{"id":3723,"date":"2024-04-04T13:33:42","date_gmt":"2024-04-04T06:33:42","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=3723"},"modified":"2024-04-04T13:33:35","modified_gmt":"2024-04-04T06:33:35","slug":"sholat-jamak-qasar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/sholat-jamak-qasar\/","title":{"rendered":"Berikut Tata Cara Sholat Jamak Qasar di Perjalanan"},"content":{"rendered":"<p><em><span style=\"font-weight: 400;\"> Sholat jamak qasar sering dilakukan oleh muslim saat sedang dalam perjalanan sehingga harus memahaminya agar sah dalam melaksanakan sholat tersebut.\u00a0\u00a0<\/span><\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi setiap muslim, sholat adalah kewajiban yang harus dilakukan sebagai tanda taat kepada Allah SWT. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dimana pun berada maka saat sudah masuk dalam waktu sholat maka harus menunaikannya. Namun, jika dalam perjalanan jauh maka bisa melakukan <\/span>sholat jamak qasar<span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah sudah pernah mendengarnya? Pastinya pengetahuan ini sangat penting dimiliki untuk bisa memudahkan sholat saat di tempat yang asing dan jauh. Agar lebih paham maka bisa melihat pada pembahasan di bawah ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Mengenal Sholat Jamak\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Islam memang memberikan keringanan untuk umatnya pada kondisi tertentu. Dengan begitu, ibadah tetap bisa dilaksanakan meskipun pada kondisi yang mendesak seperti perjalanan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">alah satu yang diberikan keringanan adalah sholat fardhu yang harus dilaksanakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kemudahan sholat tersebut yang diberikan berupa jamak. Perjalanan tetap bisa berjalan dengan lancar dan sholat tetap dilaksanakan. Namun, harus mengerti dulu untuk pengertian sholat jamak ini.<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Pengertian Sholat Jamak<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sholat jamak merupakan sholat yang mengumpulkan 2 sholat fardhu yang dilakukan dalam satu kali sholat. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk sholat ini memang sering dilakukan saat perjalanan namun dalam Islam juga memberikan kemudahan dalam menjalankan sholat jamak pada saat sakit maupun hujan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian untuk sholat jamak sendiri bisa dilakukan untuk sholat dhuhur dengan ashar dan maghrib dengan isya\u2019.\u00a0 Sedangkan untuk waktu diperbolehkan adalah jamak taqdim dan ta\u2019khir yang bisa dilihat di bawah ini:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk safar atau perjalanan diperbolehkan untuk jamak taqdim dan ta\u2019khir,<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk hujan maka diperbolehkan untuk jamak taqdim saja, sedangkan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk sakit diperbolehkan untuk jamak taqdim dan ta\u2019khir.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>2. Syarat Sholat Jamak Taqdim<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jamak taqdim adalah sholat jamak yang dilakukan pada saat waktu sholat pertama. Contohnya pada saat sholat jamak taqdim untuk dhuhur dan ashar maka bisa dilangsungkan pada saat sholat dhuhur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan untuk syarat dari sholat jamak taqdim ini sendiri, adalah:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memulai dengan sholat yang masuk ke dalam waktu pertama seperti dhuhur terlebih dahulu kemudian ashar atau maghrib terlebih dahulu kemudian isya\u2019.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Niat sholat jamak dilantunkan pada saat sholat pertama yang bersamaan dengan takbiratul ihram.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Waktu sholat pertama masih ada atau belum habis.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melakukan sholat secara terus menerus di antara dua sholat tersebut dan tidak terpisah dengan waktu minimal cukup untuk melakukan sholat dua rakaat sholat.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Harus dipastikan bahwa untuk sholat pertama adalah sah.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam keadaan udzur seperti safar, hujan, maupun sakit sampai dengan takbiratul ihram sholat yang kedua selesai.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengetahui dan memahami syarat diperbolehkannya sholat jamak.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>3. Syarat Sholat Jamak Takhir<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar bisa melakukan sholat jamak takhir ternyata ada syarat yang juga harus dipenuhi, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Niat yang dilakukan untuk sholat jamak takhir pada saat sholat pertama cukup dalam melaksanakan sholat.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masih dalam keadaan udzur seperti safar (perjalanan), sakit, maupun hujan pada saat sholat keduanya selesai.