{"id":637,"date":"2022-04-17T10:00:38","date_gmt":"2022-04-17T03:00:38","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=637"},"modified":"2023-06-20T14:16:09","modified_gmt":"2023-06-20T07:16:09","slug":"wakaf-uang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/wakaf-uang\/","title":{"rendered":"Mengenal Wakaf Uang : Pengertian, Hukum dan Pengelolaanya"},"content":{"rendered":"<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Apa yang dimaksud dengan wakaf uang? Bagaimana hukum, tata cara, pengelolaan, dan syarat jenis wakaf yang satu ini? Simak informasinya di sini!<\/span><\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wakaf merupakan salah satu bentuk ibadah dengan memberikan harta benda yang dimiliki untuk dipergunakan bagi kepentingan masyarakat luas. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat berbagai jenis wakaf yang dapat dilakukan. Salah satu jenis wakaf yang ada berdasarkan jenis harta yang diberikan adalah <\/span>wakaf uang<span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>Apa yang dimaksud dengan wakaf uang? <span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana hukum, tata cara, dan pengelolaannya? Syarat apa saja yang harus dipenuhi untuk melakukan jenis wakaf tersebut? Simak langsung informasi lebih lengkapnya tentang <\/span>wakaf uang <span style=\"font-weight: 400;\">dengan membaca artikel di bawah ini!<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa Itu <\/b><b>Wakaf Uang<\/b><b>?<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4354 size-full\" title=\"Pengertian Wakaf Uang\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pengertian-Wakaf-Uang.png\" alt=\"Pengertian Wakaf Uang\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pengertian-Wakaf-Uang.png 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pengertian-Wakaf-Uang-300x171.png 300w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pengertian-Wakaf-Uang-450x257.png 450w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbuat baik kepada orang lain dapat dilakukan dalam bentuk tindakan apa pun. Bagi orang yang lebih mampu atau memiliki lebih banyak harta dapat berbuat baik sekaligus ibadah dengan melaksanakan wakaf. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wakaf tentunya akan memberikan banyak manfaat bagi pemberi dan juga penerima.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Manfaat utama yang didapatkan adalah mendapatkan pahala amal jariah yang terus menerus mengalir walaupun orang yang memberikannya telah meninggal dunia. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak jenis wakaf yang dapat dilakukan. Salah satu jenis wakaf berdasarkan jenis harta yang diberikan adalah<\/span> wakaf uang<span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa itu <\/span>wakaf uang menurut islam<span style=\"font-weight: 400;\">? <\/span>Wakaf uang adalah <span style=\"font-weight: 400;\">salah satu jenis wakaf dengan objek berupa uang dengan nilai pokok uang tersebut yang harus tetap dijaga sesuai dengan kehendak wakif atau pemberi wakaf.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Uang untuk wakaf tersebut diberikan dalam bentuk uang tunai untuk orang, kelompok orang, atau lembaga tertentu. Uang wakaf tersebut tentunya harus dimanfaatkan oleh penerima sesuai dengan syariat Islam yang berlaku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis wakaf ini terkadang sering disamakan dengan \u201cwakaf melalui uang\u201d. Padahal sebenarnya keduanya memiliki arti yang berbeda. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa perbedaannya? <a href=\"https:\/\/donasi.yatimmandiri.org\/wakaf\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Wakaf<\/a> melalui uang merupakan wakaf berupa benda, tetapi wakif memberikannya dalam bentuk uang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Uang tersebut harus digunakan untuk membeli peralatan atau benda wakaf yang dapat dimanfaatkan oleh penerima wakaf. <\/span>Wakaf uang tunai <span style=\"font-weight: 400;\">mulai dipraktekkan sejak awal abad kedua hijriah di berbagai negara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Indonesia sendiri jenis wakaf ini diatur dalam fatwa Majelis Ulama Indonesia sejak bulan Mei 2002. Pada tahun 2004, ada juga peraturan tentang jenis wakaf ini di dalam undang-undang. Pada tanggal 25 Januari 2021, Presiden Joko Widodo bahkan meluncurkan GNWU atau Gerakan Nasional Wakaf Uang.<\/span><\/p>\n<p>Manfaat wakaf uang <span style=\"font-weight: 400;\">tentu saja sangat banyak dan sama seperti melakukan wakaf lainnya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain menerima amal jariah yang tidak terputus, wakif juga akan merasa tenang dan damai bisa memberikan pertolongan kepada masyarakat luas yang membutuhkan bantuan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa keuntungan atau manfaat lainnya yang dapat diperoleh ketika melakukan wakaf dengan objek berupa uang, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dapat membantu untuk memperkuat perbankan syariah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dapat digunakan untuk mengembangkan berbagai produk keuangan syariah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai bentuk dukungan dilaksanakannya berbagai program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memberikan kesempatan kepada orang yang ingin memberikan wakaf dengan jumlah uang yang lebih kecil, yaitu minimal Rp 1.000.000.