{"id":2677,"date":"2024-05-06T11:07:26","date_gmt":"2024-05-06T04:07:26","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=2677"},"modified":"2024-05-07T15:53:36","modified_gmt":"2024-05-07T08:53:36","slug":"jenis-parenting","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/jenis-parenting\/","title":{"rendered":"Orang Tua Wajib Tahu! Berikut 6 Jenis Parenting untuk Anak"},"content":{"rendered":"<p>Dalam mengasuh dan cara lebih tepat, orang tua bisa mulai pelajari jenis parenting sejak dini. Untuk tahu jenis serta dampaknya, baca di sini!<\/p>\n<hr \/>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">Mayoritas ayah dan bunda pasti sudah pernah mendengar istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">parenting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">,<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">bukan? <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seiring begitu mudahnya mendapatkan informasi penting karena kecanggihan teknologi. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">J<\/span>enis parenting<span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan topik yang harus dipelajari lebih mendalam untuk tumbuh kembang anak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu diketahui bahwa setiap orang tua memiliki caranya masing-masing dalam mengasuh anak. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk itu, memahami tipe parenting sangat penting agar ayah dan bunda bisa mendukung pertumbuhan anak ke arah positif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> Lebih jelasnya lagi, simak tipe-tipe parenting hingga dampaknya pada anak berikut ini.<\/span><\/p>\n<h2><b>6<\/b> <b>Jenis Parenting<\/b><b> dan Tips dalam Menerapkannya<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara naluriah, orang tua akan menyiapkan berbagai usaha termasuk mengasuh anak dengan baik agar kelak buah hati bisa tumbuh menjadi seseorang yang hebat. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam mencapai hal ini, tidak disadari bahwa terdapat <\/span>tipe-tipe parenting <span style=\"font-weight: 400;\">tersendiri bagi masing-masing orang tua.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu hal ini bisa dikembangkan menjadi hal yang lebih positif lagi apabila ayah dan bunda memahami tipe parenting pribadi dan bisa mengevaluasinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> Untuk itu, inilah beberapa <\/span>jenis gaya parenting <span style=\"font-weight: 400;\">beserta cara menerapkannya yang lebih baik untuk anak:<\/span><\/p>\n<h3><b>1.\u00a0 \u00a0Gaya Mengasuh Otoriter (<\/b><b><i>Authority Parenting)<\/i><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gaya satu ini adalah tipe pengasuhan anak yang paling tegas dengan sifat orang tua yang cenderung kaku dan keras. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri-cirinya, orang tua menganggap bahwa anak harus patuh pada apa yang diminta dan akan mendapatkan konsekuensi maupun hukuman apabila hal itu tidak terpenuhi.<\/span><\/p>\n<p>Jenis parenting<span style=\"font-weight: 400;\"> ini bisa terjadi jika orang tua memiliki ekspektasi dan harapan yang terlampaui tinggi\u00a0 pada anak. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh pengasuhan jenis ini di keseharian bisa ditemukan pada orang tua yang mengatur jadwal tidur maupun makan si kecil dengan detail, kaku, dan tidak memberikan kelonggaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena mengatur anak dengan peraturan yang cenderung kaku dan ketat, tips agar hal ini bisa diterima anak adalah dengan mengimbanginya melalui perhatian yang lebih hangat. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemberian jadwal yang ketat sebaiknya diimbangi dengan adanya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">quality time <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">seperti makan bersama atau mengobrol hangat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Baca juga:\u00a0 \u00a0 <\/span><a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/membiasakan-anak-sholat\/\" data-schema-attribute=\"about\">Harus Tahu! 9 Cara Membiasakan Anak Sholat Sejak Dini<\/a><\/p>\n<h3><b>2.\u00a0 \u00a0Gaya Mengasuh Otoritatif (<\/b><b><i>Authoritative Parenting)<\/i><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun hampir sama, <\/span>jenis parenting<span style=\"font-weight: 400;\"> ini bersifat lebih fleksibel daripada parenting otoriter. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam artian, orang tua memang memberikan aturan yang harus dipatuhi anak, namun dalam situasi dan kondisi tertentu, hal itu dapat dinegosiasikan lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dikatakan lebih fleksibel, karena disini orang tua bertumpu pada hal-hal yang lebih tepat dengan minat maupun kebutuhan anak. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi lebih singkatnya, orang tua memberikan kontrol pada anak, tetapi tidak yang begitu mengikatnya karena masih memberi beberapa kebebasan.<\/span><\/p>\n<p>Tipe parenting anak <span style=\"font-weight: 400;\">yang seperti ini boleh dan aman dilakukan mulai buah hati masih kecil hingga beranjak dewasa.<\/span><\/p>\n<h3><b>3.\u00a0 \u00a0Gaya Mengasuh (<\/b><b><i>Attachment Parenting)<\/i><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi orang tua yang merasa memiliki komunikasi hangat serta senantiasa berusaha membangun kedekatan baik fisik maupun emosional dengan anak, maka bisa dikatakan dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Attachment Parenting.