{"id":2815,"date":"2024-05-02T08:07:56","date_gmt":"2024-05-02T01:07:56","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=2815"},"modified":"2024-05-02T10:45:31","modified_gmt":"2024-05-02T03:45:31","slug":"puasa-kafarat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/puasa-kafarat\/","title":{"rendered":"Puasa Kafarat: Pengertian, Niat, Tata Cara dan Informasi Lainnya"},"content":{"rendered":"<p><em>Terlanjur berbuat dosa tertentu? Jangan khawatir, bisa dibayar dengan puasa kafarat. Apa saja syarat dan ketentuan puasanya, Baca disini!<\/em><\/p>\n<hr \/>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di dalam agama Islam, ada beberapa dosa yang wajib ditebus dengan cara kafarat. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kafarat merupakan cara untuk membayar dosa tersebut agar diampuni oleh Allah SWT. Salah satu cara pembayaran kafarat adalah dengan <\/span>puasa kafarat<span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Puasa ini harus dilakukan dengan beberapa ketentuan dan wajib dilakukan bagi orang yang melakukan dosa tertentu. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, puasa ini tidak wajib untuk seluruh umat Islam, tapi hanya bagi orang-orang yang berbuat dosa tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diantara penyebab puasa kafarat adalah dosa zhihar, berhubungan suami sitri di siang hari pada bulan Ramadhan, melanggar sumpah, dan dosa-dosa yang dilakukan pada saat melakukan ibadah haji. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih lengkapnya tentang puasa ini akan dibahas dalam uraian berikut.<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa Itu<\/b> <b>Puasa Kafarat<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">?<\/span><\/h2>\n<p>Puasa kafarat <span style=\"font-weight: 400;\">adalah puasa yang dilakukan untuk menutupi dan menebus dosa yang sudah dilakukan sehingga tida ada lagi pengaruh dosa tersebut baik di dunia atau pun di akhirat nanti. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hukum puasa ini adalah wajib bagi orang yang mengerjakan dosa tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam sebuah hadist, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa jika ada seorang laki-laki yang berbuka di siang hari pada bulan Ramadhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka harus membayar kafarat dengan cara memerdekakan budak atau berpuasa selama 2 bulan berturut-turut tanpa putus atau memberi makan 60 orang fakir miskin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa sebab puasa kafarat, yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berhubungan suami istri pada siang hari di bulan Ramadhan, <\/span>puasa kafarat <span style=\"font-weight: 400;\">yang harus dijalankan adalah selama 60 hari atau 2 bulan berturut-turut.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membunuh seorang muslim tanpa atau tidak sengaja, maka orang tersebut wajib berpuasa selama 60 hari berturut-turut.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perbuatan zhihar yang dilakukan oleh suami terhadap Istri. Zhihar adalah perbuatan suami yang menyamakan atau membandingkan istri dengan ibu kandungnya sendiri. Jika sampai melakukan hubungan intim, maka harus dibayar dengan puasa selama 60 hari berturut-turut atau 2 bulan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pelanggaran sumpah oleh seseorang, maka harus dan wajib dibayar dengan puasa selama 3 hari berturut-turut.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membunuh binatang atau hewan buruan pada saat ihram (haji) di tanah suci. Perbuatan inijuga harus ditebus dengan berpuasa selama hari yang seimbang atau setara dengan jumlah mud makanan yang harus ia keluarkan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila melakukan salah satu atau lebih dari dosa kafarat di atas, maka harus dibayar dengan puasa. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, dosa tersebut akan diampuni oleh SWT jika dijalankan dengan sungguh-sungguh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian jika puasa yang dilakukan terputus di tengah jalan, maka harus diulangi kembali jumlahnya dari awal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> Oleh karena itu, pastikan membayar puasa ini adalah karena Allah SWT dan berharap pengampunan dari Allah SWT.<\/span><\/p>\n<h2><b>Niat<\/b> <b>Puasa Kafarat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Puasa ini dilakukan dengan cara puasa pada umumnya, yaitu diawali dengan niat dan mengikuti rukun-rukun puasa. Adapun niat untuk berpuasa kafarat ini adalah:<\/span><\/p>\n<blockquote><p><span style=\"font-weight: 400;\">\u0646\u0648\u064e\u064a\u0652\u062a\u064f \u0635\u064e\u0648\u0652\u0645\u064e \u063a\u064e\u062f\u064d \u0644\u0650\u0643\u064e\u0641\u064e\u0627\u0631\u064e\u0629\u0650 \u0641\u064e\u0631\u0652\u0636\u064b\u0627 \u0650\u0644\u0644\u0647\u0650 \u062a\u064e\u0639\u064e\u0627\u0644\u064e\u0649<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya: &#8220;Saya niat puasa esok untuk melaksanakan kifarat (sebut kifaratnya) fardhu karena Allah Ta&#8217;ala&#8221;<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mengucapkan niat maka dilanjutkan dengan urutan puasa seperti biasa, dimulai dari makan sahur di waktu fajar, menahan di waktu imsak, menjaga hawa nafsu di siang hari dan berbuka pada saat waktu magrib telah masuk.