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai investasi di dunia akhirat nantinya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak ada kerugian yang akan dirasakan atau didapatkan oleh orang yang memberikan wakaf (wakif). <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemberi tidak akan merasa hartanya berkurang karena diberikan untuk wakaf kepada orang lain. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaliknya, pemberi wakaf akan mendapatkan rezeki dan pahala yang berlipat ganda.<\/span><\/p>\n<p>[su_box title=&#8221;Baca Juga&#8221; box_color=&#8221;#091cde&#8221;]1. <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/sedekah-jariyah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sedekah Jariyah, Pengertian, Contoh dan Keistimewaanya<\/a><br \/>\n2. <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/manfaat-sedekah-jariyah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ini Manfaat Sedekah Jariyah dan Contoh Nyata Dalam Kehidupan<\/a><br \/>\n3. <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/pengertian-wakaf\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Wakaf: Pengertian, Keutamaan, Syarat, Dasar Hukum, dan Jenis<\/a><br \/>\n4. <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/jenis-wakaf\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">9 Jenis Wakaf dan Perbedaan Sesuai Dengan Peruntukannya<\/a><br \/>\n5. <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/tujuan-wakaf\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cari Tahu Perintah dan Tujuan Wakaf Berdasarkan Syariat Islam<\/a>[\/su_box]<\/p>\n<h2><b>Hukum <\/b><b>Wakaf Uang<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4352 size-full\" title=\"Hukum Wakaf Uang\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Hukum-Wakaf-Uang.png\" alt=\"Hukum Wakaf Uang\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Hukum-Wakaf-Uang.png 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Hukum-Wakaf-Uang-300x171.png 300w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Hukum-Wakaf-Uang-450x257.png 450w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p>Dasar hukum wakaf uang <span style=\"font-weight: 400;\">yang ada di Indonesia telah diatur dalam fatwa MUI atau Majelis Ulama Indonesia. Selain itu, jenis wakaf ini juga memiliki dasar hukum yang tertera dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hukum <\/span>wakaf uang <span style=\"font-weight: 400;\">yang tertera dalam fatwa MUI atau Majelis Ulama Indonesia dikeluarkan pada tanggal 11 Mei 2002. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fatwa MUI tersebut memberikan penjelasan tentang pengertian dari <\/span>wakaf uang<span style=\"font-weight: 400;\">. Selain itu, terdapat pula penjelasan bawa uang wakaf harus digunakan sesuai syariat Islam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MUI melalui fatwa-nya tersebut juga menegaskan bahwa jenis wakaf menggunakan objek uang tunai hukumnya adalah jawaz atau diperbolehkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> Selain itu, uang wakaf harus dijaga nilai pokoknya dan tidak boleh dijual, dihibahkan, atau bahkan diwariskan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain diatur dalam fatwa MUI, jenis wakaf ini juga memiliki dasar hukum pada Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004. Di dalam Undang-Undang tersebut dijelaskan bahwa wakaf bisa berupa benda bergerak dan benda tidak bergerak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh benda bergerak dapat berupa uang, logam mulia, surat berharga, dan lain sebagainya. Contoh benda tidak bergerak adalah tanah, bangunan, dan benda lainnya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, wakaf dalam bentuk uang merupakan jenis wakaf yang sah dan boleh dilakukan atau diberikan kepada orang yang membutuhkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hukum jenis wakaf yang satu ini sudah sangat jelas di atur dalam fatwa MUI maupun undang-undang, sehingga setiap orang tidak perlu ragu lagi untuk melakukannya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Tata Cara <\/b><b>Wakaf Uang<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-4355\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Tata-Cara-Wakaf-Uang.png\" alt=\"Tata Cara Wakaf Uang\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Tata-Cara-Wakaf-Uang.png 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Tata-Cara-Wakaf-Uang-300x171.png 300w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Tata-Cara-Wakaf-Uang-450x257.png 450w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelaksanaan <\/span>wakaf uang <span style=\"font-weight: 400;\">dapat dilakukan mengikuti tata cara tertentu yang sudah diatur sebelumnya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tata cara ini harus diketahui dan dipahami oleh orang-orang yang akan memberikan wakaf berupa uang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tata cara wakaf ini juga dapat dijadikan sebagai panduan dalam memberikan wakaf berbentuk uang secara resmi, benar, dan sah.<\/span><\/p>\n<p>Bagaimana cara wakaf uang?