{"id":1917,"date":"2023-02-28T09:32:12","date_gmt":"2023-02-28T02:32:12","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=1917"},"modified":"2023-06-22T13:09:35","modified_gmt":"2023-06-22T06:09:35","slug":"mengapa-nabi-muhammad-saw-disebut-rasul-terakhir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/mengapa-nabi-muhammad-saw-disebut-rasul-terakhir\/","title":{"rendered":"Mengapa Nabi Muhammad SAW Disebut Rasul Terakhir?"},"content":{"rendered":"<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Mengapa Nabi Muhammad SAW disebut rasul terakhir? Simak ulasannya dalam perjalanan Nabi Muhammad SAW pada artikel ini.<\/span><\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umat muslim di seluruh dunia mengenal Nabi Muhammad SAW sebagai rasul Allah yang terakhir. Namun, tahukah <\/span>mengapa <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/kisah-nabi-muhammad-saw\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Nabi Muhammad SAW<\/a> disebut rasul terakhir<span style=\"font-weight: 400;\">? <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah beliau, tidak ada lagi nabi dan rasul yang diangkat oleh Allah SWT untuk menyebarkan agama Islam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nabi Muhammad SAW merupakan sosok yang sangat spesial. Beliau adalah manusia yang ditunjuk oleh Allah SWT sebagai penutup para nabi dan rasul. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mari simak perjalanan Nabi Muhammad SAW mulai dari pertama kali menjadi Nabi dan Rasul, serta <\/span>mengapa Nabi Muhammad SAW disebut rasul terakhir<span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h2><b>Sekilas Masa Kecil Nabi Muhammad SAW<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nabi Muhammad SAW lahir di tanggal 12 Rabiul Awal pada tahun Gajah. Dalam perhitungan masehi adalah bulan April 571 Masehi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> Tanda-tanda kenabian Muhammad sudah tampak pada hari kelahirannya. Digambarkan pada hari itu alam semesta menyambut kelahiran beliau dengan memancarkan sinar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di hari tersebut, langit begitu cerah. Burung-burung berkicau dengan riangnya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan di dalam Kitab Sirah Nabawi mengisahkan bahwa terdapat cahaya yang begitu terang yang sinarnya terlihat hingga ke negeri Syam di hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ayah beliau, Abdullah, meninggal saat Nabi Muhammad SAW masih di dalam kandungan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ibunya, Siti Aminah, menyusul kepergian ayahnya ketika Nabi Muhammad SAW berusia 6 tahun. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beliau kemudian diasuh oleh kakeknya, Abdul Muthalib dan pamannya, Abu Thalib.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanda-tanda bahwa Muhammad adalah sosok yang istimewa sudah tampak sejak kecil. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak keberkahan yang dirasakan oleh orang-orang di sekitarnya, seperti ibu susunya, Halimah, dan juga keluarga pamannya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kisah Nabi Muhammad SAW Menerima Wahyu dari Allah SWT<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum menelaah lebih jauh <\/span>mengapa Nabi Muhammad SAW disebut rasul terakhir<span style=\"font-weight: 400;\">, ikuti dulu kisah Nabi Muhammad SAW ketika diangkat sebagai nabi dan rasul berikut ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gua Hira adalah tempat di mana untuk pertama kalinya Nabi Muhammad SAW menerima wahyu dari Allah SWT. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak pendapat yang meyakini bahwa peristiwa penting itu terjadi pada tanggal 17 Ramadan tahun 610 Masehi. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di hari itulah, Nabi Muhammad SAW diangkat sebagai rasul Allah SWT.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam riwayat yang dituliskan oleh Imam Bukhari dan Muslim, terdapat dua keadaan ketika Nabi Muhammad SAW menerima wahyu dari Allah SWT. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama adalah terdegarnya suara lonceng yang begitu keras yang membuat Nabi Muhammad SAW begitu ketakutan dan berat bagi beliau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu datanglah malaikat Jibril dengan sosok yang menyerupai manusia biasa, sesosok laki-laki yang memintanya untuk membaca. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa yang disampaikan oleh malaikat Jibril ini merupakan isi dari surat Al-\u2018Alaq ayat 1-5.