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selebihnya untuk syarat-syarat diperbolehkan sholat jamak ta\u2019khir ini mengikuti penjelasan yang sudah diberikan di atas.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Perbedaan Sholat Jamak Taqdim dan Jamak Ta\u2019khir<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam melakukan sholat jamak memang cukup mudah namun saat akan melaksanakannya harus mengerti pemahamannya terlebih dahulu. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi orang yang tidak mengetahui perbedaan dari kedua sholat ini maka sholat jamak yang dilakukan dianggap tidak sah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan pada sholat jamak sendiri terdapat dua cara yaitu jamak taqdim dan jamak ta\u2019khir yang memiliki perbedaan. Untuk jelasnya bisa melihat pada tabel di bawah ini:<\/span><\/p>\n<p>[su_table responsive=&#8221;yes&#8221;]<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>Perbedaan<\/b><\/td>\n<td><b>Jamak Taqdim<\/b><\/td>\n<td><b>Jamak Ta\u2019khir<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Waktu Niat<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Saat sholat pertama yaitu di antara takbir dan salam pertama.\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Sholat pertama hingga tersisa waktu cukup untuk sholat. Seperti waktu dhuhur 12.00 \u2013 15.30, maka untuk sholat dhuhur 5 menit dan diperbolehkan untuk niat jamak takhir pda jeda waktu sampai dengan 15.25.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Udzhur<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Sampai selesai takbiratul ihram sholat kedua<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Sampai sholat kedua selesai<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Terus Menerus Antara 2 Sholat<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Wajib dan tidak boleh terpisah antara sholat pertama dan kedua minimal waktu terpisah adalah waktu seperti 2 rakaat sholat<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak wajib<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Tertib atau berurutan<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Wajib dilakukan yaitu sholat pertama lalu sholat kedua<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak wajib, namun jika dikerjakan mendapatkan pahala sunnah.\u00a0<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>[\/su_table]<\/p>\n<h2><b>Mengenal Sholat Qasar<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya adalah sholat yang juga bisa dilakukan pada saat melakukan perjalanan adalah sholat qasar. Pelajari lebih dalam untuk sholat qasar yang sangat berbeda dengan sholat jamak.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Pengertian Sholat Qasar<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sholat qasar merupakan sholat yang meringkas jumlah rakaat sholat seperti empat rakaat menjadi dua rakaat. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang artinya adalah sholat ini akan diperpendek sebagai keringan bagi setiap umat muslim atau musafir (yang sedang melakukan perjalanan).\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Syarat Diperbolehkannya Sholat Qasar<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk sholat ini terdapat syarat agar diperbolehkan untuk meringkas jumlah rakaat sholat. Sebelum seorang muslim melaksanakan sholat ini maka alangkah lebih baiknya mengetahui syaratnya terlebih dahulu, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sholat yang diringkas adalah sholat yang memiliki 4 rakaat seperti dhuhur, ashar, dan isya\u2019.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tempat yang akan dikunjungi sudah jelas sehingga jika tidak memiliki tempat tujuan yang jelas maka tidak diperbolehkan untuk melakukan sholat qasar.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perjalanan yang dilakukan bukan merupakan perjalanan maksiat atau hukumnya adalah mubah.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki tujuan perjalanan yang baik seperti haji dan umrah, berdagang, silaturahmi, dan lainnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jarak perjalanan yang dilakukan sudah mencapai 2 marhalah (82 km).\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perjalanan dilakukan sudah melewati batas desa.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah mengerti hukum diperbolehkannya sholat qasar sehingga bagi umat Islam yang belum mengerti hukum sholat ini maka tidak sah sholatnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Status perjalanan masih ada pada sampai sholat selesai.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membaca niat sholat qashar pada saat bersamaan dengan takbiratul ihram.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menjaga hal-hal yang bisa saja berlawanan dengan sholat qashar.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak menjadi makmum pada orang yang sedang melakukan sholat wajib 4 rakaat.