{"id":1822,"date":"2022-11-15T16:06:07","date_gmt":"2022-11-15T09:06:07","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=1822"},"modified":"2023-06-26T10:04:45","modified_gmt":"2023-06-26T03:04:45","slug":"istri-nabi-muhammad","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/istri-nabi-muhammad\/","title":{"rendered":"Mengenal 11 Istri Nabi Muhammad Paling Pertama Hingga Akhir"},"content":{"rendered":"<p><em>istri Nabi Muhammad<span style=\"font-weight: 400;\"> berjumlah 11 orang dan semuanya adalah wanita pilihan yang berkarakter mulia, ahli ibadah bahkan tidak malu bergaul dengan orang miskin<\/span><\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Allah SWT mengizinkan <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/kisah-nabi-muhammad-saw\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Nabi Muhamamd SAW<\/a> untuk menikah dengan lebih dari 4 orang wanita. Pernikahan ini bukanlah pernikahan yang didasarkan oleh hawa nafsu, melainkan dengan tujuan untuk berdakwah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentunya, para <\/span>istri Nabi Muhammad <span style=\"font-weight: 400;\">SAW ini bukanlah wanita sembarangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beliau semua adalah wanita-wanita hebat yang sangat taat menjalankan perintah Allah SWT. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan sebagian besar dari para wanita ini dinikahi oleh Nabi Muhammad SAW atas perintah Allah SWT. Istri Rasulullah SAW ini ada 11 orang sebagai berikut.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Kisah Singkat Para <\/b><b>Istri Nabi Muhammad SAW<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1824 size-full\" title=\"istri nabi muhammad\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/istri-nabi-muhammad.jpg\" alt=\"istri nabi muhammad\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/istri-nabi-muhammad.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/istri-nabi-muhammad-300x171.jpg 300w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/istri-nabi-muhammad-450x257.jpg 450w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<h3><b>1. Khadijah Binti Khuwailid<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istri pertama Nabi Muhammad SAW adalah Siti Khadijah Binti Khuwailid bin As\u2019ad bin Abdul Uzza bin Qushay bin Kilab bin Murrah bin Ka\u2019ab bin Luay bin Ghalib bin Fahr bin Malik bin Nadhr bin Kinanah Al-Quraisy Al-Asadiyah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua orang tua beliau sangat terpandang di kalangan masyarakat Quraisy, bahkan termasuk di kalangan para pemuka kaum Quraisy. Meskipun berasal dari kaum Quraisy, keluarga beliau berpegang teguh pada akhlak yang mulia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keluarga beliau sangat kaya raya, namun juga sangat dermawan sehingga Siti Khadijah tumbuh menjadi wanita yang berkarakter mulia juga. Pada saat menikah dengan Nabi Muhammad SAW, usia beliau sudah 40 tahun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari pernikahan dengan Rasulullah, Siti Khadijah melahirkan 6 orang anak yang masing-masing diberi nama Qasim, Abdullah, Zainab, Ruqayyah, Ummi Kultsum dan Fatimah.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Saudah Binti Zam\u2019ah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wafatnya Siti Khadijah membuat Nabi Muhammad SAW merasakan kesedihan yang mendalam dan para sahabat juga merasa peduli dengan apa yang menimpa beliau. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga para <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/biografi-10-sahabat-nabi-yang-dijamin-masuk-surga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sahabat Nabi Muhammad<\/a> kemudian mengutus Khaulah binti Hakim as-Salimah. yang merupakan istri Utsman bin Ma\u2019zhun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Khaulah binti Hakim As-Salimah diutus untuk menemui dan memotivasi Nabi Muhammad SAW supaya tertarik untuk menikah lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> Dari diutusnya Khaulah ini, Nabi Muhammad SAW menjatuhkan pilihan kepada Saudah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saudah binti Zam\u2019ah merupakan seorang janda karena sebelumnya sudah menikah dengan Sukran bin Amr. Dari pernikahan pertama ini, lahirlah anak yang dinamakan dengan Abdullah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saudah bin Zam\u2019ah menjadi istri pertama Nabi Muhammad SAW setelah Siti Khadijah wafat. Pada saat itu, usia Saudah binti Zam\u2019ah sudah mencapai 55 tahun dan Nabi Muhammad SAW baru 50 tahun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saudah binti Zam\u2019ah sendiri merupakan wanita yang berkarakter mulia. Beliau sangat suka bersedekah dan Aisyah binti Abu Bakar juga sangat menyukai beliau. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab. Saudah binti Zam\u2019ah telah rela memberikan jatah malam Nabi Muhammad SAW di rumahnya kepada Aisyah.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Aisyah Binti Abu Bakar<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aisyah binti Abu Bakar merupakan <\/span>istri Nabi Muhammad <span style=\"font-weight: 400;\">SAW yang ketiga. Beliau dinikahi Nabi Muhammad SAW saat usianya masih belia yakni sekitar 6 tahun \u2013 7 tahun. Karena dinikahi sejak masih muda, beliau tumbuh dalam didikan Nabi Muhammad SAW.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aisyah sendiri terkenal dengan kecerdasannya serta ingatannya yang kuat sehingga dapat menghafalkan banyak hal. Karena kecerdasan dan daya ingat ini, beliau sering dijadikan tempat bertanya oleh para sahabat Nabi Muhammad SAW.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beliau bahkan juga termasuk dalam golongan orang yang meriwayatkan banyak hadits. Bahkan disebutkan bahwa beliau menduduki urutan keempat dalam hal ini setelah Abu Hurairah, Abdullah bin Umar serta Anas bin Malik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak kisah romantis yang terjadi antara Nabi Muhammad SAW dengan Aisyah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nabi Muhammad SAW sangat mengenal karakter sang istri sehingga beliau bisa membedakan kapankah sang istri sedang marah maupun sedang bahagia walaupun Aisyah sudah menyembunyikan perasaannya dengan rapi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Hafshah Binti Umar bin Khattab<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hafsah merupakan putri Umar bin Khattab yang menjanda setelah suaminya gugur dalam perang Badar. Umar bin Khattab sedih dan memberikan kabar tersebut kepada Rasulullah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nabi Muhammad SAW kemudian memberikan Umar bin Khattab kabar yang gembira bahwasanya beliau bersedia untuk menikahi Hafshah. Selayaknya ayahnya, Hafshah juga merupakan wanita yang kuat dan tegas ucapannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan Aisyah menggambarkan bahwa sifat yang dimiliki Hafshah sama dengan Umar bin Khattab. Tidak hanya itu, Hafshah juga merupakan seorang wanita yang pandai membaca serta menulis, ini adalah kemampuan yang saat itu belum umum dimiliki para wanita.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu karya beliau adalah terkumpulnya Al-Qur\u2019an karena beliau adalah seorang wanita yang pandai membaca serta menulis. Hafshah mendapatkan perintah dari Abu Bakar untuk mengumpulkan Al-Qur\u2019an.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perintah ini juga tidak terlepas dari desakan Umar bin Khattab karena banyaknya penghafal Al-Qur\u2019an yang gugur dalam peperangan melawan orang murtad setelah Nabi Muhammad SAW wafat.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Zainab Binti Khuzaimah<\/b><\/h3>\n<p>Istri Nabi Muhammad <span style=\"font-weight: 400;\">SAW yang selanjutnya adalah Zainab Binti Khuzaimah. Beliau merupakan istri yang memiliki gelar Ummul Masakin. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alasannya adalah karena Zainab Binti Khuzaimah sangat berbelas kasih terhadap orang miskin dan juga bergaul dengan mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Zainab binti Khuzaimah juga menikah dengan Nabi Muhammad SAW dalam kondisi janda. Sebelumnya, beliau dinikahi oleh Abdullah bin Jahsy yang kemudian wafat dalam perang Uhud. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak lama berselang setelah Abdullah bin Jahsy ini wafat, Nabi Muhammad SAW kemudian menikahi Zainab.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, tidak lama setelah pernikahan, sekitar 2 bulan hingga 3 bulan, Zainab kemudian juga meninggal dunia.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Ummu Salamah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ummu Salamah merupakan <\/span>istri Nabi Muhammad <span style=\"font-weight: 400;\">SAW yang memiliki nama asli Hindun binti Abi Umayyah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama seperti beberapa istri beliau sebelumnya, Ummu Salamah juga merupakan seorang janda ketika dinikahi Nabi Muhammad SAW. Beliau sebelumnya menikah dengan Abu Salamah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beliau memiliki beberapa anak dari pernikahan sebelumnya dan beliau juga dikenal sebagai sosok yang cerdas. Beliau bahkan bisa memberikan saran sekaligus mendukung dakwah yang dilakukan suaminya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beliau juga merupakan wanita yang menawan sehingga membuat Aisyah menjadi cemburu.