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam tipe satu ini, ayah dan bunda cenderung memberikan kasih sayang melalui sentuhan fisik seperti usapan di kepala hingga pelukan pada si kecil. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dapat membuat sang anak merasa aman dan percaya diri, tipe parenting ini pun akan sangat pas apabila diterapkan saat anak masih berusia dini.<\/span><\/p>\n<h3><b>4.\u00a0 \u00a0Gaya Mengasuh Permisif <\/b><b><i>(Permissive Parenting)<\/i><\/b><\/h3>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Permissive Parenting <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sangat identik dengan sifat orang tua yang tidak menekan maupun mengekang sang buah hati. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anak cenderung dibiarkan menentukan tanggung jawabnya sendiri dengan tidak adanya jadwal ketat yang diterapkan sejak kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena <\/span>jenis parenting<span style=\"font-weight: 400;\"> ini sangat tidak cenderung pada sikap disiplin maupun peraturan, umumnya orang tua cenderung lebih berperan sebagai teman bagi si anak daripada pengendali maupun panutan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun ayah dan bunda bisa melakukan tips seperti tetap mengontrol si kecil di beberapa kesempatan agar gaya mengasuh permisif tidak merusak pertumbuhan anak. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena bagaimanapun, orang tua seharusnya senantiasa memberikan bimbingan dan arahan pada buah hati mereka.<\/span><\/p>\n<p>Baca artikel:\u00a0 \u00a0 <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/hubungan-ayah-dan-anak-perempuan\/\" data-schema-attribute=\"about\">MENARIK! Fakta Hubungan Ayah dan Anak Perempuan<\/a><\/p>\n<h3><b>5.\u00a0 \u00a0Gaya Mengasuh Bebas (<\/b><b><i>Free Range Parenting)<\/i><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hampir memiliki kesamaan dengan parenting permisif, tipe satu ini lebih cenderung pada beberapa pedoman serta anjuran yang diberikan orang tua pada si kecil. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, ayah dan bunda lebih membebaskan anak untuk mandiri kemudian menganalisa anjuran yang sudah diberikan orang tua.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anak akan diberikan kebebasan namun tetap berorientasi pada batasan-batasan yang sudah diberikan sebelumnya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya, orang tua tidak mengekang pilihan anak dalam menentukan jurusan di sekolah, namun sebagai gantinya tetap memberikan beberapa arahan serta pengawasan pada si kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gaya parenting anak satu ini tentu akan lebih tepat jika diterapkan saat buah hati sudah mampu berinteraksi sosial. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun apabila ingin mengaplikasikannya sejak kecil, maka boleh-boleh saja asal orang tua mengetahui cara memberikan pengawasan yang tepat.<\/span><\/p>\n<h3><b>6.\u00a0 \u00a0Gaya Mengasuh Membiarkan (<\/b><b><i>Uninvolved Parenting)<\/i><\/b><\/h3>\n<p>Jenis parenting<span style=\"font-weight: 400;\"> yang terakhir ini adalah jenis yang benar-benar harus dihindari kepada anak. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pola asuh membiarkan sendiri merujuk pada orang tua yang cuek,<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0tidak memiliki kepedulian, tidak berusaha membangun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">quality time, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">serta minim dalam memberikan pengawasan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini umumnya akan menimbulkan tidak terciptanya ikatan emosional yang baik antara orang tua dan anak. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wajar saja karena orang tua tidak terlibat secara aktif dan langsung pada tumbuh kembang si kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam implementasinya, orang tua yang sering menunjukkan kalimat penuh amarah maupun konotasi negatif di depan anak termasuk dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Uninvolved Parenting)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, tidak terdapat tips yang bisa digunakan agar gaya mengasuh ini bisa mendukung pertumbuhan anak dengan baik.<\/span><\/p>\n<p>Orang tua hanya perlu menghindari tipe parenting satu ini dan senantiasa memberikan perhatian serta kepedulian untuk anak.<\/p>\n<p>Artikel pilihan:\u00a0 \u00a0 <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/ajarkan-anak-untuk-bersedekah\/\" data-schema-attribute=\"about\">PENTING! Ajarkan Anak untuk Bersedekah Sejak Kecil<\/a><\/p>\n<h2><b>Dampak <\/b><b>Jenis Parenting<\/b><b> bagi Karakter Anak<br \/>\n<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mengetahui berbagai jenis mengasuh anak, orang tua juga perlu memahami dampak dari setiap gaya mengasuh pada perkembangan karakter anak. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan begitu, ayah dan bunda bisa mengintropeksi diri pribadi agar anak bisa bertumbuh dengan baik dan positif.<\/span><\/p>\n<h3><b>1.\u00a0 \u00a0Dampak <\/b><b><i>Authority Parenting<\/i><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki ciri khas yang mengacu pada kedisiplinan, jadwal teratur, peraturan ketat, serta hubungan yang cenderung satu arah saja, <\/span>jenis parenting<span style=\"font-weight: 400;\"> ini bisa membawa dampak-dampak seperti berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anak akan tumbuh menjadi pribadi yang patuh dan bijaksana<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anak terbiasa menghormati peraturan di lingkungan luar<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anak bertanggung jawab, disiplin, dan tepat waktu<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">Anak juga beresiko mengalami ketakutan atau kesepian<\/li>\n<\/ol>\n<h3><b>2.