{"id":6013,"date":"2024-10-17T11:30:35","date_gmt":"2024-10-17T04:30:35","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=6013"},"modified":"2024-10-17T11:41:07","modified_gmt":"2024-10-17T04:41:07","slug":"akad-jual-beli","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/akad-jual-beli\/","title":{"rendered":"Akad Jual Beli: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Syarat Sahnya"},"content":{"rendered":"<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Akad jual beli adalah perjanjian yang diucapkan saat melakukan transaksi. Ketahui jenis-jenis dan syarat sah akad jual-beli di sini!<\/span><\/em><\/p>\n<hr \/>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam Islam, segala transaksi yang dilakukan oleh umat Muslim ada aturannya. Salah satu aturan yang harus ditaati, yaitu mengenai akad jual beli.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, sebelum melakukan transaksi, penjual dan pembeli harus melakukan akad terlebih dahulu. Jika akad yang diucapkan sesuai dengan syariat Islam, maka transaksinya sah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun sebaliknya, jika akad yang dilakukan tidak sesuai aturan Islam, maka transaksi yang dilakukan tidak sah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam praktiknya, ada beberapa jenis akad jual beli yang dilakukan. Lebih dari itu ada syarat-syarat yang dipenuhi agar akad yang dilakukan sah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selengkapnya, simak penjelasan mengenai pengertian, jenis-jenis, dan syarat sah akad jual beli dalam artikel berikut ini!<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa itu Akad Jual Beli?<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_9297\" aria-describedby=\"caption-attachment-9297\" style=\"width: 690px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-9297\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Tangan-bersalaman-mengilustrasikan-akad-jual-beli.webp\" alt=\"Tangan bersalaman mengilustrasikan akad jual beli\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Tangan-bersalaman-mengilustrasikan-akad-jual-beli.webp 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Tangan-bersalaman-mengilustrasikan-akad-jual-beli-300x171.webp 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-9297\" class=\"wp-caption-text\">Sumber: Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Islam telah mengatur berbagai aspek kehidupan umatnya termasuk dalam hal akad jual beli<\/span><b>.<\/b> <span style=\"font-weight: 400;\">Jual beli sendiri adalah kegiatan ekonomi yang melibatkan 2 orang atau lebih.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, aat proses jual beli terjadi, ada akad yang harus dilakukan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">e-book<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Fikih Muamalah<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Konsep Dasar Transaksi Bisnis Islam karya Ahmad Syaichoni, akad berasal dari bahasa Arab &#8216;aqada-&#8216;aqdan, yang artinya membangun, mendirikan, memegang, menyatukan, atau perjanjian.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila dikaitkan dengan kegiatan jual beli, akad bisa diartikan sebagi<\/span>\u00a0<span style=\"font-weight: 400;\">kesepakatan antara pedagang dan pembeli.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Suatu proses jual beli bisa dikatakan tidak sah apabila akad yang dilakukan tidak memenuhi syarat yang sesuai dengan ajaran agama Islam.<\/span><\/p>\n<h2><b>Jenis-Jenis Akad Jual Beli<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam praktiknya, terdapat beberapa jenis akad jual beli, mulai dari wadiah, kafalah, hingga murabahah. Berikut penjelasan setiap jenis akad jual beli:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Wadiah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akad wadiah akan terjadi saat satu pihak menitipkan barang atau uang pada pihak lain dalam jangka waktu tertentu. Sebagai contoh, jenis akad jual beli ini digunakan saat pihak nasabah menabung di bank.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Kafalah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kafalah adalah bentuk akad dalam jual beli yang melibatkan jaminan dari satu pihak untuk diserahkan pada pihak lain. Ada yang menyebutkan bahwa jaminan ini bertindak sebagai garansi.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Hawalah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hawalah merupakan jenis akad dalam jual beli yang mengatur tentang pengalihan utang<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Akad jual beli ini banyak digunakan oleh bank syariah saat pihak nasabah hendak menjual produk ke pihak lain dengan menerapkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">post-dated check<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (giro mundur).\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Musyarakah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Musyarakah adalah akad yang melibatkan lebih dari dua orang, di mana masing-masing orang akan menyetorkan sejumlah uang yang hendak digunakan sebagai modal awal sebuah bisnis\/usaha, baik yang baru akan dirintis atau sudah berjalan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nantinya, modal ini dikelola oleh salah satu dari pemodal yang memiliki <em>skill <\/em>atau\u00a0pihak ketiga yang memang sudah ahlinya.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Qardh<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akad Qardh melibatkan adanya pinjaman dana dari satu pihak ke pihak lain yang harus diganti dalam waktu singkat. Jumlah dana yang nanti dikembalikan tidak boleh kurang atau lebih agar tidak mengandung riba.