{"id":3631,"date":"2023-04-20T13:09:07","date_gmt":"2023-04-20T06:09:07","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=3631"},"modified":"2023-04-12T13:42:33","modified_gmt":"2023-04-12T06:42:33","slug":"niat-sholat-idul-fitri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/niat-sholat-idul-fitri\/","title":{"rendered":"Mengetahui Niat Sholat Idul Fitri &#038; Tata Cara Pelaksanaannya"},"content":{"rendered":"<p>Niat sholat Idul Fitri <span style=\"font-weight: 400;\">yang dibaca antara imam dan <\/span>makmum<span style=\"font-weight: 400;\"> sedikit berbeda namun tata cara pelaksanaan sholat ini untuk keduanya sama namun makmum mengikuti imam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Niat sholat Idul Fitri <span style=\"font-weight: 400;\">merupakan bacaan wajib yang menjadi bagian dari pelaksanaan sholat sunnah Idul Fitri sendiri. Niat sholat inilah yang membedakan sholat sunnah Idul Fitri dengan sholat wajib dan sholat-sholat sunnah yang lainnya. Membaca niat sholat adalah salah satu syarat sah sholat, termasuk sholat Id.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka, penting bagi seorang muslim untuk mengetahui niat sholat sunnah ini beserta artinya sebelum melaksanakan sholat Idul Fitri. Muslim dewasa tentu sudah mengetahui niat sholat ini karena setiap tahun\u00a0 mengucapkannya ketika melaksanakan sholat Id. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, bagi anak-anak tentu perlu mempelajarinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang tua maupun guru di sekolah bisa mengajarkan bagaimana cara melakukan sholat idul fitri termasuk menjelaskan tentang bacaan niat sholatnya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan begitu, anak bisa mempraktikan cara membaca niat ini dengan benar ketika nantinya mereka ikut melaksanakan sholat tersebut saat Idul Fitri tiba.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Hukum Sholat Idul Fitri<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-3634 size-full\" title=\"Hukum Sholat Idul Fitri\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Hukum-Sholat-Idul-Fitri.png\" alt=\"Hukum Sholat Idul Fitri\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Hukum-Sholat-Idul-Fitri.png 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Hukum-Sholat-Idul-Fitri-300x171.png 300w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Hukum-Sholat-Idul-Fitri-450x257.png 450w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum belajar tentang <\/span>niat sholat Idul Fitri <span style=\"font-weight: 400;\">dan tata cara pelaksanaannya, seorang muslim juga perlu belajar terkait denghan hukum mengerjakan sholat Idul Fitri. Ada beberapa perbedaan pendapat tentang hukum sholat ini, yaitu sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Fardhu \u2018Ain<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sholat Idul Fitri hukumnya adalah fardhu \u2018ain menurut madzhab Hanafi yang juga dikuatkan oleh pendapat Imam Ahmad. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa ulama yang menyetujui pendapat ini diantaranya adalah Ibnul Qayyim, Ibnu Taimiyah, dan Ibnu Utsaimin. Ini tidak hanya berlaku untuk sholat Idul Fitri tetapi juga sholat Idul Adha.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini didasarkan pada dalil surat Al Kautsar ayat 2 yang memerintahkan untuk sholat kepada Rabb dan menyembelih hewan kurban. Hukum asal perintah di dalam Al Quran yang disebut fi\u2019il amr hukumnya adalah wajib.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hukum wajibnya sholat Idul Fitri juga terdapat di dalam hadist riwayat Abu Daud dari Ummu Athiyyah RA. Di dalam hadist tersebut Rasulullah SAW memerintahkan perempuan yang sedang haid untuk keluar dari rumah mereka dan hadir di lapangan untuk menyaksikan kebaikan Idul Fitri meskipun tidak mengikuti sholat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika perempuan yang haid saja diminta untuk hadir menyaksikan jalannya sholat Idul Fitri, tentu wanita yang tidak haid dan laki-laki wajib untuk melaksankannnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Fardhu Kifayah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hukum yang kedua terkait sholat Idul Fitri adalah fardhu kifayah dan pendapat ini diyakini oleh madzhab Hambali.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pendapat ini dikuatkan dengan dalil-dalil seperti pendapat pertama, namun hukum wajibnya melaksanakan sholat ini sifatnya kifayah. Misalnya dalam hadits riwayat Bukhori dan Muslim dari Dhimam bin Tsa\u2019labah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hadist tersebut menceritakan saat Rasulullah SAW menjawab pertanyaan seorang badui yang bertanya tentang islam. