Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banten - Sedekah Terasa Lebih Ringan

Berawal dari mendapat pesan siaran dari salah seorang teman yang memuat tentang gerakan One Day One Thousand, Agustina Mulyanti mulai tertarik dengan Yatim Mandiri. Perempuan yang akrab disapa Yanti ini, lalu menanyakan pada temannya tentang gerakan tersebut.

“Saya tanya apa itu, lalu dijelaskan dan diberi kontak staf Yatim Mandiri. Dari situlah saya mulai menyisihkan uang untuk sedekah,” kenang Yanti.

Tepatnya pada 2014, dirinya mendapat celengan dari Yatim Mandiri untuk mulai menyisihkan Rp 1000,- per hari. “Karena celengan itu, teman-teman saya jadi penasaran. Lalu saya jelaskan dan mereka banyak yang mau ikut,” papar perempuan yang menjabat sebagai Pejabat Fungsional Arsiparis ini.

Alhamdulillah, sampai saat ini sudah ada 20 orang rekannya yang menjadi donatur rutin.

Bagi Yanti dan rekan-rekannya, menyisihkan Rp 1000,- per hari sangat meringankan sedekah. “Kadang kalau kita langsung keluarkan uang banyak ada rasa berat. Alhamdulillah, dengan dibantu program ini jadinya sangat ringan,” ujar perempuan 38 tahun ini.

Selain rutin bersedekah, Yanti dan rekan-rekannya sempat berqurban untuk Yatim Mandiri. “Kami qurban di Yatim Mandiri karena ingin qurban kami tidak hanya dinikmati oleh waga sekitar saja. Tapi bisa dinikmati oleh orang-orang yang membutuhkan di seluruh negeri,” tutupnya. (grc)