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Mengenal <\/b><b>Sholat Jamak Qasar<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ternyata untuk kedua sholat tersebut bisa dijadikan satu yang mana sudah memenuhi syarat keduanya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk sholat ini bisa dilakukan untuk sholat wajib yang mana untuk melakukan dua waktu sholat dalam satu waktu dan untuk jumlah rakaatnya diringkas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, untuk sholat fardhu yang dilakukan dijamak sekaligus diqasar. Orang yang diperbolehkan untuk melakukan sholat ini adalah orang-orang yang sedang dalam perjalanan jauh.<\/span><\/p>\n<h2><b>Tata Cara Melakukan <\/b><b>Sholat Jamak Qasar<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar lebih afdol dalam mengetahui tentang sholat yang bisa dilakukan dalam perjalanan ini maka ada baiknya mengetahui tata cara dalam melakukan sholat. Dimulai dari bersuci sampai dengan menunaikan sholatnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Bersuci Sebelum Sholat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wajib hukumnya untuk bersuci terlebih dahulu sebelum melakukan sholat wajib maupun sunnah. Karena bersuci ini adalah bagian dari rukun sah sholat. Pastikan sudah suci dari hadast besar sehingga saat hendak sholat cukup untuk berwudhu saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wudhu bisa dilakukan dengan menggunakan air bersih dan suci yaitu lebih baik air yang mengalir. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, jika berada dalam situasi mendesak maka bisa menggunakan debu untuk tayamum. Biasanya, orang yang melakukan tayamum berada dalam kondisi yang mendesak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya saja saat macet di tengah jalan sehingga tidak bisa mendapatkan air mengalir. Oleh sebab itu, dalam kondisi tersebut diperbolehkan untuk tayamum.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Tata Cara Sholat Jamak Taqdim<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa sholat jamak taqdim dilakukan pada saat memasuki waktu sholat pertama. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan untuk yang didahulukan adalah sholat Dhuhur dibandingkan Ashar dan sholat Maghrib dibandingkan Isya\u2019. Untuk tata cara melaksanakannya, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tata cara pertama adalah <\/span>tartib<span style=\"font-weight: 400;\"> yaitu mendahulukan sholat pertama daripada sholat kedua.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, melantunkan <\/span>niat jamak<span style=\"font-weight: 400;\"> pada sholat pertama bersamaan dengan takbiratul ihram.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, <\/span>muwalat<span style=\"font-weight: 400;\"> yaitu berurutan yang di antara kedua sholat tersebut tidak dipisahkan terlalu lama. Yaitu, pada saat setelah sholat pertama selesai langsung bangun untuk segera takbiratul ihram sholat kedua.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Waktu yang baik saat menunaikan sholat jamak taqdim ini adalah pada saat masih di dalam kondisi yang diperbolehkan untuk sholat jamak. Dan pastikan untuk masih tetap dalam perjalanan pada saat mengerjakan sholat yang kedua.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Tata Cara Sholat Jamak Ta\u2019khir<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan, untuk tata cara sholat jamak ta\u2019khir sendiri sebenarnya tidak terlalu rumit. Cukup melakukan dua langkah saja seperti di bawah ini:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melantunkan <\/span>niat jamak takhir<span style=\"font-weight: 400;\"> pada saat waktu masih berada pada sholat yang pertama.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, harus dipastikan bahwa saat mengerjakan sholat maka keduanya masih dalam perjalanan seperti tata cara yang sudah diberikan di atas.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>4. Tata Cara Sholat Qasar<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mengetahui syarat sah sholat qasar bisa dilaksanakan maka tinggal mengikuti tata cara untuk sholat qasar itu sendiri, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">Melantunkan niat sholat qasar<span style=\"font-weight: 400;\"> bersamaan dengan takbiratul ihram.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, dilanjutkan dengan <\/span>membaca doa iftitah<span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lanjutkan dengan membaca <\/span>surat Al-Fatihah<span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span>surat Pendek Al-Qur\u2019an<span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lakukan <\/span>ruku\u2019<span style=\"font-weight: 400;\"> dengan tuma\u2019ninah dan melantunkan do\u2019a ruku\u2019.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, bangun dan lakukan <\/span>i\u2019tidal<span style=\"font-weight: 400;\"> dengan tuma\u2019ninah dengan do\u2019a i\u2019tidal.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, <\/span>sujud<span style=\"font-weight: 400;\"> dengan tuma\u2019ninah dan baca do\u2019a sujud.