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang badui itu bertanya apakah ada lagi sholat wajib selain shalat 5 hari dalam sehari semalam dan Rasulullah SAW menjawab tidak ada kecuali jika ingin mengerjakan sholat sunnah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hadist ini memperkuat pendapat bahwa tidak ada sholat yang hukumnya fardhu \u2018ain kecuali sholat wajib 5 waktu dalam sehari. Maka, perintah sholat yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan namun diluar shalat 5 waktu hukumnya adalah fardhu kifayah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Sunnah Muakkadah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hukum ketiga terkait dengan sholat Idul Fitri sifatnya adalah sunnah muakkadah yang diyakin oleh madzhab Maliki dan Syafi\u2019i. Ada juga salah satu pendapat madzhab Hanafi, Imam Ahmad, dan Daud Azh Zhairi. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini didasarkan pada dalil hadist Bukhori dan Muslim dari Ibnu Abbas RA.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hadist tersebut menceritakan tentahg Rasulullah SAW yang mengutus Muadz untuk pergi ke Yaman untuk mendatangi kaum Ahlul Kitab. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasulullah SAW menekankan kepada Muadz bahwa yang pertama kali harus didakwahkan kepada mereka adalah tentang keharusan mentauhidkan Allah SWT.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, baru kewajiban untuk menjalankan sholat lima waktu sehari semalam, membayar zakat kepada orang-orang faqir bagi mereka yang diberi kelebihan harta. Selanjutnya, adalah mengambil zakat dari harta yang dimiliki selain barang berharga.\u00a0<\/span><\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/ucapan-hari-raya-idul-fitri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span data-sheets-value=\"{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Mengetahui Hukum Ucapan Hari Raya Idul Fitri dan Berbagai Contoh Kata-Katanya\\r&quot;}\" data-sheets-userformat=\"{&quot;2&quot;:897,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:4,&quot;12&quot;:0}\">Mengetahui Hukum Ucapan Hari Raya Idul Fitri dan Berbagai Contoh Kata-Katanya <\/span><\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<h2><b>Bacaan <\/b><b>Niat Sholat Idul Fitri<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3633\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/bacaan-niat-sholat-idul-fitri.png\" alt=\"Bacaan Niat Sholat Idul Fitri\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/bacaan-niat-sholat-idul-fitri.png 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/bacaan-niat-sholat-idul-fitri-300x171.png 300w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/bacaan-niat-sholat-idul-fitri-450x257.png 450w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membaca niat untuk melaksankan sholat Idul Fitri terbagi ke dalam dua jenis, yaitu bacaan niat yang dilakukan oleh imam dan <\/span>makmum<span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bacaan niat sholat untuk keduanya dalam sholat berjamaah memiliki sedikit perbedaan karena posisi mereka juga berbeda. Imam sebagai pemimpin sholat sedangkan makmum hanya mengikuti.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Bacaan Niat Imam<\/b><\/h3>\n<p>Bacaan niat sholat idul fitri <span style=\"font-weight: 400;\">sebagai imam juga memiliki sedikit perbedaan pendapat. Ada yang berpendapat bahwa sebelum melaksanakan sholat Idul Fitri seorang iman telah diangkat oleh para jamaah untuk memimpin sholat sehingga tidak perlu menyebutkan kata <em>\u201dimaman\u201d<\/em> di dalam niatnya seperti berikut:<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cUshalli sunnatan li \u2018idil fithri rak\u2019ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta\u2019ala.\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, pendapat lain menyebutkan jika seorang imam sholat Idul Fitri perlu menyebutkan kata \u201cimaman\u201d di dalam niat sholatnya sehingga bacaannya menjadi seperti di bawah ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cUshalli sunnatan li \u2018idil fithri rak\u2019ataini mustaqbilal qiblati imaman lillahi ta\u2019ala.\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<h3><b>2. Bacaan Niat Makmum<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara, umat muslim yang ikut melaksanakan sholat Idul Fitri sebagai makmum, maka <\/span>niat sholat Idul Fitri<span style=\"font-weight: 400;\"> yang dibaca adalah seperti berikut ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cUshalli sunnatan li \u2018idil fithri rak\u2019ataini mustaqbilal qiblati ma\u2019muman lillahi ta\u2019ala.