Cara Menghitung Zakat Usaha Unggas

Cara Menghitung Zakat Usaha Unggas

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Yth. Prof Faishal Haq. Saya ingin menanyakan mengenai zakat usaha unggas.

Misalkan punya usaha unggas dalam setahun dengan rincian nomimal sebagai berikut. Untuk membeli bibit seharga Rp. 150 juta, biaya operasional Rp. 25 juta, dan saat panen hasilnya dijual seharga Rp. 275 juta,  dan dalam satu tahun itu juga ada pembayaran hutang sebesar Rp. 30 juta.

Nah, Prof, pertanyaan saya adalahberapa zakat yang harus dikeluarkan?

Terima kasih

Wassalam,

Donatur.-

Jawaban Prof Faishal Haq

Wa’alaikumussalam Wr. Wb.,

Zakat merupakan salah satu dari rukun Islam yang lima yang harus dilaksanakan oleh setiap muslim yang sudah memenuhi syarat rukunnya, antara lain harta yang dimiliki sudah mencapai nisob (85 gram emas) dan sudah dimiliki selama satu tahun, sesuai dengan hadis Nabi: “Tidak ada kewajiban bagimu (mengenai emas) sampai kamu memiliki dua puluh dinar (85 gram). Jika milikmu sudah mencapai duapuluh dinar dan sudah dimiliki satu tahun, maka zakatnya setengah dinar (2,5 %)” (HR Ahmad dari Ali bin Abi Thalib).

Binatang ternak yang dikenai zakat yang tercantum dalam al-Qur’an atau hadis adalah domba, kambing, unta dan sapi, seperti yang tercantum dalam surah al-An’am (6) ayat 143: “(Yaitu) delapan binatang yang berpasangan, sepasang dari domba, dan sepasang dari kambing ...” dan ayat 144:“Dan sepasang dari unta dan sepasang dari lembu...”. Dalam ayat itu tidak disinggung tentang unggas, oleh karena itu harus dianalogkan kepada harta lain yang kena wajib zakat, yaitu modal perdagangan.

Nisob modal usaha disamakan dengan kepemilikan emas yaitu 85 gram emas. Jika satu gram emas harganya Rp. 500.000,-, maka 85 gram = Rp. 42.500.000,- (empatpuluh dua juta lima ratus ribu rupiah).

Jika biaya beli bibit Rp. 150.000.000,- dan biaya operasional Rp. 25.000.000,- dan hasil penjualan Rp. 275.000.000,- kemudian membayar hutang Rp. 30.000.000,- maka sisa uang yang ada Rp. 245.000.000,- Zakat yang harus dikeluarkan: 2.5 % dari Rp. 245.000.000,- = Rp. 6.125.000,- (enam juta seratus dua puluh lima ribu rupiah).