikaf Bulan Syawal<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itikaf adalah aktivitas berdiam diri di masjid yang diniatkan untuk beribadah kepada Allah. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan adalah berzikir, membaca quran, dan salat <\/span>wajib <span style=\"font-weight: 400;\">maupun <\/span>sunnah<span style=\"font-weight: 400;\">. Perlu diketahui, bahwa itikaf tidak hanya bisa dilaksanakan ketika bulan <\/span>ramadhan<span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun juga pada hari-hari biasa, bahkan ketika bulan syawal. Itikaf pada bulan syawal bisa dimanfaatkan untuk siapapun yang <\/span>belum <span style=\"font-weight: 400;\">sempat melakukannya di bulan <\/span>ramadhan<span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan bulan ini juga bisa digunakan untuk siapapun yang <\/span>belum <span style=\"font-weight: 400;\">sempat melaksanakan <\/span>nazar <span style=\"font-weight: 400;\">itikafnya di masjid.<\/span><\/p>\n<p>Niat <span style=\"font-weight: 400;\">yang harus ditanamkan dalam hati ketika melaksanakan itikaf, sudah barang tentu ber<\/span>niat<span style=\"font-weight: 400;\"> mendekatkan diri kepada Allah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak ada waktu maupun durasi tertentu yang harus dipatuhi ketika beritikaf. Sahabat bisa memilih waktu-waktu dan durasi tertentu yang tidak membahayakan diri.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Menjaga <\/b><b>Sunnah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagaimana ketika <\/span>ramadhan <span style=\"font-weight: 400;\">mengerjakan amalan-amalan <\/span>sunnah<span style=\"font-weight: 400;\">, pada bulan syawal juga dianjurkan untuk menjaga ibadah-ibadah <\/span>sunnah<span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mulai dari berpuasa, salat malam, salat <\/span>sunnah<span style=\"font-weight: 400;\">, mengaji, dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi sahabat yang memiliki <\/span>hutang <span style=\"font-weight: 400;\">puasa di bulan <\/span>ramadhan<span style=\"font-weight: 400;\">, tidak perlu bingung <\/span>puasa syawal atau qadha dahulu?<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengingat, setiap ibadah <\/span>wajib <span style=\"font-weight: 400;\">penting untuk diprioritaskan. Oleh karena itu, harus mendahulukan puasa qadha. Jangan khawatir terlewat oleh pahala puasa syawal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab ketika sahabat mengqadha puasa di bulan syawal, pahala yang akan didapatkan adalah pahala mengqadha puasa dan pahala puasa syawal. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di samping itu, hal ini bisa dibarengi dengan ibadah <\/span>sunnah <span style=\"font-weight: 400;\">lain apabila mampu.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Melantunkan Takbir<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masuknya bulan syawal ditandai dengan berakhirnya <\/span>ramadhan <span style=\"font-weight: 400;\">dan dimulainya hari raya idul fitri. Oleh karena itu, pada bulan syawal <\/span>sunnah <span style=\"font-weight: 400;\">melantunkan takbir bagi umat muslim. Apabila dikerjakan, akan ada pahala dan manfaat-manfaat yang bisa didapatkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu diketahui, lantunan takbir ini bukan hanya sekadar kalimat berbahasa Arab yang biasa diucapkan ketika hari raya idul fitri. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun sebagai simbol kemenangan setelah melalui <\/span>ramadhan <span style=\"font-weight: 400;\">sebulan penuh. Masyarakat melafalkannya dengan suka cita atas kedatangan bulan syawal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di samping itu, bacaan takbir yang bersahutan ini juga sebagai pengakuan bahwa semua hal yang terjadi di dunia ini adalah bagian dari karunia Allah SWT. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Takbir bisa diucapkan dimanapun. Baik itu di pasar, jalanan, masjid, dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan lewatkan kesempatan memperoleh informasi berharga seputar keutamaan, fadhilah, dan keajaiban bulan-bulan lainnya melalui <strong><a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Blog Yatim Mandiri<\/a>. <\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mari turut serta bergabung dalam program-program yang digelar oleh yayasan dan tebar manfaat sebanyak-banyaknya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bingung harus puasa syawal atau qadha dulu? Cari tahu jawabannya di artikel ini dan jangan sampai salah memprioritaskan kewajiban beribadah. Dalam agama Islam, ada berbagai jenis puasa yang dapat dilakukan. Mulai dari puasa wajib hingga puasa sunnah. Banyaknya pilihan waktu-waktu puasa, terkadang menimbulkan kebingungan. Mana yang harus diprioritaskan terlebih dahulu, seperti puasa syawal atau qadha &#8230; <a title=\"Pilih Puasa Syawal atau Qadha Dulu? Begini Penjelasannya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Pilih Puasa Syawal atau Qadha Dulu? Begini Penjelasannya\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":7194,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[42,457,38,440,416,83],"class_list":["post-7191","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-inspirasi","tag-amalan","tag-ibadah","tag-lebaran","tag-puasa-syawal","tag-qadha-puasa","tag-sunnah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pilih Puasa Syawal atau Qadha Dulu? Begini Penjelasannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bingung harus puasa syawal atau qadha dulu? Cari tahu jawabannya di artikel ini dan jangan sampai salah memprioritaskan kewajiban beribadah.