\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<h2><b>Tata Cara Sholat Idul Fitri<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3636\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/tata-cara-sholat-idul-fitri.png\" alt=\"tata cara sholat idul fitri\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/tata-cara-sholat-idul-fitri.png 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/tata-cara-sholat-idul-fitri-300x171.png 300w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/tata-cara-sholat-idul-fitri-450x257.png 450w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mengetahui tentang niat yang dibaaca ketika sholat Idul Fitri, seorang muslim harus mengetahui tata cara untuk sholat Idul Fitri sehingga bisa mengerjakannya dengan benar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski terlihat sama dengan sholat wajib dan sholat sunnah lainnya, namun ada sedikit perbedaan dalam tata cara sholat Idul Fitri yang urutannya sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Memasang Sutrah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memasang sutrah atau pembatas diperintahkan khususnya bagi umat muslim yang melaksakan sholat di lapangan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sutrah ini dipasang di depan orang yang sholat agar orang lain tidak lalu lalang di depannya. Hal ini dijelaskan dalam hadist riwayat Bukhori dari Ibnu Umar RA.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hadist ini menyebutkan bahwa Rasulullah SAW memerintahkan sahabat untuk menancapkan sebuah bayonet di depan tempat beliau sholat sebelum menuju lapangan untuk sholat di hari raya. Lalu, beliau sholat dengan menghadap ke arah bayonet tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Membaca Niat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian sholat Idul Fitri diawali dengan membaca niat terlebih dahulu. Sholat Idul Fitri berjumlah dua rakaat dan perlu disebutkan di dalam niat sholatnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini sesuai dengan hadist riwayat Ahmad dan an Nasai dari Umar bin Khatab yang menyebutkan bhawa sholat Jumat, sholat Idul Fitri, dan sholat idul Adha adalah dua rakaat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Niat sholat Idul Fitri <span style=\"font-weight: 400;\">yang dibaca oleh imam dan makmum sedikit berbeda dan telah dijelaskan sebelumnya. Ketahui perbedaannya sehingga tidak salah mengucapkan ketika mengerjakan sholat tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Takbirotul Ihram<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Niat sholat ini dibaca ketika melakukan takbirotul ihram, yaitu ketika mengangkat tangan setinggi pundak dan mulut mengucapkan takbir untuk mengawali sholat. Di saat yang bersamaan, niat sholat tersebut dilafadzkan di dalam hati.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada juga sebagian umat muslim yang tidak melafadzkan niat tersebut karena memang dihatinya sudah ada keyakinan untuk menjalankan sholat tersebut. Maka, tidak perlu fokus pada perbedaan karena masing-masing memiliki dalil tersendiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Membaca Doa Iftitah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah selesai takbirotul ihram, maka urutan selanjutnya sama dengan sholat wajib dan sholat-sholat sunnah yang lain, yakni membaca doa iftitah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Doa iftitah yang dibaca pun bisa berbeda di antara satu muslim dengan muslim yang lain dan hal tersebut tidak perlu diperdebatkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Membaca Takbir<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tata cara berikutnya adalah membaca takbir. Urutan inilah yang membuat sholat Idul Fitri berbeda dengan sholat wajib dan sholat sunnah lainnya. Pasalnya, ada hitungan tertentu terkait dengan takbir yang dilakukan selama melaksanakan sholat Idul Fitri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada rakaat pertama sholat Idul Fitri terdapat 7 takbir tambahan yang juga mengharuskan seorang muslim untuk mengangkat tangannya sebanyak 7 kali saat melafadzkan takbir tersebut. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, di rakaat kedua terdapat 5 takbir tambahan yang dibarengi dengan mengangkat tangan sebanyak 5 kali juga.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah takbir ini didasarkan pada hadist riwayat Abu Daud dan Ibnu Majah dari Aisyah RA. Hadist ini menyebutkan bahwa Rasulullah SAW bertakbir sebanyak 7 kali di rakaat pertama dan 5 kali di rakaat kedua saat sholat Idul Fitri dan Idul Adha selain takbir untuk rukuk.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pendapat lain menyebutkan bahwa para sahabat Rasulullah SAW bertakbir sebanyak 7 kali di rakaat pertama dan 5 kali di rakaat kedua selain takbir saat bangkit dari sujud.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Berdzikir di Antara Takbir Tambahan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain <\/span>niat sholat Idul Fitri<span style=\"font-weight: 400;\">, ada juga perbedaan pendapat terkait dengan dzikir yang dilakukan di sela-sela takbir tambahan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Syaikh Ali bin Hasan di dalam Ahkamul Idain menyebutkan bahwa tidak terdapat riwayat shahih dari Rasulullah SAW tentang dzikir khusus yang dibaca di sela-sela takbir tambahan dalam sholat Id.