{"id":641,"date":"2022-04-18T10:53:10","date_gmt":"2022-04-18T03:53:10","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=641"},"modified":"2023-02-02T10:48:38","modified_gmt":"2023-02-02T03:48:38","slug":"pengertian-dan-syarat-wakif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/pengertian-dan-syarat-wakif\/","title":{"rendered":"Pengertian dan Syarat Bagi Wakif, Sudah Tahu?"},"content":{"rendered":"<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Apa yang dimaksud dengan wakif? Apa saja syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi seorang pemberi wakaf? Simak informasi lebih lengkapnya pada artikel berikut ini.<\/span><\/em><\/p>\n<hr \/>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagian besar orang pasti sudah tidak asing lagi dengan salah satu istilah dalam Islam, yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wakaf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang berarti menyerahkan hak milik atas sesuatu kepada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">nadzir<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Namun, bagaimana dengan <\/span><i>wakif<\/i><span style=\"font-weight: 400;\">? Apa pengertiannya? Apa saja syarat-syaratnya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mari simak dan pelajari lebih dalam mengenai istilah yang satu ini dengan cara membaca artikel penjelasan berikut ini!<\/span><\/p>\n<h2><b>Pengertian <\/b><b>Wakif<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa <\/span><a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/program\/wakaf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><i>wakaf<\/i> <\/a>adalah <span style=\"font-weight: 400;\">menyerahkan hak milik atas sesuatu yang tahan lama agar bisa memberikan manfaat bagi banyak orang. Selain itu, wakaf juga merupakan penahanan hak milik atas materi dengan tujuan untuk menyedekahkan manfaat.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Wakaf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini juga disebut sebagai salah satu amalan dalam bentuk sedekah yang pahalanya terus mengalir atau jariyah walaupun orang yang melakukannya sudah meninggal dunia. Beberapa benda yang bisa dijadikan untuk berwakaf, seperti tanah, kebun, sumur, surat berharga, uang, dan lain-lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan, <\/span><i>wakif<\/i> artinya <span style=\"font-weight: 400;\">orang yang mengeluarkan harta <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wakaf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan maksud dan tujuan baik, seperti memudahkan sesamanya untuk beribadah, memajukan kesejahteraan banyak orang, agar mendapatkan pahala jariyah, dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nantinya, <\/span><i>wakif<\/i> memberikan <i>wakaf<\/i> kepada <i><span style=\"font-weight: 400;\">nadzir<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau pihak yang bertanggung jawab untuk menerima dan mengelola harta tersebut. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nadzir<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sendiri mengambil peran besar untuk tercapainya maksud dari amalan wakaf tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun syarat yang harus dipenuhi untuk bisa menjadi seorang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">nadzir<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu berakal, telah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">baligh<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, bisa dipercaya atau amanah, bersifat adil, seorang muslim, mampu melaksanakan syarat yang ditetapkan pe<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wakaf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan mempunyai keahlian untuk mengelola serta memelihara harta <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wakaf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, ada banyak tugas yang harus dilaksanakan oleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">nadzir<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, seperti tidak boleh menggadaikan harta wakaf, tidak boleh meminjamkan harta <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wakaf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, wajib membela kepentingan harta <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wakaf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, menunaikan hak-hak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mustahik<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dari harta <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wakaf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan masih banyak lagi tugas lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>[su_box title=&#8221;Baca Juga&#8221; box_color=&#8221;#091cde&#8221;]1. <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/pengertian-wakaf\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Wakaf : Pengertian, Keutamaan, Syarat, Dasar Hukum dan Jenisnya<\/a><br \/>\n2. <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/wakaf-uang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Wakaf Uang : Pengertian, Hukum, Tata Cara, Pengelolaan dan Syarat<\/a><br \/>\n3. <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/manfaat-sedekah-jariyah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sedekah Jariyah, Pengertian, Contoh dan Keistimewaanya<\/a><br \/>\n4. <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/manfaat-sedekah-jariyah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ini Manfaat Sedekah Jariyah dan Contoh Nyata Dalam Kehidupan<\/a>[\/su_box]<\/p>\n<h2><b>Syarat Bagi<\/b><b> Wakif<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada poin sebelumnya sudah bisa diambil kesimpulan bahwa <\/span><i>wakif<\/i> adalah sebutan untuk <span style=\"font-weight: 400;\">orang, organisasi, maupun badan hukum yang ber<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wakaf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan maksud dan tujuan tertentu. Lalu, apa saja syarat yang harus dipenuhi?