{"id":1741,"date":"2022-11-04T14:41:16","date_gmt":"2022-11-04T07:41:16","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?p=1741"},"modified":"2023-11-28T08:58:17","modified_gmt":"2023-11-28T01:58:17","slug":"berapa-persen-zakat-penghasilan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/berapa-persen-zakat-penghasilan\/","title":{"rendered":"Berapa Persen Zakat Penghasilan? Berikut Haul dan Nishabnya"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">dalam Islam, berapa persen zakat penghasilan? Sesuai dengan ketentuan <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/apa-itu-zakat-mal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">zakat harta mal<\/a>, zakat penghasilan yang dikeluarkan adalah 2,5% dari total harta penghasilan yang dimiliki.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam Islam ada yang namanya zakat penghasilan. <\/span>Berapa persen zakat penghasilan yang harus dikeluarkan<span style=\"font-weight: 400;\">? Islam tentu telah mengatur soal perhitungan zakat penghasilan ini dengan seksama. Adapun zakat penghasilan ini bisa dikategorikan sebagai zakat mal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengingat memang zakat mal ada banyak jenisnya, dan salah satu harta yang bisa dizakatkan adalah zakat penghasilan. Sebagai seorang <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/muzakki-orang-yang-membayar-zakat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">muzakki<\/a>, sudah sewajarnya Anda paham lebih diku apa itu zakat penghasilan dan perhitunhan zakatnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Pengertian Zakat Penghasilan<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1744\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/pengertian-zakat-penghasilan.png\" alt=\"Pengertian Zakat Penghasilan\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/pengertian-zakat-penghasilan.png 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/pengertian-zakat-penghasilan-300x171.png 300w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/pengertian-zakat-penghasilan-450x257.png 450w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum membahas terkait perhitungan <\/span>berapa persen zakat penghasilan menurut Islam<span style=\"font-weight: 400;\">, mari belajar terlebih dulu tentang apa itu zakat penghasilan. Zakat penghasilan sering juga dikenal dengan sebutan <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/zakat-profesi-di-era-digital\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">zakat profesi<\/a> atau zakat pendapatan. Zakat penghasilan sendiri sebenarnya bagian dari zakat mal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut fatwa MUI, penghasilan yang dimaksud adalah semua pendapatan sejenis gaji, upah, tunjangan, honorarium, jasa dan lain sebagainya. Dan semua penghasilan ini diperoleh dari pekerjaan yang halal baik itu rutin seperti pejabat, maupun tidak rutin seperti dokter, pengacara, dan lain-lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Berapa Persen Zakat Penghasilan<\/b><b>? Inilah Nishab dan Kadarnya<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1743 size-full\" title=\"Berapa Persen Zakat Penghasilan? Inilah Nishab dan Kadarnya\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/nishab-dan-kadar-zakat-penghasilan.png\" alt=\"Berapa Persen Zakat Penghasilan? Inilah Nishab dan Kadarnya\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/nishab-dan-kadar-zakat-penghasilan.png 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/nishab-dan-kadar-zakat-penghasilan-300x171.png 300w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/nishab-dan-kadar-zakat-penghasilan-450x257.png 450w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah memahami arti dari zakat penghasilan, maka selanjutnya adalah soal nishab dari zakat penghasilan itu sendiri. Tentu saja zakat penghasilan ini sama dengan zakat harta jenis lain yang punya batasan nishab sehingga seseorang bisa dikategorikan wajib zakat atau tidak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Zakat penghasilan memiliki nishab yang setara dengan harga 85 gram emas. Hal ini juga disesuaikan dengan SK terbaru BAZNAS tahun 2022 nomor 22. Selain itu dalil nishab ini adalah berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu \u2018alaihi wa sallam,<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak ada kewajiban atas kamu sesuatupun \u2013 yaitu dalam emas \u2013 sampai memiliki 20 dinar. Jika telah memiliki 20 dinar dan telah berlalu satu haul, maka terdapat padanya zakat \u00bd dinar. Selebihnya dihitung sesuai dengan hal itu, dan tidak ada zakat pada harta, kecuali setelah satu haul.