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Zainab Binti Jahsyi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Zainab binti Jahsyi sebelum dinikahi Nabi Muhammad SAW terlebih dahulu dinikahi oleh Zaid bin Haritsah yang merupakan anak angkat Nabi Muhammad SAW sendiri. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Zainab binti Jahsyi sendiri adalah putri bibi Nabi Muhammad SAW yang namanya Aminah binti Abdul Muthollib.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Zaid bin Haritsah selain merupakan putra angkat Nabi Muhammad SAW, pada awalnya adalah seorang budak. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernikahan antara Zaid bin Haritsah dengan Zainab binti Jahsyi juga tidak berlangsung lama karena hubungan keduanya tidak harmonis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Atas ketidakharmonisan tersebut, Nabi Muhammad SAW kemudian menasihati Zaid agar tidak bercerai dengan Zainab, namun pada akhirnya Zaid tetap menceraikannya. Setelah masa iddah Zainab selesai, Nabi Muhammad SAW menikahinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Zainab binti Jahsyi merupakan perempuan yang istimewa. Beliau merupakan wanita yang ahli ibadah dan juga gemar bersedekah. Diriwayatkan bahwa beliau meninggal dalam usia 53 tahun pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>8. Juwairiyah Binti Al Harits<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nama asli beliau adalah Barrah, namun kemudian oleh Nabi Muhammad SAW diganti dengan Juwairiyah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beliau merupakan putri dari pembesar Bani Musthaliq dan sebelum menikah dengan Nabi Muhammad SAW, terlebih dahulu beliau menikah dengan Musafi\u2019 bin Shafwan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya juga beliau adalah budak Tsabit bin Qais yang bersedia membebaskannya dengan syarat Juwairiyah harus membayar sejumlah uang. Karena itu, Juwairiyah kemudian menghadap Nabi Muhammad SAW guna meminta bantuan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nabi Muhammad SAW membantu Juwairiyah sekaligus menikahinya dengan mahar yang berupa pembebasan dirinya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Usai tersiar kabar bahwa Nabi Muhammad SAW menikahi Juwairiyah, banyak sahabat yang kemudian membebaskan tawanan dari Bani Musthaliq yang menjadi bentuk penghormatan.<\/span><\/p>\n<h3><b>9. Ummu Habibah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengenai nama asli <\/span>istri Nabi Muhammad <span style=\"font-weight: 400;\">SAW yang ke-9 ini, ada yang mengatakan bahwa nama aslinya adalah Ramlah. Namun ada juga yang mengatakan bahwa nama asli Ummu Habibah adalah Hindun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ummu Habibah pada awalnya dinikahi oleh Ubaidillah bin Jahsyi. Dari pernikahan ini, lahirlah seorang putri yang diberi nama Habibah. Satu keluarga ini kemudian hijrah ke Habasyah, namun sesampainya di sana, Ubaidillah bin Jahsyi meninggal dunia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mendengar kabar tersebut, Nabi Muhammad SAW kemudian mengirimkan surat kepada Raja Najasyi, di mana surat tersebut isinya adalah agar Ummu Habibah dinikahkan dengan beliau. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selepas pernikahan, Ummu Habibah kemudian tinggal bersama Nabi Muhammad SAW.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>10. Shafiyah Binti Huyay<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Shafiyah binti Huyay merupakan <\/span>istri Nabi Muhammad <span style=\"font-weight: 400;\">SAW yang berasal dari Bani Nadzir. Sebelumnya, Shafiyah adalah istri seorang laki-laki yang bernama Salam bin Masykam. Namun, pernikahan ini berakhir dengan perceraian.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelahnya, Shafiyah menikah dengan Kinanah bin Abi Haqiq. Kinanah bin Abi Haqiq kemudian meninggal akibat melanggar suatu kesepakatan dengan umat Islam. Pada saat itu, Bani Nadzir tinggal di kota besar yang disebut dengan Khaibar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nabi Muhammad SAW berkeinginan untuk memperluas agama Islam dan salah satu sasarannya adalah Bani Nadzir yang ada di Khaibar. Dalam perang tersebut, kaum muslimin adalah pemenangnya dan suami Shafiyah binti Huyay terbunuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena menang, sudah tentu ada banyak rampasan perang sekaligus tawanan. Pada awalnya pun Shafiyah hampir menjadi budak Dhiyah al-Kalbi namun Nabi Muhammad SAW menyelamatkannya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat itu beliau memberikan tawaran apakan akan memeluk Islam atau tetap dengan agama Yahudi.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Shafiyah ternyata memilih Islam sehingga kemudian dinikahi oleh Nabi Muhammad SAW. Shafiyah oleh Nabi Muhammad SAW disebut sebagai wanita shadiqah, yang artinya, wanita yang jujur.