{"id":3669,"date":"2024-04-04T11:36:54","date_gmt":"2024-04-04T04:36:54","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=3669"},"modified":"2024-04-03T10:21:38","modified_gmt":"2024-04-03T03:21:38","slug":"tata-cara-sholat-di-perjalanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\/","title":{"rendered":"Tata Cara Sholat di Perjalanan Dalam dan Luar Kendaraan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kewajiban umat muslim adalah untuk beribadah kepada Allah SWT dan sholat adalah ibadah wajib yang tidak boleh ditinggalkan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun sedang berada pada perjalanan jauh dan lama namun sholat tetap harus dilaksanakan. Dalam Islam sudah diberikan <\/span>tata cara sholat di perjalanan<span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang mana memang digunakan untuk bisa membuat para musafir tetap melaksanakan ibadah sholat. Terlebih untuk sholat 5 waktu yang tidak boleh ditinggalkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> Nah, penasaran bukan bagaimana sholat yang baik dilakukan pada saat perjalanan?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar tidak penasaran maka bisa melihat pada bahasan artikel ini yang akan menerangkan bagaimana melaksanakan sholat meskipun dalam perjalanan jauh.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa Hukum Sholat Wajib di Atas Kendaraan?\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketahui terlebih dahulu untuk hukum sholat wajib yang dilakukan di atas kendaraan menurut Islam. Ilmu ini perlu dipelajari bahkan sebelum melakukan perjalanan jauh. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasalnya, hukum sholat wajib di atas kendaraan hukumnya adalah diperbolehkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal tersebut dikarenakan, Rasulullah juga pernah melaksanakan sholat sewaktu perjalanan di atas kendaraan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terbukti dari hadis riwayat Bukhari yaitu \u201cNabi Muhammad SAW, sholat sunnah saat sedang berkendara dan tidak menghadap ke kiblat\u201d.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang boleh untuk melaksanakan sholat di atas kendaraan selama perjalanan namun tetap diperhatikan pada tata cara sholat yang benar. Syarat diperbolehkannya situasi ini adalah jika memenuhi halangan yang sudah diatur dalam Islam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya saja seperti kendaraan tidak berhenti selama memasuki waktu sholat karena perjalanan yang panjang. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, saat macet dan kendaraan tidak bergerak sama sekali dan akan memunginkan waktu sholat terlewat maka juga diperbolehkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Tata Cara Sholat di Perjalanan <\/b><b>yang Jauh dan Lama<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melakukan perjalanan memang bukan hal yang membebaskan umat Islam dari sholat. Akan tetapi, tetap saja diberikan keringanan untuk bisa menunaikan ibadah sholat ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> Agar lebih paham maka simak pembahasan mengenai tata cara sholat dalam perjalanan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, untuk bisa melaksanakan sholat maka harus bersuci terlebih dahulu. Jika dimungkinkan untuk wudhu maka bisa langsung menggunakan air, sedangkan saat tidak ada air maka bisa menggunakan tata cara tayamum.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Posisi yang dibolehkan untuk sholat di kendaraan adalah dengan posisi duduk karena akan membuat sholat menjadi mudah dilaksanakan. Kemudian, untuk langkah-langkahnya bisa melihat pada poin di bawah ini:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam <\/span>posisi duduk<span style=\"font-weight: 400;\"> bacalah <\/span>niat sholat<span style=\"font-weight: 400;\"> bersama dengan takbiratul ihram.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tangan bersedekap dengan posisi masih duduk dan bacalah <\/span>doa iftitah, surat Al-Fatihah, dan surat pendek.<\/li>\n<\/ol>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, gerakan rukuk dilakukan dengan posisi duduk dengan badan dibungkukkan sedikit., <\/span>baca do\u2019a rukuk<span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, <\/span>lakukan i\u2019tidal<span style=\"font-weight: 400;\"> dengan bacaan yang benar, posisikan punggung lurus dan masih dalam posisi duduk.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gerakan selanjutnya adalah sujud yang dapat dilakukan pada posisi badan dibungkukkan lebih rendah dari posisi rukuk yang sudah dilakukan, <\/span>baca do\u2019a sujud<span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, untuk gerakan <\/span>duduk di antara dua sujud<span style=\"font-weight: 400;\"> dengan duduk sempurna dan membaca do\u2019a.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lakukan <\/span>gerakan sujud<span style=\"font-weight: 400;\"> seperti sebelumnya yang sudah dilakukan. Dan lakukan untuk gerakan-gerakan yang sudah dijelaskan untuk diulangi pada rakaat yang sesuai dengan waktu sholat.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, untuk <\/span>tahiyat akhir<span style=\"font-weight: 400;\"> bisa duduk dengan posisi sempurna dan meletakkan kedua tangan di lutut dan membaca <\/span>do\u2019a duduk tahiyat akhir<span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akhiri sholat dengan menoleh ke kanan dan kiri dengan mengucapkan <\/span>salam<span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gerakan sholat yang dilakukan di atas sebenarnya tinggal disesuaikan pada jumlah rakaat pada waktu sholat. