{"id":564,"date":"2025-05-27T02:04:00","date_gmt":"2025-05-26T19:04:00","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=564"},"modified":"2025-05-27T14:05:08","modified_gmt":"2025-05-27T07:05:08","slug":"qurban-nabi-ibrahim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/qurban-nabi-ibrahim\/","title":{"rendered":"Kisah Qurban Nabi Ibrahim Menjadi Awal Mula Ibadah Qurban"},"content":{"rendered":"\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap 10 Dzulhijjah, umat muslim merayakan Hari Raya Idul Adha dan melaksanakan perintah qurban dari Allah.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hari besar Islam tersebut sangat identik dengan <\/span>kisah qurban Nabi Ibrahim <span style=\"font-weight: 400;\">dan putra kesayangannya yakni Nabi Ismail.\u00a0<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kisah ketakwaan dan kesabaran mereka berdua saat menerima perintah penyembelihan dari Allah tertuang dalam Alquran surat As Saffat 100 \u2013 111. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peristiwa agung itulah yang memunculkan perintah berkurban bagi umat Islam.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana detail cerita Nabi Ibrahim dan Ismail?\u00a0<\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><b>Sejarah Singkat Qurban Nabi Ibrahim<\/b><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"534\" height=\"400\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Kisah-qurban-nabi-ibrahim-singkat.jpeg\" alt=\"Kisah qurban nabi ibrahim singkat\" class=\"wp-image-566\" title=\"Kisah qurban nabi ibrahim singkat\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Kisah-qurban-nabi-ibrahim-singkat.jpeg 534w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Kisah-qurban-nabi-ibrahim-singkat-300x225.jpeg 300w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Kisah-qurban-nabi-ibrahim-singkat-280x210.jpeg 280w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Kisah-qurban-nabi-ibrahim-singkat-560x420.jpeg 560w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Kisah-qurban-nabi-ibrahim-singkat-450x337.jpeg 450w\" sizes=\"(max-width: 534px) 100vw, 534px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai seorang muslim, mengetahui dan menghayati cerita para nabi merupakan suatu keharusan karena banyak hikmah berharga. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semua itu bukanlah karangan fiksi, melainkan kisah nyata yang Allah abadikan dalam Alquran, termasuk perintah penyembelihan Nabi Ismail.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara singkat, berikut cerita Nabi Ibrahim dan Ismail yang begitu sabar dan tabah dalam menjalankan perintah dari Allah Yang Maha Esa:&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Menikah dengan Siti Hajar<\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah diselamatkan oleh Allah dari peristiwa pembakaran yang dilakukan Raja Namrud, Nabi Ibrahim memilih untuk berhijrah. Setelah sekian lama, beliau bertemu dengan Siti Hajar kemudian memutuskan untuk menikah dengannya.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hasil dari pernikahan Nabi Ibrahim dan Siti Hajar adalah seorang putra yang diberi nama Ismail. Putra beliau nantinya juga akan diangkat sebagai nabi oleh Allah. Nabi Ibrahim sangat menyayangi Ismail dan mendidik putranya tersebut dengan amat baik serta hati-hati.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Mendapatkan Mimpi dari Allah<\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kecintaan Nabi Ibrahim terhadap Ismail sangatlah besar. Ismail tumbuh dengan akhlak dan perilaku yang baik. Ia seorang muslim yang taat dan anak yang sangat berbakti kepada kedua orang tuanya.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, ujian yang sangat berat bagi beliau tiba-tiba datang ketika Ismail masih berusia belia. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nabi Ibrahim mengalami mimpi yang mengejutkan yakni menyembelih putra satu-satunya, Ismail. Mimpi mengurbankan Ismail datang terus menerus hingga tiga kali.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nabi Ibrahim sangat bingung akan makna dan kebenaran dari mimpi tersebut. Beliau terus meminta petunjuk kepada Allah agar tidak salah dalam mengambil keputusan. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada hari ketiga, akhirnya Nabi Ibrahim menyadari bahwa mimpi tersebut benar dan datangnya dari Allah.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p>Perintah qurban Nabi Ibrahim <span style=\"font-weight: 400;\">yang disampaikan oleh Allah melalui mimpi, dikisahkan dalam Alquran surat As Saffat ayat 102. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada saat itu, usia Ismail berkisar antara 7 hingga 13 tahun berdasarkan pendapat para ulama yang berbeda.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Pernyataan Nabi Ismail<\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah 3 hari berturut-turut mendapat mimpi menyembelih Ismail dan meyakini hal tersebut, Nabi Ibrahim langsung memberi tahu putranya. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beliau menceritakan hal yang terjadi dalam mimpi, kemudian meminta pendapat Ismail dengan sejujurnya.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ketaatan Ismail sangat rendah, pasti perintah berkurban tersebut akan langsung ditolaknya karena merasa tidak masuk akal. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, Nabi Ismail adalah seseorang yang memiliki keimanan yang sangat kokoh sehingga bersedia taat akan semua perintah dari Allah.