<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini tata cara yang dapat dilakukan untuk memberikan wakaf berupa uang kepada orang lain yang membutuhkan melalui Lembaga Keuangan Syariah resmi, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemberi wakaf atau wakif dapat langsung datang ke kantor Lembaga Keuangan Syariah yang menerima layanan wakaf berupa uang. Pastikan lembaga yang dipilih merupakan lembaga resmi yang diawasi langsung oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Wakif harus mengisi Akta Ikrar Wakaf atau AIW dengan data lengkap dan benar serta sesuai dengan keadaan sebenarnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, seorang wakif juga harus memberikan atau melampirkan fotokopi kartu identitas diri berupa KTP yang masih berlaku.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, wakif bisa menyetorkan uang untuk wakaf sesuai dengan nominal yang diinginkan. Jika datang langsung ke kantor Lembaga Keuangan Syariah, maka uang dapat diberikan secara tunai.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, uang untuk wakaf juga dapat diberikan melalui transfer bank ke rekening bank resmi yang telah ditentukan sebelumnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Wakif kemudian harus mengucapkan shighaf wakaf dengan jelas dan didengarkan atau disaksikan oleh saksi. Shighaf yang dilakukan harus memenuhi syarat wakaf yang telah ditentukan sebelumnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, waktif harus menandatangani AIW. Selain ditandatangani oleh wakif, dokumen ini juga ditandatangani oleh lebih dari dua orang sebagai saksi dan juga satu orang pejabat bank. Pejabat bank di sini berperan sebagai Pejabat Pembuat AIW atau PPAIW.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lembaga Keuangan Syariah Penerima <\/span>Wakaf Uang <span style=\"font-weight: 400;\">atau LKS-PWU kemudian akan mencetak tanda bukti penyerahan wakaf berupa Sertifikat <\/span>Wakaf Uang <span style=\"font-weight: 400;\">tau SWU.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, LKS-PWU akan memberikan AIW dan juga SWU kepada wakif sebagai bukti sah telah melakukan wakaf.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain datang langsung ke kantor LKS-PWU, wakif juga bisa melakukan wakaf berupa uang secara online. Sudah banyak lembaga resmi yang menyediakan layanan seperti ini, misalnya Bank Muamalat Indonesia (BMI), Bank Syariah Indonesia (BSI), dan lembaga atau bank lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Transaksi penyerahan uang wakaf dapat dilakukan dengan cara transfer ke rekening bank yang telah ditentukan. Wakif tentu saja harus mengirimkan bukti transfer tersebut. SWU dan AIW akan diberikan atau dikirimkan ke e-mail wakif.<\/span><\/p>\n<p>Berapa minimal wakaf uang? <span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Badan Wakaf Indonesia atau BWI, nominal uang yang dapat diwakafkan minimal sebesar RP 1.000.000. Wakaf tentu saja boleh memberikan uang wakaf lebih dari nominal minimal yang telah ditentukan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pengelolaan <\/b><b>Wakaf Uang<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-4353\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pengelolaan-Wakaf-Uang.png\" alt=\"Pengelolaan Wakaf Uang\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pengelolaan-Wakaf-Uang.png 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pengelolaan-Wakaf-Uang-300x171.png 300w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pengelolaan-Wakaf-Uang-450x257.png 450w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wakif memberikan uang sebagai wakaf kepada LKS-PWU. Lembaga penerima uang wakaf tersebut tentu memiliki tanggungjawab dan amanah yang harus dijalankan untuk melakukan pengelolaan terhadap uang yang telah terkumpul.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seluruh proses pengelolaan uang wakaf diawasi secara langsung oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Selain itu, pengelolaan wakaf juga dilindungi oleh hukum yang membahas tentang wakaf, seperti dalam fatwa MUI dan juga undang-undang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Uang tersebut tentu saja dikelola dan disalurkan sesuai dengan syariah Islam. Terdapat beberapa bentuk penyaluran uang atau dana wakaf. Berikut ini beberapa bentuk dari penyaluran dana atau uang wakaf, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Deposit Mudharabah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Musyawarah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sukuk<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat Berharga Syariah Negara atau SBSN<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berbagai Badan Usaha Ekonomi Syariah yang produktif.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Layanan kesehatan gratis dan lain sebagainya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, <\/span>bagaimana pengelolaan wakaf uang? <span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini skema atau pengelolaan dari uang atau dana wakaf, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Wakif atau pemberi wakaf akan memberikan sejumlah uang sebagai wakaf kepada LKS-PWU sebagai penerima\/ penyalur\/ penampung\/ pengelola atau disebut juga dengan nazhir.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">LKS-PWU akan melakukan investasi sesuai dengan syariah Islam.