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d (HR. Abu Daud, Tirmidzi)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Zakat penghasilan ini bisa dibayarkan baik tiap bulan atau tiap tahun. Lantas bagaimana dengan kadar zakat penghasilan? <\/span>Berapa persen zakat penghasilan per bulan <span style=\"font-weight: 400;\">atau per tahun?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan berbagai dalil yang menjelaskan terkait zakat harta, zakat penghasilan ini juga dibayarkan 2,5% dari penghasilan tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terkait nishab ini, zakat penghasilan dikeluarkan saat sudah didapatkan harta bersih, artinya penghasilan tersebut harus sudah bisa memenuhi kebutuhan pokok dan membayar hutang apabila punya hutang. Sama seperti zakat harta lain, zakat penghasilan juga harus sudah mencapai satu haul lebih dulu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga syarat nishab zakat penghasilan ada dua yaitu sudah dipotong untuk kebutuhan pokok dan tanggungan wajib terlebih dulu, dan kedua adalah harta tersebut sudah dimiliki selama satu tahun. Hal ini dikuatkan dengan dalil berikut:\u00a0<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: \u2018Yang lebih dari keperluan.\u2019 Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berpikir.\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (Qs. Al Baqarah: 219)<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumus yang digunakan untuk menghitung zakat penghasilan berdasarkan nishab dan kadarnya ini adalah 2,5% x total penghasilan dalam satu bulan. Jika gaji bersih Anda sudah melebihi jumlah harga emas 85 gram, maka disitulah Anda sudah diwajibkan membayar zakat dengan rumus tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Jika masih bingung dengan cara menghitungnya, Sahabat bisa klik banner dibawah ini untuk diarahkan ke fitur kalkulator zakat.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/donasi.yatimmandiri.org\/kalkulator\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-5549\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hitung-zakat.png\" alt=\"kalkulator zakat\" width=\"1000\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hitung-zakat.png 1000w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hitung-zakat-300x90.png 300w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hitung-zakat-768x230.png 768w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hitung-zakat-450x135.png 450w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hitung-zakat-780x234.png 780w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/a><\/p>\n<p>[su_box title=&#8221;Baca Juga&#8221; box_color=&#8221;#0027f6&#8243; title_color=&#8221;#ffffff&#8221;]1.\u00a0<a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/hikmah-dan-keutamaan-zakat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Hikmah dan Keutamaan Zakat dalam Islam (Sifat Penghuni Surga)<\/a><br \/>\n2. <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/orang-yang-berhak-menerima-zakat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mengenal Mustahiq, 8 Golongan Orang yang Berhak Menerima Zakat<\/a><br \/>\n3. <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/pengertian-zakat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengertian Zakat : Syarat, Hukum Rukun dan Macam-Macamnya<\/a>[\/su_box]<\/p>\n<h2><b>Syarat Wajib Bayar Zakat Penghasilan<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1745\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Syarat-wajib-zakat-penghasilan.jpg\" alt=\"Syarat Wajib Bayar Zakat Penghasilan\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Syarat-wajib-zakat-penghasilan.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Syarat-wajib-zakat-penghasilan-300x171.jpg 300w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Syarat-wajib-zakat-penghasilan-450x257.jpg 450w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang sudah sedikit dijelaskan sebelumnya, ada aturan bagi muzakki untuk bisa membayarkan zakat penghasilannya. Hal ini disebut dengan syarat wajib bayar zakat penghasilan. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh muzakki, diantara persyaratannya adalah sebagai berikut:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Beragama Islam<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Syarat paling utama wajib zakat penghasilan adalah beragama Islam. Syarat ini juga berdasarkan bunyi dari rukun Islam ada lima yang salah satunya adalah membayar zakat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari bunyi rukun Islam ini sudah jelas bahwa hanya orang Islam saja lah yang diwajibkan bayar zakat. Orang kafir tidak diwajibkan membayar zakat. Hal ini berdasarkan perkataan Abu Bakar ash-Shiddiq r.a., &#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ini adalah kewajiban sedekah (zakat) yang telah diwajibkan oleh Rasulullah SAW atas orang-orang Islam.