<\/span><\/p>\n<h2><b>Tata Cara<\/b> <b>Puasa Kafarat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tata cara atau pelaksanaan puasa ini sama dengan puasa pada umumnya. Semua rukun dan persyaratan puasanya juga sama dengan puasa wajib. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di awali dengan membaca niat di atas, kemduan melakukan makan sahur seperti biasanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian dilanjutkan dengan imsak atau menahan makan, minum, dan dilarang berjima\u2019 (berhubungan suami istri) hingga waktu berbuka tiba di waktu magrin. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian juga dilarang untuk melanggar semua hal yang membatalkan puasa.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Macam-macam<\/b> <b>Puasa Kafarat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah memahami kenapa puasa ini dilakukan dan bagaimana cara pelaksanaannya, maka wajib diketahui apa saja macam-macam puasa tersebut. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini bertujuan untuk mengenal puasa apa saja yang termasuk ke dalam kafarat agar tidak salah dalam melaksanakannya.<\/span><\/p>\n<h3><b>1.\u00a0 \u00a0Puasa Kafarat<\/b> <b>Melanggar Sumpah atau Nadzar<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis puasa yang pertama adalah puasa yang dilakukan karena kafarat sumpah atau janji. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila seseorang melakukan janji tapi tidak bisa memenuhinya, maka wajib baginya untuk membayar dosa tersebut dengan denda kafarat berpuasa selama tiga hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika tidak mampu melakukan puasa ini, maka bisa diganti dengan memberi makan ata pakaian kepada 10 orang fakir miskin.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2.\u00a0 \u00a0Puasa Karena Kafarat Melanggar Larangan Haji<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya adalah puasa karena dosa kafarat melanggar larangan haji. Penebusan kafarat ini dilakukan dengan cara tamattu\u2019 atau dikenal dengan istilah qiran. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Qiran adalah denda yang wajib dibayar dengan menyembelih seekor kambing atau domba.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika tidak mampu untuk melakukan hal tersebut, maka bisa diganti dengan berpuasa kafarat selama tiga hari ketika masih berada di Mekah atau di tanah suci. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian dilanjutkan puasa selama tujuh hari berturut-turut setelah sampai di kampung halamannya.<\/span><\/p>\n<h3><b>3.\u00a0 \u00a0Puasa Karena Dosa Zhihar<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya adalah puasa karena dosa zhihar yang dilakukan oleh seorang suami terhadap istrinya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maksud dosa ini adalah ketika suami menyamakan ibu kandungnya dengan istirnya sendiri. dalam Islam perbuatan ini adalah perbuatan tercela dan harus dibayar dengan kafarat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penebusan dosa ini dengan cara berpuasa selama 60 hari berturut-turut atau selama 2 bulan penuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4.\u00a0 \u00a0Puasa Karena Dosa Pembunuhan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila seorang mukmin tidak sengaja membunuh mukmin lainnya, maka untuk menghindari dosa pembunuhan orang tersebut harus membayarnya dengan berpuasa kafarat. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Puasa ini dapat dilakukan selama 2 bulan berturut-turut atau selama 60 hari tanpa putus.<\/span><\/p>\n<h3><b>5.\u00a0 \u00a0Puasa Karena Dosa Berhubungan Intim di Siang Bulan Ramadhan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila sepasang suami istri tidak dapat menahan hawa nafsunya dan melakukan hubungan intim pada siang hari di bulan Ramadhan, maka perbuatan ini termasuk dosa dan suatu hal yang membatalkan puasa. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mendapatkan ampunan Allah, maka harus ditebus dengan kafarat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu cara kafaratnya adalah dengan berpuasa selama dua bulan berturut-turut atau selama 60 hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak sanggup maka bisa diganti dengan opsi lain berupa memberi makan 60 orang fakir miskin yang berbeda dan harus setara dengan porsi makan sebanyak 1 mud.