{"id":5704,"date":"2024-04-24T13:36:06","date_gmt":"2024-04-24T06:36:06","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=5704"},"modified":"2024-04-24T15:44:50","modified_gmt":"2024-04-24T08:44:50","slug":"zakat-peternakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/zakat-peternakan\/","title":{"rendered":"Zakat Peternakan: Ketentuan, Syarat dan Nishabnya"},"content":{"rendered":"<p><em>Ketentuan zakat peternakan <span style=\"font-weight: 400;\">berbeda dengan jenis zakat lainnya, sehingga umat muslim harus mengetahui tentang hal ini secara jelas.<\/span><\/em><\/p>\n<hr \/>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/macam-macam-zakat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">macam-macam zakat<\/a> maal yang harus diketahui oleh umat muslim di seluruh dunia adalah <\/span>zakat peternakan<span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis zakat ini juga sering disebut dengan nama zakat hewan ternak yang meliputi hasil peternakan hewan besar, sedang, maupun kecil. Jadi, orang-orang harus mengetahuinya secara jelas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nishab dan kadar dari zakat ini tidaklah sama dengan jenis zakat lainnya. Bahkan, nishab dan kadar zakat hewan ternak memiliki sifat yang bertingkat. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal inilah yang membuatnya berbeda dengan jenis zakat lainnya. Untuk mengetahui tentang hal ini secara lebih lengkap, simak pembahasan berikut ini!<\/span><\/p>\n<h2><b>Binatang Ternak yang Harus Dizakati<\/b><\/h2>\n<p>Pengertian zakat peternakan <span style=\"font-weight: 400;\">adalah zakat yang dikeluarkan untuk hewan ternak yang telah mencapai nishab dan haul. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski begitu, hal ini tidak membuat semua jenis hewan ternak perlu dizakati. Hanya beberapa jenis hewan ternak saja yang diwajibkan untuk mengeluarkan zakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, hanya hewan ternak yang dipelihara dengan niat dan tujuan memperbanyak keturunan sajalah yang akan dianggap sebagai hewan ternak yang wajib dizakati. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa jenis hewan ternak yang wajib dizakati oleh pemiliknya:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sapi dan kerbau beserta jenis-jenis hewan seperti ini lainnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Unta dan berbagai macam jenis lainnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kambing dan domba beserta jenis-jenis hewan seperti ini lainnya, tak terkecuali kambing kacang.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika hewan ternak dipelihara untuk diperdagangkan di kemudian hari, maka aturan zakatnya berubah menjadi zakat hasil dagang dan bukan zakat hewan ternak. Kemudian, hewan ternak juga dapat dibagi menjadi 4 jenis yang berbeda, yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hewan ternak yang dipelihara untuk diperdagangkan. Jenis hewan ternak seperti ini akan dikenai zakat barang dagangan atau zakat hasil dagang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hewan ternak yang diambil susu dan digembalakan di padang rumput yang mubah. Jika jumlahnya sudah mencapai nishab dan haul, maka pemilik wajib mengeluarkan zakat hewan ternak yang sesuai dengan aturannya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hewan ternak yang dipelihara untuk diambil susu dan minyaknya dan diberi makan rumput namun tidak digembalakan. Jenis hewan ternak ini tidak diwajibkan zakat, karena tidak termasuk hewan ternak sa-imah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hewan ternak yang dipelihara untuk membantu pekerjaan manusia seperti memikul barang berat, membajak sawah, mengairi sawah, dan lain sebagainya. Jenis zakat yang berlaku untuk hewan ternak ini adalah hasil upah dari jerih payahnya jika memang memenuhi nishabnya.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><b>Syarat Wajib <\/b><b>Zakat Peternakan<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama halnya dengan zakat pertanian, zakat perdagangan, zakat penghasilan, dan jenis-jenis zakat yang lainnya, zakat hewan ternak juga memiliki beberapa syarat wajib yang harus dipenuhi oleh setiap umat muslim sebelum mengeluarkannya. Jika tidak, maka zakat tersebut tidak bisa dianggap sah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu, syarat-syarat ini harus diketahui sejak sebelum menghitung nishab dari hewan ternak yang akan dizakati agar zakat yang dikeluarkan tersebut bisa dianggap sah dan memberikan manfaat yang berlimpah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak perlu membahas lain halnya lagi, berikut <\/span>syarat zakat peternakan <span style=\"font-weight: 400;\">yang wajib diketahui:<\/span><\/p>\n<h3><b>1.