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi hadist riwayat al Baihagi dari Ibnu Mas\u2019ud RA menjelaskan anjuran membaca dzikir pada saat sholat Id. Hadist tersebut berisi anjuran untuk membaca tahmid atau pujian lainnya kepada Allah SWT di sela-sela takbir tambahan dalam sholat Id.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ibnul Qoyim juga merujuk pada penjelasan Ibu Mas\u2019ud yang lain tentang anjuran untuk membaca hamdalah, bershalawat, atau memuji Allah SWT di sela-sela takbir tambahan saat melaksanakan sholat Id.<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Membaca Surat Al Fatihah serta Surat Pendek<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah menyelesaikan ketujuh takbir tambahan pada rakaat pertama, maka selanjutnya adalah membaca surat Al Fatihah dan dilanjutkan dengan surat pendek di dalam Al Quran. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membaca Al Fatihah sama pentingnya dengan membaca <\/span>niat sholat Idul Fitri <span style=\"font-weight: 400;\">sehingga harus dilakukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah membaca surat Al Fatihah, kemudian dilanjutkan dengan membaca surat pendek yang ada di dalam Al Quran seperti ketika mengerjakan sholat-sholat yang lainnya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, ada beberapa anjuran surat pendek yang dibaca ketika melaksanakan sholat Idul Fitri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kombinasi surat pendek ini berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh Muslim, at Tirmidzi, dan an Nasai. Kombinasi yang pertama adalah membaca surat Qaf untuk rakaat pertama dan surat Al Qamar untuk rakaat kedua.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu kombinasi yang lain adalah membaca surat Al A\u2019la untuk rakaat pertama dan Al Ghasiyah untuk rakaat kedua.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>8. Rukuk dan sujud<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selesai membaca Al Fatihah dan surat pendek, urutan berikutnya sama dengan sholat pada umumnya yakni rukuk. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bacaan yang dibaca saat rukuk pun sama dengan sholat wajib dan sholat sunnah lainnya. Kemudian dilanjutkan dengan sujud dengan bacaan yang sama dengan bacaan sujud biasanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>9. Bangkit Rakaat Kedua<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Urutan berikutnya setelah sujud adalah bangkit untuk menjutkan rakaat yang kedua. Di rakaat pertama setelah <\/span>niat sholat Idul Fitri <span style=\"font-weight: 400;\">dan doa iftitah dilanjutkan dengan takbir sebanyak 7 kali. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan setelah bangkit dari sujud di rakaat kedua langsung dilanjutkan dengan takbir tambahan sebanak 5 kali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, membaca Al Fatihah untuk rakaat kedua dan dilanjutkan dengan surat pendek, bisa memilih antara Al Qamar atau Al Ghasiyah sesuai yang dianjurkan dalam hadist yang telah disebutkan sebelumnya.\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>10. Rukuk dan Sujud\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lanjutan tata cara sholat Idul Fitri setelah membaca surat Al Fatihah dan surat pendek di rakaat kedua juga sama dengan sholat pada umumnya, yakni rukuk dan sujud. Begitu juga ketika melakukan i\u2019tidal di antara keduanya. Cara dan bacaan yang dilafadzkan pun sama.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>11. Tahiyat Akhir<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Urutan yang terakhir di rakaat kedua pun sama dengan sholat-sholat lainnya, yakni duduk tahiyat akhir. Pada posisi ini, baik imam dan makmum membaca bacaan tahiyat dan dilanjutkan dengan bacaan tasyahud akhir dengan khusyu\u2019.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah selesai dengan bacaan tahiyat akhir, urutan berikutnya adalah salam. Tahapan ini dilakukan dengan menolehkan kepala ke sebelah kanan sembari mengucapkan bacaan salam dan menolehkan kepala ke sebelah kiri dengan bacaan yang sama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika membaca <\/span>niat sholat Idul Fitri <span style=\"font-weight: 400;\">menjadi awal dimulainya pelaksanaan sholat, maka bacaan salam menjadi tanda berakhirnya sholat ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>12. Mendengarkan Khutbah\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang membedakan sholat Idul Fitri dengan sholat wajib atau sholat sunnah lainnya adalah adanya khutbah setelah sholat. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini didasarkan pada hadist riwayat Bukhori dan Muslim dari Ibnu Umar yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW melaksanakan sholat Idul Fitri sebelum khutbah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada juga hadist riwayat Bukhori dan muslim dari Ibnu Abbas yang menyatakan bahwa Rasulullah SAW dan para sahabatnya, yakni Abu Bakar, Umar bin Khatab dan Utsman bin Affan melaksanakan sholat Idul Fitri sebelum khutbah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat menyampaikan khutbah, khotib berdiri di mimbar menghadap ke jamaah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hadist riwayat Bukhori dan Muslim dari Abu Sa\u2019id Al Khudri menjelaskan sikap Rasulullah SAW saat menjadi khotib.