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelahnya, Allah SWT menurunkan wahyunya secara bertahap kepada Nabi Muhammad SAW. Hal ini tertuang dalam surat Al Isra ayat 106 yang berbunyi,<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di dalam proses turunnya wahyu yang datangnya dari Allah SWT, ada masa-masa kosong di mana Allah SWT tidak menurunkan wahyuNya sama sekali. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masa-masa ini disebut oleh Nabi Muhammad SAW sebagai periode terputusnya wahyu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam periode ini, Nabi Muhammad SAW merasa sangat bersedih. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, Rasulullah SAW kembali merasa tenang tatkala wahyu berupa surat Ad-Dhuha datang memutus periode terputusnya wahyu tersebut.<\/span><\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga :\u00a0<\/strong><a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/kisah-teladan-nabi-muhammad\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kisah Teladan Nabi Muhammad Sang Pemimpin dan Pejuang Islam<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h2><b>Tantangan yang Dihadapi Rasulullah SAW saat Berdakwah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam proses menyiarkan agama Islam, mulanya Rasulullah SAW diminta untuk melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beliau pun menyebarkan wahyu yang diterimanya hanya pada orang-orang terdekatnya kala itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, Allah SWT memerintahkan beliau untuk berdakwah dan menyebarkan agama Islam secara terang-terangan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tantangan demi tantangan dihadapi oleh Nabi Muhammad SAW ketika beliau mulai menyiarkan Islam secara terang-terangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang-orang kafir dari kaum Quraisy adalah orang-orang yang selalu mengganggu dan mencoba berbagai cara untuk menghentikan dakwah yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun demikian, dengan pertolongan yang diberikan oleh Allah SWT, Islam semakin berkembang di tanah Arab.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini tertuang dalam surat At-Taubah ayat 32-33 yang isinya sebagai berikut,<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, sementara Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukainya. Dialah Yang telah mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (al-Quran) dan agama yang benar untuk Dia menangkan atas segala agama walaupun orang-orang musyrik tidak menyukai.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d (QS at-Taubah: 32-33).<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa tantangan yang dihadapi oleh Rasulullah SAW selama menyebarkan agama Islam adalah dihina, diancam dan disiksa secara fisik. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Abu Jahal pernah melemparkan kotoran unta kepada Nabi Muhammad SAW ketika beliau sedang mendirikan sholat dan sujud di Masjidil Haram.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia bahkan pernah membuat lubang yang sangat dalam dengan tujuan agar Rasulullah SAW terjerembab ke dalam lubang tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> Namun, lubang galiannya itu justru memakan korban dirinya sendiri. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tindakan keji lainnya adalah rencana orang-orang kafir Quraisy yang ingin membunuh Rasulullah SAW.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena ancaman dan bahaya yang terus mengintai, Rasulullah SAW diperintahkan untuk berhijrah ke Madinah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentunya dengan rahmat dan pertolongan Allah SWT, Nabi Muhammad SAW dan pengikutnya selamat dari ancaman pembunuhan tersebut.<\/span><\/p>\n<h2><b>Mengapa Nabi Muhammad SAW Disebut Rasul Terakhir<\/b><b>?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di zaman modern seperti sekarang ini, masih ada sosok manusia biasa yang mengaku-ngaku sebagai Nabi dan Rasul, atau utusan Allah SWT setelah Nabi Muhammad SAW. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal, perihal Nabi Muhammad SAW merupakan nabi dan rasul yang terakhir tertulis dalam Al-Qur\u2019an surat Al-Ahzab ayat 40,<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u0645\u064e\u0627<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0643\u064e\u0627\u0646\u064e<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0645\u064f\u062d\u064e\u0645\u064e\u0651\u062f\u064c<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0623\u064e\u0628\u064e\u0627<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0623\u064e\u062d\u064e\u062f\u064d<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0645\u0650\u0651\u0646<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0631\u0650\u0651\u062c\u064e\u0627\u0644\u0650\u0643\u064f\u0645\u0652<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0648\u064e\u0644\u064e\u0640\u0670\u0643\u0650\u0646<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0631\u064e\u0651\u0633\u064f\u0648\u0644\u064e<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0627\u0644\u0644\u064e\u0651\u0640\u0647\u0650<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0648\u064e<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u062e\u064e\u0627\u062a\u064e\u0645\u064e<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0627\u0644\u0646\u064e\u0651\u0628\u0650\u064a\u0650\u0651\u064a\u0646\u064e<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0648\u064e\u0643\u064e\u0627\u0646\u064e<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0627\u0644\u0644\u0647\u064f<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0628\u0650\u0643\u064f\u0644\u0650\u0651<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0634\u064e\u064a\u0652\u0621\u064d<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0639\u064e\u0644\u0650\u064a\u0645\u064b\u0627<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">: Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.&#8221;<\/span><\/i><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nabi Muhammad SAW sendiri pun pernah membahas mengenai hal ini dalam sebuah hadist yang diriwayatkan sebagai berikut,<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u0639\u0646 \u0623\u0646\u0633 \u0628\u0646 \u0645\u0627\u0644\u0643 \u0631\u0636\u064a \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0639\u0646\u0647 \u0642\u0627\u0644: \u0642\u0627\u0644 \u0631\u0633\u0648\u0644 \u0627\u0644\u0644\u0647 :\u0625\u0646 \u0627\u0644\u0631\u0633\u0627\u0644\u0629 \u0648\u0627\u0644\u0646\u0628\u0648\u0629 \u0642\u062f \u0627\u0646\u0642\u0637\u0639\u062a \u0641\u0644\u0627 \u0631\u0633\u0648\u0644 \u0628\u0639\u062f\u064a \u0648\u0644\u0627 \u0646\u0628\u064a\u060c \u0642\u0627\u0644: \u0641\u0634\u0642 \u0630\u0644\u0643 \u0639\u0644\u0649 \u0627\u0644\u0646\u0627\u0633 \u0641\u0642\u0627\u0644: \u00ab\u0648\u0644\u0643\u0646 \u0627\u0644\u0645\u0628\u0634\u0631\u0627\u062a\u00bb\u060c \u0642\u0627\u0644\u0648\u0627: \u064a\u0627 \u0631\u0633\u0648\u0644 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0648\u0645\u0627 \u0627\u0644\u0645\u0628\u0634\u0631\u0627\u062a\u061f \u0642\u0627\u0644: \u00ab\u0631\u0624\u064a\u0627 \u0627\u0644\u0631\u062c\u0644 \u0627\u0644\u0645\u0633\u0644\u0645 \u0648\u0647\u064a \u062c\u0632\u0621 \u0645\u0646 \u0623\u062c\u0632\u0627\u0621 \u0627\u0644\u0646\u0628\u0648\u0629\u00bb \u0631\u0648\u0627\u0647 \u0627\u0644\u0625\u0645\u0627\u0645 \u0623\u062d\u0645\u062f \u0648\u0627\u0644\u062a\u0631\u0645\u0630\u064a \u0648\u0627\u0644\u062d\u0627\u0643\u0645<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya: Rasulullah Muhammad bersabda, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Sesungguhnya kerasulan dan kenabian itu sudah terputus. Maka tak ada rasul juga tak ada nabi setelahku.&#8221;<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Anas ibn Malik (periwayat hadits) berkata:<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8220;Hal itu memberatkan manusia.&#8221;<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Kemudian Rasulullah bersabda: <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Tetapi (masih ada) al-mubasyirat.&#8221;<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Para sahabat bertanya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; Ya Rasulallah, apakah maksud al-mubasyirat itu?&#8221; <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Rasulullah menjawab,<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8220;Mimpi (yang baik) dari seorang Muslim adalah bagian dari kenabian.&#8221;<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (HR. Imam Ahmad, Tirmudzi, dan Al-Hakim).<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga, sebagai umat muslim sudah seharusnya kita tidak mempercayai isu-isu yang disebarkan oleh orang-orang yang mengaku sebagai utusan Allah SWT setelah Nabi Muhammad SAW. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Allah SWT sudah memilih siapa yang menjadi nabi dan rasul terakhirNya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nabi Muhammad SAW pun menyandang gelar Khataman Nabiyyin yang artinya adalah nabi paling akhir. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasulullah SAW juga merupakan orang yang menyempurnakan ajaran-ajaran yang dibawa oleh nabi dan rasul sebelum beliau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Allah SWT pun memberikan mukjizat berupa kitab suci Al-Qur\u2019an yang menjadi pedoman dan petunjuk umat muslim dalam menjalankan kesehariannya di dunia, guna memperoleh bekal yang cukup untuk di akhirat kelak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Inilah alasan <\/span>mengapa Nabi Muhammad SAW disebut rasul terakhir<span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketetapan ini sudah menjadi ketetapan Allah SWT Yang Maha Kuasa. Sesungguhnya Allah SWT adalah sebaik-baiknya perencana bagi hambaNya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Amalan Nabi Muhammad SAW yang Patut Dicontoh<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semua perilaku, tutur kata dan amalan-amalan Nabi Muhammad SAW yang dilakukan semasa hidup patut menjadi contoh oleh umat muslim di seluruh dunia. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu amalan yang paling sering beliau kerjakan adalah <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/sedekah-di-waktu-sempit\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bersedekah<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedekah yang dilakukan di zaman Rasulullah SAW termasuk sedekah yang totalitas. Hingga tiba masa di mana di tanah Arab angka kemiskinan menurun hingga 90%. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini semua bisa terjadi sebab orang-orang muslim mengamalkan ajaran Nabi Muhammad SAW untuk bersedekah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alasan <\/span>mengapa Nabi Muhammad SAW disebut rasul terakhir <span style=\"font-weight: 400;\">adalah karena Allah SWT telah menunjuknya langsung sebagai penutup para nabi dan rasul. Hal ini tercantum dalam Al-Qur\u2019an yang merupakan firman Allah SWT.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengapa Nabi Muhammad SAW disebut rasul terakhir? Simak ulasannya dalam perjalanan Nabi Muhammad SAW pada artikel ini. Umat muslim di seluruh dunia mengenal Nabi Muhammad SAW sebagai rasul Allah yang terakhir. Namun, tahukah mengapa Nabi Muhammad SAW disebut rasul terakhir? Setelah beliau, tidak ada lagi nabi dan rasul yang diangkat oleh Allah SWT untuk menyebarkan &#8230; <a title=\"Mengapa Nabi Muhammad SAW Disebut Rasul Terakhir?\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/mengapa-nabi-muhammad-saw-disebut-rasul-terakhir\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Mengapa Nabi Muhammad SAW Disebut Rasul Terakhir?\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[27],"tags":[103,104],"class_list":["post-1917","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sejarah","tag-nabi-muhammad","tag-rasulullah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengapa Nabi Muhammad SAW Disebut Rasul Terakhir?<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/mengapa-nabi-muhammad-saw-disebut-rasul-terakhir\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengapa Nabi Muhammad SAW Disebut Rasul Terakhir?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mengapa Nabi Muhammad SAW disebut rasul terakhir? Simak ulasannya dalam perjalanan Nabi Muhammad SAW pada artikel ini. Umat muslim di seluruh dunia mengenal Nabi Muhammad SAW sebagai rasul Allah yang terakhir. Namun, tahukah mengapa Nabi Muhammad SAW disebut rasul terakhir? Setelah beliau, tidak ada lagi nabi dan rasul yang diangkat oleh Allah SWT untuk menyebarkan ... Baca Selengkapnya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/mengapa-nabi-muhammad-saw-disebut-rasul-terakhir\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-02-28T02:32:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-06-22T06:09:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/nabi-muhammad-scaled.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"665\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/mengapa-nabi-muhammad-saw-disebut-rasul-terakhir\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/mengapa-nabi-muhammad-saw-disebut-rasul-terakhir\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"Mengapa Nabi Muhammad SAW Disebut Rasul Terakhir?