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan bisa dilaksanakan jika memang tidak memungkinkan untuk keluar dari kendaraan karena sesuatu hal yang melewati waktu sholat.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Syarat Diperbolehkannya <\/b><b>Sholat dalam Kendaraan <\/b><b>di Perjalanan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang sudah dijelaskan bahwa sholat di dalam kendaraan memang diperbolehkan namun dengan kondisi tertentu. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila memungkinkan untuk bisa berhenti dan mencari tempat sholat maka alangkah lebih baiknya untuk bisa melaksanakan sholat terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan jika tidak memungkinkan waktu tersebut maka syarat-syarat yang diperbolehkan untuk sholat di dalam kendaraan, yaitu:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Terjebak di Kendaraan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi yang pertama adalah posisi kendaraan tidak bisa berhenti atau bahkan tidak bisa menepi karena macet. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, kondisi saat tidak bisa berhenti seperti kereta api yang melakukan perjalanan berjam-jam. Hal ini memungkinkan untuk bisa sholat di dalam kendaraan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, jika dalam kereta api biasanya akan disediakan tempat sholat yang bisa digunakan oleh penumpang. Jadi, meskipun kereta api berbelok dan tidak menghadap kiblat maka sholat tetap sah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, untuk kondisi selanjutnya untuk <\/span>tata cara sholat di perjalanan<span style=\"font-weight: 400;\"> bisa dilaksanakan apabila keadaan terjebak di kendaraan dikarenakan macet total. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk kondisi mobil berada di tengah-tengah mobil lainnya dan tidak bergerak maka bisa saja waktu di perjalanan sangat lama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena tidak bisa ditentukan maka bisa saja melewati waktu sholat. Dalam keadaan tersebut maka diperbolehkan untuk sholat di dalam kendaraan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Tidak Menemukan Pemberhentian<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya masih dalam kondisi yang pertama, dimana tidak ada tempat pemberhentian. Namun, kondisi ini bisa dikarenakan juga meskipun ada rest area namun untuk tempatnya tidak aman dan tidak layak untuk sholat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, pada kondisi tempat yang tidak layak untuk sholat bisa dilakukan di dalam kendaraan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, saat kondisi bisa menemukan tempat pemberhentian ada baiknya untuk sholat menghadap ke kiblat dengan begitu sholat akan lebih afdol meskipun sambil duduk.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Tidak Ada Tempat Ibadah di dalam Kendaraan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya di dalam kereta api akan diberikan tempat ibadah tersendiri. Akan tetapi, bagaimana dengan bis dan pesawat yang kemungkinan besar tidak ada tempat sholat? Tetap saja bisa menggunakan bangku tempat duduk sebagai tempat sholat.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Bersuci Terlebih Dahulu<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika sudah mendapatkan pencerahan seperti di atas untuk posisi dan letak <\/span>tata cara sholat di perjalanan<span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya adalah bersuci yang diwajibkan sebelum melakukan sholat. Bersuci memang hukumnya wajib untuk bisa menghilangkan hadas kecil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila terdapat sumber air di dalam kendaraan seperti wastafel atau air minum yang bisa digunakan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka alangkah lebih baiknya untuk bersuci dengan cara wudhu menggunakan air bersih tersebut. Barulah bisa melaksanakan tata cara sholat seperti di atas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, jika di dalam kendaraan tidak terdapat wastafel atau air maka tetap harus bersuci terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> Memang tidak ada air bukanlah suatu penghalang untuk tidak melaksanakan sholat. Oleh sebab itu, bisa melakukan tayamum untuk bersuci menggunakan debu yang bersih.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Tata cara sholat di kendaraan <span style=\"font-weight: 400;\">memang cukup sulit namun tidak ada hambatan berarti saat harus dilakukan dalam memenuhi kewajiban melakukan sholat. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dan pada kondisi hati yang ikhlas sehingga ibadah bisa sampai ke Allah SWT.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Tata Cara Sholat di Perjalanan <\/b><b>dengan <\/b><b>Sholat Jamak dan Qasar<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat berada di luar kota atau melakukan perjalanan panjang dan jauh maka diperbolehkan untuk melaksanakan sholat yaitu Jamak dan Qashar. Untuk kedua sholat ini memiliki perbedaan yang harus diketahui, yaitu:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Tata Cara Sholat Jamak Taqdim dan Takhir<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk sholat jamak sendiri merupakan dua sholat fardhu yang dikerjakan dalam satu waktu sholat saja. Beberapa sholat yang boleh dijamak adalah dhuhur dengan ashar serta maghrib dengan isya\u2019. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan untuk sholat ini terdapat 2 macam yaitu taqdim dan takhir.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk sholat jamak taqdim merupakan sholat yang dilakukan di sholat pertama seperti sholat dzuhur. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan, untuk jamak takhir adalah sholat yang dilakukan di sholat kedua seperti ashar. Dan bisa dipilih salah satu dari kedua sholat tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Sholat Jamak Taqdim<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk sholat jamak taqdim ini didahului dengan tartib yang mendahulukan sholat pertama dibandingkan sholat kedua. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan untuk niat jamak pada sholat ini dilantunkan untuk sholat yang pertama baru dilanjutkan dengan sholat yang kedua, seperti:<\/span><\/p>\n<blockquote><p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ushollii fardlozh zhuhri arbaa rakaaatin majmuuan maal ashri jama taqdiimin adaa-an lillaahi taaalaa.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya: Aku sengaja sholat fardhu dhuhur 4 rakaat yang dijama dengan Ashar, fardhu karena Allah Ta\u2019ala.<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk sholat maghrib dengan isya\u2019 tinggal disesuaikan saja untuk niatnya. Selanjutnya, sholat ini harus dilakukan secara berurutan dengan dua sholat pisahnya tidak lama yang disebut dengan Muwalat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> Saat sudah selesai sholat pertama maka langsung sholat kedua dengan segera takbiratul ihram.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Pada waktu sholat ini harus tetap dilaksanakan pada saat perjalanan meskipun untuk waktu perjalanan itu tidak seperti sholat qasar.\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Sholat Jamak Takhir<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan untuk sholat jamak takhir ini dilakukan pada saat sholat kedua yang dijamak dengan sholat pertama, dengan niat:<\/span><\/p>\n<blockquote><p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ushollii fardlozh zhuhri arbaa rakaaatin majmuuan maal ashri jama takhirin adaa-an lillaahi taaalaa.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya: Saya niat shalat fardhu Dhuhur empat rakaat dijamak bersama Ashar dengan jamak ta\u2019khir karena Allah Ta\u2019ala.<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan untuk sholat maghrib dan isya\u2019 tinggal menyesuaikan niat saja. Untuk tata cara melaksanakan sholatnya pun masih sama seperti sholat jamak taqdim yang membedakan hanyalah pada niatnya saja. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sholat harus dilakukan dengan tuma\u2019ninah, tenang, dan ikhlas dalam beribadah.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Tata Cara Sholat Qasar<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, <\/span>tata cara sholat di perjalanan <span style=\"font-weight: 400;\">juga bisa dilakukan dengan sholat qasar yang mana berarti meringkas jumlah rakaat dalam sholat yang dijalankan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya saja seperti waktu sholat dhuhur, ashar, dan isya\u2019 yang dapat dilakukan hanya 2 rakaat saja meskipun sebenarnya adalah 4 rakaat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya sholat qasar ini dilakukan pada saat bepergian jauh dan melakukan aktivitas yang padat. Untuk hukum pelaksanaan dari sholat qasar ini sendiri, adalah:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jawaz atau boleh jika sudah menempuh jarak perjalanan selama 84 mil atau 80.640 km.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sholat ini sangat afdhal jika dikerjakan pada saat sudah melakukan perjalanan dengan jarak 3 marhalah atau lebih yaitu 129,960 km.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Waktu sholat wajib yang dilakukan bisa dengan cara meringkas yaitu qashar agar sholat tetap dijalankan.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan untuk tata caranya sama seperti sholat fardhu pada umumnya hanya saja pembacaan rakaat diringkas menjadi dua. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan untuk sholatnya bisa dilakukan dengan melakukan tata cara yang sama pada sholat pada umumnya hanya dilakukan sendiri-sendiri untuk sholat tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tata caranya adalah niat, takbiratul ihram, membaca doa iftitah, membaca surat Al-Fatihah, membaca surat pendek, ruku\u2019 dengan tuma\u2019ninah, i\u2019tidal dengan tuma\u2019ninah, sujud dengan tuma\u2019ninah, duduk di antara dua sujud, sujud, berdiri lagi dan menjalankan rangkaian sholat, dan tasyahud akhir serta salam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk bisa melaksanakan <\/span>tata cara sholat di perjalanan <span style=\"font-weight: 400;\">memang bukan hal yang susah.Akan tetapi, tetap diperhatikan untuk kesucian, waktu, dan tempatnya sehingga bisa dikatakan bahwa sholat tersebut sah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelajari terlebih dahulu sebelum melaksanakan perjalanan sehingga sholat tetap terjaga.