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah selesai melakukan sholat Idul Fitri, beliau berbalik badan untuk menghadap kepada jamaah. Sedangkan para jamaah tetap duduk di shaf-shaf mereka dengan tenang untuk mendengarkan isi khutbah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Khotib biasanya mengawali khutbah dengan membaca tahmid. Sementara itu, isi khutbah disesuaikan dengan situasi terkini dan ajakan untuk bertakwa pada Allah SWT.<\/span><\/p>\n<h4><b><i>Keringanan Tidak Mengikuti Khutbah bagi Jamaah<\/i><\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ibnul Qoyim menyatakan di dalam Zadul Maad bahwa Rasulullah memberikan keringanan bagi siapa saja yang mengikuti sholat hari raya untuk mengikuti khutbah atau langsung pulang ke rumah. Hal ini juga sesuai dengan hadist riwayat Abu Daud dan an Nasai dari Abdullah bin Saib.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hadist tersebut menyebutkan bahwa ketika Rasulullah hendak menyampaikan khutbah, beliau menawarkan kepada jamaah untuk tetap duduk bagi yang ingin mendengarkan dan mempersilahkan pulang bagi yang tidak. Jadi, mendengarkan khutbah ini merupakam urutan yang bersifat sunnah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>13. Berdzikir dan Berdoa<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Urutan sholat Idul Fitri lainnya yang sifatnya sunnah adalah berdzikir dan berdoa. Tahapan ini biasanya dilakukan setelah selesai mendengarkan khutbah. Orang yang mengikuti sholat Id bisa berdzikir dan berdoa sendiri-sendiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, di banyak tempat ada seseorang yang memang ditugaskan untuk memimpin dzikir dan doa sehingga jamaah yang hadir bisa tetap mengikuti dengan khusyu\u2019. Berdzikir pun bisa dilakukan sembari berjalan pulang dari tempat sholat Id menuju rumah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Niat sholat Idul Fitri <span style=\"font-weight: 400;\">memiliki peran yang penting dalam pelaksanaan sholat Id sehingga pengucapannya harus tepat begitu juga dengan tata cara pelaksanaan sholat tersebut sehingga keduanya perlu dipelajari seorang muslim.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Niat sholat Idul Fitri yang dibaca antara imam dan makmum sedikit berbeda namun tata cara pelaksanaan sholat ini untuk keduanya sama namun makmum mengikuti imam.\u00a0 Niat sholat Idul Fitri merupakan bacaan wajib yang menjadi bagian dari pelaksanaan sholat sunnah Idul Fitri sendiri. Niat sholat inilah yang membedakan sholat sunnah Idul Fitri dengan sholat wajib dan &#8230; <a title=\"Mengetahui Niat Sholat Idul Fitri &#038; Tata Cara Pelaksanaannya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/niat-sholat-idul-fitri\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Mengetahui Niat Sholat Idul Fitri &#038; Tata Cara Pelaksanaannya\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":3635,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[158,35,108,83],"class_list":["post-3631","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-inspirasi","tag-idul-fitri","tag-ramadhan","tag-sholat","tag-sunnah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengetahui Niat Sholat Idul Fitri &amp; Tata Cara Pelaksanaannya<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/niat-sholat-idul-fitri\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengetahui Niat Sholat Idul Fitri &amp; Tata Cara Pelaksanaannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Niat sholat Idul Fitri yang dibaca antara imam dan makmum sedikit berbeda namun tata cara pelaksanaan sholat ini untuk keduanya sama namun makmum mengikuti imam.\u00a0 Niat sholat Idul Fitri merupakan bacaan wajib yang menjadi bagian dari pelaksanaan sholat sunnah Idul Fitri sendiri. Niat sholat inilah yang membedakan sholat sunnah Idul Fitri dengan sholat wajib dan ... Baca Selengkapnya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/niat-sholat-idul-fitri\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-04-20T06:09:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Niat-Sholat-Idul-Fitri.