Doa Menyembelih Hewan Kurban yang Benar

doa menyembelih hewan kurban

Bagaimana baca doa menyembelih hewan kurban, seperti apa bacaannya dan bagaimana tata cara penyembelihannya lengkap. Baca selengkapnya dalam artikel ini.


Umat Islam merayakan hari raya Idul Adha atau Idul Kurban tepat di tanggal 10 Dzulhijjah. Namun selain tata cara penyembelihannya, ketahui juga bagaimana doa menyembelih hewan kurban yang benar dan tepat.

Penyembelihan hewan kurban adalah titik kritis kehalalan dagingnya yang nantinya dimakan semua orang. Menurut syariat Islam, kehalalan makanan harus mempunyai batas yang jelas baik dari segi sifat atau zat makanan yang dimakan tersebut.

Baca Bismillah

doa menyembelih hewan kurban
sumber gambar : istock

Bacaan doa menyembelih hewan kurban yang pertama adalah, Bismillahi Allahu Akbar, yang artinya dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar. Membaca Bismillah sama halnya dengan membaca niat dalam melakukan sesuatu, segala hal yang dilakukan memang harus dimulai dengan niat.

Niat yang paling mudah diucapkan adalah bismillahirrahmanirrahim, dengan berharap kelancaran dari apa yang dilakukan. Termasuk kelancaran dalam menyembelih hewan kurban tersebut, agar berkah dan ibadahnya sah di mata Allah.

Baca Shalawat

Untuk lafal doa menyembelih hewan kurban yang berikutnya setelah bismillah adalah baca shalawat, yaitu mengucap shalawat untuk Rasulullah SAW yang bunyinya Allâhumma shalli alâ sayyidinâ Muhammad, wa alâ âli sayyidinâ Muhammad.

Arti dari shalawat tersebut adalah Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya. Makna dari pengucapan shalawat ini adalah rasa syukur dalam menjalankan ibadah kurban dengan mengingat Rasulullah SAW.

Baca Takbir dan Tahmid

Doa menyembelih hewan kurban idul adha yang berikutnya adalah membaca takbir dan juga tahmid, tepatnya Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar, walillâhil hamd yang artinya yaitu Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi-Mu.

Untuk bacaan takbir dibaca tiga kali sedangkan bacaan tahmid hanya satu kali saja. Bacaan ini juga sangat penting dan menjadi tanda bahwa sebelum melaksanakan ibadah kurban kita mengingat Allah, dan melakukan ibadah karena Allah.

Baca Doa Menyembelih

Doa yang terakhir diucapkan sebelum mulai menyembelih adalah doa menyembelihnya itu sendiri yaitu Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm.

Arti doa ini adalah Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.

Doa Menyembelih Hewan Kurban dari Hadis

Nabi pernah meminta untuk diambilkan domba jantan atau yang disebut dengan gibas, yang memiliki tanduk, perut berwarna hitam, kukunya hitam, dan juga di sekeliling matanya berwarna hitam. kemudian gibas itupun dibawa pada Nabi SAW untuk dijadikan hewan kurban.

Nabi juga berkata, asahlah domba ini dengan menggunakan batu khusus untuk mengasah. Setelah itu, Aisyah istri Nabi pun mengasahnya dan Nabi SAW membaringkan hewan kurban tersebut lalu menyembelih hewan itu.

Ketika sedang menyembelih Nabi pun mengucapkan doa Bismillah Allahumma taqobbal min Muhammad wa aali Muhammad, wa min ummati Muhammad. Artinya yaitu dengan menyebut nama Allah, ya Allah terimalah kurban ini dari Muhammad, dari keluarga dan juga umat Muhammad.

Doa tersebut diambil dari hadist HR. Muslim no. 1967, yang juga bisa diucapkan saat akan menyembelih hewan kurban. Jika hewan kurban yang dipilihnya berupa sapi/kerbau/unta, maka orang yang berkurbannya bisa mencapai 7 orang.

Tata Cara Menyembelih Hewan untuk Kurban Menurut Islam

cara menyembelih hewan kurban scaled
sumber gambar : yatim mandiri

Penyembelihan hewan kurban merupakan perkara yang tata cara pelaksanaannya sudah diatur di dalam syara. Sehingga tidak boleh melaksanakannya sesuai keinginan sendiri dan harus sesuai dengan aturan Islam.

Berikut ini beberapa tata cara dalam menyembelih hewan kurban yang benar menurut Islam:

  • Maqdur ‘Alaih

Dalam kondisi Maqdur ‘Alaih maka hewan yang bisa disembelih dengan cara Nahr adalah proses sembelih dengan memulai bagian pangkal lehernya, tepatnya di atas dada dengan cara Zabh.

Cara Zabh ini adalah salah satu jenis Tazkiyah yang juga merupakan proses sembelih yang ditujukan pada bagian ujung leher, cara ini bisa dilakukan seolah sedang melenyapkan nyawanya dengan cara memburunya.