<\/span><\/p>\n<p>Syarat <i>wakif<\/i> adalah <span style=\"font-weight: 400;\">melakukan akad <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tabarru<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau melepaskan hak milik dalam keadaan sadar, berakal sehat, telah mencapai umur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">baligh<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan tidak terpaksa atau dipaksa. Selain itu, seorang <\/span><i>wakif<\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> harus sebagai pemilik resmi dari harta yang di<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wakaf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan syarat tersebut, maka anak-anak, orang gila, dan orang yang terpaksa atau dipaksa tidaklah sah untuk melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wakaf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Sementara itu, orang non muslim bisa melakukannya selama itu sesuai dengan ketentuan ajaran Islam dan perundang-undangan yang berlaku.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat beberapa syarat mengenai pihak pewakaf, yaitu:<\/span><\/p>\n<p><b>1. Perseorangan<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi pewakaf perseorangan harus memenuhi syarat seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">baligh<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, berakal sehat, dan pemilik sah dari harta tersebut.<\/span><\/p>\n<p><b>2. Organisasi<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara organisasi harus memenuhi ketentuan untuk me<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wakafkan <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">harta dan benda milik organisasi tersebut dan harus sesuai dengan anggaran dasarnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>3. Badan hukum<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama seperti organisasi bahwa badan hukum yang akan melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wakaf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> harus menggunakan harta dan benda milik badan hukum itu sendiri sesuai dengan anggaran dasar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dilansir dari buku Hukum Wakaf oleh Muhammad Abid Abdullah Al Kabisi menyatakan bahwa ada dua syarat yang berkaitan dengan pe<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wakaf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Syarat pertama berkaitan dengan kecakapan, sedangkan syarat kedua berkaitan dengan pelaksanaan atau penyerahan harta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Informasi lebih jelasnya akan dibahas di bawah ini, yaitu:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Kecakapan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada poin ini, setidaknya ada 5 syarat yang harus dipenuhi oleh seorang pewakaf, yaitu berakal sehatm telah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">baligh, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tidak dalam tanggungan, atas kemauannya sendiri, dan merdeka. Berikut ini adalah penjelasannya, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h4><b><i>Berakal Sehat<\/i><\/b><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang yang tidak berakal sehat tidak sah untuk melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wakaf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> baik pada saat akad maupun pengelolaannya. Berikut ini beberapa contoh orang tidak berakal, seperti orang tidur, pingsan, idiot, gila, dan pikun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, jika ia sembuh dari beberapa hal tersebut maka bisa dikatakan berakal sehat dan sah untuk melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wakaf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h4><b><i>Dewasa atau Baligh<\/i><\/b><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anak-anak tidak sah melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wakaf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> karena belum mampu membedakan sesuatu dengan baik dan bukan tergolong umur yang berhak bersedekah. Seorang anak yang ingin melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wakaf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, umurnya harus lebih dari 15 tahun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hukum ini berlaku pada anak yang sudah mengetahui makna akad atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">shobi mumayyiz<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> maupun yang belum mengetahuinya atau disebut sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">shobi ghoir mumayyiz<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, wali juga tidak berhak untuk melakukan akad <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tabarru<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atas harta sang anak, baik itu dengan izin hakim maupun tidak. Walaupun demikian, hakim juga tidak mempunyai hak untuk mengizinkannya apalagi jika memberikan hak tersebut kepada orang lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h4><b><i>Tidak Berada dalam Tanggungan<\/i><\/b><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Disebut sebagai orang masih dalam tanggungan adalah jika ia mengeluarkan hartanya maka bisa menimbulkan hutang atau membahayakan dirinya sendiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, adapun pihak yang membolehkan orang dalam tanggungan untuk melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wakaf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, tetapi dalam jumlah terbatas, yaitu 1\/3 dari hartanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h4><b><i>Atas Kemauannya Sendiri<\/i><\/b><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maksud dari atas kemauannya sendiri adalah ber<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wakaf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tanpa adanya paksaan atau tekanan dari pihak manapun. Semua ulama juga telah sepakat bahwa orang yang dipaksa untuk melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wakaf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> hukumnya tidak sah.