\",\"datePublished\":\"2023-02-28T02:32:12+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-22T06:09:35+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/mengapa-nabi-muhammad-saw-disebut-rasul-terakhir\\\/\"},\"wordCount\":1147,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"keywords\":[\"Nabi Muhammad\",\"Rasulullah\"],\"articleSection\":[\"Sejarah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/mengapa-nabi-muhammad-saw-disebut-rasul-terakhir\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/mengapa-nabi-muhammad-saw-disebut-rasul-terakhir\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/mengapa-nabi-muhammad-saw-disebut-rasul-terakhir\\\/\",\"name\":\"Mengapa Nabi Muhammad SAW Disebut Rasul Terakhir?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-02-28T02:32:12+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-22T06:09:35+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/mengapa-nabi-muhammad-saw-disebut-rasul-terakhir\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/mengapa-nabi-muhammad-saw-disebut-rasul-terakhir\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/mengapa-nabi-muhammad-saw-disebut-rasul-terakhir\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengapa Nabi Muhammad SAW Disebut Rasul Terakhir?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengapa Nabi Muhammad SAW Disebut Rasul Terakhir?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/mengapa-nabi-muhammad-saw-disebut-rasul-terakhir\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengapa Nabi Muhammad SAW Disebut Rasul Terakhir?","og_description":"Mengapa Nabi Muhammad SAW disebut rasul terakhir? Simak ulasannya dalam perjalanan Nabi Muhammad SAW pada artikel ini. Umat muslim di seluruh dunia mengenal Nabi Muhammad SAW sebagai rasul Allah yang terakhir. Namun, tahukah mengapa Nabi Muhammad SAW disebut rasul terakhir? Setelah beliau, tidak ada lagi nabi dan rasul yang diangkat oleh Allah SWT untuk menyebarkan ... Baca Selengkapnya","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/mengapa-nabi-muhammad-saw-disebut-rasul-terakhir\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2023-02-28T02:32:12+00:00","article_modified_time":"2023-06-22T06:09:35+00:00","og_image":[{"width":665,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/nabi-muhammad-scaled.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/mengapa-nabi-muhammad-saw-disebut-rasul-terakhir\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/mengapa-nabi-muhammad-saw-disebut-rasul-terakhir\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"Mengapa Nabi Muhammad SAW Disebut Rasul Terakhir?","datePublished":"2023-02-28T02:32:12+00:00","dateModified":"2023-06-22T06:09:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/mengapa-nabi-muhammad-saw-disebut-rasul-terakhir\/"},"wordCount":1147,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"keywords":["Nabi Muhammad","Rasulullah"],"articleSection":["Sejarah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/mengapa-nabi-muhammad-saw-disebut-rasul-terakhir\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/mengapa-nabi-muhammad-saw-disebut-rasul-terakhir\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/mengapa-nabi-muhammad-saw-disebut-rasul-terakhir\/","name":"Mengapa Nabi Muhammad SAW Disebut Rasul Terakhir?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-02-28T02:32:12+00:00","dateModified":"2023-06-22T06:09:35+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/mengapa-nabi-muhammad-saw-disebut-rasul-terakhir\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/mengapa-nabi-muhammad-saw-disebut-rasul-terakhir\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/mengapa-nabi-muhammad-saw-disebut-rasul-terakhir\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengapa Nabi Muhammad SAW Disebut Rasul Terakhir?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1917","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1917"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1917\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4451,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1917\/revisions\/4451"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1917"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1917"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1917"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}