SDN 03 Sendang Mulyo Semarang - Bahagia Bisa Membantu Anak Yatim Dhuafa

SDN 03 Sendang Mulyo Semarang - Bahagia Bisa Membantu Anak Yatim Dhuafa

Alangkah senangnya bisa memberikan bantuan kepada sesama, terutama anak-anak yatim. Terlebih lagi, mereka yang menerima bantuan juga turut senang. Perasaan inilah yang dialami oleh para guru SDN 03 Sendang Mulyo Semarang. Mereka tak segan membantu anak yatim dhuafa melalui LAZNAS Yatim Mandiri.

Seperti yang diceritakan oleh Ahmad Syukron Syarofi, koordinator donatur SDN 03 Sendang Mulyo, mengaku mendapat informasi tentang lembaga ini tanpa sengaja. Ketika itu ia menemukan Majalah Yatim Mandiri yang ada di laci meja salah satu muridnya. “Setelah membacanya, saya tertarik berinfaq untuk anak yatim dhuafa. Kemudian saya menghubungi Yatim Mandiri yang ada di Semarang,” kata Ahmad Syukron Syarofi.

Tidak hanya itu, pria yang akrab di sapa Syukron ini pun, mulai mengajak guru yang lainnya untuk berinfaq di melalui LAZNAS Yatim Mandiri. Di setiap bulannya, ia selalu menaruh Majalah Yatim Mandiri di atas mejanya. Tujuannya agar guru-guru yang lainya ikut membaca majalah tersebut. “Dari Majalah Yatim Mandiri itulah guru-guru yang lainnya juga tertarik dan bergabung menjadi donatur,” jelas pria kelahiran, Batam 23 Mei 1983.

“Waktu itu, awalnya jumlah donaturnya hanya 3 orang guru. Tapi seiring waktu, jumlahnya kini bertambah menjadi 30 orang. Alhamdulillah, semua antusias untuk membantu anak yatim dhuafa,” sambungnya.

Kedepannya, para guru pecinta yatim ini berharap, Agar LAZNAS Yatim Mandiri menjadi lembagi amil zakat yang terus beristiqomah dalam memandirikan anak yatim dhuafa. “Semoga, nanti Yatim Mandiri bisa membangun sekolah gratis untuk yatim di seluruh daerah di Indonesia,” harapnya.(*)