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h4><b><i>Merdeka\u00a0<\/i><\/b><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Amalan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wakaf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> hanya bisa dilakukan oleh orang yang merdeka atau bukanlah seorang hamba sahaya maupun budak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini dikarenakan mereka tidak mempunyai hak apapun terhadap hartanya. Sebagian besar ulama sependapat dengan pernyataan itu, tetapi ada ulama dari mazhab Zahiri yang menentangnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mazhab ini menyatakan bahwa seorang budak atau hamba sahaya bisa mempunyai hak atas harta tertentu, seperti pemberian dari seseorang atau warisan. Harta tersebut bisa mereka gunakan untuk melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wakaf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau bersedekah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Pelaksanaan dan Penyerahan Harta Wakaf<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada juga dua syarat yang berkaitan dengan pelaksanaan wakaf, yaitu <\/span><b>wakif<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak terikat hutang dan tidak dalam kondisi sakit keras. Di bawah ini adalah penjelasannya, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h4><b><i>Tidak Terikat Hutang<\/i><\/b><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat beberapa pendapat mengenai poin yang satu ini. Pendapat pertama adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wakaf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dari orang berhutang dianggap sah selama belum masa pengawasan atau pengampuan dan dalam kondisi sehat serta tidak berniat untuk menunda-nunda pelunasan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, sebagian mazhab Hanafi menganggapnya itu tidak sah jika amalan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wakaf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akan mempersulit pelunasan atau hutang-hutangnya sehingga orang yang dihutangi bisa mengajukan permohonan agar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wakaf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dibatalkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, ada pendapat dari mazhab Maliki yang menyatakan bahwa wakaf dari orang berhutang tidak sah atau tidak sempurna.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h4><b><i>Tidak Menderita Sakit Keras<\/i><\/b><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maksud dari menderita sakit keras adalah penyakit yang bisa merenggut nyawa atau mengarah pada kematian. Jika setelah itu ia sembuh kembali, maka <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wakaf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dianggap sah walaupun kemudian meninggal karena penyakit atau penyebab lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, jika kemudian ia meninggal karena penyakit tersebut, maka itu dipandang sebagai wasiat sehingga diatur dengan menggunakan syarat dan ketentuan yang berlaku dalam hukum wasiat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i>Wakif<\/i> <span style=\"font-weight: 400;\">merupakan seseorang yang melakukan wakaf atau memberikan harta yang dimilikinya untuk keperluan masyarakat luas. Terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi seorang pemberi wakaf agar wakaf yang diberikan dianggap sah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Menjadi wakif termasuk orang yang spesial karena tidak semua orang mau dan mampu untuk menyerahkan harta benda yang dimiliki untuk keperluan orang banyak.<\/p>\n<p>Bahka bisa dikatakakan, hanya orang yang punya keimanan berlebihlah yang mampu mewakafkan hartanya untuk kebermanfaatan orang banyak.<\/p>\n<p>Sahabat, wakaf bisa menjadi pilihan ibadah berbagi yang pahala kebaikannya tidak akan pernah terputus walaupun dengan kematian.<\/p>\n<p>Yuk kumpulkan pahala sebanyak-banyaknya dengan wakaf di Yatim Mandiri.<\/p>\n<p><script type=\"application\/ld+json\">\n{\n  \"@context\": \"https:\/\/schema.org\",\n  \"@type\": \"BlogPosting\",\n  \"mainEntityOfPage\": {\n    \"@type\": \"WebPage\",\n    \"@id\": \"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/pengertian-dan-syarat-wakif\/\"\n  },\n  \"headline\": \"Pengertian dan Syarat Bagi Wakif, Sudah Tahu Belum?\",\n  \"description\": \"Apa yang dimaksud dengan wakif? Apa saja syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi seorang pemberi wakaf? Simak informasi lengkapnya di sini!\",\n  \"image\": \"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/pengertian-wakif-dan-syaratnya.jpg\",  \n  \"author\": {\n    \"@type\": \"Organization\",\n    \"name\": \"Admin\",\n    \"url\": \"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/admin\/\"\n  },  \n  \"publisher\": {\n    \"@type\": \"Organization\",\n    \"name\": \"Yatim Mandiri\",\n    \"logo\": {\n      \"@type\": \"ImageObject\",\n      \"url\": \"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/logo-1.png\"\n    }\n  },\n  \"datePublished\": \"2022-04-18\",\n  \"dateModified\": \"2022-04-18\"\n}\n<\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa yang dimaksud dengan wakif? Apa saja syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi seorang pemberi wakaf? Simak informasi lebih lengkapnya pada artikel berikut ini. Sebagian besar orang pasti sudah tidak asing lagi dengan salah satu istilah dalam Islam, yaitu wakaf yang berarti menyerahkan hak milik atas sesuatu kepada nadzir. Namun, bagaimana dengan wakif? Apa pengertiannya? &#8230; <a title=\"Pengertian dan Syarat Bagi Wakif, Sudah Tahu?\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/pengertian-dan-syarat-wakif\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Pengertian dan Syarat Bagi Wakif, Sudah Tahu?\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":642,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[34,32,48],"class_list":["post-641","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berbagi","tag-jariyah","tag-sedekah","tag-wakaf"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pengertian dan Syarat Bagi Wakif, Sudah Tahu?<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/pengertian-dan-syarat-wakif\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian dan Syarat Bagi Wakif, Sudah Tahu?