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hasil dari investasi tersebut sebesar 90% nantinya akan diberikan atau dibagikan ke orang-orang yang membutuhkan atau penerima wakaf yang disebut dengan Mauquf\u2019Alaih.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hasil sebesar 10% akan digunakan oleh LKS-PWU untuk pengelolaan aset wakaf.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Syarat <\/b><b>Wakaf Uang<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis wakaf berupa uang yang satu ini juga memiliki beberapa ketentuan atau syarat yang harus dipenuhi. <\/span>Syarat-syarat wakaf uang <span style=\"font-weight: 400;\">sama dengan melakukan jenis wakaf lainnya. Berikut ini beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika melakukan wakaf berupa uang, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat pemberi wakaf atau wakif yang memiliki sikap merdeka, berakal sehat, dewasa, dan tidak sedang berada di bawah pengampuan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Uang sebagai benda yang akan diwakafkan harus memiliki nilai, benda bergerak, dan sebelumnya memang milik wakif.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat penerima wakaf atau yang disebut dengan Mauquf\u2019Alaih.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Harus dilaksanakan shignat berupa akad yang jelas, tidak diikuti syarat bathil, tidak diikuti pembatasan waktu, tidak mengandung pengertian untuk mencabut wakaf, dan harus terjadi secara seketika.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, syarat <\/span>wakaf uang <span style=\"font-weight: 400;\">lainnya adalah objek wakaf harus berupa uang tunai atau non-tunai (transfer) yang nilainya harus tetap dijaga. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Syarat lainnya, uang yang diberikan sebagai wakaf memiliki nominal minimal sebesar Rp 1.000.000.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akad wakaf yang dilaksanakan harus disaksikan oleh saksi agar tidak terjadi perselisihan atau kesalahpahaman di masa yang akan datang. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah semua syarat tersebut dipenuhi, wakaf dengan objek berupa uang tersebut telah dianggap sah atau resmi diterima.<\/span><\/p>\n<p>Wakaf uang <span style=\"font-weight: 400;\">merupakan salah satu jenis wakaf dengan objek berupa uang. Uang tersebut dapat diberikan melalui LKS-PWU yang berperan sebagai pengelola dan penyalur dana. Jenis wakaf yang satu ini tentu akan memberikan manfaat bagi pemberi dan juga penerima wakaf.<\/span><\/p>\n<p>Tunaikan wakafmu di <a href=\"https:\/\/donasi.yatimmandiri.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Yatim Mandiri<\/a>.<\/p>\n<p><script type=\"application\/ld+json\">\n{\n  \"@context\": \"https:\/\/schema.org\",\n  \"@type\": \"BlogPosting\",\n  \"mainEntityOfPage\": {\n    \"@type\": \"WebPage\",\n    \"@id\": \"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/wakaf-uang\/\"\n  },\n  \"headline\": \"Wakaf Uang: Pengertian, Hukum, Tata Cara, Pengelolaan, dan Syarat\",\n  \"description\": \"Apa yang dimaksud dengan wakaf uang? Bagaimana hukum, tata cara, pengelolaan, dan syarat jenis wakaf yang satu ini? Simak informasinya di sini!\",\n  \"image\": ,  \n  \"author\": {\n    \"@type\": \"Organization\",\n    \"name\": \"Admin\",\n    \"url\": \"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/admin\/\"\n  },  \n  \"publisher\": {\n    \"@type\": \"Organization\",\n    \"name\": \"Yatim Mandiri\",\n    \"logo\": {\n      \"@type\": \"ImageObject\",\n      \"url\": \"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/logo-1.png\"\n    }\n  },\n  \"datePublished\": \"2022-04-16\",\n  \"dateModified\": \"2022-04-17\"\n}\n<\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa yang dimaksud dengan wakaf uang? Bagaimana hukum, tata cara, pengelolaan, dan syarat jenis wakaf yang satu ini? Simak informasinya di sini! Wakaf merupakan salah satu bentuk ibadah dengan memberikan harta benda yang dimiliki untuk dipergunakan bagi kepentingan masyarakat luas. Terdapat berbagai jenis wakaf yang dapat dilakukan. Salah satu jenis wakaf yang ada berdasarkan jenis &#8230; <a title=\"Mengenal Wakaf Uang : Pengertian, Hukum dan Pengelolaanya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/wakaf-uang\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Mengenal Wakaf Uang : Pengertian, Hukum dan Pengelolaanya\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":632,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[48],"class_list":["post-637","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berbagi","tag-wakaf"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengenal Wakaf Uang : Pengertian, Hukum dan Pengelolaanya<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/wakaf-uang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Wakaf Uang : Pengertian, Hukum dan Pengelolaanya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa yang dimaksud dengan wakaf uang? Bagaimana hukum, tata cara, pengelolaan, dan syarat jenis wakaf yang satu ini? Simak informasinya di sini! Wakaf merupakan salah satu bentuk ibadah dengan memberikan harta benda yang dimiliki untuk dipergunakan bagi kepentingan masyarakat luas. Terdapat berbagai jenis wakaf yang dapat dilakukan. Salah satu jenis wakaf yang ada berdasarkan jenis ... Baca Selengkapnya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/wakaf-uang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-04-17T03:00:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-06-20T07:16:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pengertian-Wakaf.