<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Wakalah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wakalah adalah akad jual beli yang salah satu pihaknya menggunakan wakil. Sebagai contoh, penjual berhalangan hadir di pertemuan dengan pihak pembeli. Kemudian, penjual meminta salah satu keluarga atau karyawan untuk mewakilinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain untuk urusan personal, akad jenis ini juga sering digunakan oleh bank syariah saat pembuatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Letter of Credit<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan pembelian barang impor.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/rukun-jual-beli-dalam-islam\/\">4 Rukun Jual Beli dalam Islam Agar Sah dan Berkah<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><b>7. Ijarah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ijarah adalah akad dalam Islam yang mengatur tentang hak guna dari sebuah benda tanpa memindahkan hak kepemilikan, atau dalam istilah yang lebih mudah disebut sewa. Misalnya menyewa motor atau mobil.<\/span><\/p>\n<h3><b>8. Mudharabah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mudharabah adalah akad dalam jual beli yang biasanya digunakan saat kedua pihak atau lebih akan menjalin sebuah kerjasama di bidang bisnis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh akad ini adalah satu pihak bertindak sebagai pemberi modal, dan pihak lain bertugas mengelola modal atau menjalankan usaha.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akad mudharabah mengandung kesepakatan dalam hal pembagian laba. Di dalam akad ini juga, kerugian yang mungkin terjadi di masa depan akan dibebankan seluruhnya kepada pemilik modal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, akan ada pengecualian, jika kerugian tersebut secara sengaja disebabkan oleh pihak pengelola modal.<\/span><\/p>\n<h3><b>9. Rahn<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara sederhana, akad Rahn memiliki sistem kerja yang serupa dengan pegadaian. Jadi ada satu pihak yang nantinya akan mendapatkan sejumlah uang setelah meninggalkan barang jaminan pada yang memberi uang tadi.<\/span><\/p>\n<h3><b>10. Istishna&#8217;<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat Anda memesan suatu produk secara khusus (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">custom<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), maka inilah yang dimaksud dengan akad Istishna&#8217;. Dalam hal ini, pihak penjual harus memenuhi permintaan sesuai dengan kesepakatan bersama.<\/span><\/p>\n<h3><b>11. Salam<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salam adalah jenis akad yang melibatkan adanya uang muka alias DP, sebelum barang diterima oleh pembeli.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akad ini biasanya melibatkan nominal uang, jangka waktu\/proses penyelesaian pemesanan, jumlah pesanan, dan sebagainya.<\/span><\/p>\n<h3><b>12. Murabahah\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Macam akad selanjutnya, yaitu <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Murabahah, yang diartikan sebagai suatu akad di mana penjual dan pembeli sama-sama mengetahui dan sepakat pada jumlah laba yang akan diterima.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, akad ini bersifat terbuka dan jujur karena memungkinkan pihak pembeli untuk mengetahui selisih harga dan keuntungan dari si penjual.<\/span><\/p>\n<h2><b>Syarat Sah Akad Jual Beli<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-9303\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Syarat-Sah-Akad-Jual-Beli.webp\" alt=\"Daftar Syarat Sah Akad Jual Beli\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Syarat-Sah-Akad-Jual-Beli.webp 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Syarat-Sah-Akad-Jual-Beli-300x171.webp 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hukum jual beli dalam Islam adalah diperbolehkan dan halal, asalkan tidak mengandung unsur haram, seperti riba.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun keabsahan dari proses jual beli tergantung pada akadnya. Adapun syarat sah dari akad tersebut adalah berikut ini:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Kedua Belah Pihak Memenuhi Syarat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama-tama, kedua belah pihak yang melakukan transaksi harus memenuhi syarat terlebih dahulu. Dalam Islam, syarat penjual dan pembeli adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masing-masing pihak dalam keadaan sehat secara fisik dan akal (tidak gila).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penjual dan pembeli sama-sama sudah dewasa\/baligh.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Proses jual beli tidak disertai dengan keterpaksaan, baik dari sisi penjual, pembeli, atau bahkan keduanya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pihak yang menjual dan membeli barang tidak berstatus hamba sahaya\/budak, melainkan orang yang sudah merdeka dan memiliki hak atas keinginannya sendiri.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masing-masing pihak merupakan orang yang sudah mampu mengambil keputusan sendiri.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki pemahaman tentang harta, atau dalam hal ini adalah uang yang umumnya dijadikan alat transaksi dalam jual beli.