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pilih Puasa Syawal atau Qadha Dulu? Begini Penjelasannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bingung harus puasa syawal atau qadha dulu? Cari tahu jawabannya di artikel ini dan jangan sampai salah memprioritaskan kewajiban beribadah.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-04-07T03:00:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Pilih-Puasa-Syawal-atau-Qadha-Dulu_-Begini-Penjelasannya.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"Pilih Puasa Syawal atau Qadha Dulu? Begini Penjelasannya\",\"datePublished\":\"2024-04-07T03:00:11+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\\\/\"},\"wordCount\":804,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/04\\\/Pilih-Puasa-Syawal-atau-Qadha-Dulu_-Begini-Penjelasannya.png\",\"keywords\":[\"amalan\",\"ibadah\",\"lebaran\",\"Puasa Syawal\",\"qadha puasa\",\"sunnah\"],\"articleSection\":[\"Inspirasi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\\\/\",\"name\":\"Pilih Puasa Syawal atau Qadha Dulu? Begini Penjelasannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/04\\\/Pilih-Puasa-Syawal-atau-Qadha-Dulu_-Begini-Penjelasannya.png\",\"datePublished\":\"2024-04-07T03:00:11+00:00\",\"description\":\"Bingung harus puasa syawal atau qadha dulu? Cari tahu jawabannya di artikel ini dan jangan sampai salah memprioritaskan kewajiban beribadah.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/04\\\/Pilih-Puasa-Syawal-atau-Qadha-Dulu_-Begini-Penjelasannya.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/04\\\/Pilih-Puasa-Syawal-atau-Qadha-Dulu_-Begini-Penjelasannya.png\",\"width\":700,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pilih Puasa Syawal atau Qadha Dulu? Begini Penjelasannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pilih Puasa Syawal atau Qadha Dulu? Begini Penjelasannya","description":"Bingung harus puasa syawal atau qadha dulu? Cari tahu jawabannya di artikel ini dan jangan sampai salah memprioritaskan kewajiban beribadah.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pilih Puasa Syawal atau Qadha Dulu? Begini Penjelasannya","og_description":"Bingung harus puasa syawal atau qadha dulu? Cari tahu jawabannya di artikel ini dan jangan sampai salah memprioritaskan kewajiban beribadah.","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2024-04-07T03:00:11+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Pilih-Puasa-Syawal-atau-Qadha-Dulu_-Begini-Penjelasannya.png","type":"image\/png"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"Pilih Puasa Syawal atau Qadha Dulu? Begini Penjelasannya","datePublished":"2024-04-07T03:00:11+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\/"},"wordCount":804,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Pilih-Puasa-Syawal-atau-Qadha-Dulu_-Begini-Penjelasannya.png","keywords":["amalan","ibadah","lebaran","Puasa Syawal","qadha puasa","sunnah"],"articleSection":["Inspirasi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\/","name":"Pilih Puasa Syawal atau Qadha Dulu? Begini Penjelasannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Pilih-Puasa-Syawal-atau-Qadha-Dulu_-Begini-Penjelasannya.png","datePublished":"2024-04-07T03:00:11+00:00","description":"Bingung harus puasa syawal atau qadha dulu? Cari tahu jawabannya di artikel ini dan jangan sampai salah memprioritaskan kewajiban beribadah.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Pilih-Puasa-Syawal-atau-Qadha-Dulu_-Begini-Penjelasannya.png","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Pilih-Puasa-Syawal-atau-Qadha-Dulu_-Begini-Penjelasannya.png","width":700,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/puasa-syawal-atau-qadha-dulu\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pilih Puasa Syawal atau Qadha Dulu? Begini Penjelasannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7191","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7191"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7191\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7195,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7191\/revisions\/7195"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7194"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7191"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7191"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7191"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}