&#8221;<\/span><\/i><\/p>\n<h3><b>2. Bukan Budak\/ Orang Merdeka<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang merdeka adalah orang yang punya kebebasan hidup tanpa terikat dengan orang lain sehingga tidak terpenuhi hak-hak nya. Artinya orang merdeka sepenuhnya punya hak dalam hidupnya. Jaman sekarang kemungkinan besar sudah tidak ada lagi yang namanya budak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun pembantu rumah tangga, berbeda dengan budak karena pembantu rumah tangga adalah profesi yang juga menghasilkan penghasilan. Mengapa muzakki adalah orang yang harus merdeka? Seorang budak tidak bisa memenuhi kebutuhan pokoknya sendiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan orang yang belum bisa memenuhi kebutuhan pokok belum diwajibkan membayar zakat. Umar bin Khattab r.a. menegaskan:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tiada zakat di dalam harta hamba sahaya, sampai ia bebas.&#8221;<\/span><\/i><\/p>\n<h3><b>3. Kepemilikan Penghasilan Sepenuhnya<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Harta penghasilan yang didapatkan harus sepenuhnya dimiliki oleh muzakki tersebut. Artinya tidak boleh ada hak lain dari harta penghasilan tersebut. Misalnya muzakki masih punya hutang pada si Fulan, maka itu artinya dalam penghasilan muzakki masih ada hak harta milik si Fulan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kondisinya seperti itu, maka membayar zakat penghasilan masih belum diwajibkan. Sebelum membayar zakat pastikan dulu bahwa harta penghasilan tersebut sudah benar-benar dimiliki secara sempurna.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Memenuhi Nishab<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagaimana yang sudah dijelaskan pada pembahasan terkait kadar berapa persen zakat penghasilan beserta nishabnya, maka sudah jelaslah bahwa nishab harta penghasilan adalah setara dengan 85 gram emas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hitungan nishab ini tidak termasuk jumlah harta yang dipakai untuk pemenuhan kebutuhan pokok dan kebutuhan wajib lainnya. Jika sudah memenuhi batas minimal bayar zakatnya, maka barulah seseorang dikatakan wajib mengeluarkan zakat penghasilan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Sudah Memenuhi Haul<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain pertimbangan nishabnya, zakat penghasilan juga dikeluarkan ketika ia sudah menjadi milik muzakki selama satu tahun. Artinya jika harta tersebut belum genap satu tahun dimiliki, maka belum ada kewajiban untuk membayar zakatnya. Dalam hal ini Islam memberikan kemudahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Utamanya kemudahan diberikan pada mereka yang mendapatkan penghasilan mencapai lebih dari nishab jika sudah diakumulasi dalam satu tahun. Jadi penghasilan lebih bisa dikumpulkan untuk kemudian dibayarkan zakatnya saat sudah akhir tahun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perkara haul ini juga Nabi sudah pernah menjelaskan melalui satu haditsnya yang berbunyi:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak ada zakat atas harta, kecuali yang telah melampaui satu haul (satu tahun).<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dihasankan oleh Syaikh al AlBani)<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Muzakki Sudah Baligh dan Berakal<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/muzakki-orang-yang-membayar-zakat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">muzakki atau orang yang berzakat<\/a> haruslah orang yang sudah baligh atau dewasa, orang yang sudah bisa membedakan mana yang baik dan buruk. Tentu saja dalam hal ini anak-anak tidak termasuk dalam golongan muzakki yang diwajibkan bayar zakat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain baligh, seorang muzakki harus merupakan orang yang berakal atau tidak gila. Orang gila tidak bisa menggunakan pikirannya dengan benar untuk melakukan berbagai hal. Itulah mengapa meskipun orang gila itu muslim, namun ia tidak diwajibkan untuk berzakat.