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>2. Halal dan Tidak Melanggar Larangan<\/b><\/h3>\n<p>Syarat kedua yang harus dipenuhi adalah, transaksi yang dilakukan tidak termasuk dalam<a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/jual-beli-yang-dilarang-dalam-islam\/\"><strong> jual beli yang dilarang Islam<\/strong><\/a>.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih dari itu, barang yang diperjualbelikan harusnya yang halal, seperti sayuran, buah-buahan, sepeda, hewan ternak, pakaian, dan sebagainya. Di sisi lain, adapun contoh barang-barang haram dan\/atau melanggar larangan adalah:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Produk yang mengandung unsur pornografi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Babi dan hewan lain yang memakan kotoran.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bangkai.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hewan yang disembelih tanpa menyebut nama Allah SWT, atau menyebut selain Allah SWT.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hewan ternak yang mati karena diterkam atau dibunuh oleh binatang lainnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Darah hewan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Minuman yang memabukkan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Narkotika.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perdagangan manusia.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menjual barang-barang hasil rampok \/ curian \/ mengambil hak orang lain.\u00a0\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>3. Ikhlas<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akad dalam jual beli baru dikatakan sah dalam Islam jika kedua pihak sama-sama ridha atau ikhlas atas barang dan uang yang didapat oleh masing-masing pihak. Jadi dalam hal ini tidak ada pihak yang lebih diuntungkan, sementara pihak lain dirugikan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika satu pihak merasa harga yang ditawar terlalu rendah, dan akhirnya dengan berat hati menjual barang tersebut, maka proses jual beli bisa dinyatakan tidak sah secara Islam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begitu juga sebaliknya, misal pihak membeli mendapat barang tidak bagus dengan harga yang terlampau mahal dan merasa tidak Ikhlas, maka proses jual beli bisa tidak sah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa, akad jual beli<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">adalah perjanjian\/kesepakatan antara pihak yang membeli dan menjual barang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam praktiknya, ada banyak macam akad yang bisa digunakan tergantung jenis transaksi yang dilakukan. Selain itu, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar kegiatan jual beli sah dilakukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu diketahui, dalam Islam, terdapat zakat yang dikenakan untuk aktivitas perdagangan yang dilakukan. Zakat ini disebut dengan zakat perdagangan dan memiliki aturan penghitungan tersendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengetahui berapa zakat perdagangan yang harus dibayarkan, Sahabat bisa menggunakan kalkulator zakat yang disediakan oleh Yatim Mandiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, Sahabat bisa bayar zakat perdagangan di Yatim Mandiri yang sudah jelas amanah dan terpercaya. Mari tunaikan <\/span><a href=\"https:\/\/donasi.yatimmandiri.org\/zakat\/zakat-perdagangan?utm_source=yatimmandiri.org&amp;utm_medium=blog&amp;utm_campaign=Zakat_Perdagangan\"><b>zakat perdagangan di Yatim Mandiri<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Akad jual beli adalah perjanjian yang diucapkan saat melakukan transaksi. Ketahui jenis-jenis dan syarat sah akad jual-beli di sini! Dalam Islam, segala transaksi yang dilakukan oleh umat Muslim ada aturannya. Salah satu aturan yang harus ditaati, yaitu mengenai akad jual beli. Jadi, sebelum melakukan transaksi, penjual dan pembeli harus melakukan akad terlebih dahulu. Jika akad &#8230; <a title=\"Akad Jual Beli: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Syarat Sahnya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/akad-jual-beli\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Akad Jual Beli: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Syarat Sahnya\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":9311,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[28],"tags":[388,389,304,301,390],"class_list":["post-6013","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-muamalah","tag-akad-jual-beli","tag-jenis-akad","tag-jual-beli","tag-muamalah","tag-syirkah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Akad Jual Beli: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Syarat Sahnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Akad jual beli adalah perjanjian yang diucapkan saat melakukan transaksi. Ketahui jenis-jenis dan syarat sah akad jual-beli di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/akad-jual-beli\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Akad Jual Beli: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Syarat Sahnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Akad jual beli adalah perjanjian yang diucapkan saat melakukan transaksi. Ketahui jenis-jenis dan syarat sah akad jual-beli di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/akad-jual-beli\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-10-17T04:30:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-10-17T04:41:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Akad-Jual-Beli.