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/wakaf-uang\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/wakaf-uang\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"Mengenal Wakaf Uang : Pengertian, Hukum dan Pengelolaanya\",\"datePublished\":\"2022-04-17T03:00:38+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-20T07:16:09+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/wakaf-uang\\\/\"},\"wordCount\":1562,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/wakaf-uang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/Pengertian-Wakaf.jpg\",\"keywords\":[\"wakaf\"],\"articleSection\":[\"Berbagi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/wakaf-uang\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/wakaf-uang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/wakaf-uang\\\/\",\"name\":\"Mengenal Wakaf Uang : Pengertian, Hukum dan Pengelolaanya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/wakaf-uang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/wakaf-uang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/Pengertian-Wakaf.jpg\",\"datePublished\":\"2022-04-17T03:00:38+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-20T07:16:09+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/wakaf-uang\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/wakaf-uang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/wakaf-uang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/Pengertian-Wakaf.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/Pengertian-Wakaf.jpg\",\"width\":600,\"height\":400,\"caption\":\"wakaf uang\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/wakaf-uang\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Wakaf Uang : Pengertian, Hukum dan Pengelolaanya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Wakaf Uang : Pengertian, Hukum dan Pengelolaanya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/wakaf-uang\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengenal Wakaf Uang : Pengertian, Hukum dan Pengelolaanya","og_description":"Apa yang dimaksud dengan wakaf uang? Bagaimana hukum, tata cara, pengelolaan, dan syarat jenis wakaf yang satu ini? Simak informasinya di sini! Wakaf merupakan salah satu bentuk ibadah dengan memberikan harta benda yang dimiliki untuk dipergunakan bagi kepentingan masyarakat luas. Terdapat berbagai jenis wakaf yang dapat dilakukan. Salah satu jenis wakaf yang ada berdasarkan jenis ... Baca Selengkapnya","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/wakaf-uang\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2022-04-17T03:00:38+00:00","article_modified_time":"2023-06-20T07:16:09+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pengertian-Wakaf.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/wakaf-uang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/wakaf-uang\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"Mengenal Wakaf Uang : Pengertian, Hukum dan Pengelolaanya","datePublished":"2022-04-17T03:00:38+00:00","dateModified":"2023-06-20T07:16:09+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/wakaf-uang\/"},"wordCount":1562,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/wakaf-uang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pengertian-Wakaf.jpg","keywords":["wakaf"],"articleSection":["Berbagi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/wakaf-uang\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/wakaf-uang\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/wakaf-uang\/","name":"Mengenal Wakaf Uang : Pengertian, Hukum dan Pengelolaanya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/wakaf-uang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/wakaf-uang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pengertian-Wakaf.jpg","datePublished":"2022-04-17T03:00:38+00:00","dateModified":"2023-06-20T07:16:09+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/wakaf-uang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/wakaf-uang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/wakaf-uang\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pengertian-Wakaf.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pengertian-Wakaf.jpg","width":600,"height":400,"caption":"wakaf uang"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/wakaf-uang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Wakaf Uang : Pengertian, Hukum dan Pengelolaanya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/637","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=637"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/637\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4356,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/637\/revisions\/4356"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/632"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=637"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=637"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=637"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}