\u00a0 \u00a0Ternak Ingin Diambil Susu, Dikembangbiakkan, dan Diambil Minyaknya<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Syarat yang pertama adalah pemilik ternak ingin mengambil susu, mengembangbiakkan, dan mengambil minyak dari hewan ternaknya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam arti lainnya adalah ternak yang akan dizakati bukan ternak yang dipekerjakan untuk membajak sawah, memikul barang, atau aktivitas seperti ini lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi hewan ternak yang dipekerjakan untuk membantu manusia dalam mengerjakan tugasnya seperti yang telah kami sebutkan sebelumnya, mereka tidak akan menjadi ternak wajib zakat. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, zakat hewan ternak tidak berlaku untuk semua ternak, melainkan untuk ternak yang memenuhi syarat saja.<\/span><\/p>\n<h3><b>2.\u00a0 \u00a0Ternak Adalah Sa-Imah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin Anda belum pernah mendengar tentang istilah sa-imah. Sa-imah merujuk pada hewan ternak yang digembalakan di padang rumput yang mubah selama hampir setahun atau lebih dari setahun. Ternak yang dianggap sebagai sa-imah, maka akan ada zakat yang harus dibayarkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, apa yang dimaksud dengan padang rumput yang mubah? Istilah ini dapat diartikan sebagai padang rumput yang tumbuh dengan sendirinya atas kehendak Allah SWT. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, padang rumput tersebut tidak dibuat oleh manusia melainkan sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu.<\/span><\/p>\n<h3><b>3.\u00a0 \u00a0Hewan Ternak Mencapai Nishab<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya berlaku untuk <\/span>zakat peternakan <span style=\"font-weight: 400;\">saja, tapi semua jenis zakat akan menjadi wajib ketika sudah mencapai nishabnya. Pengertian nishab itu sendiri adalah kadar minimal dikenai zakat yang telah ditentukan sejak awal.<\/span><\/p>\n<h3><b>4.\u00a0 \u00a0Memenuhi Syarat Haul<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain mencapai nishab, syarat wajib zakat hewan ternak juga meliputi batas waktu nishab tersebut. Hewan ternak yang mencapai nishab hingga jangka waktu setahun, mereka harus dizakati oleh pemiliknya. Hal inilah yang akhirnya disebut sebagai hewan ternak yang memenuhi syarat haul.<\/span><\/p>\n<blockquote><p>Artikel lainnya:\u00a0 \u00a0<a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/apa-itu-zakat-mal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mengenal Apa Itu Zakat Mal, Nishab dan Jenis Hartanya<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h2><b>Dalil <\/b><b>Zakat Peternakan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada dalil yang menyebutkan bahwa hewan ternak harus memenuhi syarat sa-imah terlebih dahulu sebelum dibayarkan zakatnya, dan dalil tersebut terdapat dalam hadits Anas bin Malik, yaitu:<\/span><\/p>\n<blockquote><p><span style=\"font-weight: 400;\">\u0648\u064e\u0641\u0650\u0649 \u0635\u064e\u062f\u064e\u0642\u064e\u0629\u0650 \u0627\u0644\u0652\u063a\u064e\u0646\u064e\u0645\u0650 \u0641\u0650\u0649 \u0633\u064e\u0627\u0626\u0650\u0645\u064e\u062a\u0650\u0647\u064e\u0627 \u0625\u0650\u0630\u064e\u0627 \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e\u062a\u0652 \u0623\u064e\u0631\u0652\u0628\u064e\u0639\u0650\u064a\u0646\u064e \u0625\u0650\u0644\u064e\u0649 \u0639\u0650\u0634\u0652\u0631\u0650\u064a\u0646\u064e \u0648\u064e\u0645\u0650\u0627\u0626\u064e\u0629\u064d \u0634\u064e\u0627\u0629\u064c<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya: Mengenai zakat pada kambing yang digembalakan dan diternakkan jika telah mencapai 40-120 ekor, maka akan dikenai zakat berupa 1 ekor kambing.<\/span><\/p><\/blockquote>\n<h2><b>Ketentuan <\/b><b>Zakat Peternakan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengakhiri pembahasan terkait zakat hewan ternak ini, kami juga akan membahas tentang ketentuannya yang berlaku. Berikut adalah ketentuan dari <\/span>zakat peternakan<span style=\"font-weight: 400;\"> yang harus diketahui oleh semua umat muslim:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hewan ternak 100% milik sendiri<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mencapai haul<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dipelihara dan digembalakan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak dipakai untuk memikul barang berat, membajak sawah, dan lain sebagainya<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><b>Nishab <\/b><b>Zakat Pertenakan<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mengetahui tentang syarat wajib zakat hewan ternak serta jenis-jenis hewan ternak yang wajib dizakati, sekarang Anda juga perlu mengetahui tentang nishab yang berlaku pada zakat ini. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap jenis zakat tentu akan memiliki nishab dan kadar yang berbeda, begitu pun juga dengan zakat hewan ternak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nishab zakat hewan ternak akan dibedakan menurut hewan ternak yang akan dizakati, yaitu sapi, kambing, dan unta. Berikut adalah nishab dari masing-masing hewan ternak yang akan dizakati oleh pemiliknya:<\/span><\/p>\n<h3><b>1.\u00a0 \u00a0Nishab dan Kadar Zakat Hewan Ternak Unta<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nishab hewan ternak yang akan kami bahas pertama adalah unta. Unta termasuk salah satu hewan ternak yang wajib dizakati jika memang jumlahnya telah mencapai nishab. Lalu, berapa nishab dan kadar dari hewan ternak ini? Berikut tabel nishabnya yang lengkap:<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>Nishab<\/b><\/td>\n<td><b>Kadar<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">5-9 ekor unta<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">1 ekor kambing (usia &gt; 1 tahun)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">10-14 ekor unta<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">2 ekor kambing (usia &gt; 1 tahun)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">15-19 ekor unta<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">3 ekor kambing (usia &gt; 1 tahun)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">20-24 ekor unta<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">4 ekor kambing (usia &gt; 1 tahun)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">25-35 ekor unta<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">1 ekor unta betina (usia &gt; 1 tahun)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">36-45 ekor unta<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">1 ekor unta betina (usia &gt; 2 tahun)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">46-60 ekor unta<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">1 ekor unta betina (usia &gt; 3 tahun)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">61-75 ekor unta<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">1 ekor unta betina (usia &gt; 4 tahun)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">76-90 ekor unta<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">2 ekor unta betina (usia &gt; 2 tahun)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">91-120 ekor unta<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">2 ekor unta betina (usia &gt; 3 tahun)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">121 \u2013 seterusnya ekor unta<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">3 ekor unta betina (usia &gt; 2 tahun)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h3><b>2.\u00a0 \u00a0Nishab dan Kadar Zakat Hewan Ternak Sapi atau Kerbau<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nishab dan kadar sapi sama dengan kerbau, sehingga umat muslim tidak perlu mencari tahu nishab kerbau lagi. Berbeda dengan nishab unta yang sudah kami sebutkan sebelumnya, berikut nishab dan kadar yang berlaku untuk sapi maupun kerbau:<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>Nishab<\/b><\/td>\n<td><b>Kadar<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">30-39 ekor sapi atau kerbau<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">1 ekor anak sapi betina<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">60-69 ekor sapi atau kerbau<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">2 ekor anak sapi jantan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">70-79 ekor sapi atau kerbau<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">2 ekor anak sapi (1 betina dan 1 jantan)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">80-89 ekor sapi atau kerbau<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">2 ekor anak sapi betina<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">90-99 ekor sapi atau kerbau<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">3 ekor anak sapi jantan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">100-109 ekor sapi atau kerbau<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">1 ekor anak sapi betina dan 2 ekor anak sapi jantan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih dari 120 ekor sapi atau kerbau<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">3 ekor anak sapi betina atau jantan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h3><b>3.