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa yang dimaksud dengan wakif? Apa saja syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi seorang pemberi wakaf? Simak informasi lebih lengkapnya pada artikel berikut ini. Sebagian besar orang pasti sudah tidak asing lagi dengan salah satu istilah dalam Islam, yaitu wakaf yang berarti menyerahkan hak milik atas sesuatu kepada nadzir. Namun, bagaimana dengan wakif? Apa pengertiannya? ... Baca Selengkapnya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/pengertian-dan-syarat-wakif\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-04-18T03:53:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-02-02T03:48:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/pengertian-wakif-dan-syaratnya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"407\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/pengertian-dan-syarat-wakif\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/pengertian-dan-syarat-wakif\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"Pengertian dan Syarat Bagi Wakif, Sudah Tahu?\",\"datePublished\":\"2022-04-18T03:53:10+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-02T03:48:38+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/pengertian-dan-syarat-wakif\\\/\"},\"wordCount\":1165,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/pengertian-dan-syarat-wakif\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/pengertian-wakif-dan-syaratnya.jpg\",\"keywords\":[\"jariyah\",\"sedekah\",\"wakaf\"],\"articleSection\":[\"Berbagi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/pengertian-dan-syarat-wakif\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/pengertian-dan-syarat-wakif\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/pengertian-dan-syarat-wakif\\\/\",\"name\":\"Pengertian dan Syarat Bagi Wakif, Sudah Tahu?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/pengertian-dan-syarat-wakif\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/pengertian-dan-syarat-wakif\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/pengertian-wakif-dan-syaratnya.jpg\",\"datePublished\":\"2022-04-18T03:53:10+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-02T03:48:38+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/pengertian-dan-syarat-wakif\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/pengertian-dan-syarat-wakif\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/pengertian-dan-syarat-wakif\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/pengertian-wakif-dan-syaratnya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/pengertian-wakif-dan-syaratnya.jpg\",\"width\":640,\"height\":407,\"caption\":\"pengertian wakif dan syaratnya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/pengertian-dan-syarat-wakif\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian dan Syarat Bagi Wakif, Sudah Tahu?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian dan Syarat Bagi Wakif, Sudah Tahu?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/pengertian-dan-syarat-wakif\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pengertian dan Syarat Bagi Wakif, Sudah Tahu?","og_description":"Apa yang dimaksud dengan wakif? Apa saja syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi seorang pemberi wakaf? Simak informasi lebih lengkapnya pada artikel berikut ini. Sebagian besar orang pasti sudah tidak asing lagi dengan salah satu istilah dalam Islam, yaitu wakaf yang berarti menyerahkan hak milik atas sesuatu kepada nadzir. Namun, bagaimana dengan wakif? Apa pengertiannya? ... Baca Selengkapnya","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/pengertian-dan-syarat-wakif\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2022-04-18T03:53:10+00:00","article_modified_time":"2023-02-02T03:48:38+00:00","og_image":[{"width":640,"height":407,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/pengertian-wakif-dan-syaratnya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/pengertian-dan-syarat-wakif\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/pengertian-dan-syarat-wakif\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"Pengertian dan Syarat Bagi Wakif, Sudah Tahu?","datePublished":"2022-04-18T03:53:10+00:00","dateModified":"2023-02-02T03:48:38+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/pengertian-dan-syarat-wakif\/"},"wordCount":1165,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/pengertian-dan-syarat-wakif\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/pengertian-wakif-dan-syaratnya.jpg","keywords":["jariyah","sedekah","wakaf"],"articleSection":["Berbagi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/pengertian-dan-syarat-wakif\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/pengertian-dan-syarat-wakif\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/pengertian-dan-syarat-wakif\/","name":"Pengertian dan Syarat Bagi Wakif, Sudah Tahu?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/pengertian-dan-syarat-wakif\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/pengertian-dan-syarat-wakif\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/pengertian-wakif-dan-syaratnya.jpg","datePublished":"2022-04-18T03:53:10+00:00","dateModified":"2023-02-02T03:48:38+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/pengertian-dan-syarat-wakif\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/pengertian-dan-syarat-wakif\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/pengertian-dan-syarat-wakif\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/pengertian-wakif-dan-syaratnya.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/pengertian-wakif-dan-syaratnya.jpg","width":640,"height":407,"caption":"pengertian wakif dan syaratnya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/pengertian-dan-syarat-wakif\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian dan Syarat Bagi Wakif, Sudah Tahu?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/641","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=641"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/641\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":644,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/641\/revisions\/644"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/642"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=641"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=641"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=641"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}