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kewajiban umat muslim adalah untuk beribadah kepada Allah SWT dan sholat adalah ibadah wajib yang tidak boleh ditinggalkan. Meskipun sedang berada pada perjalanan jauh dan lama namun sholat tetap harus dilaksanakan. Dalam Islam sudah diberikan tata cara sholat di perjalanan.\u00a0 Yang mana memang digunakan untuk bisa membuat para musafir tetap melaksanakan ibadah sholat. Terlebih untuk &#8230; <a title=\"Tata Cara Sholat di Perjalanan Dalam dan Luar Kendaraan\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Tata Cara Sholat di Perjalanan Dalam dan Luar Kendaraan\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":7228,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[158,176,178,108],"class_list":["post-3669","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-inspirasi","tag-idul-fitri","tag-mudik","tag-perjalanan","tag-sholat"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tata Cara Sholat di Perjalanan Dalam dan Luar Kendaraan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tata cara sholat di perjalanan bisa dilakukan dalam kendaraan maupun luar kendaraan seperti sholat jamak dan qasar.\u00a0\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tata Cara Sholat di Perjalanan Dalam dan Luar Kendaraan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tata cara sholat di perjalanan bisa dilakukan dalam kendaraan maupun luar kendaraan seperti sholat jamak dan qasar.\u00a0\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-04-04T04:36:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/tata-cara-sholat-di-perjalanan.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"Tata Cara Sholat di Perjalanan Dalam dan Luar Kendaraan\",\"datePublished\":\"2024-04-04T04:36:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\\\/\"},\"wordCount\":1550,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/04\\\/tata-cara-sholat-di-perjalanan.png\",\"keywords\":[\"idul fitri\",\"Mudik\",\"perjalanan\",\"sholat\"],\"articleSection\":[\"Inspirasi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\\\/\",\"name\":\"Tata Cara Sholat di Perjalanan Dalam dan Luar Kendaraan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/04\\\/tata-cara-sholat-di-perjalanan.png\",\"datePublished\":\"2024-04-04T04:36:54+00:00\",\"description\":\"Tata cara sholat di perjalanan bisa dilakukan dalam kendaraan maupun luar kendaraan seperti sholat jamak dan qasar.\u00a0\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/04\\\/tata-cara-sholat-di-perjalanan.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/04\\\/tata-cara-sholat-di-perjalanan.png\",\"width\":700,\"height\":400,\"caption\":\"tata cara sholat di perjalanan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tata Cara Sholat di Perjalanan Dalam dan Luar Kendaraan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tata Cara Sholat di Perjalanan Dalam dan Luar Kendaraan","description":"Tata cara sholat di perjalanan bisa dilakukan dalam kendaraan maupun luar kendaraan seperti sholat jamak dan qasar.\u00a0","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tata Cara Sholat di Perjalanan Dalam dan Luar Kendaraan","og_description":"Tata cara sholat di perjalanan bisa dilakukan dalam kendaraan maupun luar kendaraan seperti sholat jamak dan qasar.\u00a0","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2024-04-04T04:36:54+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/tata-cara-sholat-di-perjalanan.png","type":"image\/png"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"Tata Cara Sholat di Perjalanan Dalam dan Luar Kendaraan","datePublished":"2024-04-04T04:36:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\/"},"wordCount":1550,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/tata-cara-sholat-di-perjalanan.png","keywords":["idul fitri","Mudik","perjalanan","sholat"],"articleSection":["Inspirasi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\/","name":"Tata Cara Sholat di Perjalanan Dalam dan Luar Kendaraan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/tata-cara-sholat-di-perjalanan.png","datePublished":"2024-04-04T04:36:54+00:00","description":"Tata cara sholat di perjalanan bisa dilakukan dalam kendaraan maupun luar kendaraan seperti sholat jamak dan qasar.\u00a0","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/tata-cara-sholat-di-perjalanan.png","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/tata-cara-sholat-di-perjalanan.png","width":700,"height":400,"caption":"tata cara sholat di perjalanan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/tata-cara-sholat-di-perjalanan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tata Cara Sholat di Perjalanan Dalam dan Luar Kendaraan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3669","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3669"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3669\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7229,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3669\/revisions\/7229"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7228"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3669"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3669"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3669"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}