\u00a0 \u00a0Dampak <\/b><b><i>Authoritative Parenting<\/i><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan ciri utama mengontrol anak tetapi dengan peraturan yang lebih fleksibel, inilah beberapa dampak dari tipe satu ini:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anak memiliki sifat yang kreatif namun juga diimbangi kedisiplinan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mempunyai kepribadian terbuka dan bertanggung jawab<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">Tumbuh dengan sifat mandiri, kooperatif, dan senantiasa berorientasi pada hasil<\/li>\n<\/ol>\n<h3><b>3.\u00a0 Dampak <\/b><b><i>Attachment Parenting<\/i><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berpusat pada kedekatan secara fisik dan emosional dengan senantiasa melimpahkan perhatian pada si kecil, berikut beberapa dampaknya untuk pertumbuhan anak mendatang:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Buah hati memiliki responsif yang baik pada kontak fisik<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selama bertumbuh, anak lebih mudah mencari kenyamanan, mengatasi stres, serta mendapatkan ketenangan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki sifat perhatian, berhati lembut, dan penuh kasih sayang<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h3><b>4.\u00a0 \u00a0Dampak <\/b><b><i>Permissive Parenting<\/i><\/b><\/h3>\n<p>Tipe parenting anak <span style=\"font-weight: 400;\">ini cenderung pada orang tua yang tidak mengekang dan lebih berperan sebagai teman. Untuk itu, inilah beberapa dampaknya:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anak tumbuh menjadi seorang pemikir bebas namun bertanggung jawab akan dirinya pribadi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak bisa mengikuti aturan dengan maksimal<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h3><b>5.\u00a0 \u00a0Dampak <\/b><b><i>Free Range Parenting<\/i><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memberikan kebebasan dengan dilengkapi pedomaan, berikut beberapa dampak tipe mengasuh satu ini:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anak tumbuh mandiri dan percaya diri<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anak memiliki sikap demokratis, pantang menyerah, dan menyukai tantangan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki kreativitas tersendiri untuk menyelesaikan masalah<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h3><b>6.\u00a0 \u00a0Dampak <\/b><b><i>Uninvolved Parenting<\/i><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berpusat pada minimnya kepedulian dan pengawasan, berikut dampak pola asuh ini terhadap perkembangan karakter anak:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anak tidak percaya diri, tidak responsif dan kurang tanggap<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam bertumbuh, anak juga cenderung sulit membuat hubungan saling percaya dan sehat dengan orang lain<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam beberapa <\/span>jenis parenting <span style=\"font-weight: 400;\">di atas, orang tua sekarang bisa memahami cara terbaik mengasuh anak. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang tua juga dapat mengajarkan kebaikan pada anak sejak dini seperti menunaikan bersedekah. Saat ini bersedekah terasa begitu mudah karena bisa dilakukan melalui Yayasan Yatim Mandiri.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam mengasuh dan cara lebih tepat, orang tua bisa mulai pelajari jenis parenting sejak dini. Untuk tahu jenis serta dampaknya, baca di sini! \u00a0Mayoritas ayah dan bunda pasti sudah pernah mendengar istilah parenting, bukan? Seiring begitu mudahnya mendapatkan informasi penting karena kecanggihan teknologi. Jenis parenting merupakan topik yang harus dipelajari lebih mendalam untuk tumbuh kembang &#8230; <a title=\"Orang Tua Wajib Tahu! Berikut 6 Jenis Parenting untuk Anak\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/jenis-parenting\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Orang Tua Wajib Tahu! Berikut 6 Jenis Parenting untuk Anak\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":7632,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29],"tags":[136,45],"class_list":["post-2677","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","tag-anak","tag-orang-tua"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Orang Tua Wajib Tahu! Berikut 6 Jenis Parenting untuk Anak<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dalam mengasuh dan cara lebih tepat, orang tua bisa mulai pelajari jenis parenting sejak dini. Untuk tahu jenis serta dampaknya, baca di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/jenis-parenting\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Orang Tua Wajib Tahu! Berikut 6 Jenis Parenting untuk Anak\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam mengasuh dan cara lebih tepat, orang tua bisa mulai pelajari jenis parenting sejak dini. Untuk tahu jenis serta dampaknya, baca di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/jenis-parenting\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-05-06T04:07:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-05-07T08:53:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Orang-Tua-Wajib-Tahu-Berikut-6-Jenis-Parenting-untuk-Anak.