<\/span><\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga :\u00a0<\/strong><a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/mukjizat-nabi-muhammad\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">17 Kisah Mukjizat Nabi Muhammad Salah Satunya Al-Quran<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h3><b>11. Maimunah binti Al-Harits<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maimunah Binti Al Harits pada awalnya adalah istri Mas\u2019ud bin Amr ats-Tsaqafi. Mereka berdua kemudian bercerai karena berbeda keyakinan. Maimunah binti Al-Harits memeluk agama Islam sedangkan suaminya sangat membenci Islam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maimunah sendiri merupakan bibi Khalid bin Walid dan bibi Ibnu Abbas. Beliau memeluk agama Islam namun masih menyembunyikannya dan masih tetap tinggal di Makkah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun saat terwujudnya perjanjian Hudaibiyah dan kaum Muslimin melakukan ibadah haji, beliau menyatakan keinginannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keinginan tersebut adalah bergabung dengan para sahabat serta Nabi Muhammad SAW. Beliau lalu dinikahi Nabi Muhammad SAW dengan mahar 400 dirham.<\/span><\/p>\n<hr \/>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada juga yang menyebutkan bahwa <\/span>istri Nabi Muhammad SAW<span style=\"font-weight: 400;\"> berjumlah 13 orang karena memang beliau melangsungkan akad nikah dengan 13 orang wanita. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya saja, 2 diantara para wanita ini masih belum beliau kumpuli sehingga pembahasan kali ini hanya menyangkut 11 orang istri beliau saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semua istri Nabi Muhammad SAW tentunya adalah wanita-wanita yang memiliki karakter mulia termasuk gemar bersedekah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam Islam, bersedekah memang merupakan hal yang sangat dianjurkan dan tentunya umat Islam bisa melakukannya termasuk melalui Yayasan Yatim Mandiri.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>istri Nabi Muhammad berjumlah 11 orang dan semuanya adalah wanita pilihan yang berkarakter mulia, ahli ibadah bahkan tidak malu bergaul dengan orang miskin Allah SWT mengizinkan Nabi Muhamamd SAW untuk menikah dengan lebih dari 4 orang wanita. Pernikahan ini bukanlah pernikahan yang didasarkan oleh hawa nafsu, melainkan dengan tujuan untuk berdakwah. Tentunya, para istri Nabi &#8230; <a title=\"Mengenal 11 Istri Nabi Muhammad Paling Pertama Hingga Akhir\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/istri-nabi-muhammad\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Mengenal 11 Istri Nabi Muhammad Paling Pertama Hingga Akhir\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":1823,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[27],"tags":[115,114],"class_list":["post-1822","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sejarah","tag-nabi","tag-rasul"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengenal 11 Istri Nabi Muhammad Paling Pertama Hingga Akhir<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/istri-nabi-muhammad\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal 11 Istri Nabi Muhammad Paling Pertama Hingga Akhir\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"istri Nabi Muhammad berjumlah 11 orang dan semuanya adalah wanita pilihan yang berkarakter mulia, ahli ibadah bahkan tidak malu bergaul dengan orang miskin Allah SWT mengizinkan Nabi Muhamamd SAW untuk menikah dengan lebih dari 4 orang wanita. Pernikahan ini bukanlah pernikahan yang didasarkan oleh hawa nafsu, melainkan dengan tujuan untuk berdakwah. Tentunya, para istri Nabi ... Baca Selengkapnya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/istri-nabi-muhammad\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-15T09:06:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-06-26T03:04:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/peristiwa-isra-miraj-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/istri-nabi-muhammad\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/istri-nabi-muhammad\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"Mengenal 11 Istri Nabi Muhammad Paling Pertama Hingga Akhir\",\"datePublished\":\"2022-11-15T09:06:07+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-26T03:04:45+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/istri-nabi-muhammad\\\/\"},\"wordCount\":1540,\"commentCount\":1,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/istri-nabi-muhammad\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/11\\\/peristiwa-isra-miraj-1.jpg\",\"keywords\":[\"Nabi\",\"rasul\"],\"articleSection\":[\"Sejarah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/istri-nabi-muhammad\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/istri-nabi-muhammad\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/istri-nabi-muhammad\\\/\",\"name\":\"Mengenal 