Sedangkan cara Zabh adalah memotong bagian di leher yang bisa menjadi penyebab kematiannya langsung. Penyembelihan sebaiknya dilakukan dengan menghadap ke arah kiblat dengan langkah berikut:

  • Menyebut nama Allah SWT.
  • Mengasah pisau yang akan dipakai untuk menyembelih, jauh dari hewan tersebut berada.
  • Menjauhkan hewan yang akan disembelih dari hewan yang lainnya.
  • Membawa serta membaringkan hewan dengan sikap yang lembut dan menyenangkan.
  • Sebaiknya digulingkan ke bagian rusuk kirinya untuk memudahkan proses penyembelihan.
  • Tenggorokan dan kerongkongan harus sampai terpotong.
  • Ghair maqdur ‘alaih

Pastikan sudah mengucap doa menyembelih hewan kurban terlebih dulu sebelum mulai menyembelih. Gunakan doa yang sudah diuraikan di atas, yaitu doa dalam Bahasa Arab.

Kini beralih pada Ghair maqdur ‘alaih yang dibagi menjadi jenis hewan ternak dan hewan buruan.

Hewan ternak di sini adalah hewan yang menjadi liar karena sesuatu hal sehingga dihukum sama seperti hewan buruan.

Hewan ternak tersebut bisa dibunuh dari bagian mana saja dengan menggunakan benda tajam atau apapun, yang mampu mengalirkan darah sekaligus mempercepat waktu kematiannya.

Sebagian ulama menyebutkan bahwa jika memang masih ada hayyat mustaqirrahnya, jenis hewan ternak tersebut masih bisa disembelih.

Ciri dari hayyat mustaqirrah adalah gerakan keras pada hewan walaupun bagian-bagian tubuhnya sudah diputuskan, dan aliran darahnya juga sudah deras.

Apabila hewan ini sudah mati sebelum mulai disembelih maka tidak boleh dimakan, tetapi jika belum mati sebelum disembelih maka dagingnya sudah tidak boleh dimakan.

  • Stunning

Seiring dengan semakin berkembangnya zaman saat ini, ditemukan banyak hal baru yang bisa membuat hewan sembelih menjadi baik. Salah satunya adalah dengan mempraktekan stunning atau istilah teknis di bidang peternakan.

Stunning ini adalah menembak hewan dari bagian samping tanduknya dengan menggunakan peluru secara khusus. Tujuannya yaitu untuk menghilangkan kesadarannya supaya tidak terlalu merasakan sakit saat disembelih.

Dalam kondisi pingsan itulah maka hewan bisa mulai disembelih dengan cara yang halal. Hal tersebut juga sudah tercantum di dalam fatwa MUI yang disahkan pada tahun 1976 mengenai proses penyembelihan hewan secara mekanis.

Teknik dalam membuat hewan pingsan sebelum hewan mulai disembelih ini juga dibenarkan di dalam syariat Islam. Hal itu juga menjadi salah satu upaya untuk membuat rasa sakitnya lebih ringan saat disembelih.

Memilih Hewan Kurban yang Bebas Penyakit

memilih hewan kurban
sumber gambar : istock

Wabah penyakit mulut dan kuku pada hewan membuat banyak orang yang akan berkurban harus berhati-hati dalam memilih hewan kurban, karena salah satu syarat sah memilih hewan kurban adalah bebas dari segala macam penyakit.

Penyakit yang menjangkiti hewan-hewan ternak tersebut berasal dari virus yang juga akan menularkan pada hewan lainnya. Untuk itu periksa terlebih dulu apakah hewan ternak yang dipilih terkena penyakit atau tidak.

Seperti misalnya hewan sapi yang terjangkit virus tersebut akan mengalami gejala seperti berikut:

  • Mengalami anoreksia dan tak mau makan.
  • Kehilangan berat badan secara permanen.
  • Keluar air liur dalam jumlah berlebih.
  • Mengalami abortus kematian pada hewan-hewan yang masih muda.
  • Terjadi komplikasi yang berupa erosi pada lidah.
  • Mengapa demam sampai 41oC.
  • Menggertakan gigi, menendang-nendangkan kakinya, dan menggosokkan mulut.
  • Produksi susu menurun drastis.
  • Terjadi pembengkakan kelenjar submandibular.
  • Lebih sering berbaring.
  • Bagian kukunya terluka sampai terlepas.

Apabila ditemukan ciri-ciri atau gejala tersebut pada sapi yang akan dikurbankan maka sebaiknya tidak usah dipilih, karena hal itu akan mengurangi syarat sah berkurban.

Jika sudah yakin dengan sapi yang akan dipilih untuk dikurbankan, lakukan proses penyembelihan dengan benar sesuai syariat Islam. Baca juga doa menyembelih hewan kurban mulai dari bismillah sampai doa menyembelih sesuai hadist.

 

Sumber:

https://nasional.tempo.co/read/1598790/memilih-hewan-kurban-ketahui-gejala-penyakit-mulut-dan-kuku-hewan-ternak

https://tirto.id/idul-adha-2021-daftar-doa-lengkap-saat-menyembelih-hewan-qurban-ghQm

https://www.merdeka.com/jabar/doa-menyembelih-hewan-dan-artinya-berikut-tata-caranya-menurut-ajaran-islam-kln.html

Ika Faztin
Nasibmu telah ditulis dengan tinta cinta-Nya dan disegel dengan rahmat-Nya jadi jangan takut, percayakan dirimu kepada-Nya dan berharaplah pada ketetapan-Nya - Gems of Jannah.