\u00a0 \u00a0Nishab dan Kadar Zakat Hewan Ternak Kambing atau Domba<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang terakhir kami akan membagikan nishab dan kadar dari hewan ternak kambing maupun domba. Berikut adalah nishab dan kadar yang berlaku untuk kambing serta domba:<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>Nishab<\/b><\/td>\n<td><b>Kadar<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">40-120 ekor kambing atau domba<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">1 ekor kambing<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">121-200 ekor kambing atau domba<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">2 ekor kambing<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">201-300 ekor kambing atau domba<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">3 ekor kambing betina<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih dari 300 ekor kambing atau domba<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">4 ekor kambing<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2><b>Cara Menghitung <\/b><b>Zakat Peternakan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk lebih memahami tentang perhitungan nishab hewan ternak yang ada di atas, di sini kami juga akan membagikan contoh perhitungannya, yaitu:<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pak Yudi memelihara kambing untuk diperbanyak jumlahnya dan diambil susunya. Setiap hari Pak Yudi menggembala hewan ternaknya tersebut di padang rumput yang mubah hingga jumlahnya meningkat menjadi 60 ekor kambing. Lalu, berapakah zakat yang harus dibayarkan oleh Pak Yudi?<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pak Yudi wajib membayar zakat berupa 1 ekor kambing, karena jumlah kambing yang dipeliharanya sudah memenuhi nishab pembayaran zakat ini.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pahami setiap poin yang telah kami sebutkan di artikel ini agar Anda bisa lebih memahami tentang apa itu <\/span>zakat peternakan<span style=\"font-weight: 400;\">. Jangan sampai salah saat hendak mengeluarkan zakat ini, karena setiap jenis hewan ternak memiliki nishab yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketentuan zakat peternakan berbeda dengan jenis zakat lainnya, sehingga umat muslim harus mengetahui tentang hal ini secara jelas. Salah satu macam-macam zakat maal yang harus diketahui oleh umat muslim di seluruh dunia adalah zakat peternakan. Jenis zakat ini juga sering disebut dengan nama zakat hewan ternak yang meliputi hasil peternakan hewan besar, sedang, maupun kecil. &#8230; <a title=\"Zakat Peternakan: Ketentuan, Syarat dan Nishabnya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/zakat-peternakan\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Zakat Peternakan: Ketentuan, Syarat dan Nishabnya\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":7410,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[294,344,321,75,342,309,341,343],"class_list":["post-5704","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berbagi","tag-bayar-zakat","tag-hewan-ternak","tag-hitung-zakat","tag-zakat","tag-zakat-kambing","tag-zakat-mal","tag-zakat-peternakan","tag-zakat-sapi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Zakat Peternakan: Ketentuan, Syarat, dan Nishabnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ketentuan zakat peternakan berbeda dengan jenis zakat lainnya, sehingga umat muslim harus mengetahui tentang hal ini secara jelas.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/zakat-peternakan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Zakat Peternakan: Ketentuan, Syarat, dan Nishabnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketentuan zakat peternakan berbeda dengan jenis zakat lainnya, sehingga umat muslim harus mengetahui tentang hal ini secara jelas.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/zakat-peternakan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-04-24T06:36:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-04-24T08:44:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Zakat-Peternakan-Ketentuan-Syarat-dan-Nishabnya.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/zakat-peternakan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/zakat-peternakan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"Zakat Peternakan: Ketentuan, Syarat dan Nishabnya\",\"datePublished\":\"2024-04-24T06:36:06+00:00\",\"dateModified\":\"2024-04-24T08:44:50+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/zakat-peternakan\\\/\"},\"wordCount\":1344,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/zakat-peternakan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/11\\\/Zakat-Peternakan-Ketentuan-Syarat-dan-Nishabnya.png\",\"keywords\":[\"bayar zakat\",\"hewan ternak\",\"hitung zakat\",\"zakat\",\"zakat kambing\",\"zakat mal\",\"zakat peternakan\",\"zakat sapi\"],\"articleSection\":[\"Berbagi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/zakat-peternakan\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/zakat-peternakan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/zakat-peternakan\\\/\",\"name\":\"Zakat Peternakan: Ketentuan, Syarat, dan Nishabnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/zakat-peternakan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/zakat-peternakan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/11\\\/Zakat-Peternakan-Ketentuan-Syarat-dan-Nishabnya.png\",\"datePublished\":\"2024-04-24T06:36:06+00:00\",\"dateModified\":\"2024-04-24T08:44:50+00:00\",\"description\":\"Ketentuan zakat peternakan berbeda dengan jenis zakat lainnya, sehingga umat muslim harus mengetahui tentang hal ini secara jelas.