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanpa ragu sedikitpun, Nabi Ismail memohon kepada ayahnya untuk melakukan penyembelihan sesuai yang diperintahkan oleh Allah melalui mimpi. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nabi Ibrahim sangat bangga akan ketaatan Ismail, namun tetap merasa sedih sebagai seorang ayah yang sangat mencintai putranya.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai seorang nabi, beliau sangat paham bahwa perintah Allah harus dilaksanakan. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beliau tidak boleh mengedepankan perasaan sebagai seorang ayah sehingga tidak melakukan apa yang jelas-jelas Allah sudah sampaikan melalui mimpi.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Waktu Penyembelihan<\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kesepakatan terjadi antara Nabi Ibrahim dan Ismail untuk melakukan penyembelihan sesuai yang Allah perintahkan. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beliau membawa putranya ke Mina untuk melaksanakan perintah kurban. Ketika sampai di lokasi, Nabi Ibrahim menyuruh putra kesayangannya untuk berbaring.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nabi Ibrahim sebenarnya sangat sedih. Ismail menyadari hal tersebut karena terlihat jelas dari raut muka beliau.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> Agar lebih memantapkan hati dan membuang kesedihan ayahnya, Nabi Ismail mengatakan kalimat-kalimat yang tegas.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia meminta ayahnya untuk mengencangkan tali pengikat agar ketika disembelih, tubuhnya tidak banyak bergerak.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> Nabi Ismail juga meminta ayahnya untuk menggulung pakaian agar darahnya nanti tidak mengotori dan menggerakkan pisau dengan cepat agar tidak terasa begitu sakit.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nabi Ibrahim menyadari betapa ikhlas dan tabahnya seorang Ismail yang umurnya masih remaja pada saat itu. Dengan berlinang air mata, beliau memantapkan hati untuk menyembelih anak kesayangannya.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum mengambil pisau, Nabi Ibrahim terlebih dahulu mencium Ismail dengan penuh rasa kasih sayang. Kemudian, beliau menempelkan pisau tajam di leher Ismail. Pada saat itu, Allah menunjukkan kebesaran-Nya.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pisau yang tajam sama sekali tidak melukai leher Ismail. Padahal, pisau yang digunakan oleh Nabi Ibrahim sanggup membelah batu yang keras. Beliau terus mengulangi penyembelihan, namun tetap tidak ada bekas di leher Ismail.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, Allah menurunkan firman-Nya yang termuat dalam Alquran surat As-Saffat ayat 104 \u2013 108. Allah hanya bermaksud untuk menguji Nabi Ibrahim kemudian mengganti sembelihan dengan seekor kambing.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak ulama yang berpendapat bahwa kambing tersebut merupakan kurban yang dipersembahkan oleh Habil.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> Sembelihan dari Habil diangkat oleh Allah ke surga dan digembalakan di sana. Kemudian, diturunkan kembali untuk menggantikan Nabi Ismail.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n<p>[su_box title=&#8221;Baca Juga&#8221; box_color=&#8221;#091cde&#8221;]1. <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/sedekah-qurban\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengertian Sedekah Qurban dan Hukum dalam Islam<\/a><br \/>\n2. <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/sejarah-qurban\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sejarah Qurban dari Masa Nabi Adam hingga Nabi Muhammad SAW<\/a><br \/>\n3. <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/qurban-online\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengertian, Hukum dan Cara Melaksanakan Qurban Online<\/a>[\/su_box]<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><b>Hikmah dari Peristiwa Qurban Nabi Ibrahim<\/b><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image wp-image-567\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"400\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Hikmah-dari-kisah-qurban-nabi-ibrahim.jpg\" alt=\"Hikmah dari kisah qurban nabi ibrahim\" class=\"wp-image-567\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Hikmah-dari-kisah-qurban-nabi-ibrahim.jpg 600w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Hikmah-dari-kisah-qurban-nabi-ibrahim-300x200.jpg 300w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Hikmah-dari-kisah-qurban-nabi-ibrahim-450x300.jpg 450w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Photo by Positive Moslem Attitude on Unsplash<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kisah penyembelihan Nabi Ismail mengandung makna yang sangat dalam. Wajar apabila cerita agung tersebut selalu disampaikan pada saat khotbah Idul Adha karena sangat patut diteladani oleh umat Islam.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut hikmah atau arti yang terkandung dalam kisah perintah Allah ke Nabi Ibrahim untuk menyembelih Ismail:<\/span><b>&nbsp;<\/b><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><b>1. Kecintaan kepada Allah Harus Melebihi Ego Duniawi<\/b><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari pengorbanan Nabi Ibrahim yang bersedia menyembelih Ismail, umat Islam belajar bahwa ego duniawi sama sekali tidak boleh mengungguli kecintaan kepada Allah. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kisah tersebut, ego duniawi yang dimiliki Nabi Ibrahim yakni kecintaan terhadap anaknya yang sangat berbakti.