BOLEHKAH Makan Sahur Di Waktu Imsak?

BOLEHKAH Makan Sahur Di Waktu Imsak?

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Yang terhormat Prof Faishal Haq. Saya mempunyai pertanyaan berkaitan dengan puasa Ramadhan. Pertanyaannya adalah:Apakah makan sahur di waktu imsak itu boleh? Bagaimana penjelasannya?

Demikian pertanyaan dari saya, dan sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada Prof Faishal Haq.

Wassalam,

Bu Peni.-

Malang

Jawaban Prof. Faishal Haq

Wa’alaikumussalam Wr. Wb.

Bu Peni dari Malang yang saya hormati, ada enam perbuatan yang dapat membatalkan puasa, yaitu: makan dengan sengaja setelah Shubuh; minum dengan sengaja setelah Shubuh, bercampur dengan istri dengan sengaja setelah Shubuh; muntah dengan sengaja setelah Shubuh; mengeluarkan sperma dengan sengaja setelah Shubuh, dan yang keenam adalah datang bulan. Keterangan tersebut dapat disarikan dari ayat 187 surah al-Baqarah (2): “Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan istri-istri kamu; ... dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar ...”

Imam Ahmad meriwayatkan dari Abi Hurairah bahwa Nabi bersabda: “... Barangsiapa dengan sengaja muntah, maka hendaknya mengqadla”. Al-Jama’ah meriwayatkan dari ‘Aisyah ra bahwa di zaman Nabi, ketika kami haid, kami disuruh mengqadla puasa, tetapi tidak disuruh mengqadla shalat. Sedangkan batalnya puasa karena mengeluarkan sperma dengan sengaja oleh Ulama dianalogkan pada mencampuri istri.

Adapun makan atau minum di waktu Imsak hukumnya boleh, karena antara waktu Imsak dengan Shubuh itu masih ada tenggang waktu sekitar sepuluh menit. Dan kita diperkenankan makan-minum sampai Shubuh, sebagaimana ayat 187 surah al-Baqarah di atas.

Waktu Imsak itu dibuat untuk ikhthiyath (hati-hati). Dikhawatirkan di tengah-tengah kita sedang sahur, tiba-tiba adzan Shubuh yang bisa menyebabkan batalnya puasa.

Oleh karena itu sebaiknya waktu imsak kita sudah selesai semuanya, makannya, minumnya maupun kumur-kumurnya.