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Sudah Tidak Punya Hutang<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Poin yang satu ini masih ada kaitannya dengan poin ketiga yang menjelaskan bahwa hanya penghasilan yang dizakatkan hendaknya punya status kepemilikan penuh. Adanya hutang akan menghalangi seseorang bisa berzakat karena ada milik orang lain dalam harta tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena sebelum membayar zakat penghasilan, pastikan dulu bahwa semua tanggungan hutang sudah dilunasi. Setelah barulah penuhi zakat apabila sisa harta masih mencapai nishab harta penghasilan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>8. Harta Penghasilan Sudah Melebihi Kebutuhan Pokok<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun dalam Islam zakat itu diwajibkan, namun Islam juga tetap memperhatikan kemaslahatan umatnya dengan mengutamakan kebutuhan pokok di atas zakat. Harta penghasilan hendaknya dihitung terlebih dulu untuk kebutuhan pokok.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika dari perhitungan tersebut harta sudah dipakai kebutuhan pokok dan masih sisa banyak hingga mencapai nishab, maka barulah harta tersebut wajib dikenakan zakat sesuai kadarnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>9. Harta Penghasilan Berkembang<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum, penghasilan seseorang pasti akan berkembang atau bertambah seiring berjalannya waktu karena biasanya dibayarkan setiap bulan. Jadi sudah bisa dipastikan bahwa harta penghasilan adalah jenis harta yang masuk dalam golongan wajib zakat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika memang ada penghasilan yang hanya dibayarkan saat itu juga tanpa bisa berkembang di lain hari, maka gugurlah kewajiban zakat tersebut. Dalam hal ini contohnya adalah orang bekerja lepas dan hanya mendapat gaji di hari itu juga ketika sudah menyelesaikan pekerjaannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang yang bekerja lepas dan hanya mendapat gaji di saat itu juga, harus dipastikan juga apakah gaji yang diterimanya tersebut sudah mencapai nishab. Jika mencapai nishab setelah dipakai untuk membayar kebutuhan pokok dan hutang, maka boleh membayarkan zakatnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kasus seperti ini jarang terjadi karena umumnya kebutuhan pokok membutuhkan pemenuhan tidak hanya sehari saja namun hingga seterusnya. Dan gaji pegawai lepas biasanya tidak mencapai nishabnya, wallahu a&#8217;lam.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>10. Harta Penghasilan Statusnya Halal<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Zakat dibayarkan dengan tujuan mensucikan harta kepemilikan. Selain itu juga zakat dimaksudkan untuk memberikan kebersihan pada penghasilan tersebut. Meski begitu tetap ada ketentuan zakat penghasilan bahwa harta yang dizakatkan hendaknya adalah harta yang halal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maksud dari jenis harta yang halal di sini adalah seperti penghasilan uang dan lain sebagainya. Sedangkan harta penghasilan haram adalah misalnya seperti zakat hewan babi, anjing, dan lain-lain.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Harta penghasilan yang dizakatkan memang harus halal karena zakat ini nantinya akan diberikan kepada umat Islam lain yang memang membutuhkan dan berhak menerima zakat tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Kapan Harus Membayar Zakat Penghasilan?<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1742 size-full\" title=\"Kapan Harus Membayar Zakat Penghasilan?\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kapan-bayar-zakat-penghasilan.jpg\" alt=\"Kapan Harus Membayar Zakat Penghasilan?\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kapan-bayar-zakat-penghasilan.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kapan-bayar-zakat-penghasilan-300x171.jpg 300w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kapan-bayar-zakat-penghasilan-450x257.jpg 450w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dengan zakat fitrah yang sudah pasti waktunya, zakat penghasilan ini tidak dipastikan waktu pembayarannya. Seorang muzakki boleh membayar zakat penghasilannya kapan saja sesuai kondisi. Penghasilan biasanya diberikan setiap bulan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka jika dalam sebulan itu ternyata gaji bersih yang sudah diterimanya mencapai nishabnya, maka boleh dibayarkan zakatnya pada bulan itu juga. Ingat, pastikan kebutuhan pokok dan hutang sudah terbakar lebih dulu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas bagaimana jika gaji bersih sebulan belum memenuhi nishab? Dan <\/span>berapa persen zakat penghasilan<span style=\"font-weight: 400;\"> yang jika dibayarkan setiap bulan? Kadar pembayaran zakat tetap menggunakan 2,5% dari jumlah harta penghasilan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan dalam hal penghasilan sebulan yang belum memenuhi nishab, muzakki bisa mengumpulkan harta penghasilannya terlebih dulu dalam satu tahun. Jika dalam satu tahun ternyata penghasilan bersihnya mencapai nishab, maka kewajiban zakat harus dipenuhi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas bagaimana dengan aturan syarat haul? Tentu saja pembayaran penghasilan bulanan juga harus mengikuti aturan syarat wajib haul. Zakat tiap bulan bisa dibayarkan pada masa tahun kedua dari kepemilikan harta penghasilan yang sudah dikumpulkan tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2>Diberikan Kepada Siapa Zakat Penghasilan?