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/zakat-peternakan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/zakat-peternakan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/zakat-peternakan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/11\\\/Zakat-Peternakan-Ketentuan-Syarat-dan-Nishabnya.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/11\\\/Zakat-Peternakan-Ketentuan-Syarat-dan-Nishabnya.png\",\"width\":700,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/zakat-peternakan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Zakat Peternakan: Ketentuan, Syarat dan Nishabnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Zakat Peternakan: Ketentuan, Syarat, dan Nishabnya","description":"Ketentuan zakat peternakan berbeda dengan jenis zakat lainnya, sehingga umat muslim harus mengetahui tentang hal ini secara jelas.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/zakat-peternakan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Zakat Peternakan: Ketentuan, Syarat, dan Nishabnya","og_description":"Ketentuan zakat peternakan berbeda dengan jenis zakat lainnya, sehingga umat muslim harus mengetahui tentang hal ini secara jelas.","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/zakat-peternakan\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2024-04-24T06:36:06+00:00","article_modified_time":"2024-04-24T08:44:50+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Zakat-Peternakan-Ketentuan-Syarat-dan-Nishabnya.png","type":"image\/png"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/zakat-peternakan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/zakat-peternakan\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"Zakat Peternakan: Ketentuan, Syarat dan Nishabnya","datePublished":"2024-04-24T06:36:06+00:00","dateModified":"2024-04-24T08:44:50+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/zakat-peternakan\/"},"wordCount":1344,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/zakat-peternakan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Zakat-Peternakan-Ketentuan-Syarat-dan-Nishabnya.png","keywords":["bayar zakat","hewan ternak","hitung zakat","zakat","zakat kambing","zakat mal","zakat peternakan","zakat sapi"],"articleSection":["Berbagi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/zakat-peternakan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/zakat-peternakan\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/zakat-peternakan\/","name":"Zakat Peternakan: Ketentuan, Syarat, dan Nishabnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/zakat-peternakan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/zakat-peternakan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Zakat-Peternakan-Ketentuan-Syarat-dan-Nishabnya.png","datePublished":"2024-04-24T06:36:06+00:00","dateModified":"2024-04-24T08:44:50+00:00","description":"Ketentuan zakat peternakan berbeda dengan jenis zakat lainnya, sehingga umat muslim harus mengetahui tentang hal ini secara jelas.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/zakat-peternakan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/zakat-peternakan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/zakat-peternakan\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Zakat-Peternakan-Ketentuan-Syarat-dan-Nishabnya.png","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Zakat-Peternakan-Ketentuan-Syarat-dan-Nishabnya.png","width":700,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/zakat-peternakan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Zakat Peternakan: Ketentuan, Syarat dan Nishabnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5704","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5704"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5704\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10903,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5704\/revisions\/10903"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7410"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5704"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5704"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5704"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}