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/niat-sholat-idul-fitri\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/niat-sholat-idul-fitri\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"Mengetahui Niat Sholat Idul Fitri &#038; Tata Cara Pelaksanaannya\",\"datePublished\":\"2023-04-20T06:09:07+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/niat-sholat-idul-fitri\\\/\"},\"wordCount\":2091,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/niat-sholat-idul-fitri\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/04\\\/Niat-Sholat-Idul-Fitri.png\",\"keywords\":[\"idul fitri\",\"ramadhan\",\"sholat\",\"sunnah\"],\"articleSection\":[\"Inspirasi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/niat-sholat-idul-fitri\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/niat-sholat-idul-fitri\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/niat-sholat-idul-fitri\\\/\",\"name\":\"Mengetahui Niat Sholat Idul Fitri & Tata Cara Pelaksanaannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/niat-sholat-idul-fitri\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/niat-sholat-idul-fitri\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/04\\\/Niat-Sholat-Idul-Fitri.png\",\"datePublished\":\"2023-04-20T06:09:07+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/niat-sholat-idul-fitri\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/niat-sholat-idul-fitri\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/niat-sholat-idul-fitri\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/04\\\/Niat-Sholat-Idul-Fitri.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/04\\\/Niat-Sholat-Idul-Fitri.png\",\"width\":700,\"height\":400,\"caption\":\"Niat Sholat Idul Fitri\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/inspirasi\\\/niat-sholat-idul-fitri\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengetahui Niat Sholat Idul Fitri &#038; Tata Cara Pelaksanaannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengetahui Niat Sholat Idul Fitri & Tata Cara Pelaksanaannya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/niat-sholat-idul-fitri\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengetahui Niat Sholat Idul Fitri & Tata Cara Pelaksanaannya","og_description":"Niat sholat Idul Fitri yang dibaca antara imam dan makmum sedikit berbeda namun tata cara pelaksanaan sholat ini untuk keduanya sama namun makmum mengikuti imam.\u00a0 Niat sholat Idul Fitri merupakan bacaan wajib yang menjadi bagian dari pelaksanaan sholat sunnah Idul Fitri sendiri. Niat sholat inilah yang membedakan sholat sunnah Idul Fitri dengan sholat wajib dan ... Baca Selengkapnya","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/niat-sholat-idul-fitri\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2023-04-20T06:09:07+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Niat-Sholat-Idul-Fitri.png","type":"image\/png"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"10 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/niat-sholat-idul-fitri\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/niat-sholat-idul-fitri\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"Mengetahui Niat Sholat Idul Fitri &#038; Tata Cara Pelaksanaannya","datePublished":"2023-04-20T06:09:07+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/niat-sholat-idul-fitri\/"},"wordCount":2091,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/niat-sholat-idul-fitri\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Niat-Sholat-Idul-Fitri.png","keywords":["idul fitri","ramadhan","sholat","sunnah"],"articleSection":["Inspirasi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/niat-sholat-idul-fitri\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/niat-sholat-idul-fitri\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/niat-sholat-idul-fitri\/","name":"Mengetahui Niat Sholat Idul Fitri & Tata Cara Pelaksanaannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/niat-sholat-idul-fitri\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/niat-sholat-idul-fitri\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Niat-Sholat-Idul-Fitri.png","datePublished":"2023-04-20T06:09:07+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/niat-sholat-idul-fitri\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/niat-sholat-idul-fitri\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/niat-sholat-idul-fitri\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Niat-Sholat-Idul-Fitri.png","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Niat-Sholat-Idul-Fitri.png","width":700,"height":400,"caption":"Niat Sholat Idul Fitri"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/inspirasi\/niat-sholat-idul-fitri\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengetahui Niat Sholat Idul Fitri &#038; Tata Cara Pelaksanaannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3631","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3631"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3631\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3638,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3631\/revisions\/3638"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3635"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3631"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3631"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3631"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}