<\/h2>\n<p>Dalam sebuah konten kami yang berjudul <a href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/orang-yang-berhak-menerima-zakat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mustahiq atau orang yang berhak menerima zakat<\/a> sudah dijelaskan siapa saja yang akan menerima zakat dari harta yang Sahabat keluarkan.<\/p>\n<p>Namun pada dasarnya, yang berhak menerima zakat penghasilana dalah fakir miskin dan kaum dhuafa untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti tempat tinggal, makan dan lain sebagainya.<\/p>\n<p>Dalam sebuah ayat Allah memerintahkan untuk membayarkan zakatnya kepada 8 asnaf yaitu :<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>\u201c Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang miskin, amil zakat, yang dilunakkan hatinya (mualaf), untuk (memerdekakan) hamba sahaya, untuk (membebaskan) orang yang berutang, untuk jalan Allah dan untuk orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai kewajiban dari Allah. Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.\u201d<\/em><\/p>\n<h2><b>Zakat Penghasilan Online, Bolehkah?\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1746 size-full\" title=\"zakat penghasilan hanya di Yatim Mandiri\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/zakat-penghasilan-hanya-di-Yatim-Mandiri.jpg\" alt=\"zakat penghasilan hanya di Yatim Mandiri\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/zakat-penghasilan-hanya-di-Yatim-Mandiri.jpg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/zakat-penghasilan-hanya-di-Yatim-Mandiri-300x171.jpg 300w, https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/zakat-penghasilan-hanya-di-Yatim-Mandiri-450x257.jpg 450w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di era yang serba digital saat ini, memang semakin banyak terjadi perubahan sistem apalagi untuk hal-hal yang berkaitan dengan pembayaran jarak jauh. Hal ini juga termasuk dalam kasus pembayaran zakat mal. Zakat penghasilan termasuk dalam golongan zakat mal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu hal penting yang harus ada pada saat pembayaran zakat mal adalah adanya akad antara amil dan juga muzakki. Dalam hal ini akad yang dimaksud tidak harus melalui jabat tangan, melainkan adanya niat untuk membayar zakat dan penjelasan bahwa harta tersebut dipakai untuk zakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari sini bisa diambil kesimpulan bahwa membayar zakat secara online diperbolehkan asalkan ada niat dan penjelasan bahwa harta tersebut memang dibayarkan untuk zakat. Jadi tidak perlu muzakki harus mendatangi amil dan berjabat tangan untuk akad zakat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu layanan badan penerima <a href=\"https:\/\/donasi.yatimmandiri.org\/zakat\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">zakat online<\/a> adalah Yayasan Yatim Mandiri. Anda bisa saluran zakat penghasilan ke badan amil terpercaya ini untuk kemudian diberikan pada golongan yang berhak menerimanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari berbagai ulasan di atas, sudah jelaskan jawaban dari <\/span>berapa persen zakat penghasilan<span style=\"font-weight: 400;\"> yang harus dibayar oleh para muzakki berdasarkan aturan nishab dan haul yang ada. Zakat penghasilan yang dikeluarkan adalah 2,5% dari total jumlah harta penghasilan yang mencapai nishab dan sudah mencapai haul.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>dalam Islam, berapa persen zakat penghasilan? Sesuai dengan ketentuan zakat harta mal, zakat penghasilan yang dikeluarkan adalah 2,5% dari total harta penghasilan yang dimiliki.\u00a0 Dalam Islam ada yang namanya zakat penghasilan. Berapa persen zakat penghasilan yang harus dikeluarkan? Islam tentu telah mengatur soal perhitungan zakat penghasilan ini dengan seksama. Adapun zakat penghasilan ini bisa dikategorikan &#8230; <a title=\"Berapa Persen Zakat Penghasilan? Berikut Haul dan Nishabnya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/berapa-persen-zakat-penghasilan\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Berapa Persen Zakat Penghasilan? Berikut Haul dan Nishabnya\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":1747,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[310,75],"class_list":["post-1741","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berbagi","tag-info-zakat","tag-zakat"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Berapa Persen Zakat Penghasilan? Berikut Haul dan Nishabnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berapa persen zakat penghasilan? Sesuai dengan ketentuan zakat harta mal, zakat penghasilan yang dikeluarkan adalah 2,5% dari total harta penghasilan yang dimiliki.