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">Duduk di antara dua sujud<span style=\"font-weight: 400;\"> dan berdoa dengan tuma\u2019ninah, lanjutkan dengan sujud dan do\u2019a sujud.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdiri untuk <\/span>melakukan sholat kedua<span style=\"font-weight: 400;\"> dan melakukan langkah seperti yang sudah diberikan di atas mulai dari membaca surat Al-Fatihah sampai dengan sujud kedua.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, bangun dari sujud dan lakukan <\/span>tasyahud akhir<span style=\"font-weight: 400;\"> dengan tuma\u2019ninah.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir, sholat jamak bisa ditutup dengan <\/span>salam<span style=\"font-weight: 400;\"> dengan menghadap ke kanan dan ke kiri.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>5. Tata Cara Sholat Jamak Qasar <\/b><b>(Dhuhur dan Ashar)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk sholat di perjalanan selanjutnya adalah bisa menggabungkan antara sholat jamak dan qashar. Untuk pemilihan sholat jamaknya sendiri bisa memilih antara jamak taqdim dan takhir. Tata caranya adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">Niat sholat jamak qasar <span style=\"font-weight: 400;\">terlebih dahulu yang bertujuan untuk menunaikan sholat yang dijamak dan qasar, lakukan bersamaan dengan takbiratul ihram.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, <\/span>lakukan sholat dhuhur<span style=\"font-weight: 400;\"> dua rakaat karena sudah di qasar.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, <\/span>salam<span style=\"font-weight: 400;\"> untuk mengakhir sholat dhuhur.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, berdiri lagi untuk <\/span>berniat sholat Ashar<span style=\"font-weight: 400;\"> yaitu untuk sholat kedua.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">Niat sholat ashar<span style=\"font-weight: 400;\"> yang dijamak dan qasar dengan dhuhur sebelumnya, lakukan bersamaan dengan takbiratul ihram.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, <\/span>lakukan sholat ashar dua rakaat.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, akhiri dengan <\/span>salam<span style=\"font-weight: 400;\"> dengan menghadap ke kanan dan ke kiri.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk melakukan sholat di dalam perjalanan atau dalam kondisi tertentu memang cukup mudah. Akan tetapi, perlu dimiliki untuk pemahaman yang utuh sehingga saat melaksanakannya tidak akan ragu. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, syarat sah <\/span>sholat jamak qasar <span style=\"font-weight: 400;\">salah satunya adalah mengerti akan hukumnya.\u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana jika melaksanakan sholat ini tanpa mengerti hukumnya? <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka bisa saja untuk sholatnya tidak sah dan tidak diterima di sisi Allah SWT. Oleh sebab itu, pemahaman sholat ini sangat penting mengingat syarat sahnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa Bedanya <\/b><b>Sholat Jamak Qasar <\/b><b>dengan Sholat Qodho?\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembahasan selanjutnya yang juga banyak ditanyakan oleh umat Islam adalah apa perbedaannya dengan sholat qodho? Apakah sama? Oleh sebab itu, perlu memahami konsep dari sholat qodho itu sendiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1.\u00a0 \u00a0Pengertian Sholat Qodho\u2019<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Arti dari sholat qodho\u2019 dalam Lughoh adalah memutuskan dan mengganti. Sedangkan, artinya dalam istilah adalah mengerjakan sholat fardhu pada luar waktu yang telah ditentukan untuk melaksanakan sholat tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini dikarenakan sesuatu hal yang bisa menjadi sebab diperbolehkannya qodho\u2019 sholat diperbolehkan, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Orang yang sedang tidak punya hajat dan tertidur.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pingsan selama kurang dari 5 waktu sholat dan tidak wajib saat lebih dari 5 waktu sholat.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Benar-benar terlupa dan bukan karena permainan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adanya kesibukan yang sensitif dan mengandung bahaya jika ditinggalkan.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam Islam bukan hanya sholat jamak qashar saja yang bisa meringankan sholat fardhu. Namun, untuk qodho\u2019 sholat juga bisa asalkan adanya sebab yang sudah disebutkan di atas.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2.