Mochammad Zainuri - Mandiri Berkat Memproduksi Pupuk Organik Cair

Mochammad Zainuri - Mandiri Berkat Memproduksi Pupuk Organik Cair

(Alumni MEC Sragen) Menjadi pengusaha dibidang pertanian. Inilah yang di cita-citakan salah satu alumni MEC Sragen Angkatan Ke 8. Baginya, mengolah lahan pertanian adalah sebuah kesenangan pribadi. Namun, dirinya memiliki keinginan agar lahan pertanian mampu memberikan lapangan pekerjaan dengan hasil yang baik. 

  Ia adalah Mochammad Zainuri, pemuda kelahiran Dusun Prayungan, Desa Kuwik, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri. Penampilannya layaknya anak desa pada umumnya. Tata krama dan semangatnya dalam bekerja inilah yang membuat dirinya memiliki nilai lebih. Semangat bekerja ini muncul karena motivasi yang tak ingin menyerah dengan nasib. “Saya ingin mandiri dan hidup lebih baik lagi,” tegas pemuda yang lahir pada 21 Oktober 1994.

  Harapan ini terlahir dari perjalanan hidupnya yang penuh perjuangan. Saat duduk dibangku kelas 5 SD, sang ayah yang bernama Tawi meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit paru-paru yang dideritanya sekian lama. Pemimpin dan tulang pungung keluarganya kini ditanggung oleh sang ibu (Nik’amah). Ibunya bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan yang pas-pasan, harus diatur agar bisa membiayai kebutuhan harian dan pendidikan anak-anaknya.

  Beruntung, sejak SMP hingga SMA Mochammad Zainuri selalu mendapatkan beasiswa sekolah dari program pemerintah. Bantuan itu hanya untuk membayar SPP perbulan saja. Untuk peralatan sekolah lainnya, pemuda yang akrab disapa Nuri ini rela nyambi bekerja sebagai buruh tani. “Uang hasil kerja biasanya saya kumpulkan untuk keperluan saya pribadi dan sekolah,” ungkapnya.

  Selepas lulus SMA, Nuri ingin bekerja terlebih dulu untuk mengumpulkan uang dan barulah ia kuliah. Namun keinginannya tersebut masih begitu jauh. Sempat bekerja di proyek selama 2 minggu, tapi sudah tidak betah. Lalu ia berjualan bakso. Namun itu juga tidak berlangsung lama.

Ilmu Bermanfaat Dari MEC

  Akhirnya salah seorang teman didesanya memberikan informasi kuliah gratis di Mandiri Entrepreneur Center (MEC) LAZNAS Yatim Mandiri. Karena di brosur melihat ada Jurusan Agroindustri, ia pun mengikuti tes pendaftaran MEC. “Alhamdulillah saya diterima kuliah gratis di MEC Sragen,” katanya.

  Selama di MEC Sragen, dirinya belajar banyak tentang ilmu pertanian, peternakan, dan perikanan. Disana dirinya bersama teman-teman yang lain mengolah lahan dengan ditanami berbagai sayuran. Lalu, hasil panen sayuran tersebut langsung dijual.

  Setelah menyelesaikan pendidikan di MEC Sragen, Nuri diminta menjadi mentor untuk membimbing mahasiswa baru MEC Sragen selanjutnya. “Alhamdulillah, saya senang bisa berbagi ilmu yang bermanfaat untuk mereka,” ucapnya.

  Selain menjadi mentor, pemuda yang gemar aneka masakan ikan ini, juga merintis bisnis sendiri. Yakni menjual bibit tanaman buah dan juga memproduksi Pupuk Organik Cair (POC) untuk dijual. “Ya keterampilan membuat POC ini kan juga saya pelajari saat di MEC. Membuat POC ini membutuhkan modal Rp 250 Ribu untuk membeli bahan dasarnya. Sekali produksi bisa menghasilkan 200 liter POC.  Untuk 1 liter POC saya jual Rp 25 Ribu,” jelasnya.

  Kini Nuri telah mandiri berkat keterampilannya membuat POC. Sejalan dengan itu, Nuri juga dipercaya untuk mengelola peternakan lele milik salah seorang warga di lingkungan MEC Sragen. Namun, sedikit demi sedikit ia juga telah membuat kolam lele di kampung halamannya di Desa Kuwik, Kunjang, Kabupaten Kediri. “Selarang lagi nabung untuk bisnis ternak lele di Kediri,” pungkasnya.(ir)