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai seorang ayah, hal yang sangat wajar apabila beliau tidak mau kehilangan putra yang begitu soleh dan berakhlak baik. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kecintaan Nabi Ibrahim kepada Allah dikalahkah oleh ego duniawinya, maka kemungkinan beliau akan memohon agar perintah tersebut dibatalkan.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, Nabi Ibrahim menunjukkan keteladanan yang luar biasa. Beliau sangat memahami bahwa tidak ada yang lebih agung dibandingkan perintah langsung dari Allah dan tidak ada yang kenikmatan yang lebih baik dibandingkan kesempatan untuk mematuhi kewajiban dari Allah.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><b>2. Tingkat Keikhlasan yang Luar Biasa<\/b><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya,<\/span> hikmah qurban Nabi Ibrahim <span style=\"font-weight: 400;\">yaitu keikhlasan yang tingkatnya begitu tinggi sehingga tidak ragu sedikitpun untuk mematuhi perintah Allah. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nabi Ibrahim dan Ismail menunjukkan sesuatu yang bahkan melampaui maqom ikhlas.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nabi Ibrahim rela mengorbankan anak yang dikasihinya untuk dipersembahkan kepada Allah. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begitu pun dengan Nabi Ismail yang rela disembelih untuk menaati perintah Allah, padahal ia masih berusia muda dan punya masa depan yang masih panjang.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ismail sangat pasrah walaupun nyawa akan menjadi taruhan demi menjalankan perintah Allah. Ia berserah diri, memantapkan hati dan percaya kepada ayahnya untuk melakukan penyembelihan dengan tenang.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><b>3. Orang Tua yang Menjadi Role Model bagi Anak<\/b><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi para orang tua, kisah Nabi Ibrahim dan Ismail dapat dijadikan pelajaran untuk berusaha menjadi role model yang baik bagi anak-anak. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama hidup, Nabi Ibrahim merupakan sosok orang tua yang tidak pernah berbohong, dapat diandalkan, amanah dan penuh kasih sayang.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beliau sama sekali tidak pernah mengecewakan anaknya dan selalu mendidik dengan benar, sesuai ajaran Islam. Alhasil, Ismail sangat mengidolakan ayahnya dan percaya penuh kepada Nabi Ibrahim.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p>Cerita qurban Nabi Ibrahim dan Ismail <span style=\"font-weight: 400;\">sangat menyentuh dan penuh dengan pelajaran yang berharga, terutama dalam menaati perintah Allah. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kisah tersebut menjadi dasar disyariatkannya ibadah kurban berupa kambing, sapi, domba, unta atau kerbau setiap tanggal 10 dzulhijjah.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p>Qurban juga sebagai tanda ketaatan kita kepada perintah Allah bahwa harta yang kita miliki itu datangnya dari Allah dan harus dikembalikan dalam bentuk ketaatan kepada Allah juga.<\/p>\n\n\n\n<p>Qurban bisa dilakukan oleh siapa saja yang mampu bisa berkurban dengan kambing, sapi, unta dan hewan lain yang sesuai dengan syariat islam.<\/p>\n\n\n\n<p>Sahabat dermawan, saatnya mulai mendekatkan diri dengan berkurban bersama Yatim Mandiri. Qurban mudah hanya dengan sekali klik. Manfaatnya juga dirasakan secara luas oleh yang membutuhkan melalui program&nbsp;<strong>Super Gizi Qurban (SGQ)<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Qurban sekarang di Yatim Mandiri !!!!<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap 10 Dzulhijjah, umat muslim merayakan Hari Raya Idul Adha dan melaksanakan perintah qurban dari Allah. Hari besar Islam tersebut sangat identik dengan kisah qurban Nabi Ibrahim dan putra kesayangannya yakni Nabi Ismail.\u00a0 Kisah ketakwaan dan kesabaran mereka berdua saat menerima perintah penyembelihan dari Allah tertuang dalam Alquran surat As Saffat 100 \u2013 111. Peristiwa &#8230; <a title=\"Kisah Qurban Nabi Ibrahim Menjadi Awal Mula Ibadah Qurban\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/qurban-nabi-ibrahim\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Kisah Qurban Nabi Ibrahim Menjadi Awal Mula Ibadah Qurban\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":565,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[27],"tags":[44,63,43],"class_list":["post-564","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sejarah","tag-idul-adha","tag-kurban","tag-qurban"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kisah Qurban Nabi Ibrahim Menjadi Awal Mula Ibadah Qurban<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Rangkuman lengkap cerita qurban Nabi Ibrahim dan Ismail. Kisah ketaatan yang mengandung hikmah mendalam dan patut dicontoh\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/qurban-nabi-ibrahim\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kisah Qurban Nabi Ibrahim Menjadi Awal Mula Ibadah Qurban\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Rangkuman lengkap cerita qurban Nabi Ibrahim dan Ismail. Kisah ketaatan yang mengandung hikmah mendalam dan patut dicontoh\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/qurban-nabi-ibrahim\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-05-26T19:04:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-27T07:05:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/kisah-qurban-nabi-ibrahim.