\u00a0\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/berapa-persen-zakat-penghasilan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Berapa Persen Zakat Penghasilan? Berikut Haul dan Nishabnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berapa persen zakat penghasilan? Sesuai dengan ketentuan zakat harta mal, zakat penghasilan yang dikeluarkan adalah 2,5% dari total harta penghasilan yang dimiliki.\u00a0\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/berapa-persen-zakat-penghasilan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-04T07:41:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-11-28T01:58:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/berapa-bayar-zakat-penghasilan.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yatim Mandiri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"12 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/berapa-persen-zakat-penghasilan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/berapa-persen-zakat-penghasilan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\"},\"headline\":\"Berapa Persen Zakat Penghasilan? Berikut Haul dan Nishabnya\",\"datePublished\":\"2022-11-04T07:41:16+00:00\",\"dateModified\":\"2023-11-28T01:58:17+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/berapa-persen-zakat-penghasilan\\\/\"},\"wordCount\":1900,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/berapa-persen-zakat-penghasilan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/11\\\/berapa-bayar-zakat-penghasilan.jpg\",\"keywords\":[\"info zakat\",\"zakat\"],\"articleSection\":[\"Berbagi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/berapa-persen-zakat-penghasilan\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/berapa-persen-zakat-penghasilan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/berapa-persen-zakat-penghasilan\\\/\",\"name\":\"Berapa Persen Zakat Penghasilan? Berikut Haul dan Nishabnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/berapa-persen-zakat-penghasilan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/berapa-persen-zakat-penghasilan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/11\\\/berapa-bayar-zakat-penghasilan.jpg\",\"datePublished\":\"2022-11-04T07:41:16+00:00\",\"dateModified\":\"2023-11-28T01:58:17+00:00\",\"description\":\"Berapa persen zakat penghasilan? Sesuai dengan ketentuan zakat harta mal, zakat penghasilan yang dikeluarkan adalah 2,5% dari total harta penghasilan yang dimiliki.\u00a0\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/berapa-persen-zakat-penghasilan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/berapa-persen-zakat-penghasilan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/berapa-persen-zakat-penghasilan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/11\\\/berapa-bayar-zakat-penghasilan.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/11\\\/berapa-bayar-zakat-penghasilan.jpg\",\"width\":700,\"height\":400,\"caption\":\"berapa bayar zakat penghasilan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/berbagi\\\/berapa-persen-zakat-penghasilan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Berapa Persen Zakat Penghasilan? Berikut Haul dan Nishabnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Yatim Mandiri Blog\",\"description\":\"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"alternateName\":\"Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/Logo-YM.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/yatimmandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce\",\"name\":\"Yatim Mandiri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yatim Mandiri\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/yatimmandiri.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/blog\\\/author\\\/yatim-mandiri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Berapa Persen Zakat Penghasilan? Berikut Haul dan Nishabnya","description":"Berapa persen zakat penghasilan? Sesuai dengan ketentuan zakat harta mal, zakat penghasilan yang dikeluarkan adalah 2,5% dari total harta penghasilan yang dimiliki.