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Berapa Hari<\/b> <b>Puasa Kafarat<\/b><b>?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah hari untuk puasa ini berbeda-beda tergantung dengan jenis dosa kafarat yang dilakukan. Untuk dosa pelanggaran sumpah, maka puasa yang harus dilakukan cukup 3 hari berturut-turut. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian jika melakukan dosa zhihar, maka harus bepuasa selama 60 hari atau 2 bulan lamanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama halnya dengan dosa berhubungan badan di siang hari pada bulan Ramadhan juga harus dibayar dengan berpuasa selama 60 hari atau 2 bulan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begitu juga dengan dosa pembunuhan yang dilakukan tidak sengaja, ini juga harus dibayar dengan puasa selama 2 bulan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan untuk dosa melanggar pada saat ihram, maka harus dibayar dengan berpuasa selam 3 hari di Mekah dan 7 hari saat sudah tiba di rumah atau kampung halaman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain dengan berpuasa, kafarat juga bisa dibayar dengan memberi makan fakir miskin. Untuk cara ini, sekarang bisa dilakukan melalui platform donasi online <\/span><a href=\"https:\/\/tanamberkah.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/tanamberkah.com\/<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya membayar kafarat, tapi juga bisa dilakukan untuk penyaluran donasi bagi orang yang membutuhkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa penjelasan terkait <\/span>puasa kafarat <span style=\"font-weight: 400;\">di atas bisa digunakan sebagai acuan sebelum melakukan puasa tersebut. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebisa mungkin hindarilah dosa-dosa kafarat, meskipun bisa ditebus dengan cara puasa, namun hal tersebut tetap termasuk ke dalam dosa yang dibenci Allah SWT.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Terlanjur berbuat dosa tertentu? Jangan khawatir, bisa dibayar dengan puasa kafarat. Apa saja syarat dan ketentuan puasanya, Baca disini! Di dalam agama Islam, ada beberapa dosa yang wajib ditebus dengan cara kafarat. Kafarat merupakan cara untuk membayar dosa tersebut agar diampuni oleh Allah SWT. Salah satu cara pembayaran kafarat adalah dengan puasa kafarat. Puasa ini &#8230; <a title=\"Puasa Kafarat: Pengertian, Niat, Tata Cara dan Informasi Lainnya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/puasa-kafarat\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Puasa Kafarat: Pengertian, Niat, Tata Cara dan Informasi Lainnya\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":7547,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[142,37,591],"class_list":["post-2815","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berbagi","tag-kafarat","tag-puasa","tag-puasa-kafarat"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Puasa Kafarat: Pengertian, Niat, Tata Cara dan Informasi Lainnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Terlanjur berbuat dosa tertentu? Jangan khawatir, bisa dibayar dengan puasa kafarat. Apa saja syarat dan ketentuan puasanya, Baca disini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/puasa-kafarat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Puasa Kafarat: Pengertian, Niat, Tata Cara dan Informasi Lainnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Terlanjur berbuat dosa tertentu? Jangan khawatir, bisa dibayar dengan puasa kafarat. Apa saja syarat dan ketentuan puasanya, Baca disini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/puasa-kafarat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-05-02T01:07:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-05-02T03:45:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Puasa-Kafarat-Pengertian-Niat-Tata-Cara-dan-Informasi-Lainnya.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/puasa-kafarat\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/puasa-kafarat\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"Puasa Kafarat: Pengertian, Niat, Tata Cara dan Informasi Lainnya\",\"datePublished\":\"2024-05-02T01:07:56+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-02T03:45:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/puasa-kafarat\\\/\"},\"wordCount\":1083,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/puasa-kafarat\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/02\\\/Puasa-Kafarat-Pengertian-Niat-Tata-Cara-dan-Informasi-Lainnya.png\",\"keywords\":[\"kafarat\",\"puasa\",\"puasa kafarat\"],\"articleSection\":[\"Berbagi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/puasa-kafarat\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/puasa-kafarat\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/puasa-kafarat\\\/\",\"name\":\"Puasa Kafarat: Pengertian, Niat, Tata Cara dan Informasi Lainnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/puasa-kafarat\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/puasa-kafarat\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/02\\\/Puasa-Kafarat-Pengertian-Niat-Tata-Cara-dan-Informasi-Lainnya.png\",\"datePublished\":\"2024-05-02T01:07:56+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-02T03:45:31+00:00\",\"description\":\"Terlanjur berbuat dosa tertentu? Jangan khawatir, bisa dibayar dengan puasa kafarat. Apa saja syarat dan ketentuan puasanya, Baca disini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/puasa-kafarat\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/puasa-kafarat\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/puasa-kafarat\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/02\\\/Puasa-Kafarat-Pengertian-Niat-Tata-Cara-dan-Informasi-Lainnya.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/02\\\/Puasa-Kafarat-Pengertian-Niat-Tata-Cara-dan-Informasi-Lainnya.png\",\"width\":700,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/puasa-kafarat\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Puasa Kafarat: Pengertian, Niat, Tata Cara dan Informasi Lainnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Puasa Kafarat: Pengertian, Niat, Tata Cara dan Informasi Lainnya","description":"Terlanjur berbuat dosa tertentu? Jangan khawatir, bisa dibayar dengan puasa kafarat. Apa saja syarat dan ketentuan puasanya, Baca disini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/puasa-kafarat\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Puasa Kafarat: Pengertian, Niat, Tata Cara dan Informasi Lainnya","og_description":"Terlanjur berbuat dosa tertentu? Jangan khawatir, bisa dibayar dengan puasa kafarat. Apa saja syarat dan ketentuan puasanya, Baca disini!","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/puasa-kafarat\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2024-05-02T01:07:56+00:00","article_modified_time":"2024-05-02T03:45:31+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Puasa-Kafarat-Pengertian-Niat-Tata-Cara-dan-Informasi-Lainnya.png","type":"image\/png"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/puasa-kafarat\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/puasa-kafarat\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"Puasa Kafarat: Pengertian, Niat, Tata Cara dan Informasi Lainnya","datePublished":"2024-05-02T01:07:56+00:00","dateModified":"2024-05-02T03:45:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/puasa-kafarat\/"},"wordCount":1083,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/puasa-kafarat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Puasa-Kafarat-Pengertian-Niat-Tata-Cara-dan-Informasi-Lainnya.png","keywords":["kafarat","puasa","puasa kafarat"],"articleSection":["Berbagi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/puasa-kafarat\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/puasa-kafarat\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/puasa-kafarat\/","name":"Puasa Kafarat: Pengertian, Niat, Tata Cara dan Informasi Lainnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/puasa-kafarat\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/puasa-kafarat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Puasa-Kafarat-Pengertian-Niat-Tata-Cara-dan-Informasi-Lainnya.png","datePublished":"2024-05-02T01:07:56+00:00","dateModified":"2024-05-02T03:45:31+00:00","description":"Terlanjur berbuat dosa tertentu? Jangan khawatir, bisa dibayar dengan puasa kafarat. Apa saja syarat dan ketentuan puasanya, Baca disini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/puasa-kafarat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/puasa-kafarat\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/puasa-kafarat\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Puasa-Kafarat-Pengertian-Niat-Tata-Cara-dan-Informasi-Lainnya.png","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Puasa-Kafarat-Pengertian-Niat-Tata-Cara-dan-Informasi-Lainnya.png","width":700,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/puasa-kafarat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Puasa Kafarat: Pengertian, Niat, Tata Cara dan Informasi Lainnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2815","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2815"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2815\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7548,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2815\/revisions\/7548"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7547"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2815"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2815"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2815"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}