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/akad-jual-beli\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/akad-jual-beli\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"Akad Jual Beli: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Syarat Sahnya\",\"datePublished\":\"2024-10-17T04:30:35+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-17T04:41:07+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/akad-jual-beli\\\/\"},\"wordCount\":1221,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/akad-jual-beli\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/03\\\/Akad-Jual-Beli.webp\",\"keywords\":[\"akad jual beli\",\"jenis akad\",\"Jual Beli\",\"Muamalah\",\"syirkah\"],\"articleSection\":[\"Muamalah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/akad-jual-beli\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/akad-jual-beli\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/akad-jual-beli\\\/\",\"name\":\"Akad Jual Beli: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Syarat Sahnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/akad-jual-beli\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/akad-jual-beli\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/03\\\/Akad-Jual-Beli.webp\",\"datePublished\":\"2024-10-17T04:30:35+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-17T04:41:07+00:00\",\"description\":\"Akad jual beli adalah perjanjian yang diucapkan saat melakukan transaksi. Ketahui jenis-jenis dan syarat sah akad jual-beli di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/akad-jual-beli\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/akad-jual-beli\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/akad-jual-beli\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/03\\\/Akad-Jual-Beli.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/03\\\/Akad-Jual-Beli.webp\",\"width\":700,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/muamalah\\\/akad-jual-beli\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Akad Jual Beli: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Syarat Sahnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Akad Jual Beli: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Syarat Sahnya","description":"Akad jual beli adalah perjanjian yang diucapkan saat melakukan transaksi. Ketahui jenis-jenis dan syarat sah akad jual-beli di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/akad-jual-beli\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Akad Jual Beli: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Syarat Sahnya","og_description":"Akad jual beli adalah perjanjian yang diucapkan saat melakukan transaksi. Ketahui jenis-jenis dan syarat sah akad jual-beli di sini!","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/akad-jual-beli\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2024-10-17T04:30:35+00:00","article_modified_time":"2024-10-17T04:41:07+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Akad-Jual-Beli.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/akad-jual-beli\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/akad-jual-beli\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"Akad Jual Beli: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Syarat Sahnya","datePublished":"2024-10-17T04:30:35+00:00","dateModified":"2024-10-17T04:41:07+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/akad-jual-beli\/"},"wordCount":1221,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/akad-jual-beli\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Akad-Jual-Beli.webp","keywords":["akad jual beli","jenis akad","Jual Beli","Muamalah","syirkah"],"articleSection":["Muamalah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/akad-jual-beli\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/akad-jual-beli\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/akad-jual-beli\/","name":"Akad Jual Beli: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Syarat Sahnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/akad-jual-beli\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/akad-jual-beli\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Akad-Jual-Beli.webp","datePublished":"2024-10-17T04:30:35+00:00","dateModified":"2024-10-17T04:41:07+00:00","description":"Akad jual beli adalah perjanjian yang diucapkan saat melakukan transaksi. Ketahui jenis-jenis dan syarat sah akad jual-beli di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/akad-jual-beli\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/akad-jual-beli\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/akad-jual-beli\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Akad-Jual-Beli.webp","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Akad-Jual-Beli.webp","width":700,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/muamalah\/akad-jual-beli\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Akad Jual Beli: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Syarat Sahnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6013","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6013"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6013\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9312,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6013\/revisions\/9312"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9311"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6013"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6013"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6013"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}