\u00a0","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/berapa-persen-zakat-penghasilan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Berapa Persen Zakat Penghasilan? Berikut Haul dan Nishabnya","og_description":"Berapa persen zakat penghasilan? Sesuai dengan ketentuan zakat harta mal, zakat penghasilan yang dikeluarkan adalah 2,5% dari total harta penghasilan yang dimiliki.\u00a0","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/berapa-persen-zakat-penghasilan\/","og_site_name":"Yatim Mandiri","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2022-11-04T07:41:16+00:00","article_modified_time":"2023-11-28T01:58:17+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/berapa-bayar-zakat-penghasilan.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yatim Mandiri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yatim Mandiri","Estimasi waktu membaca":"12 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/berapa-persen-zakat-penghasilan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/berapa-persen-zakat-penghasilan\/"},"author":{"name":"Yatim Mandiri","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce"},"headline":"Berapa Persen Zakat Penghasilan? Berikut Haul dan Nishabnya","datePublished":"2022-11-04T07:41:16+00:00","dateModified":"2023-11-28T01:58:17+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/berapa-persen-zakat-penghasilan\/"},"wordCount":1900,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/berapa-persen-zakat-penghasilan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/berapa-bayar-zakat-penghasilan.jpg","keywords":["info zakat","zakat"],"articleSection":["Berbagi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/berapa-persen-zakat-penghasilan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/berapa-persen-zakat-penghasilan\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/berapa-persen-zakat-penghasilan\/","name":"Berapa Persen Zakat Penghasilan? Berikut Haul dan Nishabnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/berapa-persen-zakat-penghasilan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/berapa-persen-zakat-penghasilan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/berapa-bayar-zakat-penghasilan.jpg","datePublished":"2022-11-04T07:41:16+00:00","dateModified":"2023-11-28T01:58:17+00:00","description":"Berapa persen zakat penghasilan? Sesuai dengan ketentuan zakat harta mal, zakat penghasilan yang dikeluarkan adalah 2,5% dari total harta penghasilan yang dimiliki.\u00a0","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/berapa-persen-zakat-penghasilan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/berapa-persen-zakat-penghasilan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/berapa-persen-zakat-penghasilan\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/berapa-bayar-zakat-penghasilan.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/berapa-bayar-zakat-penghasilan.jpg","width":700,"height":400,"caption":"berapa bayar zakat penghasilan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/berbagi\/berapa-persen-zakat-penghasilan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Berapa Persen Zakat Penghasilan? Berikut Haul dan Nishabnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","name":"Yatim Mandiri Blog","description":"Belajar Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf &amp; Keislaman","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization"},"alternateName":"Yatim Mandiri","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","alternateName":"Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Logo-YM.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/yatimmandiri\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/#\/schema\/person\/bda688afd67e0659a3480f5dc44564ce","name":"Yatim Mandiri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a08191207174be25de16a4f58edab307e204bc09cc535ada8393c36a3e2ca1e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yatim Mandiri"},"sameAs":["http:\/\/yatimmandiri.org"],"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/author\/yatim-mandiri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1741","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1741"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1741\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5790,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1741\/revisions\/5790"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1747"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1741"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1741"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1741"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}