\u00a0 \u00a0Tata Cara Sholat Qodho\u2019<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk sholat qodho\u2019 sendiri sebenarnya tata caranya sama seperti sholat fardhu pada umumnya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya saja untuk waktunya yang berbeda dan disebabkan oleh hal-hal yang memang diperbolehkan untuk mengganti waktu sholat yang ditinggalkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, untuk memulai sholat qodho\u2019 sendiri pastikan sudah bersuci dan terhindar dari najis serta hadast. Segera lakukan sholat saat sudah ingat dan memang harus diganti. Rakaat sholat yang dilakukan sama seperti waktu sholat yang ditinggalkan.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Niat yang dilantunkan untuk sholat fardhu yang ditinggalkan adalah sama persis seperti sholat yang ditinggalkan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya saja, niatnya adalah untuk mengqodho\u2019 sholat yang ditinggalkan. Apabila terluput dari sholat Dhuhur maka yang diwajibkan adalah mengerjakan sholat empat waktu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk lafal sholat yang dilakukan harus berdasarkan sholat fardhu yang terlewat. Dan apabila yang terlewat lebih dari satu waktu maka sholat yang diqodho adalah sholat tersebut. Dan setelah salam maka harus mengqodho sholat selanjutnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, saat mengerjakan sholat harus satu waktu dan waktu selanjutnya. Maka sholat yang diwajibkan tersebut akan terbayar setelah melakukan sholat qodho\u2019.<\/span><\/p>\n<h3><b>3.\u00a0 \u00a0Hukum Sholat Qodho\u2019<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang yang meninggalkan sholat fardhu bisa menanggung dosa oleh sebab itu saat terlupa atau sebab lain maka hukumnya wajib menggantinya. Caranya adalah dengan melakukan sholat qodho\u2019 sesuai dengan sholat yang ditinggalkannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan untuk orang yang memang dengan sengaja meninggalkan sholat bisa berstatus kafir. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh sebab itu, apabila seseorang terbangun dari tidur, pingsan, maupun langsung teringat belum melakukan sholat maka hukumnya wajib untuk mengganti sholat yang ditinggalkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang untuk waktu mengerjakannya tidak sesuai dengan waktunya namun alangkah lebih baiknya jika karena sesuatu hal yang diperbolehkan untuk mengganti sholat yang terlupa tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana untuk pemahaman mengenai sholat fardhu yang khusus ini? Jadi, memang berbeda untuk sholat qodho\u2019 dan <\/span>sholat jamak qasar <span style=\"font-weight: 400;\">memang berbeda. Dalam hal ini, selain tata cara dan sebab diperbolehkan sholat ini juga berbeda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan salah untuk mempersepsikan <\/span>sholat jamak qasar <span style=\"font-weight: 400;\">dan sholat qodho\u2019. Meskipun sama-sama untuk mengerjakan sholat fardhu namun tetap saja berbeda untuk hal-hal yang disebabkan dan tata caranya.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sholat jamak qasar sering dilakukan oleh muslim saat sedang dalam perjalanan sehingga harus memahaminya agar sah dalam melaksanakan sholat tersebut.\u00a0\u00a0 Bagi setiap muslim, sholat adalah kewajiban yang harus dilakukan sebagai tanda taat kepada Allah SWT. Dimana pun berada maka saat sudah masuk dalam waktu sholat maka harus menunaikannya. Namun, jika dalam perjalanan jauh maka bisa &#8230; <a title=\"Berikut Tata Cara Sholat Jamak Qasar di Perjalanan\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/sholat-jamak-qasar\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Berikut Tata Cara Sholat Jamak Qasar di Perjalanan\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":7297,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[158,176,178,108],"class_list":["post-3723","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-inspirasi","tag-idul-fitri","tag-mudik","tag-perjalanan","tag-sholat"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Berikut Tata Cara Sholat Jamak Qasar di Perjalanan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sholat jamak qasar sering dilakukan oleh muslim saat sedang dalam perjalanan sehingga harus memahaminya agar sah dalam melaksanakannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/sholat-jamak-qasar\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Berikut Tata Cara Sholat Jamak Qasar di Perjalanan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sholat jamak qasar sering dilakukan oleh muslim saat sedang dalam perjalanan sehingga harus memahaminya agar sah dalam melaksanakannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/sholat-jamak-qasar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-04-04T06:33:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Shalat-jamak-qasar.