11 Istri Nabi Muhammad Paling Pertama Hingga Akhir\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/istri-nabi-muhammad\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/istri-nabi-muhammad\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/11\\\/peristiwa-isra-miraj-1.jpg\",\"datePublished\":\"2022-11-15T09:06:07+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-26T03:04:45+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/istri-nabi-muhammad\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/istri-nabi-muhammad\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/istri-nabi-muhammad\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/11\\\/peristiwa-isra-miraj-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/11\\\/peristiwa-isra-miraj-1.jpg\",\"width\":700,\"height\":400,\"caption\":\"Mengenal 11 Istri Nabi Muhammad Paling Pertama Hingga Akhir\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/sejarah\\\/istri-nabi-muhammad\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal 11 Istri Nabi Muhammad Paling Pertama Hingga Akhir\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal 11 Istri Nabi Muhammad Paling Pertama Hingga Akhir","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/istri-nabi-muhammad\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengenal 11 Istri Nabi Muhammad Paling Pertama Hingga Akhir","og_description":"istri Nabi Muhammad berjumlah 11 orang dan semuanya adalah wanita pilihan yang berkarakter mulia, ahli ibadah bahkan tidak malu bergaul dengan orang miskin Allah SWT mengizinkan Nabi Muhamamd SAW untuk menikah dengan lebih dari 4 orang wanita. Pernikahan ini bukanlah pernikahan yang didasarkan oleh hawa nafsu, melainkan dengan tujuan untuk berdakwah. Tentunya, para istri Nabi ... Baca Selengkapnya","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/istri-nabi-muhammad\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2022-11-15T09:06:07+00:00","article_modified_time":"2023-06-26T03:04:45+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/peristiwa-isra-miraj-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/istri-nabi-muhammad\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/istri-nabi-muhammad\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"Mengenal 11 Istri Nabi Muhammad Paling Pertama Hingga Akhir","datePublished":"2022-11-15T09:06:07+00:00","dateModified":"2023-06-26T03:04:45+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/istri-nabi-muhammad\/"},"wordCount":1540,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/istri-nabi-muhammad\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/peristiwa-isra-miraj-1.jpg","keywords":["Nabi","rasul"],"articleSection":["Sejarah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/istri-nabi-muhammad\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/istri-nabi-muhammad\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/istri-nabi-muhammad\/","name":"Mengenal 11 Istri Nabi Muhammad Paling Pertama Hingga Akhir","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/istri-nabi-muhammad\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/istri-nabi-muhammad\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/peristiwa-isra-miraj-1.jpg","datePublished":"2022-11-15T09:06:07+00:00","dateModified":"2023-06-26T03:04:45+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/istri-nabi-muhammad\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/istri-nabi-muhammad\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/istri-nabi-muhammad\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/peristiwa-isra-miraj-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/peristiwa-isra-miraj-1.jpg","width":700,"height":400,"caption":"Mengenal 11 Istri Nabi Muhammad Paling Pertama Hingga Akhir"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/sejarah\/istri-nabi-muhammad\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal 11 Istri Nabi Muhammad Paling Pertama Hingga Akhir"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1822","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1822"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1822\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4491,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1822\/revisions\/4491"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1823"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1822"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1822"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1822"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}