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/jenis-parenting\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/jenis-parenting\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"Orang Tua Wajib Tahu! Berikut 6 Jenis Parenting untuk Anak\",\"datePublished\":\"2024-05-06T04:07:26+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-07T08:53:36+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/jenis-parenting\\\/\"},\"wordCount\":1229,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/jenis-parenting\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/Orang-Tua-Wajib-Tahu-Berikut-6-Jenis-Parenting-untuk-Anak.png\",\"keywords\":[\"anak\",\"orang tua\"],\"articleSection\":[\"Parenting\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/jenis-parenting\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/jenis-parenting\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/jenis-parenting\\\/\",\"name\":\"Orang Tua Wajib Tahu! Berikut 6 Jenis Parenting untuk Anak\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/jenis-parenting\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/jenis-parenting\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/Orang-Tua-Wajib-Tahu-Berikut-6-Jenis-Parenting-untuk-Anak.png\",\"datePublished\":\"2024-05-06T04:07:26+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-07T08:53:36+00:00\",\"description\":\"Dalam mengasuh dan cara lebih tepat, orang tua bisa mulai pelajari jenis parenting sejak dini. Untuk tahu jenis serta dampaknya, baca di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/jenis-parenting\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/jenis-parenting\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/jenis-parenting\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/Orang-Tua-Wajib-Tahu-Berikut-6-Jenis-Parenting-untuk-Anak.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/Orang-Tua-Wajib-Tahu-Berikut-6-Jenis-Parenting-untuk-Anak.png\",\"width\":700,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/parenting\\\/jenis-parenting\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Orang Tua Wajib Tahu! Berikut 6 Jenis Parenting untuk Anak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Orang Tua Wajib Tahu! Berikut 6 Jenis Parenting untuk Anak","description":"Dalam mengasuh dan cara lebih tepat, orang tua bisa mulai pelajari jenis parenting sejak dini. Untuk tahu jenis serta dampaknya, baca di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/jenis-parenting\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Orang Tua Wajib Tahu! Berikut 6 Jenis Parenting untuk Anak","og_description":"Dalam mengasuh dan cara lebih tepat, orang tua bisa mulai pelajari jenis parenting sejak dini. Untuk tahu jenis serta dampaknya, baca di sini!","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/jenis-parenting\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2024-05-06T04:07:26+00:00","article_modified_time":"2024-05-07T08:53:36+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Orang-Tua-Wajib-Tahu-Berikut-6-Jenis-Parenting-untuk-Anak.png","type":"image\/png"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/jenis-parenting\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/jenis-parenting\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"Orang Tua Wajib Tahu! Berikut 6 Jenis Parenting untuk Anak","datePublished":"2024-05-06T04:07:26+00:00","dateModified":"2024-05-07T08:53:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/jenis-parenting\/"},"wordCount":1229,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/jenis-parenting\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Orang-Tua-Wajib-Tahu-Berikut-6-Jenis-Parenting-untuk-Anak.png","keywords":["anak","orang tua"],"articleSection":["Parenting"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/jenis-parenting\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/jenis-parenting\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/jenis-parenting\/","name":"Orang Tua Wajib Tahu! Berikut 6 Jenis Parenting untuk Anak","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/jenis-parenting\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/jenis-parenting\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Orang-Tua-Wajib-Tahu-Berikut-6-Jenis-Parenting-untuk-Anak.png","datePublished":"2024-05-06T04:07:26+00:00","dateModified":"2024-05-07T08:53:36+00:00","description":"Dalam mengasuh dan cara lebih tepat, orang tua bisa mulai pelajari jenis parenting sejak dini. Untuk tahu jenis serta dampaknya, baca di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/jenis-parenting\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/jenis-parenting\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/jenis-parenting\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Orang-Tua-Wajib-Tahu-Berikut-6-Jenis-Parenting-untuk-Anak.png","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Orang-Tua-Wajib-Tahu-Berikut-6-Jenis-Parenting-untuk-Anak.png","width":700,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/parenting\/jenis-parenting\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Orang Tua Wajib Tahu! Berikut 6 Jenis Parenting untuk Anak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2677","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2677"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2677\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7620,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2677\/revisions\/7620"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7632"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2677"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2677"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2677"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}