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/qurban-nabi-ibrahim\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/qurban-nabi-ibrahim\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"Kisah Qurban Nabi Ibrahim Menjadi Awal Mula Ibadah Qurban\",\"datePublished\":\"2025-05-26T19:04:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-27T07:05:08+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/qurban-nabi-ibrahim\\\/\"},\"wordCount\":1258,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/qurban-nabi-ibrahim\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/kisah-qurban-nabi-ibrahim.jpg\",\"keywords\":[\"idul adha\",\"kurban\",\"qurban\"],\"articleSection\":[\"Sejarah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/qurban-nabi-ibrahim\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/qurban-nabi-ibrahim\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/qurban-nabi-ibrahim\\\/\",\"name\":\"Kisah Qurban Nabi Ibrahim Menjadi Awal Mula Ibadah Qurban\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/qurban-nabi-ibrahim\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/qurban-nabi-ibrahim\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/kisah-qurban-nabi-ibrahim.jpg\",\"datePublished\":\"2025-05-26T19:04:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-27T07:05:08+00:00\",\"description\":\"Rangkuman lengkap cerita qurban Nabi Ibrahim dan Ismail. Kisah ketaatan yang mengandung hikmah mendalam dan patut dicontoh\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/qurban-nabi-ibrahim\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/qurban-nabi-ibrahim\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/qurban-nabi-ibrahim\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/kisah-qurban-nabi-ibrahim.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/kisah-qurban-nabi-ibrahim.jpg\",\"width\":600,\"height\":400,\"caption\":\"kisah qurban nabi ibrahim\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/qurban-nabi-ibrahim\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kisah Qurban Nabi Ibrahim Menjadi Awal Mula Ibadah Qurban\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kisah Qurban Nabi Ibrahim Menjadi Awal Mula Ibadah Qurban","description":"Rangkuman lengkap cerita qurban Nabi Ibrahim dan Ismail. Kisah ketaatan yang mengandung hikmah mendalam dan patut dicontoh","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/qurban-nabi-ibrahim\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kisah Qurban Nabi Ibrahim Menjadi Awal Mula Ibadah Qurban","og_description":"Rangkuman lengkap cerita qurban Nabi Ibrahim dan Ismail. Kisah ketaatan yang mengandung hikmah mendalam dan patut dicontoh","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/qurban-nabi-ibrahim\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2025-05-26T19:04:00+00:00","article_modified_time":"2025-05-27T07:05:08+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/kisah-qurban-nabi-ibrahim.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/qurban-nabi-ibrahim\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/qurban-nabi-ibrahim\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"Kisah Qurban Nabi Ibrahim Menjadi Awal Mula Ibadah Qurban","datePublished":"2025-05-26T19:04:00+00:00","dateModified":"2025-05-27T07:05:08+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/qurban-nabi-ibrahim\/"},"wordCount":1258,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/qurban-nabi-ibrahim\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/kisah-qurban-nabi-ibrahim.jpg","keywords":["idul adha","kurban","qurban"],"articleSection":["Sejarah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/qurban-nabi-ibrahim\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/qurban-nabi-ibrahim\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/qurban-nabi-ibrahim\/","name":"Kisah Qurban Nabi Ibrahim Menjadi Awal Mula Ibadah Qurban","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/qurban-nabi-ibrahim\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/qurban-nabi-ibrahim\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/kisah-qurban-nabi-ibrahim.jpg","datePublished":"2025-05-26T19:04:00+00:00","dateModified":"2025-05-27T07:05:08+00:00","description":"Rangkuman lengkap cerita qurban Nabi Ibrahim dan Ismail. Kisah ketaatan yang mengandung hikmah mendalam dan patut dicontoh","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/qurban-nabi-ibrahim\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/qurban-nabi-ibrahim\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/qurban-nabi-ibrahim\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/kisah-qurban-nabi-ibrahim.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/kisah-qurban-nabi-ibrahim.jpg","width":600,"height":400,"caption":"kisah qurban nabi ibrahim"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/qurban-nabi-ibrahim\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kisah Qurban Nabi Ibrahim Menjadi Awal Mula Ibadah Qurban"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/564","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=564"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/564\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10264,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/564\/revisions\/10264"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/565"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=564"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=564"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=564"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}