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"12 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/sholat-jamak-qasar\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/sholat-jamak-qasar\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"Berikut Tata Cara Sholat Jamak Qasar di Perjalanan\",\"datePublished\":\"2024-04-04T06:33:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/sholat-jamak-qasar\\\/\"},\"wordCount\":2054,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/sholat-jamak-qasar\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/04\\\/Shalat-jamak-qasar.png\",\"keywords\":[\"idul fitri\",\"Mudik\",\"perjalanan\",\"sholat\"],\"articleSection\":[\"Inspirasi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/sholat-jamak-qasar\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/sholat-jamak-qasar\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/sholat-jamak-qasar\\\/\",\"name\":\"Berikut Tata Cara Sholat Jamak Qasar di Perjalanan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/sholat-jamak-qasar\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/sholat-jamak-qasar\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/04\\\/Shalat-jamak-qasar.png\",\"datePublished\":\"2024-04-04T06:33:42+00:00\",\"description\":\"Sholat jamak qasar sering dilakukan oleh muslim saat sedang dalam perjalanan sehingga harus memahaminya agar sah dalam melaksanakannya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/sholat-jamak-qasar\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/sholat-jamak-qasar\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/sholat-jamak-qasar\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/04\\\/Shalat-jamak-qasar.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/04\\\/Shalat-jamak-qasar.png\",\"width\":700,\"height\":400,\"caption\":\"Shalat jamak qasar\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/sholat-jamak-qasar\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Berikut Tata Cara Sholat Jamak Qasar di Perjalanan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Berikut Tata Cara Sholat Jamak Qasar di Perjalanan","description":"Sholat jamak qasar sering dilakukan oleh muslim saat sedang dalam perjalanan sehingga harus memahaminya agar sah dalam melaksanakannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/sholat-jamak-qasar\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Berikut Tata Cara Sholat Jamak Qasar di Perjalanan","og_description":"Sholat jamak qasar sering dilakukan oleh muslim saat sedang dalam perjalanan sehingga harus memahaminya agar sah dalam melaksanakannya.","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/sholat-jamak-qasar\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2024-04-04T06:33:42+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Shalat-jamak-qasar.png","type":"image\/png"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"12 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/sholat-jamak-qasar\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/sholat-jamak-qasar\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"Berikut Tata Cara Sholat Jamak Qasar di Perjalanan","datePublished":"2024-04-04T06:33:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/sholat-jamak-qasar\/"},"wordCount":2054,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/sholat-jamak-qasar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Shalat-jamak-qasar.png","keywords":["idul fitri","Mudik","perjalanan","sholat"],"articleSection":["Inspirasi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/sholat-jamak-qasar\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/sholat-jamak-qasar\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/sholat-jamak-qasar\/","name":"Berikut Tata Cara Sholat Jamak Qasar di Perjalanan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/sholat-jamak-qasar\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/sholat-jamak-qasar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Shalat-jamak-qasar.png","datePublished":"2024-04-04T06:33:42+00:00","description":"Sholat jamak qasar sering dilakukan oleh muslim saat sedang dalam perjalanan sehingga harus memahaminya agar sah dalam melaksanakannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/sholat-jamak-qasar\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/sholat-jamak-qasar\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/sholat-jamak-qasar\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Shalat-jamak-qasar.png","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Shalat-jamak-qasar.png","width":700,"height":400,"caption":"Shalat jamak qasar"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/sholat-jamak-qasar\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Berikut Tata Cara Sholat Jamak Qasar di Perjalanan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3723","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3723"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3723\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3763,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3723\/revisions\/3763"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7297"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3723"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3723"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3723"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}